Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Cendikia Pendidikan

PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DI SD PATRA DHARMA BALIKPAPAN Sri Rahmadani; Iskandar Yusuf
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i1.9577

Abstract

Education not only aims to enhance students' emotional intelligence but also to shape good character and morals. Therefore, the role of Islamic Religious Education teachers is very important in shaping the intelligence of students at school. This study aims to identify the contribution of Islamic Religious Education teachers in shaping the intelligence of students at SD PATRA DHARMA 1 Balikpapan. By using a field research approach and qualitative methods, data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed to draw conclusions. Research results showing: 1) PAI teachers play an important role in shaping students' emotional intelligence, which is manifested through the habituation of religious activities at school. 2) The PAI teacher's strategy includes habituating various religious activities to support the development of students' emotional intelligence. 3) The development of students' emotional intelligence is already good, as seen from their habit of engaging in religious activities, although some students still need further guidance. 4) The solution used to address the obstacles faced is through an approach and discussion with other subject teachers, homeroom teachers, and guidance counselors.
PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TENTANG PEREMPUAN YANG MENYERUPAI LAKI-LAKI Nurhasanah, Nurhasanah; Iskandar Yusuf
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i1.9578

Abstract

Penelitian ini membahas perspektif pendidikan agama Islam terhadap perempuan yang menyerupai laki-laki dalam konteks sosial dan budaya. Dalam Islam, gender dipahami sebagai elemen penting yang membentuk identitas individu, dengan Al-Qur'an dan Hadis sebagai panduan utama dalam mengatur perilaku, peran, dan interaksi sosial laki-laki dan perempuan. Namun, interpretasi terhadap ajaran ini sering kali berbeda, sehingga perempuan yang menyerupai laki-laki kerap menghadapi stigma sosial. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian pustaka (library research) untuk menggali konsep gender dalam Islam, mengidentifikasi ayat-ayat Al-Qur'an terkait kesetaraan gender, dan menganalisis konteks sosial-budaya yang memengaruhi pemahaman tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam menekankan prinsip kesetaraan gender dalam aspek kemanusiaan, spiritualitas, dan tanggung jawab moral, meskipun tetap mengakui perbedaan kodrati antara laki-laki dan perempuan. Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membangun pemahaman yang lebih inklusif terhadap keberagaman identitas gender. Dengan menanamkan nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan penghormatan, pendidikan agama dapat membantu mengatasi stigma sosial dan menciptakan masyarakat yang lebih toleran. Studi ini menyimpulkan bahwa dialog berbasis nilai-nilai Islam yang universal diperlukan untuk mendukung martabat manusia dan membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI RUTABA ALHIKAM Zulvana Indah Fitria; Iskandar Yusuf
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i1.9579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media pembelajaran audio visual untuk menumbuhkan motivasi belajar peserta didik di Rutaba al-Hikam Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pendekatan wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran sangat berperan penting dalam pembelajaran. Media pembelajaran adalah salah satu unsur penting dalam proses belajar mengajar yang dapat dimuati pesan yang akan disampaikan baik berupa alat, orang, maupun bahan ajar. Selain itu, media pembelajaran dapat merangsang siswa agar lebih efektif dalam proses belajar. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran dapat membantu pembelajaran siswa dalam belajar. Manfaat penggunaan media dalam proses pembelajaran di sekolah sangat penting terutama bagi peserta didik. Sebab kehadiran media sangat membantu para siswa terutama yang masih berpikir konkret, belum mampu berpikir abstrak. Kehadiran media sangat membantu mereka dalam memahami konsep tertentu, yang tidak atau kurang mampu dijelaskan dengan bahasa. khususnya media pembelajaran audio visual yang dominan digunakan di Rutaba al-Hikam. Media pembelajaran audio visual sangat berdampak pada penyerapan materi yang disampaikan dan motivasi belajar belajar siswa. Terlebih bagi beberapa peserta didik yang hyperaktif. Maka dengan adanya pembelajaran menggunakan media pembelajaran audio visual akan menaraik perhatian serta memusatkan fokusnya untuk memperhatikan gambar atau media yang ditampilkan. Faktor yang mempengaruhi efektivitas penggunaan media pembelajaran audio visual yaitu faktor pendukung seperti sarana dan prasarana, lingkungan yang baik, peran orang tua serta guru, keterampilan pendidik dalam mengaplikasikan media audio visual, kesesuaian materi yang akan disampaikan denga yang akan ditampilkan pada media serta waktu yang tersedia untuk pembelajaran harus memadai.
URGENSI PENGENALAN HURUF HIJAIYYAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN PESERTA DIDIK Masithoh, Masithoh; Iskandar Yusuf
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i1.9580

