Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS PERENCANAAN DAN KUALITAS SDM PEGAWAI TERHADAP TINGKAT PENYERAPAN ANGGARAN APBD MELALUI SISTEM INFORMASI KEUANGAN DAERAH PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BANTAENG TAMRIN, MUHAMMAD; GUNAWAN, HENDRA
Bata Ilyas Educational Management Review Vol. 1 No. 2 (2021): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/biemr.v1i2.101

Abstract

Mutmainna. Analisis Perencanaan Dan Kualitas SDM Pegawai Terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Apbd Melalui Sistem Informasi Keuangan Daerah Pada Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Bantaeng (Dibimbing oleh Buyung Romadhoni dan Muhammad Tamrin) Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana pengaruh perencanaan anggaran serta kualitas sumber daya manusia terhadap penyerapan anggaran baik secara langsung maupun melalui sistem informasi keuangan pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bantaeng Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Dalam penelitian ini, metode analisis yang digunakan yakni model analisis jalur (path analysis)dengan menggunakan program SPSS. Jumlah populasi dan sampel sebanyak 63 orang ASN dengan teknik sampling jenuh. Pada penelitian ini dapat di tarik beberapa simpulan yaitu perencanaan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap sistem informasi keuangan daerah pada BPKD Kabupaten Bantaeng yang berarti menunjukkan bahwa perencanaan anggaran yang semakin baik maka akan meningkatkan sistem informasi keuangan daerah. Selain juga kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap sistem informasi keuangan daerah pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng, yang berarti menunjukkan jika kualitas sumber daya manusia semakin baik maka akan meningkatkan sistem informasi keuangan daerah. Demikian juga perencanaan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran pada BPKD Kabupaten Bantaeng yang berarti menunjukkan bahwa perencanaan anggaran yang semakin baik maka akan meningkatkan penyerapan anggaran. Selain juga kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng, yang berarti menunjukkan jika kualitas sumber daya manusia semakin baik maka akan meningkatkan penyerapan anggaran. Hal lain juga menunjukan untuk sistem informasi keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran, yang berarti menunjukkan jika sistem informasi keuangan daerah semakin baik maka akan meningkatkan penyerapan anggaran Kesimpulan lain juga menunjukan perencanaan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran melalui sistem informasi keuangan daerah pada BPKD Kabupaten Bantaeng yang berarti menunjukan bahwa jika perencanaan anggaran semakin baik maka akan meningkatkan penyerapan anggaran melalui sistem informasi keuangan daerah. Sedangkan kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran melalui sistem informasi keuangan daerah pada BPKD Kabupaten Bantaeng yang berarti menunjukan bahwa jika kualitas sumber daya manusia semakin baik maka akan meningkatkan penyerapan anggaran melalui sistem informasi keuangan daerah. Kata-kata Kunci : Perencanaan,Kualitas SDM, Penyerapan Anggaran, Sistem Informasi Keuangan Daerah.
Analisis Pengaruh Teamwork dan Komitmen Kerja terhadap Kinerja Pegawai melalui Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sulawesi Selatan Syamsuriadi Syamsuriadi; Muh. Nasir Hamzah; Hendra Gunawan
Jurnal Sains Manajemen Nitro Vol. 2 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Pasca Sarjana IBK Nitro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56858/jsmn.v2i2.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model yang baru dengan mengelaborasi organizational citizenship behavior (OCB) dalam memediasi teamwork dan komitmen kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini dilaksanakan di kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sulawesi Selatan”, berlangsung selama kurang lebih 2 (dua) bulan yakni bulan Juli 2023 sampai dengan Agustus 2023. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 119 pegawai. Dengan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga sampel yang digunakan adalah seluruh populasi yakni 119 pegawai. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai dapat ditingkatkan oleh adanya teamwork, komitmen kerja dan organizational citizenship behavior (OCB). Pengaruh langsung dalam penelitian ini yang menunjukkan kontribusi besar adalah pengaruh teamwork terhadap organizational citizenship behavior (OCB). Temuan baru dalam penelitian ini adalah teamwork dan komitmen kerja memiliki efek positif pada kinerja pegawai melalui organizational citizenship behavior (OCB) di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sulawesi Selatan artinya pegawai yang bekerja dengan baik dalam tim lebih cenderung terlibat dalam organizational citizenship behavior (OCB), karena pegawai lebih cenderung merasakan rasa memiliki dan keterikatan pada organisasi.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Citra Merk Terhadap Keputusan Menabung Pada Bank Papua Kantor Cabang Abepura Melalui Word Of Mouth Sebagai Variabel Intervening Hendra Gunawan; Muhammad Nasir Hamzah; Jamal Irawan Widyanardy
Movere Journal Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/mv.v8i2.756

