Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENYULUHAN PEMBELAJARAN KREATIF KEPADA ANAK-ANAK DI YAYASAN SOSIAL TANGAN KASIH UNTUK MEWUJUDKAN RASA KEBERSAMAAN DAN KEADILAN SOSIAL Samosir, Desnauly Velisha; Adeline, Aurelia; Ladiva, Grisella; Anthonius, Ferdy; Siregar, Christian
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dan keadilan merupakan suatu hal yang sudah seharusnya didapatkan oleh semua anak, tidak terkecuali bagi mereka yang berada di Yayasan Sosial Tangan Kasih. Metode kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu peran Yayasan Sosial Tangan Kasih dalam mewujudkan rasa kebersamaan dan keadilan sosial melalui kegiatan pembelajaran kreatif. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan ini, kami menyusun beberapa kegiatan edukatif yang relevan dengan pembelajaran anak-anak di sekolah melalui  kolaborasi materi dan permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak. Selanjutnya, tahap pelaksanaan yang berfokus pada kegiatan interaktif secara langsung yang melibatkan anak-anak dan juga pengurus dalam kegiatan ini. Dan tahapan yang terakhir adalah tahap evaluasi yang berfokus untuk melihat apakah kegiatan ini sudah berjalan dengan baik dan berdampak pada anak-anak di Yayasan Sosial Tangan Kasih.
A Philosophical Study of Anicca and Its Implications for the Concept of SelfIdentity in the Digital Age Anthonius, Ferdy; Tambunan, Daulat Marulitua; Cahyanti, Sinta
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4102

Abstract

Studi ini secara filosofis meneliti konsep Anicca (ketidaktetapan) dalam agama Buddha dan implikasinya untuk memahami dan menavigasi identitas diri di era digital yang cair dan terfragmentasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan literatur yang ekstensif, analisis berfokus pada teks-teks Buddha primer, khususnya Sutta Piṭaka, untuk menjelaskan makna Anicca sebagai prinsip ontologis yang dinamis dan relasional, diperkaya dengan data sekunder dari karya-karya akademis kontemporer tentang identitas dan filsafat digital. Temuan menunjukkan bahwa Anicca, yang menekankan tidak adanya zat tetap dalam setiap entitas, memberikan kerangka interpretasi yang kuat untuk memahami fluiditas identitas digital bukan sebagai patologi tetapi sebagai aspek penting dari keberadaan. Pemahaman ini dapat mengurangi keterikatan (taṇhā) pada persona online sementara, melawan komodifikasi identitas oleh kapitalisme pengawasan, dan mendukung ketahanan dan kesejahteraan psikologis. Internalisasi prinsip Anicca berpotensi mempromosikan pola pikir yang lebih bijaksana, tidak terikat, dan adaptif, memungkinkan individu untuk terlibat secara lebih sehat dan harmonis dalam ruang digital. Studi ini menjembatani filsafat kuno dengan tantangan kontemporer dalam pembentukan identitas di era digital.
PERGESERAN RASA HORMAT ANAK TERHADAP ORANG TUA DI KOTA SURABAYA Wijono, Tonny; Wijaya, Sukanda; Anthonius, Ferdy; Karniawan, Maja Putera; Tambunan, Daulat Marulitua
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa hormat anak kepada orang tua merupakan nilai luhur yang diwariskan turun-temurun dalam budaya Indonesia. Namun, perubahan sosial, globalisasi, dan perkembangan teknologi digital di kota besar seperti Surabaya telah mengubah pola komunikasi keluarga dan cara generasi muda memaknai otoritas. Penelitian ini bertujuan menelaah faktor penyebab, bentuk pergeseran, serta dampak menurunnya rasa hormat anak kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi media sosial, pola asuh permisif, berkurangnya kedekatan emosional, lingkungan pergaulan, serta melemahnya peran sekolah dan komunitas sebagai penguatan nilai, menjadi faktor penting pergeseran. Dari sisi psikologi perkembangan, teori Erikson, Piaget, dan Watson membantu menjelaskan proses pembentukan sikap hormat melalui identitas, penalaran moral, dan pembiasaan perilaku. Dalam perspektif agama, nilai pengabdian pada orang tua dipahami sebagai wujud cinta kasih; karena itu, pemulihan rasa hormat perlu diarahkan pada kesadaran, empati, dan komunikasi yang sehat. Penelitian ini diharapkan memberi masukan bagi keluarga, pendidik, dan masyarakat untuk menanamkan kembali nilai hormat secara relevan di era digital.
Pelaksanaan Kegiatan Sosial di Penampungan Anjing untuk Meningkatkan Kesehatan Anjing Terlantar Deswison, Evando; Tjan, Bryan; Saujana, Jason Junus; Anthonius, Ferdy; Siregar, Christian
Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nuras.v6i1.926

