Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementation of Multicultural Education at the Asy-Syifa Tsanawiyah Madrasah Balikpapan Dimas Ramadhan; Iskandar Yusuf
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v7i4.1176

Abstract

Multicultural education refers to a term that can be used to describe the challenges and issues related to education in a multicultural society, both in descriptive and normative aspects. Additionally, this concept encompasses an understanding of policy considerations and strategies for multicultural education. The current focus of multicultural education is not only limited to racial, religious, and mainstream cultural groups. Instead, greater attention is given to intercultural education aimed at enhancing understanding and tolerance among individuals from minority groups that have integrated into the mainstream society. MTS Asy-Syifa Balikpapan distinguishes itself in the implementation of multicultural education compared to other schools. The fundamental concept of MTS Asy-Syifa is a boarding school, so it not only imparts instruction and implements multicultural education for all its students but also applies it in daily life within the school environment and beyond. The implementation of multicultural education at MTS Asy-Syifa is not only focused on the learning process but also includes aspects of daily life, creating an environment that supports diversity and tolerance among students.
The Influence of the Ability to Read the Quran on Arabic Language Learning Outcomes at Madrasah Tsanawiyah Asy Syifa Balikpapan Dimas Ramadhan; Iskandar Yusuf
Kasyafa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/kasyafa.v2i3.8

Abstract

This study is designed to examine the impact of the ability to read the Qur'an on the achievement of learning Arabic at Madrasah Tsanawiyah Asy Syifa Balikpapan. With a cooperative quantitative approach, a population of 200 students was studied and 35 students were randomly selected as samples. To collect data, this study used a questionnaire consisting of ten questions using the Likert Scale. Data analysis was carried out by applying reliability tests directly through SPSS 25. The R Square value obtained at 0.590 indicates that there is a significant correlation between the ability to read the Qur'an and the achievement of learning Arabic. This means that the ability to read the Qur'an contributes by 59% to the variation of Arabic learning outcomes. Furthermore, a reliability coefficient of 0.785 indicates that every 1% increase in Qur'anic reading ability will increase Arabic learning achievement by 0.785. In conclusion, the ability to read the Qur'an has a positive impact on Arabic learning outcomes, so it is very important to integrate the teaching of reading the Qur'an into the Arabic curriculum in madrassas to improve student achievement.
Epistemologi Relasi Jin dan Manusia dalam Perspektif Al-Qur’an Dimas Ramadhan; Kholilurrohman Kholilurrohman; Nurbaiti Nurbaiti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji epistemologi relasi antara jin dan manusia dalam Al-Qur’an dengan menyoroti landasan wahyu, prinsip etika, dan batasan syariat yang mengatur interaksi keduanya. Melalui pendekatan tafsîr maudhû‘î terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang menyandingkan jin dan manusia, penelitian ini menemukan bahwa relasi tersebut tidak serta-merta bersifat negatif, tetapi memiliki potensi edukatif, spiritual, dan moral. Al-Qur’an menegaskan bahwa jin dan manusia merupakan dua makhluk berakal yang sama-sama memikul tanggung jawab keagamaan, tunduk pada hukum Ilahi, dan terikat oleh norma tauhid. Analisis ini mengidentifikasi empat bentuk interaksi positif yang dapat diterima dalam bingkai syariat, yaitu: pembelajaran jin terhadap wahyu melalui manusia, pemberian nasihat spiritual, dialog etis yang memperkuat tauhid, serta informasi pengobatan yang bersifat non-normatif dan tetap memerlukan verifikasi syar‘i. Kajian ini menegaskan bahwa interaksi jin–manusia hanya dibenarkan selama tidak melampaui batas akidah dan tidak menempatkan jin sebagai otoritas agama. Dengan demikian, wahyu tetap menjadi sumber epistemologis tertinggi dalam menilai validitas relasi tersebut. Penelitian ini merekomendasikan kajian lanjutan terhadap aspek epistemologis dan teologis riwayat-riwayat terkait jin dalam wacana studi Al-Qur’an kontemporer.
Pengaruh Modifikasi Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Gerak Dasar Lokomotor Siswa Kelas 1 SDN Kanaan Kabupaten Bandung Dimas Ramadhan; Dian Permana; Agung Praseptiana Putra; Ai Faridah; Bela Santika; Arief Adhitia Hamzah; Rega Esa Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2490

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar gerak dasar lokomotor siswa kelas I SDN Kanaan akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik dan tidak sesuai dengan karakteristik siswa usia dini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh modifikasi media pembelajaran terhadap hasil belajar keterampilan gerak dasar lokomotor, khususnya lompat berpindah. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel terdiri dari 10 siswa kelas I yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penilaian berupa lembar observasi keterampilan mencakup sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir. Media yang dimodifikasi menggunakan ban bekas sebagai alat bantu aktivitas lompat berpindah untuk meningkatkan interaksi dan minat belajar siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t paired sample. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 6,20 (pretest) menjadi 7,30 (posttest) dengan nilai signifikansi 0,023 (p < 0,05), yang berarti peningkatan signifikan secara statistik. Efek pengaruh mencapai 53,9% dan termasuk kategori cukup kuat. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang dimodifikasi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar gerak dasar lokomotor.