Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Alternatif Manajemen Kapasitas Proyek Peningkatan Struktur Jalan Labuhan Sreseh Kabupaten Sampang Mukti, Hazin; Zabadi, Fairus
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i1.848

Abstract

Capacity is a breakthrough or a number of units that a facility can storage, receive, or produce in a particular time period. Capacity often determines the need for capital and therefore large fixed costs. This research uses quantitative methods. There is an effect of capacity planning variables (x1) on capacity management (y) with gis value. 0.012 < 0.05 and t_calculated value 2.694 > 2.056. There is an influence of capacity implementation variables (x2) on capacity management (y) with sig value. 0.000 < 0.05 and t_calculated value 5.101 > 2.056. There is no influence of capacity monitoring variables (x3) on capacity management (y) with sig value. 0.659 > 0.05 and t_calculated value -.447 < 2.056. The variable or indicator that most dominantly influences capacity management is capacity implementation (x2) with a value of 5.101.  There is a similar influence of all variables on capacity management. With f value of 44.028 > 2.96 in gis. 0.000 < 0.05. R square results of 0.836, can mean that 83.6% of capacity management is influenced by all variables.
Analisis Tingkat Keselamatan Lalu Lintas Pada Persimpangan Jalan Raya Camplong STA. KM.90+208 – 90+311 Menggunakan Metode TCT Yuwana, Wahyu; Zabadi, Fairus
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i1.851

Abstract

Safety is a factor that is needed by every human being in this world, including safety in the transportation sector. One of the transportation safety issues that is currently receiving sharp attention is road traffic safety. Camplong District is a district that is currently in the development stage. Camplong Highway Intersection (KM.90+208 – 90+311) Camplong District, Sampang Regency has quite high density alternately on each lane during peak hours. Apart from that, the Camplong Highway intersection (KM.90+208 – 90+311 ) there are no traffic lights which makes the road prone to accidents. The aim of this research is to determine the level of traffic safety, to determine the types of vehicles involved in conflicts, and to determine conflicts that can cause accidents at the Camplong Highway Intersection (KM.90 +208 – 90+311). Analysis of the level of traffic safety at the Jalan Raya Camplong intersection using the Traffic Conflict Technique (TCT) method (case study STA. KM.90+208 – 90+311) shows that conflict incidents between drivers are included in serious conflicts which can result in accidents but not always accidents occur, the type of vehicle involved in the conflict is on average more motorbikes because the volume of motorcyclists' vehicles is greater than other vehicles, and the potential for accidents is the rider's negligence in turning intersections or crossing carelessly.
Analisis Tingkat Kecelakaan Kerja dengan Metode AHP Pada Perumahan Royal Bazar dan Perumahan Royal Nyalaran di Kabupaten Pamekasan Syaifuddin; Zabadi, Fairus
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i1.852

Abstract

One of the factors that can hinder the achievement of the targets of a construction project is work accidents. According to BPJS Employment statistical data, the number of work accidents in 2019 reached 129,111 cases. Most of the work accidents or about 69.59% occurred inside the company while working, while 10.26% occurred outside the company and 20.15% were traffic accidents experienced by workers.. The object to be discussed is the level of work accidents in residential construction projects. From this object, the level of work accidents in housing construction projects will be analyzed using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method and assisted with supporting applications, namely Expert Choice. The population used in this study are all parties involved in each housing construction project, such as contractors, planning consultants, workers, and developers of each housing construction project. Based on the data obtained, it is known that there are 3 contractors, 3 planning consultants, 43 workers and 6 developers from each housing project.
Pemanfaatan Bank Sampah Beton dengan Kegiatan Pembersihan Pantai Guna Meningkatkan Perekonomian di Desa Branta Pesisir Zabadi, Fairus; Hanayanti, Citra Siwi; Amar, Siti Salama; Fitriana, Leily Nur Indah; Kristanti, RA Agnes Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3492

Abstract

Bank Sampah menjadi salah satu alternatif dalam strategi pengelolaan sampah. Bank Sampah merupakan salah satu program yang dapat mengubah pola pandangan masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Program pengabdian kepada masyarakat ini berlokasi di Desa Branta Pesisir. Pembuatan Bank Sampah Beton yang dikombinasikan dengan kegiatan pembersihan pantai merupakan pendekatan komprehensif yang secara efektif dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui beberapa mekanisme. Mekanisme Peningkatan Ekonomi berupa pendapatan langsung dari penjualan sampah, penciptaan lapangan kerja lokal, pengembangan produk daur ulang, Peningkatan sektor pariwisata, pengurangan biaya pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pembersihan pantai secara rutin dapat memasok bahan baku (sampah anorganik) ke Bank Sampah Beton. Sinergi ini memastikan pantai tetap bersih, mengurangi pencemaran laut, dan pada saat yang sama, memaksimalkan potensi ekonomi dari sampah yang dikumpulkan. Secara keseluruhan, inisiatif ini mengubah paradigma sampah dari masalah lingkungan menjadi sumber daya ekonomi yang dikelola secara berkelanjutan oleh masyarakat sendiri. 
Pemanfaatan Abu Batu dengan Penambahan Cairan Blesston dalam Pembuatan Buis Beton di Desa Bettet Kabupaten Pamekasan Zabadi, Fairus; Ubaidi, Ubaidi; Muhammad, Rayyan; Amrullah, Amrozi; Ahsan, Khifzi Fuadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3614

