Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)

Peradilan Adat Badamai Kewarisan Islam Banjar Perspektif Madrasah Ahlul Hadis Dan Madrasah Ahlurra’yi Jaidi, Muhammad; Jalaluddin, Jalaluddin; Azhari, Fathurahman; Hamdi, Fahmi
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i2.599

Abstract

Abstrack The customary court of Badamai is a significant cultural heritage preserved in various regions of Indonesia, reflecting local wisdom in resolving disputes and upholding justice. Among the Banjar community in South Kalimantan, Badamai is a deeply rooted form of dispute resolution that prioritizes deliberation and consensus. This practice not only reflects the social values of the Banjar community but also demonstrates the flexibility of Islamic law in adapting to local contexts. This study aims to explore the application of Islamic inheritance law within the framework of the Badamai customary court from the perspectives of the Madrasah Ahlul Hadis and the Madrasah Ahlurra’yi. By examining how these two schools of thought interpret and apply Islamic inheritance laws, the research provides a comprehensive understanding of the interaction between Islamic jurisprudence and local traditions. The findings highlight the adaptability of Islamic law in accommodating local customs, contributing to the broader discourse on the integration of Islamic principles with indigenous practices. This exploration offers valuable insights into the dynamic relationship between religious jurisprudence and cultural heritage, emphasizing the importance of contextualizing Islamic law within the unique socio-cultural landscape of the Banjar community. Keywords: Customary Court, Badamai, Banjar Community, Islamic Inheritance Law, Madrasah Ahlul Hadis, Madrasah Ahlurra’yi Abstrak Peradilan adat Badamai merupakan salah satu warisan budaya yang masih dilestarikan di berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan kearifan lokal dalam menyelesaikan perselisihan dan menegakkan keadilan. Di kalangan masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan, Badamai adalah bentuk penyelesaian sengketa yang kuat mengakar yang mengutamakan musyawarah dan mufakat. Praktik ini tidak hanya mencerminkan nilai-nilai sosial masyarakat Banjar tetapi juga menunjukkan fleksibilitas hukum Islam dalam beradaptasi dengan konteks lokal. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan hukum kewarisan Islam dalam kerangka peradilan adat Badamai dari perspektif Madrasah Ahlul Hadis dan Madrasah Ahlurra’yi. Dengan meneliti bagaimana kedua aliran pemikiran ini menafsirkan dan menerapkan hukum kewarisan Islam, penelitian ini memberikan pemahaman komprehensif tentang interaksi antara yurisprudensi Islam dan tradisi lokal. Temuan ini menyoroti kemampuan adaptasi hukum Islam dalam mengakomodasi adat setempat, berkontribusi pada diskursus yang lebih luas tentang integrasi prinsip-prinsip Islam dengan praktik-praktik adat. Eksplorasi ini menawarkan wawasan berharga tentang hubungan dinamis antara yurisprudensi agama dan warisan budaya, menekankan pentingnya mengontekstualisasikan hukum Islam dalam lanskap sosio-kultural unik masyarakat Banjar. Kata Kunci: Peradilan Adat, Badamai, Masyarakat Banjar, Hukum Kewarisan Islam, Madrasah Ahlul Hadis, Madrasah Ahlurra’yi
Model Edukasi Pencegahan Perkawinan Anak Perspektif Maqashid Syariah Berbasis Konten Digital Jaidi, Muhammad; Hasan, Ahmadi; Umar, Masyithah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.1736

Abstract

Perkawinan anak masih banyak terjadi di Indonesia dan berdampak buruk pada kesehatan, pendidikan, dan masa depan anak. Artikel ini mengembangkan model edukasi pencegahan perkawinan anak berbasis nilai maqashid syariah melalui konten digital seperti video, infografis, dan media sosial. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahap analisis kebutuhan, pembuatan konten, pelatihan tokoh masyarakat, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa edukasi digital berbasis nilai Islam ini efektif meningkatkan pemahaman, mengubah pandangan masyarakat, dan memperkuat peran tokoh lokal dalam pencegahan perkawinan anak. Model ini menekankan bahwa mencegah perkawinan anak adalah bagian dari tanggung jawab agama untuk melindungi anak.
Strategi Literasi Hukum Islam Tentang Perceraian Melalui Platform Video Edukasi Rahmaniah, Amelia; Umar, Masyithah; Jaidi, Muhammad
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.1737

Abstract

Perceraian dalam keluarga Muslim sering terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang hukum perceraian Islam dan prosedur resmi di pengadilan agama. Banyak perceraian dilakukan di luar pengadilan sehingga merugikan perempuan dan anak. Artikel ini mengembangkan strategi literasi hukum perceraian melalui platform video edukasi yang mudah diakses dan menarik. Metode yang digunakan meliputi riset kebutuhan, perancangan kurikulum video, produksi konten, distribusi multi-platform, serta evaluasi efektivitas. Hasil menunjukkan bahwa video edukasi efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban dalam perceraian, prosedur hukum yang benar, serta pentingnya mediasi dan perlindungan anak. Strategi ini berpotensi mencegah perceraian yang tidak perlu dan mendorong perceraian yang lebih adil sesuai hukum Islam dan hukum positif.
Pengembangan Modul Fikih Zakat Produktif Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Umat Anshary AZ, A. Hafiz; Hasan, Ahmadi; Jaidi, Muhammad
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.1744

Abstract

Zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat, namun praktiknya masih dominan bersifat konsumtif karena keterbatasan pemahaman tentang konsep zakat produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan modul fikih zakat produktif yang komprehensif dan praktis untuk meningkatkan literasi zakat serta mendorong pemanfaatan zakat dalam pemberdayaan UMKM dan pengentasan kemiskinan. Metode yang digunakan meliputi kajian fikih klasik–kontemporer, analisis kebutuhan stakeholder zakat, desain kurikulum dan materi pembelajaran, serta uji coba implementasi. Hasil menunjukkan modul mampu meningkatkan pemahaman pengelola zakat dan masyarakat tentang konsep, mekanisme, dan dampak zakat produktif, serta mendorong transformasi distribusi zakat dari konsumtif menuju produktif. Modul ini berpotensi memperkuat kemandirian mustahik, pengembangan UMKM, dan kontribusi zakat terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).