Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Pengendalian Waktu Pekerjaan Finishing Pembangunan Masjid Muslimin Dumai metode Fast Track menggunakan applikasi Microsoft Project Abrar, Aidil; Aziz, Azwan; Fitra, Fitra
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.04 KB) | DOI: 10.52072/arti.v17i1.366

Abstract

Kegiatan konstruksi seringkali mengalami banyak masalah dalam pelaksanaanya. Masalah yang seringkali timbul dalam pelaksanaan konstruksi antara lain adalah biaya yang tidak terkendali, waktu yang tidak sesuai jadwal, serta mutu tidak sesuai dengan yang diharapkan. Masalah - masalah tersebut disebabkan oleh kurangnya pengendalian terhadap biaya, waktu ,dan mutu. Pembuatan penjadwalan sangat diperlukan untuk mengontrol, menjalankan dan mengevaluasi setiap pekerjaan berdasarkan urutan dan waktu pekerjaan yang telah direncanakan sebelumnya. Penyimpangan terjadi jika proses pelaksanaan tidak sesuai dengan perencanaan awal. Hal tersebut harus segera diatasi agar kembali sesuai dengan perencanaan sehingga proyek tidak mengalami keterlambatan penyelesaian proyek. Penyimpangan yang terjadi dalam suatu kegiatan konstruksi dapat diketahui dengan menggunakan banyak metode. Metode yang tepat akan memberikan hasil yang lebih efisien untuk mengatasi masalah - masalah yang terjadi dalam pelaksanaan konstruksi. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengendalian biaya dan waktu adalah metode Fast-Track. Metode ini merupakan metode yang bertujuan untuk mempercepat suatu kegiatan konstruksi, sehingga waktu pelaksanaan yang mengalami keterlambatan kerja dapat kita atasi ssat pekerjaan proyek berlangsung. Pada proyek Pekerjaan Finishing Pembangunan Masjid Muslimin Dumai (Plafon Ruang shalat dan GRC) dilakukan menggunakan metode fast track, maka didapat kesimpulan 34 minggu untuk pekerjaan normal dan 30 minggu pekerjaan yang menggunakan metode fast track.
Pelatihan Kewirausahaan untuk Meningkatkan Penghasilan Tambahan Bagi Pelaku Usaha Mikro Suarlin, John; Desriati, Welly; Halimah, Halimah; Aziz, Azwan; Julanos, Julanos
Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : SMART SCIENTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/smartdedication.v1i2.82

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbayak ke empat di dunia, indonesia juga memiliki hasil Alam yang beraneka ragam, namun hal tersebut tidak bisa menjamain masyarakat indonesia untuk bisa hidup sejahtera,. Hla ini ditandai dengan tingkat pengangguran yang terus meningkat dari tahun ketahun. Itu sebabnya dibutuhkan penghasilan tambahan bagi keluarga yang hanya berpenghasilan rendah.Masyarakat Bagan Besar sebagian penduduknya adalah memiliki usaha kecil-kecilan untuk menambah penghasilan, namun karena persaingan bisnis usaha mikro mereka terkadang berjalan di tempat. Tujuan Kegiatan Pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagan besar khususnya yang sudah memiliki usaha mikro untuk mengembangkan penjualannya melalui media sosial atau online, dalam kegiatan ini juga diajarkan bagaimana mengolalah laporan keuangan usaha yang baik agar uang modal usaha tidak tercampur dengan uang pribadi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini masyarakat menjadi memiliki pengetahuan tentang berwirausaha yang baik dan dapat membuat laporan keuangan usaha sendiri.
Analisis Pengaruh Penggunaan abu cangkang Sawit sebagai pengganti Filler untuk campuran aspal (AC-BC) Suhendra, Joko; Abdillah, Nuryasin; Aziz, Azwan
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i1.1318

