Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Konten Instagram sebagai Media Informasi Masyarakat Muhammad Dhirgham Gama Sudjatnika; Raditya Pratama
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.12857

Abstract

Abstract. The developments in this era certainly also influence the growth of the media. One of them is social media. Social media functions as a need to obtain information for the community. One of the most widely used social media is Instagram. The uses and features available on Instagram make Instagram one of the platforms that is widely used by the public, to the point where government agencies utilize the capabilities of social media, especially Instagram, as a medium for disseminating information to the public, and one example is the Bandung City Agriculture and Food Security Service. Instagram was chosen as one of the social media that is actively used by the Bandung City Food Security and Agriculture Service with the account name @bdg.pangan. Instagram is used to utilize media to disseminate information to the public which is focused on animal health services. This research aims to determine the management of information content, content packaging and the style of messages conveyed regarding animal health services on social media and to find out how the Bandung City Food Security and Agriculture Service utilizes Instagram social media to disseminate information packaged through content and then managed with the aim of get high community engagement. The method used in this research is qualitative with a case study approach. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The theory used in this research is The Circular Model Of Some according to Regina Luttrell. Based on the results of this research, the conclusions of this research show that social media, especially Instagram, is an effective tool for conveying information in the digital era. Good content management is very important to achieve the goal of effective information dissemination. In the context of this research, the Bandung City DKPP has used Instagram to disseminate information about animal health services. Abstrak. Perkembangan zaman pada era ini tentu juga mempengaruhi pertumbuhan media. Salah satunya adalah media sosial. Media sosial berfungsi sebagai kebutuhan untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat. Salah satu media sosial yang paling banyak digunakan adalah Instagram. Kegunaan dan fitur yang tersedia pada Instagrammenjadikan Instagram salah satu platform yang banyak digunakan oleh masyarakat, hingga instansi pemerintahan memanfaatkan kemampuan media sosial khususnya Instagram sebagai media penyebaran informasi kepada publik, dan salah satu contohnya pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung. Instagram dipilih menjadi salah satu media sosial yang aktif digunakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung dengan nama akun @bdg.pangan, Instagram tersebut digunakan dalam pemanfaatan media untuk penyebaran informasi kepada masyarakat yang difokuskan mengenai pelayanan kesehatan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan konten informasi, pengemasan konten dan gaya pesan yang disampaikan mengenai pelayanan kesehatan hewan di media sosial serta mencari tahu bagaimana Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung memanfaatkan media sosial Instagram sebagai penyebaran informasi yang dikemas melalui konten lalu dikelola dengan tujuan untuk mendapatkan engagement masyarakat yang tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun penggunaan teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu The Circular Model Of Some menurut Regina Luttrell. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukan Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial, terutama Instagram, adalah alat yang efektif untuk menyampaikan informasi di era digital. Pengelolaan konten yang baik sangat penting untuk mencapai tujuan penyebaran informasi yang efektif. Dalam konteks penelitian ini, DKPP Kota Bandung telah menggunakan Instagram untuk menyebarkan informasi tentang pelayanan kesehatan hewan.
Evaluasi Pengembangan Dan Pola Pembinaan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Dalam Olahraga Rekreasi di Jawa Tengah Ruman Ruman; Raditya Pratama; Efdal Prastiyo
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2022): Desember : Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora (JISPENDIORA)
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jispendiora.v1i3.1430

Abstract

The research aims to determine the development and pattern of sports coaching of the Indonesian Community Recreational Sports Federation (FORMI) in recreational sports in Central Java. The research method uses descriptive qualitative using an ex post fact approach. This research aims to examine events that have occurred and then trace them back to find out the factors that could have caused these events. The subjects of this research are the human resources in the management of FORMI Central Java, namely the chairman, secretary, treasurer and division heads. The data collection technique uses data triangulation with interview guidelines, observation and documentation. The research was carried out based on interview guidelines that had been prepared and approved by expert validators. Data analysis in this research was done by data reduction, data presentation and verification. Based on the interview guide, the results of the interview data show that the development of recreational sports coaching patterns at FORMI Central Java has fulfilled the provisions for running an organization in the form of a coaching and development process, but the level, good or bad, of the uptake of community ideas that can be realized depends on the management and supportive government. Based on data found through interviews and documents obtained, of all the activities carried out for the development and development of recreational sports in Central Java, only 43% were realized.
Pengaruh Modifikasi Permainan Softball Terhadap Pembelajaran Siswa Inklusi Achmad Zakaria; Raditya Pratama; Abdul Khasan
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2022): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v2i1.3174

Abstract

In general, education functions to develop abilities and shape the character of a dignified national civilization in order to make the nation's life more intelligent, aimed at developing the potential of students to become human beings who believe and are devoted to God Almighty, have noble character, are healthy, knowledgeable, capable, creative. , be independent, and become democratic and responsible citizens. One of these subjects is physical education, sports and health. In learning activities, interaction between students and educators is needed so that learning is more active. So that learning can run actively and not be boring, it is necessary to implement new innovations provided by teachers so that students can increase their learning motivation to take part in physical education, sports and health lessons. One of them is by implementing modifications to the softball game that are adapted to the curriculum in the educational unit. The aim of this research is. Knowing the effect of softball game modifications on the learning motivation of inclusive students in PJOK learning in class VII of SMP Negeri 2 Karangpucung, Cilacap Regency. This research method uses a quasi-experimental research type, with a quantitative approach, and a one group pre-test post-test design. Data was collected using analysis techniques through motivation questionnaires. The target of this research was class VII inclusion students at SMP Negeri 2 Karangpucung, Cilacap Regency and the number of samples taken was 19 students. Based on the results of research that has been carried out and analyzed using SPSS (Statistics Product and Service Solution) version 25, it proves that the results of the hypothesis have no significant influence with a level of 0.191 > 0.05, strengthened by a Tcount value of 1.359
Peran Pendidikan Hukum dalam Membangun Kesadaran Hukum Masyarakat: Studi Kualitatif pada Siswa Sekolah di Wilayah Perkotaan dan Pedesaan : Penelitian Rahmad Rafid; Riski Febria Nurita; Raditya Pratama; A. Taufiq Hidayat; Ahlan; Indri Triawati; Mohammad Nasir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan hukum dalam membangun kesadaran hukum di kalangan siswa di wilayah perkotaan dan pedesaan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kesadaran hukum siswa di kedua wilayah tersebut dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pendidikan hukum. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, yang melibatkan analisis terhadap literatur yang relevan mengenai pendidikan hukum, kesadaran hukum, serta perbedaan pendidikan di wilayah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini menemukan bahwa kesadaran hukum siswa di wilayah perkotaan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan di pedesaan. Di perkotaan, siswa memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan informasi hukum melalui kurikulum sekolah dan program penyuluhan yang lebih terstruktur, yang membantu meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap hukum. Sebaliknya, di wilayah pedesaan, kendala akses terhadap pendidikan hukum dan kurangnya program penyuluhan yang terstruktur menyebabkan pemahaman hukum siswa lebih terbatas. Meskipun demikian, penyuluhan hukum di pedesaan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran hukum siswa, terutama jika dilakukan secara terus-menerus dan sesuai dengan konteks lokal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan hukum memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran hukum siswa di kedua wilayah tersebut, namun pendekatan yang lebih relevan dan aplikatif perlu diterapkan untuk mengatasi ketimpangan yang ada. Penyesuaian materi pendidikan hukum sesuai dengan kebutuhan lokal akan memperkuat efektivitasnya