Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penguatan Pemahaman Arti Penting Pemeriksaan Tekanan dan Gula Darah Secara Rutin Bagi Masyarakat Meyliana, Adinda; Pratama, Aji Sukma; Janah, Inayah Qori Nur; Jimat, Resi Tondho; Sukeksi, Andri; Mukaromah, Ana Hidayati; Ethica, Stalis Norma
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 4 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i4.156

Abstract

Latar belakang: Prevalensi penyakit tidak menular termasuk tekanan darah tinggi dan Diabetes Mellitus (DM) terus meningkat di kalangan masyarakat. Namun, kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan tekanan darah dan gula darah masih rendah di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Tambakbulusan di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah. Karena itu, peningkatan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan tekanan dan gula darah bagi masyarakat desa melalui penyuluhan relevan untuk dilakukan. Tujuan: Penyuluhan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Tambakbulusan tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan untuk menurunkan prevalensi penyakit hipertensi dan DM. Metode: Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam platform Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) diawali dengan identifikasi kebutuhan masyarakat akan penyuluhan tekanan darah tinggi dan DM melalui survei pendahuluan. Tahap perencanaan mencakup penentuan tujuan, materi penyuluhan, strategi penyampaian, lokasi, dan waktu kegiatan. Pra-pelaksanaan kegiatan meliputi pembuatan materi penyuluhan (poster). Dalam pelaksanaan kegiatan inti dilakukan diskusi, tanya jawab, studi kasus serta pembagian kuesioner pre- dan post-test. Kegiatan penyuluhan diakhiri dengan evaluasi untuk mendapatkan umpan balik dari peserta mengenai kegiatan yang telah dilakukan. Hasil: Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan, pengetahuan masyarakat desa tentang penyakit tekanan darah dan DM meningkat berdasarkan skor pre-dan post-test, masing-masing dari rata-rata 61,7 menjadi 96,2 (55,6%) dan dari rata-rata 60,5 menjadi 95,4 (57,7%). Kesimpulan: Penyuluhan dengan media poster yang melibatkan pengisian kuesioner dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Tambakbulusan Kabupaten Demak tentang penyakit tekanan darah dan DM. Hasil penyuluhan ini perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah bagi masyarakat Desa Tambakbulusan. Kata kunci: Desa Tambakbulusan, diabetes mellitus, hipertensi, penyuluhan, poster ___________________________________________________________________________________________ Abstract Background: The prevalence of non-communicable diseases including high blood pressure and Diabetes Mellitus (DM) continues to increase in society. However, awareness and understanding of the importance of checking blood pressure and blood sugar is still low in rural areas, including Tambakbulusan Village in Demak District, Central Java Province. Therefore, increasing awareness about the importance of checking blood pressure and sugar in rural communities through counseling is relevant to do. Objective: Counseling aims to increase the awareness of the Tambakbulusan Village community about the importance of health checks to reduce the prevalence of hypertension and DM. Method: The implementation of community service activities in the Village Community Health Development (PKMD) platform was initiated by identifying community needs for counseling on high blood pressure and DM through a preliminary survey. The planning stage included determining objectives, extension materials, delivery strategy, location, and time of activity. Pre-implementation of activities included making counseling materials (posters). In the core activities discussions, questions and answers, case studies, and distribution of pre-and post-test questionnaires were carried out. The counseling activity ended with an evaluation to get feedback from the participants regarding the activities that had been carried out. Result: After the counseling activities were carried out, the knowledge of the villagers about blood pressure and DM increased based on the pre-and post-test scores, respectively from an average of 61.7 to 96.2 (55.6%) and from an average of 60.5 to 95.4 (57.7%). Conclusion: Counseling with posters involving the use of questionnaires can increase the awareness of the people of Tambakbulusan Village, Demak Regency about blood pressure and DM. The results of this counseling need to be followed up with activities to check blood pressure and blood sugar for the people of Tambakbulusan Village.  Keywords: Tambakbulusan Village, diabetes mellitus, hypertension, counseling, posters
Pemeriksaan Tekanan Darah sebagai Upaya Preventif Kesehatan Masyarakat untuk Meningkatkan Kesadaran Pola Hidup Sehat Jimat, Resi Tondho; Emma Ismawatie; Yulita Maulani; Arum Kusuma Putri; Rahmayani Agustin Nanda Kusuma; Rudiharto
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): MEI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jupengkes.v3i2.1332

Abstract

Hypertension is one of the most common non-communicable diseases that often presents without symptoms but carries a high risk of severe complications such as heart disease and stroke. Preventive and promotive efforts, such as health education and regular blood pressure screening, play a crucial role in increasing public awareness of healthy lifestyles. This community service activity was conducted in Jayan Village, Boyolali, through educational sessions and health screenings involving local residents as participants. The results showed that 81% of participants were identified as having hypertension at various levels. This program successfully improved community understanding of early detection of high blood pressure and encouraged lifestyle modifications. Routine blood pressure checks proved to be an effective preventive strategy for controlling hypertension at the community level.
HUBUNGAN TROMBOSIT DAN TINGKAT KEPARAHAN INFEKSI DENGUE DI RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU Jimat, Resi Tondho; Ismawatie, Emma; Maulani, Yulita; Rahmawati, Lisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.50034

