Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN BENTONIT TERAKTIVASI ASAM SEBAGAI KATALIS TERHADAP PENINGKATAN KANDUNGAN SENYAWA ISOPULEGOL PADA MINYAK SEREH WANGI KABUPATEN GAYO LUES – ACEH Siti Mahmudha; Irwan Nugraha
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.8 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n3.10921

Abstract

Studi yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bentonit teraktivasi asam sebagai katalis terhadap peningkatan kandungan senyawa isopulegol pada minyak sereh wangi Kabupaten Gayo Lues Aceh telah dipelajari. Aktivasi bentonit dilakukan dengan menggunakan larutan H2SO4 0,6 M, HCl 0,5 M dan HNO3 0,1 M. Hasil aktivasi dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FT-IR) dan X-Ray Difraction (XRD). Reaksi minyak sereh wangi dengan bentonit alam dan bentonit teraktivasi asam dilakukan selama 30 menit pada suhu 30°C. Produk yang dihasilkan di analisis menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bentonit berperan sebagai katalis dalam peningkatan  kandungan senyawa isopulegol yang merupakan isolat dari senyawa sitronellal. Sitronellal adalah salah satu senyawa monoterpena yang dapat mengalami reaksi siklisasi dengan katalis homogen dan heterogen. Kandungan isopulegol mengalami peningkatan dari 12,66% menjadi 14,05% pada bentonit alam; 30,11% pada bentonit teraktivasi H2SO4 0, 6M; 32,70% pada bentonit teraktivasi HCl 0,5 M dan 14,34% pada bentonit teraktivasi HNO3 0,1 M.
Digitalisasi Tanaman Obat Keluarga Asman Toga Kencono Wungu Sebagai Sarana Edukasi Masyarakat Desa Kenep Bojonegoro Muhammad Idris; Rony Setianto; Belinda Arbitya Dewi; Norma Winata; Evita Muslimah Isnanda Putri; Rahmawati Rahmawati; Siti Mahmudha
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v6i1.2457

Abstract

Keanekaragaman hayati Indonesia sangat melimpah salah satunya adalah pada kelompok tanaman obat keluarga (TOGA). TOGA adalah tanaman yang memiliki khasiat dalam mengobati dan mencegah berbagai jenis penyakit. Dalam kegiatan pengabdian ini TOGA dijadikan sebagai objek pembelajaran bagi masyarakat Desa Kenep melalui wadah Asman Toga Kecono Wungu terkait pentingnya mengetahui jenis dan manfaat TOGA. Metode pengabdian ini dilakukan melalui media digitalisasi dengan pembuatan barcode yang berfungsi merekam link website sekitar 73 jenis tanaman obat keluaraga (TOGA) yang dikelola oleh Stikes Rajekwesi Bojonegoro yang mana website ini bersifat updatable mengikuti perkembangan penelitian ilmiah.Barcode ini nantinya dapat di akses oleh masyarakat melalui smartphone.Hasil kegiatan pengabdian ini mempermudah akses pengetahuan dalam hal ini TOGA, untuk mendapatkan informasi jenis dan manfaat TOGA serta dapat memberikan keahlian sehingga secara mandiri membuat resep obat tradisional sebagai keperluan pengobatan dan pencegahan penyakit. Selain itu masyarakat memiliki kesadaran untuk budidaya tanaman obat secara mandiri di pekarangan rumah.
Sosialisasi Penggunaan Workbook sebagai Bahan Ajar Pendukung pada Materi Zat Aditif dan Adiktif dalam Pembelajaran IPA Sani, Sulwiyatul Kamariyah; Pangestika, Inten; Mahmudha, Siti; Pratiwi, Pina Budiarti; Sapitri, Shally
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v2i3.91

Abstract

Kegiatan sosialisasi penggunaan workbook sebagai bahan ajar pendukung pada materi zat aditif dan adiktif dalam pembelajaran IPA dilaksanakan di SMPN 28 Mukomuko dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Materi zat aditif dan adiktif merupakan salah satu materi yang topik pengetahuannya terlalu luas sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang konstektual dan interaktif. Melalui kegiatan ini, siswa-siswi diperkenalkan pada penggunaan workbook yang disusun secara sistematis seperti materi yang spesifik, soal evaluasi yang menarik, serta kumpulan istilah-istilah sains yang dapat digunakan peserta didik sebagai bahan ajar pendukung. Hasil dari sosialisasi menunjukkan bahwa penggunaan workbook dapat mendorong siswa untuk lebih aktif, mandiri, dan kritis dalam memahami materi. Siswa memberikan respon positif terhadap format dan isi workbook, serta menunjukkan minat yang lebih tinggi dalam mengikuti proses pembelajaran yang dibuktikan dengan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait materi zat aditif dan adiktif berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penerapan media pembelajaran yang lebih efektif dan dapat menarik minat belajar peserta didik serta dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah.
ADSORPTION KINETICS OF METHYL ORANGE ON SILICA DERIVED FROM GAMALAMA VOLCANIC SOIL Cipta, Indra; Baturante, Nur Jannah; Hernawan, Hernawan; Rombe, Yunita Pare; Mahmudha, Siti
Walisongo Journal of Chemistry Vol. 8 No. 1 (2025): Walisongo Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry Faculty of Science and Technology UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjc.v8i1.26066

