Tihan Arvita
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Literatur Review : Pengembangan Pembelajaran dan Pengorganisasian IPS di Sekolah Dasar Silvina Novianti; Khusnul Qotimah; Tihan Arvita; Hairul Anam
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6375

Abstract

Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar yang mana terdapat permasalahan sosial yang dijabarkan. Pada penelitian ini memiliki tujuan mengenai menganalisis pembelajaran, pengorganisasian, dan pengembangan  IPS di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan literature review atau kajian kepustakaan. Hasilnya Materi pembelajaran IPS di sekolah bersumber dari ilmu-ilmu sosial, dikembangkan dalam desain kurikulum tertentu yang akan dipelajari oleh siswa. Materi kurikulum yang dikembangkan dari disiplin ilmu-ilmu sosial dipilih berdasarkan keterkaitannya dengan tujuan yang akan dicapai. Semakin kuat keterkaitannya semakin besar kemungkinan materi tersebut akan dipilih sebagai materi kurikulum. Perlu adanya pengembangan dalam proses pembelajaran untuk dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, dimana seorang guru harus mampu untuk memberikan variasi dalam proses pembelajaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada dan juga memanfaatkan lingkungan peserta didik. Selain itu pengorganisasian Pembelajaran adalah suatu konsep dimana organisasi dianggap mampu untuk terus menerus melakukan proses pembelajaran mandiri (self learning) sehingga organisasi tersebut memiliki “kecepatan berpikir dan bertindak” dalam merespon beragam perubahan yang muncul. Berdasarkan hal demikian pengorganisasian pembelajaran IPS di Sekolah Dasar di bedakan dari tingkat pemahaman peserta didik.
Literatur Review : Pengembangan Pembelajaran dan Pengorganisasian IPS di Sekolah Dasar Silvina Novianti; Khusnul Qotimah; Tihan Arvita; Hairul Anam
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6375

Abstract

Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar yang mana terdapat permasalahan sosial yang dijabarkan. Pada penelitian ini memiliki tujuan mengenai menganalisis pembelajaran, pengorganisasian, dan pengembangan  IPS di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan literature review atau kajian kepustakaan. Hasilnya Materi pembelajaran IPS di sekolah bersumber dari ilmu-ilmu sosial, dikembangkan dalam desain kurikulum tertentu yang akan dipelajari oleh siswa. Materi kurikulum yang dikembangkan dari disiplin ilmu-ilmu sosial dipilih berdasarkan keterkaitannya dengan tujuan yang akan dicapai. Semakin kuat keterkaitannya semakin besar kemungkinan materi tersebut akan dipilih sebagai materi kurikulum. Perlu adanya pengembangan dalam proses pembelajaran untuk dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, dimana seorang guru harus mampu untuk memberikan variasi dalam proses pembelajaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada dan juga memanfaatkan lingkungan peserta didik. Selain itu pengorganisasian Pembelajaran adalah suatu konsep dimana organisasi dianggap mampu untuk terus menerus melakukan proses pembelajaran mandiri (self learning) sehingga organisasi tersebut memiliki “kecepatan berpikir dan bertindak” dalam merespon beragam perubahan yang muncul. Berdasarkan hal demikian pengorganisasian pembelajaran IPS di Sekolah Dasar di bedakan dari tingkat pemahaman peserta didik.
TRADISI SEDEKAH BUBUR DI PASAR TERUSAN KABUPATEN BATANG HARI SEBAGAI MANIFESTASI SYUKUR DAN NILAI RELIGI DALAM BUDAYA LOKAL Khairunnisa, Rani; Dini Putri Zahara; Yuliana Damayanti; Tihan Arvita; Luvita Anggraini; Philsa Arin Pateka; Gress Vinessa Simorangkir; Mei Nurcahyanti; Mia Apta Candra; Aurora Karina Tomia Putri; Abiy Dzaki Edison
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.43510

Abstract

This study addresses the challenges of maintaining local traditions amidst modernization, focusing on the Porridge Almsgiving tradition in Terusan Market. The research aims to describe the practice and analyze the religious values embedded as a manifestation of community gratitude before the rice harvest. A qualitative methodology using a literature review was employed, drawing data from scientific journals, news articles, and relevant books. The results indicate that this generational tradition, involving seven hamlets, is performed during the rice growth phase as a spiritual effort to seek blessings and safety. The community interprets the ritual as an expression of gratitude to God, fostering social solidarity through values of sincerity and togetherness. Despite modernization, the tradition persists through strong local government support and strategic revitalization efforts, such as integrating the tradition into educational institutions through creative dance performances.
TEORI-TEORI BAHASA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Arin Pateka, Philsa; Tihan Arvita; Dini Putri Zahara; Luisha Setia Fernanda; Ahmad Syarif; Silvina Noviyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46078

Abstract

Indonesian language instruction in elementary schools plays a crucial role in developing students’ literacy skills; however, it still faces various challenges, such as low reading and writing proficiency and a lack of active student engagement in the learning process. This study aims to identify, analyze, and examine the relevance of language theories in Indonesian language instruction in elementary schools. The method used was a Systematic Literature Review (SLR) with data sources consisting of scientific journal articles obtained through Google Scholar from 2021 to 2025. Based on a selection process using the PRISMA approach, 10 relevant articles were identified for analysis. The findings indicate that Indonesian language instruction does not rely on a single theory but integrates various theories such as behaviorism, cognitivism, constructivism, cybernetics, and linguistics. Cognitivism and constructivism are the most dominant approaches because they align with students’ cognitive developmental stages and promote active and meaningful learning. However, there remains a gap between the application of theory and actual teaching practices in the field. Therefore, teachers need to master and flexibly integrate various theories to make learning more effective, innovative, and capable of improving students’ literacy skills in the 21st century.