Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Klinik Bidan Praktik Mandiri di Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2023 Alifta Nursafira; Kamsul, Kamsul; Esti Sri Ananingsih; Faiza Yuniati; Intan Kumalasari
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v2i3.1936

Abstract

WHO said that in 2010, unsafe injections still caused as many as 33,800 new HIV infections, 1.7 million hepatitis B infections, and 315,000 hepatitis C infections. Independent Practice Midwife Clinics are one source of solid medical waste generation. Knowledge of solid medical waste management at independent practicing midwife clinics in Lempuing District, Ogan Komering Ilir Regency in 2023. Research This type of research is descriptive research. This research was conducted in March-May 2023. The population in this study were all 38 independent practicing midwife clinics. The sample is total sampling, namely all independent practicing midwife clinics. The data collection tool is a checklist sheet. Variable sorting, container, storage, and transportation. Data analysis using Univariate Analysis. Sorting 38 (100%) fulfilled the requirements, containers for labeling infectious waste 8 (22%) and pharmaceutical 13 (44%), container grouping for infectious 15 (40%) and pharmaceutical 30 (70%) did not meet the requirements. Storage contained 23 (59%) separate rooms, 8 (21%) covered packaging, and 20 (53%) identity labeled packaging did not meet the requirements. Transportation 11 (29%) did not carry out transportation. by concluding that 38 (100%) have done proper sorting, for containers that have not been labeled infectious waste 8 (22%) and pharmaceutical 13 (44%), there is no separate storage room 23 (59%), there is the packaging does not have a cover 8 (21%), the packaging does not have an identity label 20 (53%). Transportation 11 (29%) did not carry out the transportation be consistent in carrying out proper sorting, more complete facilities, especially in terms of container and storage, and know how to process and transport medical waste properly and correctly.
Efektivitas Variasi Model Alat Pirolisis Pembakaran Kulit Kakao pada Pembuatan Bioarang dan Asap Cair di Desa Nglanggeran Alifta Nursafira; Sri Puji Ganefati; Adib Suyanto
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.96

Abstract

Limbah kulit kakao yang melimpah di Desa Nglanggeran belum dimanfaatkan dan menimbulkan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas variasi model alat pirolisis terhadap kuantitas bioarang dan asap cair dari kulit kakao. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain post-test only without control group. Dua model alat diuji, yaitu model A (saluran asap siku 90°) dan model B (saluran asap melengkung 180°), masing-masing memproses 1.000 gram kulit kakao kering dengan enam kali pengulangan. Hasil menunjukkan bahwa model A menghasilkan rata-rata bioarang tertinggi sebesar 305,8 gram, sedangkan model B menghasilkan asap cair tertinggi sebesar 100,8 mililiter. Uji t-test menunjukkan perbedaan signifikan pada bioarang (p = 0,013), namun tidak signifikan pada asap cair (p = 0,088). Disimpulkan bahwa model A lebih efektif menghasilkan bioarang, sedangkan model B lebih efektif menghasilkan asap cair, sehingga desain alat pirolisis berpengaruh terhadap hasil pengolahan limbah kulit kakao.
STATUS KEPADATAN TIKUS DAN DETEKSI BAKTERI LEPTOSPIRA DI WILAYAH PELABUHAN TANJUNG BALAI KARIMUN TAHUN 2025 Armen Zufri; Rizki Maisar Saputra; Agus Susanto; Trismi Artiwi; Alifta Nursafira
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 2 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i2.3035

Abstract

Tikus merupakan vektor penting dalam penyebaran penyakit zoonosis, salah satunya leptospirosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira spp. Pelabuhan sebagai area lalu lintas manusia dan barang sangat berisiko menjadi tempat berkembangbiaknya tikus dan penyebaran penyakit. Survei ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepadatan tikus serta mendeteksi keberadaan Leptospira pada ginjal tikus di wilayah Pelabuhan Tanjung Balai Karimun. Survei dilakukan pada 16–20 Juni 2025 dengan pemasangan 100 perangkap di berbagai titik strategis pelabuhan. Tikus yang tertangkap diidentifikasi secara morfologi, dan ginjalnya diperiksa menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendeteksi keberadaan Leptospira. Pemeriksaan laboratorium dilakukan di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Tanjungpinang pada 24–26 Juni 2025. Sebanyak 14 ekor tikus berhasil ditangkap dengan success trap sebesar 14%, melebihi ambang baku mutu kesehatan lingkungan (<1%). Identifikasi spesies menunjukkan dominasi Rattus rattus (78,6%) dan Rattus norvegicus (21,4%). Pemeriksaan PCR terhadap 14 ginjal tikus menunjukkan seluruhnya negatif terhadap infeksi Leptospira. Tidak ditemukan infeksi Leptospira pada tikus yang ditangkap, tingkat kepadatan tikus yang tinggi menunjukkan risiko lingkungan yang signifikan. Keberadaan tikus tetap menjadi ancaman terhadap kesehatan masyarakat pelabuhan. Diperlukan pengendalian vektor secara sistematis serta peningkatan sanitasi lingkungan sebagai upaya preventif