Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 88 Kendari Harleli; Wirastanti Yuda; Citra Enjelita; Wa Ode Alfiat Fadhilatul Ana; Amelia Carisa Tangket Tasik
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.672

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan sejak usia dini, khususnya pada anak sekolah dasar. Anak usia sekolah merupakan kelompok rentan terhadap berbagai masalah kesehatan seperti penyakit infeksi, kecacingan, dan gangguan kebersihan diri yang dapat berdampak pada kehadiran serta prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada siswa SDN 88 Kendari. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini dari 30 siswa. Penelitian ini menggunakan metode ceramah. Berdasarkan Hasil kegiatan menggunakan uji Paired sample T-test diperoleh nilai p=0,000 ≤ 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan PHBS. Hal tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan tentang PHBS  pada siswa SDN 88 Kendari.
Edukasi Pola Konsumsi Gizi Seimbang pada Remaja di SMKN 3 Kendari Harleli; Wirastanti Yuda; Wd. Alfiat Fadhilatul Ana
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.673

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi akibat pola konsumsi yang tidak seimbang. Rendahnya pengetahuan mengenai gizi seimbang menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi perilaku makan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pola konsumsi gizi seimbang pada siswa SMKN 3 Kendari. Jumlah sampel pada penelitian sebanyak 37 siswa. Penelitian ini menggunakan metode ceramah dengan media leaflet. Sampel pada kegiatan ini ditentukan dengan metode purposive sampling. Berdasarkan Hasil kegiatan ini diperoleh melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesuah edukasi menggunakan pre-test dan post-test. Analisis data menggunkan uji Paired Samples T-Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rat pengetahuan dari 67,57 sebelum edukasi menjadi 91,35 setelah edukasi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikan p=0,000 (p <0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah edukasi. Dengan demikian, edukasi gizi seimbang efektif untuk  meningkatkan pengetahuan gizi seimbang pada remaja di SMKN 3 Kendari.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kekambuhan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wua Wua Tahun 2024 Harleli; Muh Edihar
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Jan-Feb
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i1.678

Abstract

Kekambuhan hipertensi merupakan terjadinya peningkatan tekanan darah secara berulang ≥140/90 mmHg. faktor penyebab terjadinya  kekambuhan hipertensi, karena sering mengkomsumsi  makanan tinggi lemak, tinggi natrium, kurangnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wua Wua. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 71 pasien hipertensi. Analisis data menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki nilai p = 0,100 (>0,05) dan kepatuhan minum obat memiliki nilai p = 0,351 (>0,05). Hasil menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan hipertensi. Kesimpulan dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat tidak berhubungan secara signifikan dengan kekambuhan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wua Wua.