Eko Surbiantoro
Unknown Affiliation

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Manajemen Kurikulum Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Mubarokah Ciwidey Kabupaten Bandung Aspia Rida Firmansyah; Nan Rahminawati; Eko Surbiantoro
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15714

Abstract

Abstract. Education is all life situations that have an impact on changes in individuals, thus influencing individual growth and development as experiences that take place in all environments and throughout life. One aspect of life that is very important for humans education, education greatly influences a person's life path. Then a process of change occurs in the individual, so that he is able to live independently in the environment where the individual is. It is hoped that the Al-Qur'an Education Park can contribute to the instillation of Islamic values ​​in students so that the Islamic religion can truly color human attitudes and behavior in everyday life and can help realize the goals of Islamic education, namely forming human beings who believe and fear to Allah SWT. This research aims to explore curriculum management at the Al-Mubarokah Al-Quran Education Park Ciwidey Bandung Regency. This research uses a qualitative approach, the method used in this research is the case study research method. The results of this research found that three aspects of management, namely planning, implementation and supervision/evaluation of the Al-Mubarokah Al-Quran Education Park Al-Quran curriculum Bandung Regency, have carried out the stages of running an educational institution that produces graduates who have competence in memorizing Al-Quran Juz 30, memorize daily prayers and read and write the Al-Quran. Abstrak. Pendidikan merupakan segala situasi hidup yang memiliki dampak adanya perubahan pada individu, sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan individu sebagai pengalaman yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. Salah satu aspek kehidupan yang sangat penting untuk manusia adalah pendidikan, pendidikan sangat mempengaruhi jalan hidup seseorang. Maka terjadilah proses perubahan pada individu tersebut, sehingga mampu hidup mandiri dalam lingkungan dimana individu itu berada. Taman Pendidikan Al-Qur’an yang diharapkan dapat memberikan sumbangan terhadap penanaman nilai-nilai Islam pada peserta didik sehingga agama Islam betul-betul dapat mewarnai sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari dan dapat membantu mewujudkan tujuan pendidikan Islam, yaitu membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami manajemen kurikulum pada Taman Pendididikan Al-Quran Al-Mubarokah Ciwidey Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian studi kasus. Hasil Penelitian ini ditemukan bahwa tiga aspek manajemen yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan/evaluasi pada kurikulum Taman Pendidikan Al-Quran Al-Mubarokah Ciwidey Kabupaten Bandung telah melakukan tahapan-tahapan berjalannya sebuah lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan-lulusan yang memiliki kompetensi dalam hafalan Al-Quran Juz 30, Hafalan doa-doa harian dan baca tulis Al-Quran.
Konsep Ulul Albab dalam Qs. Ali Imran Ayat 190-191 dan Implikasinya Terhadap Kecerdasan Moral Anak Susi Setiawati; Eko Surbiantoro; Dinar Nur Inten
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15752

Abstract

Abstract. This research is motivated by various phenomena that occur today where children's behavior often does not comply with applicable norms. Therefore, it is necessary to train children's moral intelligence, so that they can develop good behavior and become perfect human beings. So the problem in this research is formulated as follows: (1) What is the perspective of the commentators regarding the concept of ulul albab contained in the QS. Ali Imran verses 190-191? (2) What are the views of educational experts regarding the concept of ulul albab as moral intelligence? (3) What are the essences contained in the QS. Ali Imran verses 190- 191? (4) How is the concept of ulul albab applied to the development of moral intelligence? The aim of this research is to find out "The concept of Ulul Albab in Qs. Ali Imran Verse 190-191 and its Implications for Children's Moral Intelligence.” This research uses a qualitative approach and the methods used in the tafsir research are the tahlili tafsir method and literature review. This research discusses the importance of moral intelligence which not only emphasizes the knowledge aspect but also the spiritual aspect, so that children can live a meaningful life. Conclusion Qs. Ali Imran's verse 190-191 is about people who use their minds to think along with reciting remembrance of Allah in all situations and conditions. Dzikr is one way to get closer to Allah, so that Allah can protect the practices of his people. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai fenomena yang terjadi saat ini dimana perilaku anak sering kali tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan melatih kecerdasan moral anak, sehingga mereka dapat mengembangkan perilaku yang baik dan menjadi insan yang sempurna. Maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana perspektif para mufasir tentang konsep ulul albab yang terkandung dalam QS. Ali Imran ayat 190-191? (2) Bagaimana pandangan para ahli pendidikan tentang konsep ulul albab sebagai kecerdasan moral? (3) Apa saja esensi yang terdapat dalam QS. Ali Imran ayat 190-191? (4) Bagaimana implikasi konsep ulul albab terhadap perkembangan kecerdasan moral?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Konsep Ulul Albab Dalam Qs. Ali Imran Ayat 190-191 Dan Implikasinya Terhadap Kecerdasan Moral Anak.” Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan dalam penelitian tafsirnya adalah metode tafsir tahlili dan studi kepustakaan. Penelitian ini membahas tentang pentingnya kecerdasan moral yang tidak hanya menekankan kepada aspek pengetahuan akan tetapi juga aspek spriritual, sehingga anak dapat hidup bermakna. Kesimpulan Qs. Ali imran ayat 190- 191 yaitu tentang orang-orang yang mempergunakan akalnya untuk berfikir dibarengi dengan berzikir kepada Allah dalam segala situasi dan kondisi. Berzikir merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah, sehingga Allah dapat menjaga perbuatan umatnya.
Analisis Pola Asuh Orang Tua yang Menikah Dini dan Kaitannya terhadap Perkembangan Anak 10030220007, Delia Swantiana; Erhamwilda; Eko Surbiantoro
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.15033