Abstract

Jalan merupakan akses penting dalam trasportasi masyarakat setiap masyarakatdalam kehidupan menggunakan alat trasportasi untuk menempuh suatu tempattertentu. Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasaranatransportasi jalan raya saat ini yaitu dengan cara memodifikasi campuran padalapisan perkerasan sehingga mendapatkan mutu aspal yang bagus dan memberikankenyaman pada masyarakat dalam penggunaan sarana dan prasarana transportasijalan raya. Filler adalah salah satu bahan yang berfungsi sebagai pengisi rongga- rongga dari suatu campuran beraspal, disamping itu filler berfungsi pula sebagaimedia untuk mengisi rongga dalam campuran aspal agar memenuhi void yangdiinginkan. Pengunaan limbah Abu Cangkang Sawit sebagai pengganti fillercampuran beraspal dengan kadar 0%, 25%, 50%,75% dan 100% menurunkan nilaistabilitas aspal dan menyebabkan nilai flow semakin tinggi serta nilai MQ yangkurang dari batas minimal yang telah ditentukan, tetapi pada campuran beraspaldengan bahan limbah Abu Cangkang Sawit dengan kadar 50% dan menggunakanaspal penetrasi 60/70 sebesar 6% adalah campuran yang dapat memenuhi spesifikasidimana nilai stabilitas meningkat dan nilai flow cenderung stabil yaitu mendapatkannilai stabilitas sebesar 3199,8kg/mm dan flow sebesar 4mm. Jadi dapat disimpulkanbahwa penelitian belum mampu diaplikasikan ke lapangan karena belum bisamemenuhi seluruh nilai karakteristik Marshall yang telah ditetapkan Bina Marga.
Analisis Pengendalian Waktu Pekerjaan Finishing Pembangunan Masjid Muslimin Dumai metode Fast Track menggunakan applikasi Microsoft Project Abrar, Aidil; Aziz, Azwan; Fitra, Fitra
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v17i1.366

Abstract

Kegiatan konstruksi seringkali mengalami banyak masalah dalam pelaksanaanya. Masalah yang seringkali timbul dalam pelaksanaan konstruksi antara lain adalah biaya yang tidak terkendali, waktu yang tidak sesuai jadwal, serta mutu tidak sesuai dengan yang diharapkan. Masalah - masalah tersebut disebabkan oleh kurangnya pengendalian terhadap biaya, waktu ,dan mutu. Pembuatan penjadwalan sangat diperlukan untuk mengontrol, menjalankan dan mengevaluasi setiap pekerjaan berdasarkan urutan dan waktu pekerjaan yang telah direncanakan sebelumnya. Penyimpangan terjadi jika proses pelaksanaan tidak sesuai dengan perencanaan awal. Hal tersebut harus segera diatasi agar kembali sesuai dengan perencanaan sehingga proyek tidak mengalami keterlambatan penyelesaian proyek. Penyimpangan yang terjadi dalam suatu kegiatan konstruksi dapat diketahui dengan menggunakan banyak metode. Metode yang tepat akan memberikan hasil yang lebih efisien untuk mengatasi masalah - masalah yang terjadi dalam pelaksanaan konstruksi. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengendalian biaya dan waktu adalah metode Fast-Track. Metode ini merupakan metode yang bertujuan untuk mempercepat suatu kegiatan konstruksi, sehingga waktu pelaksanaan yang mengalami keterlambatan kerja dapat kita atasi ssat pekerjaan proyek berlangsung. Pada proyek Pekerjaan Finishing Pembangunan Masjid Muslimin Dumai (Plafon Ruang shalat dan GRC) dilakukan menggunakan metode fast track, maka didapat kesimpulan 34 minggu untuk pekerjaan normal dan 30 minggu pekerjaan yang menggunakan metode fast track.
Pelatihan Pembuatan Gambar Teknis pada Proyek Konstruksi Sederhana pada Siswa Jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan di SMK Negeri 2 Dumai: Technical Drawing Making Training on Simple Construction Projects for Students of Department of Building Modeling and Information Design at SMK Negeri 2 Dumai Aziz, Azwan; Srihandayani, Susy; Halimatusadiyah, Halimatusadiyah; Desriyati, Welly
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. Suppl-1 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11iSuppl-1.10008

