Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Kemampuan Literasi Matematis dan Penalaran Matematika Peserta Didik pada Materi Aljabar di Kelas VII SMP Negeri 13 Medan T.A 2023/2024 Tamba, Esra Lamria; Gultom, Sanggam P.; Sinaga, Samuel Juliardi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi matematis dan penalaran matematika peserta didik pada Materi Aljabar di Kelas VII SMP Negeri 13 Medan T.A. 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan instrumen tes dan wawancara. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 13 Medan yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi tersebut yang menjadi sampel dalam penelitian ialah siswa Kelas VII-2. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data, diperoleh bahwa: 1) Siswa dengan kemampuan matematika tinggi rata-rata melakukan proses literasi hingga dapat memahami masalah, mempraktekkan konsep, memecahkan masalah dan menghubungkan masalah satu dengan yang lain mencapai nilai 87. Selanjutnya untuk siswa yang memiliki kemampuan matematika sedang hanya dapat melakukan proses literasi hingga memahami masalah dan memecahkan masalah mencapai nilai 60. Terakhir untuk siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah rata-rata memiliki kemampuan literasi hanya sampai memahami masalah dan tidak dapat mempraktekkan konsep mencapai nilai 42; 2) Siswa dengan kemampuan matematika tinggi rata-rata melakukan proses penalaran hingga dapat menganalisis dugaan, merencanakan proses penyelesaian, menyelesaikan masalah dan menarik kesimpulan mencapai nilai 82. Selanjutnya untuk siswa yang memiliki kemampuan matematika sedang hanya dapat melakukan proses penalaran hingga menggunakan dugaan yang ada dan tidak menentukan generalisasi dengan benar mencapai nilai 62. Terakhir untuk siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah rata-rata memiliki kemampuan penalaran hanya sampai menentukan dugaan awal serta mereka sulit menyampaikan hasil jawabannya saat wawancara mencapai nilai 43.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (Spldv) Berdasarkan Metode Newman Di Kelas Vii Smp Negeri 1 Siantar Narumonda T. P. 2023/2024 Frisila Sibuea, Maria Pratiwi; Gultom, Sanggam P.; Sinaga, Samuel Juliardi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa SMP Negeri 1 Siantar Narumonda mengalami kesulitan terhadap penguasaan materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) yang merupakan materi dalam pembelajaran matematika yang memiliki konsep yang sulit dipelajari, sehingga diperlukan analisis kesalahan hasil pekerjaan siswa untuk mengetahui kesalahan siswa tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan metode Newman dan untuk mengetahui penyebab dari kesalahan tersebut. Metode Newman merupakan metode diagnostik untuk mengidentifikasi kategori kesalahan terhadap jawaban dari sebuah tes uraian. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini berupa deskripsi kesalahan-kesalahan siswa dan penyebab kesalahan yang dilakukan siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Siantar Narumonda dalam menyelesaikan soal cerita terkait materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV). Berdasarkan hasil penelitian, telah ditemukan kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan keterampilan proses (E4) dengan persentase 56,19%, diikuti dengan kesalahan transformasi (E3) sebesar 49,52%, kesalahan memahami (E2) dengan persentase 40%, kesalahan penulisan jawaban (E5) dengan persentase 36,19% dan dengan kesalahan membaca (E1) merupakan kesalahan yang paling sedikit dilakukan oleh siswa dengan persentase 2,85%. Adapun penyebab kesalahan siswa meliputi tidak mengerti symbol matematika, kurang mampu menyelesaikan soal cerita, kurang paham materi SPLDV, tidak dapat menentukan rumus atau langkah yang digunakan, kurang teliti seperti salah dalam proses perhitungan serta salah dalam menuliskan informasi dan jawaban.