Abstract

Abu batu adalah material kontruksi buatan berupa agregat halus yang berasal dari hasil sampingan proses pemecahan bongkahan batu. Meterial ini memiliki butiran halus dan sering digunakan sebagai pengganti pasir, bahan pengisi, serta untuk menstabilkan tanah dalam berbagai aplikasi kontruksi seperti campuran beton dan lain sebagainya. Cairan Blesston adalah cairan pengeras beton yang berfungsi meminimalisir pori-pori pada beton, mencegah keretakan pada beton, meningkatkan mutu beton dan mempercepat pengeringan beton/cor. Buis beton merupakan jenis dari bahan material atau bangunan yang banyak digunakan dalam pembuatan sumur gali atau sumur resapan sebagai pelapis dinding tanah dirumah-rumah atau ditempat umum dan bisa juga dijadikan sebagai bahan yang digunakan untuk drainase atau saluran pembuangan air kotor. Pengabdian ini merupakan inovasi baru dengan memanfaatkan abu batu sebagai pengganti pasir dalam pembuatan buis beton. Pengabdian ini bertujuan untuk meminimalisir penggunaan abu batu sebagai campuran buis beton. Pada pengabdian ini, penggunaan agregat halus berupa pasir digantikan dengan abu batu yang berasal dari sisa pemecahan bongkahan batu. Potensi abu batu sebagai alternatif pengganti pasir dapat dimanfaatkan secara keberlanjutan. Metode dalam pengabdian ini adalah penggunaan alat manual dengan cara menusuk dan menumbuk pasta beton dalam cetakan sehingga terisi penuh secara merata. Hasil dari pengabdian ini adalah buis beton dengan campuran abu batu dan cairan blesston lebih baik sehingga menghasilkan beton yang lebih kedap.
Analisis Tingkat Kecelakaan Kerja Pada Perumahan Bumi Kangenan Cluster dan Perumahan Grand Bazaraya Permai di Kabupaten Pamekasan Menggunakan Metode AHP Zabadi, Fairus; Asmaroni, Dedy
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2026): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i2.1755

Abstract

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak diduga sebelumnya yang merupakan penyebab terhambatnya proyek kontruksi. Menurut data statistik BPJS ketenagakerjaan jumlah kecelakaan kerja pada tahun 2024 mencapai 115.120 kasus. Jumlah kecelakaan kerja tersebut sebagian besar atau sekitar 65,18% terjadi di dalam perusahaan saat bekerja, sedangkan 10,35% terjadi diluar perusahaan dan 21,20% merupakan kecelakaan lalu lintas yang dialami pekerja. Objek yang akan dibahas adalah tingkat kecelakaan kerja pada proyek konstruksi perumahan dari objek tersebut akan di analisis tingkat kecelakaan kerja pada proyek konstruksi perumahan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan dibantu dengan aplikasi pendukung yaitu Expert Choice. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah semua pihak yang terlibat dari masing-masing proyek konstruksi perumahan, seperti pihak kontraktor, konsultan perencana, tenaga kerja, dan developer masing-masing proyek konstruksi perumahan. Berdasarkan data yang diperoleh diketahui jumlah kontraktor 2 orang, konsultan perencana 2 orang, tenaga kerja 40 orang dan developer 5 orang dari masing-masing proyek perumahan.
Pemanfaatan Abu Batu dengan Penambahan Cairan Blesston dalam Pembuatan Buis Beton di Desa Bettet Kabupaten Pamekasan Zabadi, Fairus
NGABDIMAS UNIRA Vol 5, No 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat (Ngabdimas)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/ngu.v5i2.2926

Abstract

Abu batu adalah material kontruksi buatan berupa agregat halus yang berasal dari hasil sampingan proses pemecahan bongkahan batu. Meterial ini memiliki butiran halus dan sering digunakan sebagai pengganti pasir, bahan pengisi, serta untuk menstabilkan tanah dalam berbagai aplikasi kontruksi seperti campuran beton dan lain sebagainya. Cairan Blesston adalah cairan pengeras beton yang berfungsi meminimalisir pori-pori pada beton, mencegah keretakan pada beton, meningkatkan mutu beton dan mempercepat pengeringan beton/cor. Buis beton merupakan jenis dari bahan material atau bangunan yang banyak digunakan dalam pembuatan sumur gali atau sumur resapan sebagai pelapis dinding tanah dirumah-rumah atau ditempat umum dan bisa juga dijadikan sebagai bahan yang digunakan untuk drainase atau saluran pembuangan air kotor. Pengabdian ini merupakan inovasi baru dengan memanfaatkan abu batu sebagai pengganti pasir dalam pembuatan buis beton. Pengabdian ini bertujuan untuk meminimalisir penggunaan abu batu sebagai campuran buis beton. Hal ini disebabkan oleh sebaran abu batu kesegala arah yang lebih baik atau merata sehingga menghasilkan beton yang lebih kedap, dan bila variasi semakin tinggi kebutuhan air yang digunakan semakin terbagi ke semua material. Pada pengabdian ini, penggunaan agregat halus berupa pasir digantikan dengan abu batu yang berasal dari sisa pemecahan bongkahan batu. Potensi abu batu sebagai alternatif pengganti pasir dapat dimanfaatkan secara keberlanjutan.