Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kelompok Pedagang Tentang Evakuasi Korban Tenggelam di Belitung Sukarna, Raden Ade; Amiruddin, Amiruddin; Ginanjar, Sammy Lazuardi
Jurnal of Community Health Development Vol 2 No 1 (2021): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Januari 2021
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.371 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2021.2.1.3503

Abstract

Abstract The increase in tourist visits to aquatic attractions will increase the risk of drowning. For traders in water tourism areas who have the ability to evacuate drowning victims. This activity aims to see if there is an increase in knowledge and skills of traders in the Tanjung Kelayang Beach tourist area after participating in the drowning evacuation training. This community service methods that use training and pre-experiment with the One Group Pretest-Posttest design with participants expected to be 30 traders on Tanjung Kelayang Beach. The activity was carried out in October 2020 and analyzed with a dependent t-test. The results of the evaluation of the activities showed an increase in knowledge (28%) and skills (40%) from before and after attending the training. Statistically there was a significant difference in the mean scores of the pre-test and post-test participants (p <0.005). The conclusion of this activity, effective training can increase the knowledge and skills of participants. Further recommendations need to be formed a special team that has a special post on the island as a tourist destination, because the merchant group is only on the beach. Keywords: training, drowning evacuation, knowledge, skills
Pemberdayaan Kader dalam Penatalaksanaan Penyakit Diabetes Melitus Chaerani, Erni; Widyaastuti, Eny Erlinda; Tajudin, Tajudin; Ginanjar, Sammy Lazuardi
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i1.379

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah terganggunya fungsi pankreas dalam memproduksi hormon insulin atau sel tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang sudah di produksi organ pankreas. Jumlah penderita DM di wilayah  Puskesmas Benteng tahun 2023 sebanyak 281 kasus, diantaranya 49 kasus diderita oleh masyarakat Desa Batu Belubang. Kader Desa Batu Belubang  dapat dibekali pengetahuan yang memadai untuk menjalankan tugasnya secara efektif. Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam penatalaksanaan penyakit DM. Kegiatan Pengabmas meliputi pelatihan kader dengan metode ceramah, diskusi interaktif dan demonstrasi serta pendampingan keluarga penderita DM. Mitra dalam kegiatan ini meliputi 10 kader kesehatan dan seorang bidan desa. Untuk mengukur pengetahuan kader dilakukan pre dan post test yang dianalisis dengan uji T. Hasil uji statisik diperoleh p value = 0.000 berarti ada perbedaan yang signifikan pengetahuan kader sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan. Terdapat peningkatan pengetahuan  kader tentang penatalaksanaan penyakit DM serta kemampuan kader dalam mendampingi keluarga penderita DM. Pengelola Program PTM dan bidan koordinator seyogyanya secara kontinyu memberdayakan  kader dalam penatalaksanaan DM di desa Batu Belubang sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan.    
Pengaruh Pemberian Video Animasi Mengenai Prosedur Operasional Alat Automatic External Defibrillator (AED) Terhadap Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Ginanjar, Sammy Lazuardi; Aini, Septy Nur; Juliani, Nekka
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2023): EDITION MARCH 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v11i1.3972

Abstract

Cases of sudden cardiac arrest can occur anywhere and anytime beyond the hospital. The American Heart Association advocates using Automatic External Defibrillators as a tool to help the sudden cardiac arrest survivor. However, the previous study showed health workers have less knowledge of tool utilization. The study aimed to determine the influence of animated videos regarding the operational procedures on the level of knowledge of the Polytechnic Pangkalpinang Ministry of Health nursing students. The queasy experimental was used with a non-equivalent control group pre-test and post-test design approach. The total of 140 participants divided into intervention groups received animated videos while the control groups received guide book only. The questionnaires used have a validity value of each question item 0.05 and reliability showed by Cronbach alpha value of 0.732. Data were analyzed using Wilcoxon Test and The Mann-Whitney test to see the comparison between the groups. The results showed an increase in the average knowledge before and after being given the intervention. However, there was no significant effect of providing animated video on the level of knowledge of nursing students (p=0.055 ≥ 0.05), and there was no significant difference between groups (p=0.889 ≥ 0.05). The development of an easy-to-access application and various learning media for introducing other medical devices is recommended for further studies.
Tinjauan Sistematis: Penerapan Foot Care pada Penderita Diabetes Melitus untuk Meningkatkan Perfusi Perifer Widyaastuti, Eny Erlinda; Ginanjar, Sammy Lazuardi
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1302