Abstract

Silica gel was successfully synthesized from Gamalama volcanic soil using the sol-gel method and applied as an adsorbent to remove methyl orange (MO) dye. The synthesis process involved treating 20 grams of volcanic soil with 2 M HCl under stirring for 3 hours, followed by a 12-hour soaking period. The solid residue was subsequently filtered, dried, and reacted with 7 M NaOH for 2 hours. The resulting filtrate was neutralized through repeated washing with distilled water, and silica gel formation was achieved by titration with 2 M HCl until a final pH of approximately 3–4 was reached. The synthesized silica was evaluated for its adsorption performance against methyl orange, with optimal conditions identified at pH 4, a contact time of 5 hours, and an adsorbent dosage of 30 mg. UV-Vis analysis showed that the synthesized silica exhibited a higher adsorption capacity (6.7%) compared to raw Gamalama volcanic soil. Kinetic studies indicated that the adsorption process followed a pseudo-second-order model, suggesting chemisorption as the dominant mechanism. The rate constant (k₂) for the synthesized silica was 0.09 M⁻¹·h⁻¹, compared to 0.077 M⁻¹·h⁻¹ for the raw volcanic soil. This indicates that the synthesized silica adsorbed MO more rapidly, likely due to its higher purity and greater availability of active sites. The slightly lower k₂ observed in raw volcanic soil might be attributed to the presence of clay minerals such as halloysite and allophane, which possess negative surface charges at neutral to alkaline pH levels, leading to electrostatic repulsion with the negatively charged MO anions. Silica gel synthesized from Gamalama volcanic soil demonstrates promising potential as an eco-friendly adsorbent for dye removal from aqueous solutions.
Modified Zeolite-Based Composite as Urea Slow-Release Fertilizer – A Mini Review Siti Mahmudha; Taranipa Marfitania; Muhammad Idris; Sulwiyatul Kamariyah Sani; Pina Budiarti Pratiwi; Eko Pujiyulianto
Sustainable in Energy Science and Technology Vol. 1 No. 1 (2025): Sustainable in Energy and Science Technology
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/siest.v1i1.2579

Abstract

Urea is the most commonly used nitrogen fertilizer in agriculture due to its high nitrogen content and low cost. However, its efficiency is often below 50% because of nitrogen losses through leaching, volatilization, and surface runoff. To reduce these losses and improve fertilizer efficiency, slow-release fertilizers (SRFs) using modified zeolite-based composites have been developed. Zeolite is a porous aluminosilicate mineral with excellent ion exchange and adsorption properties, making it a good carrier for urea. However, natural zeolite has limitations, such as impurities and low surface area, which can be improved through modification techniques like acid–base treatments (dealumination and desilication), surfactant modification, and combination with organic or inorganic materials. These modifications improve pore size, surface area, and nutrient-holding capacity, allowing for a slower and more controlled release of nitrogen. This mini review discusses recent studies on the preparation, characterization, and performance of modified zeolite composites for urea delivery, showing their potential to reduce environmental impact and increase nutrient use efficiency in agriculture.
Penguatan Potensi Lokal melalui Sosialisasi Inovasi Produk Dodol Salak di Desa Narigunung Satu, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara Siti Mahmudha; Inten Pangestika; Pina Budiarti Pratiwi; Sulwiyatul Kamariyah Sani; adelia Yesya Putri Hasibuan
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.122

Abstract

Desa Narigunung Satu, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya pada komoditas buah salak yang produksinya meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena masyarakat masih menjual buah salak dalam bentuk segar dengan nilai ekonomi rendah dan masa simpan singkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok ibu-ibu PKK Desa Narigunung Satu dalam mengolah buah salak menjadi produk bernilai tambah, yaitu dodol salak, sebagai strategi penguatan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, serta evaluasi pengetahuan peserta menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap proses pengolahan, pengemasan, dan pemasaran produk. Peserta juga menunjukkan motivasi tinggi untuk mengembangkan usaha kecil berbasis olahan salak. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil menjembatani kesenjangan antara potensi pertanian lokal dan kemampuan masyarakat dalam menciptakan inovasi produk, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Narigunung I melalui Edukasi Aman Gunakan Plastik dan Pemahaman Risiko Kesehatan Nahzim Rahmat; Ayu Syufiatun Br Tarigan; Prisca Caesa Moneteringtyas; Adelia Yesya Putri Hasibuan; Siti Mahmudha
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.124

