Perkembangan Large Language Models (LLMs) telah mengubah praktik penulisan akademik di pendidikan tinggi sekaligus memunculkan perdebatan mengenai dampaknya terhadap kompetensi menulis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara komprehensif dampak Large Language Models terhadap kompetensi menulis mahasiswa melalui sintesis hasil penelitian terkini. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif melalui analisis terhadap artikel-artikel ilmiah bereputasi yang membahas pemanfaatan LLM dalam pembelajaran menulis akademik. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama. Pertama, LLM mendorong transformasi proses berpikir mahasiswa dari sekadar menghasilkan teks menjadi menyusun argumen secara lebih kritis melalui proses refleksi dan revisi. Kedua, kehadiran AI mengubah paradigma integritas akademik sehingga asesmen berbasis proses, refleksi, dan ujian lisan menjadi semakin relevan. Ketiga, peran dosen bergeser dari penyampai materi menjadi fasilitator yang merancang pengalaman belajar berbantuan AI. Keempat, LLM memperluas akses mahasiswa terhadap dukungan belajar yang lebih personal dan inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa LLM tidak secara langsung meningkatkan atau menurunkan kompetensi menulis mahasiswa, tetapi mentransformasi cara kompetensi tersebut dibangun melalui integrasi pedagogis yang mendorong berpikir kritis, refleksi, dan integritas akademik.