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus menjadi salah satu penyakit degeneratif yang memberikan dampak komplikasi mikroangiopati.  Masalah mikroangiopati yang sering ditemui pada penderita diabetes melitus adalah neuropati perifer berupa penurunan fungsi sensori, motorik perifer dan berujung dengan ulkus diabetikum. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah foot care atau perawatan kaki yang meliputi kebersihan (hygiene), kelembapan kaki, fungsi sirkulasi perifer kaki dan fungsi motorik. Tujuan: untuk menilai bukti  efektivitas intervensi foot care terhadap peningkatan perfusi perifer pada pasien diabetes melitus, menilai kualitas bukti dan merekomendasikan area penelitian lanjutan. Metode: Tinjauan sistematis ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan PRISMA melibatkan 18 buah artikel hasil dari pencarian yang menggunakan kata kunci “"Foot care" OR "diabetic foot" OR "ankle brachial indext" dengan rentang pencarian artikel dari tahun 2017 sampai dengan 2025.. Hasil: Hasil dari tinjauan yang melibatkan 18 buah artikel (2005–2025) dengan bentuk studi  beragam meliputi Quasi-eksperimental, studi kasus, RCT, nonrandom intervention  (n=13) ini menunjukkan bahwa  Foot care  meningkatkan perfusi perifer, memperbaiki sirkulasi darah, dan mencegah komplikasi kaki diabetik. Adapun parameter yang digunakan adalah ABI, sensitivitas, suhu, CRT, dan kekuatan otot. Kesimpulan: Penerapan Foot care dapat membantu meningkatkan perfusi perifer pada penderita diabetes melitus.
Kaderisasi Remaja Tanggap Anemia melalui Program "Anemia Fighter" Untuk Mencegah Resiko Stunting Akhiat, Akhiat; Yasin, Dudella Desnani Firman; Ginanjar, Sammy Lazuardi; Nurriska, Pebri Emilda
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.425

Abstract

Stunting tidak hanya dipengaruhi oleh asupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, tetapi juga oleh status gizi perempuan sebelum kehamilan, khususnya kadar hemoglobin pada masa remaja. Anemia defisiensi besi pada remaja putri berisiko berlanjut hingga masa kehamilan dan dapat menyebabkan gangguan fungsi plasenta, hambatan pertumbuhan janin, serta meningkatkan risiko stunting. Di Desa Sungaiselan Atas, Kabupaten Bangka Tengah, hasil skrining Puskesmas Sungaiselan pada Juli 2023 menunjukkan bahwa 33,3% remaja putri di SMAN 1 Sungaiselan mengalami anemia ringan hingga sedang. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya pengetahuan tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD), bahkan sebagian remaja membuang TTD karena efek samping tanpa memahami cara mitigasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia dan kaitannya dengan stunting serta membentuk kader remaja melalui Program “Anemia Fighter” berbasis pendekatan peer education dan pelatihan keterampilan penyuluhan. Program dilaksanakan selama dua hari, 17 dan 20 Mei 2024, dengan melibatkan 30 remaja putri dan dievaluasi menggunakan desain pretest-posttest. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan dari 5,90 ± 1,16 menjadi 7,93 ± 1,53 (mean difference = 2,03; t = 6,71; p < 0,001), dengan 90% peserta mengalami peningkatan skor dan seluruh peserta mampu melakukan simulasi penyuluhan sebaya. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan edukasi, serta berpotensi direplikasi sebagai strategi upstream pencegahan stunting berkelanjutan melalui integrasi kader sekolah dan pemantauan kepatuhan TTD.