Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Kecemasan Pada Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) Di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit X Jakarta Tahun 2024 Dewi Butarbutar; Eka Rokhmiati Wahyu Purnamasari; Weslei Daeli
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akibat hospitalisasi akan menimbulkan perasaan tidak nyaman pada anak. Tidak hanya anak, stress selama dalam perawatan orang tua menjadi stres pula, dan stres orang tua akan membuat tingkat stres anak semakin meningkat.Tujuan untuk Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan pada anak usia sekolah (6-12 tahun) di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit X Jakarta. Metode penelitian Kuantitatif dengan cross sectiona menggunakan uji chi square. Teknik Accidental Sampling yang mana pada saat peneliti melakukan penelitian terdapat 35 responden. Hasil yang didapat. Usia anak 6-9 tahun sebanyak 21 orang (60%), dan usia anak 10-12 tahun sebanyak 14 orang (40%). Jenis kelamin anak laki- laki sebanyak 17 orang (48,6%), dan jenis kelamin anak perempuan sebanyak 18 orang (51,4%). Hasil uji statistik tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan anak dengan jenis kelamin dan jumlah saudara kandung (p-value > 0,005). Terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan anak dengan pengalaman dirawat dan koping keluarga (p-value < 0,005). Kesimpulannya adalah Faktor yang memengaruhi kecemasan pada anak usia sekolah (6-12 tahun) di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit X Jakarta yaitu pengalaman dan koping keluarga
Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Sistem Triage dengan Tingkat Kepuasan Terhadap Pelayanan di Igd Rsud Cipayung Walid Miftahul Huda; Bambang Suryadi; Weslei Daeli
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan pasien tentang sistem triase dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cipayung, mengingat masih adanya kesalahpahaman pasien terhadap mekanisme prioritas pelayanan yang berpotensi menurunkan kepuasan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional korelasional ini melibatkan 160 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang definisi, tujuan, prinsip, kategori warna, dan proses triase, serta kuesioner kepuasan berbasis dimensi SERVQUAL. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup hingga baik dan tingkat kepuasan dalam kategori puas, serta terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien tentang sistem triase dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan di IGD (p < 0,05). Pasien dengan pengetahuan yang lebih baik cenderung menunjukkan kepuasan yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi pasien mengenai sistem triase merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat komunikasi terapeutik, dan mendukung pengembangan praktik keperawatan gawat darurat yang berorientasi pada patient-centered care.