Abstract

Abstract. Marriage at a young age burdens girls with responsibilities that adults should do and that girls are not ready to do. Parents who marry early tend to have low education and lack knowledge about parenting, which can have an impact on children's development. The aim of this research is to analyze the parenting patterns of parents who marry early and their relationship to child development. The research results show that the parenting patterns of parents who marry early vary in supporting every aspect of children's development. Parenting tendencies that emerge include moral and religious development, parenting patterns that are applied include democratic, permissive, authoritarian and neglectful parenting patterns. In physical-motor development, the parenting style applied by parents is a tendency towards democratic and permissive parenting. In social-emotional development, the parenting patterns that are applied are tendencies towards authoritarian, democratic and permissive parenting patterns. In language development, the parenting patterns applied by parents tend to be democratic, authoritarian and permissive parenting patterns. Meanwhile, aspects of child development as a whole show good development and are in accordance with the level of achievement of the child's development, but there are several aspects that still require further attention to support more optimal development. Abstrak. Pernikahan pada usia muda membebani anak perempuan dengan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan oleh orang dewasa dan belum siap untuk dilakukan oleh anak perempuan. Orang tua yang menikah dini cenderung berpendidikan rendah dan kurang dalam memiliki pengetahuan tentang pengasuhan, sehingga dapat berdampak pada perkembangan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pola asuh orang tua yang menikah dini dan kaitannya terhadap perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua yang menikah dini berbeda-beda dalam mendukung setiap aspek perkembangan anak. Kecenderungan pola asuh yang muncul diantaranya yaitu dalam perkembangan moral dan agama pola asuh yang diterapkan meliputi pola asuh demokratis, permisif, otoriter dan pengabaian. Pada perkembangan fisik-motorik pola asuh yang diterapkan oleh orang tua yaitu adanya kecenderungan pada pola asuh demokratis dan permisif. Pada perkembangan sosial-emosional pola asuh yang diterapkan yaitu adanya kecenderungan pola asuh otoriter, demokratis dan permisif. Pada perkembangan bahasa, pola asuh yang diterapkan orang tua memiliki kecenderungan pada pola asuh demokratis, otoriter, dan permisif. Sedangkan untuk aspek perkembangan anak secara keseluruhan menunjukkan perkembangan yang baik dan sesuai dengan tingkat pencapaian perkembangan anak, namun terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan perhatian lebih lanjut untuk mendukung perkembangan yang lebih optimal
Implikasi Pendidikan dari QS Ali-Imran 133- 135 tentang Ciri-Ciri Orang Yang Bertaqwa Rizal Hermawan; Eko Surbiantoro
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 4, No. 1, Juli 2024, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v4i1.3873