Perbedaan Model Project Based Learning dengan Model Pembelajaran Konvensional pada Kemampuan Numerasi Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Panei pada Materi Kubus dan Balok Silalahi, Lasjones; Hutauruk, Agusmanto J.B.; Gultom, Sanggam P.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Panei pada Materi Kubus dan Balok terhadap Model Project Based Learning dengan Model Pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dalah eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan jumlah sampel 60 peserta didik. Dengan pengambilan sampel, kelas IX-D sebagai kelas eksperimen dan kelas IX-C sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes berbentuk essay sebanyak 10 butir soal. Sebelum diberikan perlakuan yang berbeda kepada kedua kelas, terlebih dahulu dilakukan pretest kelas eksperimen untuk mengukur kemampuan awal peserta didik, diperoleh rata-rata skor dan standar desviasi masing-masing sebesar 31,33 dan 10,75. Rata-rata skor posttest kelas kontrol dan standar deviasi masing-masing sebesar 29,63 dan 12,39. Kemudian kelas eksperimen diberikan perlakuan poject based learning, dan diperoleh rata-rata posttest dan standar deviasi masing-masing 67,5 dan 14,97, sedangkan pada kelas kontrol diberikan model pembelajaran konvensional diperoleh rata-rata hasil belajar posttest dan standar deviasi masing-masing sebesar 52,83 dan 19,87. Berdasarkan hasil uji prasyarat data postest menyatakan bahwa sampel distribusi normal dan homogen. Uji-t digunakan untuk menguji hipotesis, diperoleh bahwa thitung 3,34 dan ttabel 1,67, menyimpulkan Ha diterima yang menyatakan bahwa ada perbedaan rata-rata kedua kelas, dengan demikian maka diperoleh rata-rata kemampuan numerasi siswa dengan model project based learning lebih tinggi daripada model pembeljaran konvensional.
Perbedaan Kreativitas Siswa Menggunakan Metode Pembelajaran Ispring Quizmaker Dengan Model Paikem Konvensional Pada Materi Pokok Eksponen Dan Logaritma Kelas X SMA Negeri 8 Medan Panjaitan, Ike Theresia Handayani Br; Simbolon, Lolyta Damora; Sinaga, Rani Farida; Gultom, Sanggam P.; Naibaho, Tutiarny
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i2.1033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kreativitas siswa dengan menggunakan metode pembelajaran Ispring Quizmaker dengan model PAIKEM konvensional pada materi pokok eksponen dan logaritma kelas X SMA Negeri 8 Medan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 8 Medan T.A 2025/2026. Dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling diperoleh sampel penelitian kelas eksperimen (X-5) dan kelas kontrol (X-6). Instrumen yang digunakan adalah soal Post-Test berbentuk essay yang telah diujicobakan pada instrumen tersebut. Setelah dilakukan perlakuan yang berbeda diperoleh rata-rata skor post-test kelas eksperimen I sebesar 87,33 dengan simpangan baku sebesar 2665,33 dan rata-rata skor post-test kelas eksperimen II sebesar 85,33 dengan simpangan baku sebesar 2615,33. Hasil uji prasyarat data post-test kelas eksperimen I Ispring Quizmaker dan kelas eksperimen konvensional II PAIKEM menyatakan bahwa sampel berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji t satu pihak (???? = 0,05). Dari hasil uji t satu pihak tersebut disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kreativitas siswa yang menggunakan metode pembelajaran Ispring Quizmaker dengan model PAIKEM konvensional pada materi pokok eksponen dan logaritma kelas X SMA NEGERI 8 MEDAN.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Terhadap Pemecahan Masalah Pada Materi Aritmatika Sosial di Kelas VII Limbong, Imron Fransel Bani; Gultom, Sanggam P.; Pangaribuan, Lena R.
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis terhadap pemecahan masalah pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Swasta HKBP Sidorame Tahun Ajaran 2025/2026. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diketahui sejauh mana kemampuan literasi matematis siswa mempengaruhi proses pemecahan masalah, khususnya pada materi aritmatika sosial yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan tujuan menggambarkan kemampuan literasi matematis siswa berdasarkan indikator proses matematis, yaitu merumuskan, menerapkan, menafsirkan, dan mengevaluasi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII dan teknik sampling yang digunakan simpel random sampling dengan jumlah sampel 26 siswa yang ditentukan dari salah satu kelas. Instrumen penelitian adalah tes yang berupa soal uraian untuk kemampuan literasi matematis dan tes pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa memperoleh nilai rata-rata 69,92 dengan kategori sedang, sedangkan kemampuan pemecahan masalah memperoleh nilai rata-rata 26,35 dengan kategori sedang. Dengan demikian, kemampuan literasi matematis terhadap pemecahan masalah pada materi aritmatika sosial siswa kelas VII SMP Swasta HKBP Sidorame termasuk dalam kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa literasi matematis memiliki hubungan yang erat dengan kemampuan pemecahan masalah siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, serta mendorong siswa untuk aktif dalam memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan, dan memeriksa kembali solusi..