Abstract

The health and welfare of stray dogs remains a significant problem in Indonesia, primarily due to malnutrition, limited healthcare, and low public awareness of responsible pet ownership. This community service activity was carried out at the Maria Stray Home dog shelter, South Tangerang, with the aim of improving the physical and emotional well-being of shelter dogs while raising awareness among the surrounding community. The implementation method of the activity was carried out through three main approaches, namely dog ​​hygiene care through bathing activities, fulfilling nutritional needs through providing nutritious food according to a structured schedule, and counseling to the community about animal welfare and the importance of adoption. The activity was carried out through preparation, implementation, and evaluation stages with an observational and reflective approach together with the shelter manager. The results of the activity showed an improvement in the physical condition of the dogs, marked by increased cleanliness of their fur and skin and better activity responses after regular care and feeding. Emotionally, the dogs showed a decrease in aggressive and anxious behavior observed through an increase in positive responses to human interaction. The outreach activities also resulted in increased community involvement and acceptance of the shelter's existence. This activity demonstrates that structured and sustained community interventions can significantly contribute to improving the welfare of shelter dogs and strengthening public awareness and support for animal welfare efforts.
Tren Belanja Online dan Implikasinya terhadap Pasar Tradisional (Studi Kasus di Pasar Tradisional Sawah Makassar) Li cu, Lie; Lasnici, Lasnici; Anthonius, Ferdy; Karniawan, Majaputera; Djulijanto, Danny Khoyana
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.501

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis tren belanja online dan implikasinya terhadap pasar tradisional, dengan studi kasus di Pasar Tradisional Sawah di Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dan Google Forms dengan pedagang dan konsumen di pasar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren belanja online telah menyebabkan substitusi untuk jenis produk tertentu, yang mengakibatkan penurunan jumlah pembeli dan omset bagi beberapa pedagang. Produk seperti pakaian dan kebutuhan sehari-hari yang mudah distandarisasi lebih rentan terhadap gangguan ini. Namun, pasar tradisional masih memiliki keunggulan kompetitif yang kuat dalam menyediakan produk segar dan pengalaman belanja langsung yang memungkinkan interaksi fisik dan tawar-menawar. Strategi adaptasi para pedagang bervariasi, mulai dari fokus pada keunggulan fisik hingga adopsi digital sebagian (misalnya, penggunaan platform pengiriman makanan). Konsumen menyarankan peningkatan fasilitas pasar, adopsi pembayaran digital (QRIS), dan promosi online untuk meningkatkan daya saing. Studi ini menyimpulkan bahwa pasar tradisional tidak akan sepenuhnya tergantikan, tetapi harus berevolusi melalui integrasi kekuatan tradisional dengan inovasi digital untuk mempertahankan relevansinya di era modern.
Penyuluhan Kesehatan dan Aktivitas Fisik Bersama Anak Jalanan dalam Mewujudkan SDGs dan Pancasila Sila ke-3 Yonatha, Chalista Cheryl; Crystalina, Angelica; Marcellina, Sherly; Anthonius, Ferdy; Siregar, Christian
Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nuras.v6i1.999