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil merupakan keterampilan mendasar yang harus dikuasai setiap Muslim. Salah satu fondasi utama dalam pembelajaran ini adalah pengenalan huruf hijaiyyah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pengenalan huruf hijaiyyah dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik di Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Al-Muttaqien Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pendekatan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan huruf hijaiyyah secara tepat membantu peserta didik membaca Al-Qur’an dengan benar dan tartil, sekaligus membentuk karakter Islami. Faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran meliputi lingkungan keluarga, minat belajar peserta didik, serta metode pengajaran yang digunakan. Salah satu metode yang efektif adalah metode tilawati, yang memanfaatkan lagu dan nada untuk mempermudah pengenalan huruf hijaiyyah. Penelitian ini menekankan pentingnya kerja sama antara orang tua dan pendidik dalam memberikan dukungan moral dan pembiasaan membaca Al-Qur’an kepada peserta didik. Dengan pengajaran yang sistematis, pengenalan huruf hijaiyyah tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memperkaya dimensi spiritual, intelektual, dan emosional peserta didik.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA AKHLAK SISWA DI SDIT MUTIARA RAHMAH BALIKPAPAN Dhela Nur Hayati; Iskandar Yusuf
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i1.9581

Abstract

Education not only aims to enhance students' intelligence but also to shape good character and moral values. Therefore, the role of Islamic Religious Education (IRE) teachers is crucial in shaping students' morals at school. This study aims to identify the contributions of IRE teachers in the moral development of students at SDIT Mutiara Rahmah Balikpapan. Using a field research approach and qualitative methods, data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed to draw conclusions. The findings of the study are as follows: 1) IRE teachers play the roles of guides, educators, motivators, facilitators, and evaluators in shaping students' morals, implemented through the habituation of religious activities at school. 2) The strategies employed by IRE teachers include regular engagement in various religious activities to support moral development. 3) The moral development of 2nd-grade students is progressing well, as seen from their habit of participating in religious activities, although some students still require further guidance.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMP PGRI 2 BALIKPAPAN Fitriana, Fitriana; Iskandar Yusuf
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i1.9582

Abstract

This study aims to explore the application of the Game Based Learning learning model in Islamic Religious Education subjects at SMP PGRI 2 Balikpapan. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The subjects of the study included teachers and students of Islamic Religious Education. The results of the study indicate that the Game Based Learning learning model is implemented through the use of interactive games, such as digital quizzes, and simulations designed to improve students' understanding of Islamic Religious Education material. The implementation of the Game Based Learning learning model has succeeded in creating a more interesting and enjoyable learning atmosphere, thereby increasing student involvement and motivation. In addition, this model is also effective in developing students' social skills, such as cooperation and communication. However, this study also identified several obstacles, such as limited technological facilities and the need for training for teachers to master this method. However, adaptation to local conditions allows the implementation of the Game Based Learning learning model to still have a positive impact. This study concludes that Game Based Learning is a relevant and innovative learning model to improve the quality of Islamic Religious Education learning. The researcher suggests increasing the support of technological facilities, training for teachers, and collaboration with parents to support the sustainability of this model.
PERAN PAI DALAM MENGHADAPI DEKADENSI MORAL DI SMA AL-HASAN BALIKPAPAN Muhaimin Nizar Ramadhan; Iskandar Yusuf
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i6.9883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pai Dalam menghadapi dekadensi moral pada siswa sma al-hasan balikapapan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatatif dengan pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian adalah: 1) Bentuk-bentuk Dekadensi Moral mencakup beberapa aspek seperti kurangnya ibadah,hal yang berbau hedonisme dan pengaruh pergaulan bebas. 2) Peran pai dalam menghadapi moral siswa, guru mengedukasi murid melalui pengalaman pribadi atau cerita cerita tertentu sehingga siswa terinspirasi kedalam hal yang positif melalui cerita tersebut. 3) Faktor faktor yang mempengaruhi dekadensi moral dapat dilihat melalui kurikulum merdeka yang mana lebih menekankan ilmu konvensional dibandingkan dengan akidah dan moral serta interaksi guru dan siswa tidak luput akan terjadinya dekadensi moral. 4) Solusi menghadapi dekadensi moral pada siswa dapat terjadi dengan melibatkan lingkungan masyarakat, dan peran orangtua.