Abstract

Plastik merupakan bahan yang sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena sifatnya yang ringan, kuat, dan ekonomis. Namun, penggunaan plastik yang tidak sesuai dengan standar keamanan, terutama penggunaan ulang kemasan plastik, dapat menyebabkan paparan senyawa berbahaya seperti Bisfenol-A (BPA) dan ftalat yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Narigunung I, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang identifikasi jenis plastik, arti kode daur ulang (1–7), serta bahaya penggunaan plastik berulang bagi kesehatan dan lingkungan. Metode kegiatan meliputi survei awal, edukasi interaktif melalui ceramah dan demonstrasi, serta evaluasi dengan pre-test dan post-test terhadap 15 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 39,3 dan post-test sebesar 86,7. Peserta menjadi lebih mampu mengenali kode plastik, membedakan jenis yang aman digunakan ulang, dan memahami risiko kesehatan akibat paparan bahan kimia berbahaya. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai penggunaan plastik yang aman serta mendorong perilaku ramah lingkungan.
INTERAKSI SENYAWA POTENSIAL TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) DENGAN ION LOGAM Pb²⁺: KAJIAN TEORITIK KOMPUTASI Mahmudha, Siti; Nugraha, Fajar; Idris, Muhammad; Pangestika, Inten; Sani, Sulwiyatul Kamariyah
Indonesian Journal of Pure and Applied Chemistry Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/indonesian.v9i1.100734

Abstract

This study investigates the interactions between potential bioactive compounds in oil palm empty fruit bunches (OPEFB) and Pb²⁺ ions using computational methods. The identification of functional compounds was performed using Fourier Transform Infrared spectroscopy, which confirmed the presence of lignocellulosic components, predominantly lignin and cellulose, as the major constituents of OPEFB biomass. Molecular modeling was then performed using the semi-empirical PM3 method to obtain optimized structural parameters, including bond lengths and bond angles, both before and after interaction with Pb²⁺ ions. The calculated interaction energies for lignocellulose, cellulose monomer, and cellulose dimer complexes with Pb²⁺ were –56.22, –69.90, and –52.09 kcal/mol, respectively. The negative interaction energy values indicate spontaneous complex formation and thermodynamic stability. These results demonstrate that the chemical constituents of OPEFB exhibit strong potential as effective biosorbents for Pb²⁺ ions through molecular-level interactions.
Analisis Kualitas Air Hygiene Sanitasi Secara Fisika dan Kimia di Perumahan Green View Sunggal Devi Lestari; Imas Masriah; Sulwiyatul Kamariah Sani; Siti Mahmudha; Adelia Yesya Putri Hasibuan
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i3.5309

Abstract

This study analyzed the quality of borehole water in Green View Sunggal Housing located in a rice field area. This research used a descriptive analytical method with a cross-sectional design. Samples were taken from 25 boreholes through a purposive sampling technique divided into three zones: north (8 wells), middle (7 wells), and south (10 wells). The parameters evaluated included physical aspects (temperature, odor, taste, color, turbidity) and chemical aspects (pH, hardness, Fe, Mn, nitrate, nitrite, chloride). Laboratory analysis was carried out at the Medan State Polytechnic following SNI standards and the APHA method, with statistical analysis using SPSS for Pearson correlation and linear regression. The results showed that the majority of parameters met the standards of Permenkes No. 32 of 2017. The parameters of temperature, odor, taste, hardness, manganese, nitrate, nitrite, and chloride reached a compliance level of 100%. However, there were discrepancies in color (92%), turbidity (84%), pH (64%), and iron content (80%). Samples from the southern zone adjacent to rice fields within a 200-meter radius showed significant problems with acidic pH (5.8-6.4) and excessive iron content (1.12-1.42 mg/L). Statistical analysis revealed significant correlations between well depth, distance from rice fields, and water quality. Distance from rice fields was the strongest predictor for nitrate (R² = 0.475) and iron (R² = 0.374). The study concluded that better environmental management is needed to maintain and improve water quality in the residential area.
A Review of Maghemite Nanoparticles as Environmental Sensors Imas Masriah; Devi Lestari; Prisca Caesa Moneteringtyas; Siti Mahmudha; Sulwiyatul Kamariyah Sani
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i3.5354

Abstract

The increasing urgency to monitor and mitigate environmental pollution has driven significant interest in the development of advanced sensing technologies. Nanotechnology presents promising solutions through the application of nanoscale materials, among which maghemite nanoparticles (γ-Fe2O3) have garnered considerable attention due to their unique physicochemical properties, high chemical stability, a large specific surface area, and superparamagnetic behavior, making them suitable for separation, target deployment, and sensor regeneration. It functionalized maghemite nanoparticles to enhance their selectivity toward specific pollutants, including heavy metals ( e.g., Pb2+ and Cd2+) and toxic gases (e.g., NO, NH3, and H2S). These articles present a review of the structural and physicochemical characteristics of maghemite nanoparticles, including commonly applied synthesis methods, sensor mechanism, and their applications in pollutant detection, such as heavy metals and toxic gases. The review also highlights current challenges and outlines future directions for the development of more efficient, affordable, and sustainable maghemite-based sensors for next-generation environmental monitoring systems.