Abstract

Health and physical activity counseling is one of the efforts to raise awareness and healthy lifestyle habits, especially for vulnerable groups such as street children. This article is a community service article based on participatory education that aims to increase street children's knowledge about healthy lifestyles and foster simple physical activity habits. This program is also in line with Sustainable Development Goals (SDGs) number 3, namely a healthy and prosperous life. This activity also helps strengthen the values ​​of togetherness and unity as contained in the 3rd principle of Pancasila, "Indonesian Unity". The approach to this activity is through basic health education about the importance of physical health, group exercise, and competitions that affect physical health. These competitions include group exercise activities, mingle squid games, and guessing styles. The service method is carried out through an educational and participatory approach, which includes filling out a pre-test to measure participants' initial knowledge, delivering health education materials, interactive physical activities in the form of simple exercises and games, and a post-test as an evaluation instrument to measure the increase in participants' understanding. The results of this activity showed a 21.7% increase in average understanding of the importance of health and simple physical activities, accompanied by a growing sense of community. This activity provided a practical contribution to non-formal health education for marginalized groups and strengthened community service implementation in accordance with Pancasila values ​​and the principles of the SDGs.
SOSIALISASI KAMPANYE POLA HIDUP SEHAT UNTUK MENCEGAH OBESITAS DI SDN CIPETE 2 Sherland, Jason; Surdjadjadi, Joseph Christian; Anthonius, Ferdy; Siregar, Christian
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang semakin marak akibat dari adanya teknologi dan layanan online yang semakin berkembang pada masa dan pasca covid-19, yang mengakibatkan semakin beragamnya variasi makanan dan kemudahan yang berujung pada asupan kalori yang tidak seimbang dengan aktivitas fisik. Tingkat obesitas terutama pada kalangan anak-anak merupakan masalah sosial yang dapat berdampak jangka panjang. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui dan merumuskan inisiatif dan peran sekolah dalam mencegah obesitas serta memberikan tambahan pengetahuan kepada siswa-siswi SDN Cipete 2 terkait obesitas dan pola hidup sehat. Pengabdian ini melibatkan teknik pembangunan partisipatif, pelaksanaan pre-test dan post-test. Hasil pengabdian memberikan gambaran bahwa murid Sebagian besar murid sudah memahami obesitas, gejala obesitas, dampak obesitas serta cara mengatasinya. Oleh karena itu, diharapkan murid mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupannya.
Co-Authors Adeline, Aurelia Alfaiz, Muhamad Fadhil Alvianto, Ravel Andien, Isabelle Kirsten Arifin, Jisca Atiqah Aristo , Erik Aryusmar, Aryusmar Athallah, Zikra Hilmi Attala, Muhammad Behzadano A., Hammad Cahyanti, Sinta Chong, Henry Christian Siregar, Christian Crystalina, Angelica Deswison, Evando Djohan, Clayton Jervis Djulianto, Wincent Djulijanto, Danny Khoyana fajri, Nailah Shuhada Febrian, Vincent Hasan, Felix Husain, Rena Anggraena Husim, Jaycent Imani, Intania Cahya Indiawan, Jessica Jaha, Diandra Berlian Karniawan, Maja Putera Karniawan, Majaputera Kho, Alexandria Kinder, Kayla Okta Kurniawan, Madeleine Beatrice Kurniawan, Markus Ladiva, Grisella Larasati, Dinda Bunga Lasnici, Lasnici Li cu, Lie Limbirth, Mikayla Marcellina, Sherly Martin, Adryano Maulana, Razin Akmal Mulia, Jessen Natanael, Darren Nicholas, Jack Patricia, Cindy Prasasta, Kalevi Maja Putra, Narendhra Bhagaskara Setiawan Putra, Rizky Sugiarto Raffasya, Muhammad Fadhl Ramadhan, Daffa Samosir, Desnauly Velisha Santoso, Aqilla Putra Saujana, Jason Junus Shahab, Muhammad Raffi Sherland, Jason Silvi Apri Sitepu, Eder Timanta Surdjadjadi, Joseph Christian Suvena, Yenny Tambunan, Daulat Marulitua Taufik, Jamal Ahdan Tjan, Bryan Trixie, Pia Wandito, Jovan Giovanni Wibowo, Jessica Mackenzie Widodo, Jovanka Kanaya Wijaya, Sukanda Wijaya, Vanness Dominique Nathan Wijono, Tonny Winata, Nelvin Chandra Wirawan, Raihan Wong, Mettadewi Wu, Felyn Jocelyn Wulus, Aurellia Tiffany Yazid, Hilal Akmal Yonatha, Chalista Cheryl Yong, Brandon Matthew