Abstract

Abstract. This research focuses on studying Q.S Ali-Imran verses 133-135 regarding the characteristics of people who are devoted to morals towards fellow humans. The focus of this research includes 1) What is the content of the Al-Qur'an Surah Ali-Imran verses 133-135 according to the commentator? 2) What are the views of education experts regarding morals towards fellow humans? 3) What is the essence of the Koran, Surah Ali-Imran verses 133-135? 4) What are the implications of education in Al-Qur'an Surah Ali-Imran verses 133-135 regarding the characteristics of people who are devoted to morals towards fellow humans? In this research the author uses the library research method and is included in the qualitative-descriptive research type and in interpreting the Al-Qur'an uses the tahlili interpretation method. Library research. As a result of this research, the writer concludes that the educational implications contained in Q.S Ali-Imran verses 133-135. Abstrak. Penelitian ini berfokus untuk mengkaji Q.S Ali-Imran ayat 133-135 mengenai ciri-ciri orang yang bertaqwa terhadap akhlak kepada sesama manusia. Fokus penelitian ini meliputi 1)Apa isi kandungan dari al-Qur’an surat ali-Imran ayat 133-135 menurut mufasir? 2) Bagaimana pandangan ahli pendidikan mengenai akhlak kepada sesama manusia? 3) Apa esensi dari al-Qur’an surat ali-Imran ayat 133-135 menurut? 4) Bagaimana implikasi pendidikan dalam al-Qur’an surat ali- Imran ayat 133-135 tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa terhadap akhlak kepada sesama manusia?. Dalam penelitian ini penulis memakai metode library research dan termasuk dalam jenis penelitian kualitatif-deskriptif serta dalam menafsirkan Al-Qur’an menggunakan metode tafsir tahlili. Library research. Hasil dari penelitian ini penulisan mengambil kesimpulan bahwa implikasi pendidikan yang terkandung dalam Q.S Ali-Imran ayat 133-135.
Pengelolaan Program Sekolah Pra-Nikah dalam Perspektif Islam dan Relevansinya terhadap Pendidikan Keluarga Itsni Hafidzatul Ilmi; Nan Rahminawati; Eko Surbiantoro
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v4i2.5332

Abstract

Abstract. This research was motivated by the many cases of divorce and domestic violence in the community. Premarital school activities at Salman Mosque ITB are one of the family education models by providing briefing on mosque-based family preparation. The purpose of this study is to examine and analyze the management of the pre-marriage school program at Salman Mosque ITB. The method used in this study is descriptive analytic with a qualitative approach. Data collection techniques are carried out through interviews, documentation, and observation. The result obtained from this study is that the management carried out in the pre-marriage school program is designed through several stages to be able to implement its activities online and offline. Meanwhile, the evaluation to the participants of the activity was carried out digitally through a google form sent via whatsapp group, while there was an evaluation carried out offline, namely with the Salman ITB Da'wah Field. The supporting factor of this activity is the enthusiasm of all parties involved (participants, committees, and resource persons). While the inhibiting factors are the lack of participants and delays in information from sources who will provide material. Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi dengan banyaknya kasus perceraian dan kekerasan rumah tangga di masyarakat. Kegiatan sekolah pra-nikah di Masjid Salman ITB merupakan salah satu model pendidikan keluarga dengan memberikan pembekalan terhadap persiapan berkeluarga yang berbasis masjid. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis terkait pengelolaan dari program sekola pra nikah di Masjid Salman ITB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. dapun Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengelolaan yang dilakukan pada program sekolah pra nikah dirancang melalui beberapa tahapan untuk dapat diimplementasikan kegiatannya secara online dan offline. Sedangkan pada evaluasi kepada peserta kegiatan dilakukan secara digital melalui google form yang dikirim melalui grup whatsapp, sedangkan ada evaluasi yang dilakukan secara offline yaitu bersama Bidang Dakwah Salman ITB.  Adapun faktor pendukung kegiatan ini yaitu adanya antusiasme dari seluruh pihak yang terkait (peserta, panitia, dan narasumber). Sedangkan faktor penghambatnya adalah minimnya peserta dan keterlambatan informasi dari narasumber yang akan memberikan materi.
Pengaruh Kegiatan Pembacaan Cerita Buku Pilar Karakter terhadap Perilaku Proposial Peserta Didik Nadhira Putri Mulyana; Erhamwilda; Eko Surbiantoro
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v4i2.5106