Abstract

The ability to create high-quality, accurate working drawings is one of the most essential skills in industrial construction. Working drawings that do not meet standards can lead to errors in project implementation, increase costs, and extend project timelines. Currently, learning at SMK Negeri 2 Dumai focuses more on mastering design software, with insufficient emphasis on creating working and as-built drawings. As a result, students do not yet have adequate skills to develop complete technical documents that meet industry standards. The purpose of this activity is to help students and teachers clearly understand the activities to be carried out and to commit to actively participating in each stage of the program. The program implementation method includes five main stages: socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, and program design. Each stage is carried out systematically to improve students' understanding and skills in creating plan drawings, working drawings, and as-built drawings. The results were obtained from 45 students who attended the entire session. Most students could correctly answer basic questions about the technical drawing document cycle. The accompanying teacher stated that the material had never been systematically presented in school before. This activity provides a strong conceptual understanding of the importance of technical drawings in construction projects. Students of SMK Negeri 2 Dumai can now identify the differences in the functions of each technical drawing and understand the roles of the parties involved in its preparation.
Peningkatan Literasi Karier Teknik Sipil melalui Pendekatan Edukatif Kontekstual pada Siswa SMA dan SMK di Kota Dumai Adya Putra, Sony; Srihandayani, Susy; Aziz, Azwan
SMART HUMANITY : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: Maret 2026
Publisher : CV. Smart Scienti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/sh.v3i1.297

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi karier dan motivasi studi lanjut siswa terhadap Program Studi Teknik Sipil di Kota Dumai. Permasalahan utama yang diidentifikasi pada dua SMA dan dua SMK adalah rendahnya pemahaman siswa tentang ruang lingkup Teknik Sipil, persepsi bahwa jurusan tersebut sulit, serta rendahnya minat melanjutkan pendidikan tinggi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan kontekstual yang meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi partisipatif, serta kuis reflektif. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi respons siswa dan perubahan persepsi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman siswa terhadap cabang keilmuan Teknik Sipil, di mana sebelum kegiatan sekitar 65-70% siswa hanya memahami Teknik Sipil secara terbatas, sedangkan setelah kegiatan sebagaian besar siswa mampu mengidentifikasi cabang keilmuan dan peran Teknik Sipil dalam pembangunan.  Selain itu, terjadi perubahan persepsi terhadap tingkat kesulitan jurusan, serta peningkatan ketertarikan siswa untuk mempertimbangkan studi lanjut. Pendekatan kontekstual yang mengaitkan materi dengan pembangunan infrastruktur Kota Dumai terbukti efektif dalam meningkatkan relevansi dan motivasi siswa. Program ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis literasi karier dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi di daerah berkembang
Pengembangan Ide Bisnis Kreatif Siswa SMK Melalui Model Bisnis Canvas (BMC) dan Pemasaran Digital Dasar Suarlin, John; Fajar Mahmud, Soni; Aziz, Azwan; Febrina, Wetri
Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Smart Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : SMART SCIENTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/smartdedication.v3i2.339

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang siap kerja sekaligus berwirausaha, namun sebagian besar siswa masih kesulitan mengonversi minat wirausaha menjadi rencana bisnis yang terstruktur (Ardiansyah, Yohana dan Fidhyallah, 2021). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan kewirausahaan siswa SMK Negeri 1 Dumai melalui pelatihan penyusunan Business Model Canvas (BMC) dan pemasaran digital dasar. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan identifikasi dan pengembangan ide usaha, penyusunan BMC, serta pelatihan pemasaran digital, yang diikuti oleh 30 siswa kelas XII secara partisipatif-kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, dengan rata-rata nilai meningkat dari 52 menjadi 83. Peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kemampuan kerja sama, dan keterampilan menyusun promosi digital sederhana. Luaran kegiatan berupa delapan rancangan BMC dan desain promosi berbasis digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan BMC yang dipadukan dengan pelatihan pemasaran digital efektif meningkatkan kompetensi kewirausahaan siswa vokasi secara aplikatif dan berkelanjuta