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia dengan angka kejadian yang fluktuatif namun cenderung tinggi setiap tahunnya. Deteksi dini sangat penting dilakukan untuk memperkirakan tingkat keparahan penyakit serta menentukan penanganan yang sesuai, guna menurunkan angka kematian akibat DBD. Evaluasi klinis berdasarkan parameter hematologis, seperti trombosit, sangat penting untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit ini. Trombositopenia merupakan manifestasi khas DBD yang berhubungan erat dengan tingkat keparahan penyakit. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara kadar trombosit dengan tingkat keparahan infeksi dengue, menggunakan metode deskriptif dengan desain potong lintang dan pendekatan retrospektif. Sampel berjumlah 65 pasien DBD yang dirawat di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu pada periode September hingga Desember 2022. Uji One Way ANOVA digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari rekam medis guna menilai hubungan antara trombosit dan keparahan infeksi dengue. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p = 0,000). Rerata trombosit pada pasien pada derajat I sebesar 118.500 sell/mm3, menurun menjadi 76.476,2 sel/mm3 pada derajat II, dan 35.100 sel/mm3 pada derajat III. Seluruh pasien mengalami trombositopenia (nilai trombosit < 150.000 sel/mm3). Jumlah trombosit memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat keparahan infeksi dengue. Pemantauan trombosit secara berkala sangat penting untuk mendeteksi dini keparahan penyakit dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
MENINGKATKAN PERAN AKTIF MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DBD DI BOYOLALI Ismawatie, Emma; Dewi, Yulia Ratna; Jimat, Resi Tondho; Maulani, Yulita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49224

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang menjadi perhatian serius di Indonesia, termasuk di desa jayan, kelurahan senting di Kabupaten Boyolali. Pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) ini merupakan peran penting Masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DBD di desa jayan, kelurahan senting Kabupaten boyolali. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan, sosialisasi dan pembagian brosur kepada masyarakat dan anggota karang taruna tentang pencegahan dan pengendalian DBD serta ke pasar sekolah dan puskesmas. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta anggota karang taruna dalam pencegahan dan pengendalian DBD meningkat. Masyarakat dan karang taruna lebih antusias dan memiliki peran aktif dalam melakukan kegiatan pencegahan dan pengendalian DBD, seperti melakukan Gerakan lima M yaitu, menguras bak air, menutup penampumg udara, mengubur sampah plastik dan kaleng, memanfaatkan barang bekas dan menaburkan obat abate, serta rutin menggunakan sarana obat nyamuk dengan rutin demi mencegah penyebaran penyaklit DBD.
SOSIALISASI TEKANAN DARAH PADA USIA PRELANSIA DI GEMOLONG UNTUK MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG Ismawatie, Emma; Jimat, Resi Tondho; Putri, Arum Kusuma; Dewi, Yulia Ratna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43350

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, dan risiko penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia. Usia prelansia, yaitu usia antara 45 - 59 tahun merupakan periode penting untuk melakukan pencegahan penyakit jantung. Salah satu faktor risiko utama penyakit jantung adalah tekanan darah tinggi ini. Oleh karena itu, pentingnya sosialisasi tentang tekanan darah pada usia prelansia di gemolong ini sangat penting untuk mencegah penyakit jantung.Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran Masyarakat usia prelansia di Gemolong tentang tekanan darah dan berupaya melakukan pencegahan penyakit jantung. Kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan, pemeriksaan tekanan darah gratis, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan peserta tentang tekanan darah, faktor risiko penyakit jantung, dan gaya hidup sehat. Selain itu peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan dini terhadap tekanan darah secara rutin.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG HIPERTENSI MELALUI EDUKASI DAN PELATIHAN Ismawatie, Emma; Jimat, Resi Tondho; Susanto, Edi; Supriyanto, Eka Evan; Al-Jufri, Muhammad Sony
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.49991

Abstract

Hipertensi Adalah salah satu penyakit yang tidak menular yang prevalensinya terus meningkat pada masyarakat dan menjadi faktor risiko utama berbagai komplikasi serius, misalnya stroke dan penyakit jantung. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang penyebab, ataupun gejala dan pencegahan hipertensi menjadi tantangan dalam upaya pengendalian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi melalui pendekatan edukasi dan pelatihan.Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan interaktif, berdiskusi kelopok, dan pelatihan pemantauan tekanan darah mandiri. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu wilayah di jelobo wonosari, Klaten yang dengan angka kejadian hipertensi cukup tinggi.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai faktor risiko, cara pencegahan dan pentingnya deteksi dini hipertensi. Disamping itu peserta juga menunjukkan kemampuan praktik mandiri mengukur tekanan darah. Evaluasi dilakukan pertanyaan diawal dan diakhir menunjukkan skor kenaikan pengetahuan 35%. Kegiatan menunjukan bahwa edukasi dan pelatihan yang dikemas dengan partisipan dan aplikatif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hipertensi. Kegiatan ini diharapkan bisa berkontribusi dalam Upaya promotive dan preventif guna menurunkan angka kejadian hipertensi di masyarakat Jelobo, Wonosari Klaten.