Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMODELAN NUMERIK PERPINDAHAN PANAS KONDUKSI PADA PROSES BAKAR BATU: PENGARUH KETEBALAN LAPISAN TERHADAP EFISIENSI TERMAL Rahman, Rahman; Hamzah, Hardi; Bunga, Martina; Sutarman, Tatang; Sudarmono, Sudarmono
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2026): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v8i2.6324

Abstract

Tradisi bakar batu merupakan metode memasak tradisional masyarakat pegunungan Papua yang memanfaatkan batu panas sebagai sumber energi termal. Proses ini didominasi oleh mekanisme perpindahan panas secara konduksi antara batu dan bahan makanan yang tersusun berlapis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ketebalan lapisan bahan makanan terhadap distribusi suhu dan efisiensi termal sistem bakar batu menggunakan pendekatan numerik. Model matematis didasarkan pada persamaan difusi panas satu dimensi dan diselesaikan menggunakan metode beda hingga (finite difference method) dengan skema eksplisit. Simulasi dilakukan pada kondisi suhu batu sebagai sumber panas sebesar 150°C dan suhu awal bahan makanan sebesar 25°C, dengan variasi ketebalan lapisan dan nilai konduktivitas termal. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan lapisan menyebabkan laju propagasi panas menuju bagian dalam sistem menjadi lebih lambat, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kondisi suhu mendekati seragam menjadi lebih lama. Selain itu, bahan dengan konduktivitas termal yang lebih tinggi mempercepat distribusi panas dan meningkatkan efisiensi termal sistem. Pada iterasi yang cukup besar, seluruh sistem cenderung mencapai suhu mendekati suhu sumber panas. Temuan ini menunjukkan bahwa ketebalan lapisan dan sifat termal bahan merupakan faktor kunci dalam menentukan efektivitas proses pemanasan pada tradisi bakar batu. Model yang dikembangkan dapat digunakan sebagai pendekatan awal untuk memahami mekanisme perpindahan panas pada sistem memasak tradisional berbasis kearifan lokal.
IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DAN POTENSI AIR TANAH MENGGUNAKAN GEOLISTRIK SCHLUMBERGER DI NIMBOKRANG KABUPATEN JAYAPURA Sari, Ficha Puspita; Mantiri, Steven Y. Y.; Sutarman, Tatang; Lunga, Nelly
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2026): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v8i2.7017

Abstract

Ketersediaan air tanah penting bagi masyarakat Kampung Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, terutama ketika kualitas air permukaan menurun dan debit sumur berkurang pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi struktur lapisan bawah permukaan berdasarkan resistivitas serta menentukan letak, kedalaman, dan ketebalan lapisan yang berpotensi mengandung air tanah. Pengukuran dilakukan dengan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger secara vertikal pada enam titik, masing-masing dengan bentangan 600 m. Beda potensial dan arus diukur menggunakan Resistivity Meter HV500 AK, kemudian resistivitas semu diinversi menggunakan IPI2Win dan diinterpretasikan dengan mempertimbangkan litologi serta geologi lokal. Hasil menunjukkan struktur bawah permukaan yang heterogen berupa tanah lunak pasiran, tanah lanau, material campuran, dan batuan gamping. Zona potensial air tanah diidentifikasi pada titik 2, 3, 4, dan 5. Titik 3 memiliki interval prospektif tertebal, yaitu 47,20 m pada kedalaman 23,30-70,50 m dengan resistivitas 2,90 Ωm. Hasil ini menunjukkan bahwa survei Schlumberger efektif sebagai pendekatan awal untuk menentukan target eksplorasi air tanah di Nimbokrang, tetapi verifikasi hidrogeologi dan pemboran tetap diperlukan.