Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : DIMENSI

Perlindungan Hukum Bagi Tenaga Kerja Perempuan Korban Kekerasan Seksual : Studi Kasus Film Women From Rote Island Mulyani, Ria Sri; Harahap, Chisa Belinda
DIMENSI - Jurnal Sosiologi Vol 13, No 1: 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/djs.v13i1.32512

Abstract

Tenaga kerja merupakan seseorang yang mampu bekerja dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Setiap tenaga kerja memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pekerjaan dan penghasilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana perlindungan hukum bagi tenaga kerja korban kekerasan seksual, bagaimana upaya pemulihan bagi korban kekerasan seksual di tempat kerja, dan bagaimana upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi kepustakaan untuk mengumpulkan data-data sekunder yang terkait dengan permasalahan yang akan diteliti. Dengan menggunakan teknik analisis isi yang pembahasannya mengenai isi informasi yang tertulis ataupun media massa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kekerasan seksual di tempat kerja memberikan dampak yang sangat besar terhadap tenaga kerja perempuan. Dengan kekerasan seksual yang di alami oleh pekerjaan perempuan membuat kesehatan pada mentalnya terganggu. Dengan begitu, perlindungan bagi tenaga kerja perempuan perlu ditingkatkan agar tidak terjadi lagi kekerasan seksual di tempat kerja, pemilik perusahaan harus memberikan edukasi mengenai kekerasan seksual kepada karyawan baik melalui video ataupun diskusi kelompok serta membuat tim tanggap darurat untuk menangani kasus kekerasan seksual yang terjadi di tempat kerja, agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif terutama bagi tenaga kerja perempuan.
Hukum, Rasionalitas, dan moralitas : Kritik Rasionalitas Hukum Weberian terhadap Kasus Nenek Minah Oktaviana, Prabawati; Harahap, Chisa Belinda
DIMENSI - Jurnal Sosiologi Vol 13, No 1: 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/djs.v13i1.32510

Abstract

Kasus yang menimpa Nenek Minah, seorang perempuan berusia 55 tahun yang didakwa mencuri tiga buah kakao milik PT Rumpun Sari Antan (RSA) di Banyumas, Jawa Tengah, mencerminkan ketegangan antara hukum formal dan keadilan substantif di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus tersebut melalui perspektif rasionalisasi hukum Max Weber, yang menjelaskan pergeseran hukum tradisional menuju hukum rasional formal dalam masyarakat modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis, menggunakan studi kasus sebagai teknik utama. Data diperoleh melalui studi literatur dari sumber-sumber sekunder yang relevan dan dianalisis dengan teknik analisis kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum formal dalam kasus Nenek Minah berfokus pada kepastian hukum yang bersifat prosedural dan mengabaikan konteks sosial serta nilai kemanusiaan. Vonis bersalah terhadap Nenek Minah, meskipun secara hukum formal sah, menimbulkan kritik dari masyarakat karena dianggap tidak mencerminkan keadilan substantif. Fenomena ini menunjukkan bahwa hukum rasional formal, seperti dijelaskan oleh Weber, seringkali gagal mengakomodasi nilai-nilai moral dan kemanusiaan. Oleh karena itu, diperlukan reformasi dalam praktik hukum formal agar mampu menyeimbangkan antara kepastian hukum dan keadilan substantif untuk menjaga legitimasi hukum dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan
Hukum Sebagai Instrumen Atau Hambatan: Tinjauan Kritis Terhadap Kebijakan Publik Di Indonesia Rahmah, Reza Aulia Pricilia; Harahap, Chisa Belinda
DIMENSI - Jurnal Sosiologi Vol 13, No 2: 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/djs.v13i2.32531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tinjauan kritis dari kebijakan public di Indonesia dengan hukum yang berperan sebagai instrumen atau hambatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan Analisis konten. Penelitian dilakukan pada kebijakan publik di Indonesia. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agar kebijakan publik dapat berjalan efektif, peraturan dan hukum yang ada perlu disusun secara jelas, terkoordinasi, dan tidak saling bertentangan. Pemerintah perlu melakukan peninjauan regulasi secara berkala dan memastikan adanya harmonisasi antar regulasi agar kebijakan yang diterapkan dapat mencapai tujuan yang diinginkan dengan efisien dan adil. Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan publik, sangat penting untuk melakukan reformasi hukum dan peraturan yang lebih terstruktur dan transparan. Penyusunan regulasi yang lebih koheren, harmonisasi peraturan antar sektor, serta penguatan kapasitas pengawasan dan penegakan hukum akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan mendukung pencapaian tujuan kebijakan secara optimal. Hukum adalah faktor penentu yang sangat signifikan dalam pencapaian tujuan kebijakan publik di Indonesia, baik sebagai dasar hukum yang sah untuk kebijakan tersebut maupun sebagai alat pengatur dan penegak kebijakan. Namun, untuk mencapai tujuan yang diinginkan, penting agar hukum di Indonesia lebih harmonis, jelas, dan konsisten, serta memastikan bahwa penegakan hukum berjalan efektif dan adil. Tanpa perbaikan dalam sistem hukum dan implementasi kebijakan, pencapaian tujuan kebijakan publik di Indonesia akan terhambat.