Abstract

This study aims to analyze the influence of service quality and brand image on saving decisions, with word of mouth (WOM) serving as an intervening variable at Bank Papua, Abepura Branch. In a marketing context, saving decisions are influenced by various factors, including service quality, brand image, and word of mouth. This research adopts a quantitative approach using survey methods and data analysis via Structural Equation Modeling (SEM). The results demonstrate that service quality has a significant positive influence on saving decisions; brand image has a significant positive influence on saving decisions; and word of mouth has a significant positive influence on saving decisions. Furthermore, service quality has a significant positive influence on word of mouth, and brand image has a significant positive influence on word of mouth. Service quality and brand image both exhibit a significant positive influence on saving decisions through word of mouth as an intervening variable. These findings provide a significant contribution to marketing, particularly in designing service quality and brand image programs to optimize saving decisions. Additionally, this study offers practical implications for management in formulating policies that can enhance saving decisions through the continuous optimization of service quality and brand image.  
Analisis Peran Kepemimpinan Kinerja dan Budaya Data terhadap Kinerja Organisasi pada kantor DPM-PTSP Kabupaten Bantaeng dengan Mediasi Kualitas Perencanaan Strategis Hendra Gunawan; M. Fahrul Husni; Abdul Gafar Samalam; Fitra
Movere Journal Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/mv.v8i1.767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja kepemimpinan dan budaya data terhadap kinerja organisasi, dengan peran mediasi kualitas perencanaan strategis di Kantor Pelayanan Investasi dan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguatan manajemen kinerja di sektor publik, di mana organisasi dituntut tidak hanya menghasilkan hasil pelayanan tetapi juga menunjukkan akuntabilitas dan perencanaan berbasis data. Kepemimpinan kinerja dan budaya data dipandang sebagai faktor kunci yang dapat mendorong kualitas perencanaan dan pada akhirnya meningkatkan kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksploratif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai negeri sipil yang terlibat dalam proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi kinerja organisasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kinerja dan budaya data memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas perencanaan strategis serta kinerja organisasi. Kualitas perencanaan strategis juga terbukti memiliki pengaruh positif terhadap kinerja organisasi dan bertindak sebagai mediator dalam hubungan antara kinerja kepemimpinan dan budaya data dengan kinerja organisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja organisasi publik memerlukan integrasi antara kepemimpinan yang berorientasi pada kinerja, budaya kerja berbasis data, dan perencanaan strategis yang berkualitas. Implikasi dari studi ini menegaskan pentingnya penguatan praktik manajemen kinerja dan tata kelola berbasis data dalam organisasi publik untuk mendorong kinerja yang lebih efektif, terukur, dan akuntabel.
Digital Competence, Tourism Human Resource Responsiveness, and Tourists’ Visit Decisions: The Mediating Role of Tourist Experience Quality in South Sulawesi Hendra Gunawan; Asrianto Bakri
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i1.4126

Abstract

This study examines the effects of digital competence and tourism human resource responsiveness on tourists’ visit decisions, with tourist experience quality acting as a mediating variable at tourism destinations in South Sulawesi. The analysis follows a simulated dataset representing 125 tourists and four reflective constructs, each measured by five indicators. Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (PLS-SEM) was applied. The measurement model shows outer loadings ranging from 0.795 to 0.926, Cronbach’s Alpha from 0.902 to 0.922, Composite Reliability from 0.928 to 0.942, and AVE from 0.721 to 0.764. Discriminant validity is supported by the Fornell–Larcker criterion and cross-loading patterns. In the structural model, digital competence positively affects tourist experience quality (β=0.447), tourism human resource responsiveness positively affects experience quality (β=0.441), digital competence positively affects visit decisions (β=0.239), tourism human resource responsiveness positively affects visit decisions (β=0.252), and tourist experience quality exerts the strongest positive effect on visit decisions (β=0.471); all paths are significant at p<0.001. The indirect effects of digital competence and tourism human resource responsiveness through experience quality are 0.210 and 0.208, respectively, indicating partial mediation. The R² values are 0.494 for tourist experience quality and 0.629 for visit decisions, while SRMR=0.062 and NFI=0.984 provide support for model fit. The findings indicate that digital capability and responsive human service should be managed jointly because both shape the quality of the tourist experience and, through that experience, reinforce visit decisions.