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses serta hasil pembelajaran menggunakan metode bercerita menggunakan buku pilar karakter untuk dapat meningkatkan perilaku prososial peserta didik disalah satu Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Bandung Wetan dengan subjek penelitian berjumlah 8 anak. Indikator perilaku prososial yang diteliti adalah dermawan, jujur, menolong dan bekerja sama. Metode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah action research dengan jenis penelitian collaborative action research dan menggunakan model kemmis & Mc Taggart. Temuan penelitian secara deskriptif kuantitatif, menggambarkan persentase perilaku prososial peserta didik mengalami peningkatan dari 54,01% menjadi 62,05% pada siklus I dan mengalami peningkatan kembali pada siklus II menjadi 76,33%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam proses pengembangan perilaku prososial pada anak dapat berkembang melalui metode bercerita menggunakan buku pilar karakter. Abstract. The purpose of this study is to describe the process and results of learning using the storytelling method using the character pillar book to be able to improve the prosocial behavior of students in one kindergarten in Bandung Wetan District with research subjects totaling 8 children. The indicators of prosocial behavior studied are generous, honest, helpful and cooperative. The method used in this research is action research with the type of collaborative action research and using the Kemmis & Mc Taggart model. The research findings are descriptively quantitative, describing the percentage of students' prosocial behavior has increased from 54.01% to 62.05% in cycle I and has increased again in cycle II to 76.33%. Based on these results, it can be concluded that in the process of developing prosocial behavior in children can develop through storytelling methods using character pillar books.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada Mata Pelajaran PAI untuk Membentuk Karakter Cinta Damai di Sekolah Dasar Pelita Kota Bandung 10030121114, Dina Nurdiana; Eko Surbiantoro; Dewi Mulyani
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2025): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v5i1.18326

Abstract

Abstract. In an attempt to help students at Pelita Elementary School in Bandung City develop peaceful dispositions, this study will investigate how the Contextual Teaching and Learning (CTL) model is applied in Islamic Religious Education (PAI) courses. Data for this study was gathered by observation, interviews, and recording using a qualitative descriptive method. The study's findings demonstrate that using the CTL model can help students better comprehend the importance of cooperation, tolerance, and amicable dispute resolution. Numerous elements, including teacher preparation, school support, and student participation in the learning process, contribute to this model's success. However, this study also identifies obstacles, including limited facilities and differences in students' initial understanding of the concept of peace-loving. This study recommends strengthening the implementation of CTL through training for teachers and the integration of peace-loving values in a more comprehensive curriculum.Keyword: Contextual Teaching and Learning, Islamic Religious Education, Peace-loving Character, Elementary School Abstrak. Dalam upaya membantu anak-anak di Sekolah Dasar Pelita di Kota Bandung mengembangkan karakter cinta damai, penelitian ini akan melihat bagaimana pendekatan Pembelajaran Kontekstual (CTL) diterapkan dalam mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif yang mengumpulkan data melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model CTL dapat membantu peserta didik lebih memahami nilai-nilai kerjasama, toleransi, dan penyelesaian sengketa secara damai. Keberhasilan model ini didukung oleh berbagai faktor, seperti dukungan sekolah, pelatihan guru, dan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Meski demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi kendala, antara lain keterbatasan fasilitas serta perbedaan pemahaman awal peserta didik tentang konsep cinta damai. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelaksanaan CTL melalui pelatihan bagi guru dan integrasi nilai cinta damai dalam kurikulum yang lebih komprehensif.Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning, Pendidikan Agama Islam, Karakter Cinta Damai, Sekolah Dasar
Metode Penanaman Karakter Dalam Novel Seribu Wajah Ayah Nur Asmaini; Eko Surbiantoro
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 5, No. 1, Juli 2025, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v5i1.6579

Abstract

Abstract. The phenomenon of discrepancies between parents' expectations and children's character development is a problem that is often encountered in parenting. Despite applying various educational methods, many parents still find it difficult to shape their children's character in accordance with the beliefs and norms prevailing in the community. The urgency of understanding the right character cultivation method is the key to the success of children's character building in this modern era. The novel Seribu Wajah Ayah by Azhar Nurun Ala comes as one of the learning media that offers various methods of character cultivation that can be adapted by parents. This study aims to examine the methods of character cultivation contained in the novel as a practical reference for parents in their efforts to shape children's character effectively and sustainably. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques through literature study, and data analysis using content analysis techniques. The results showed that the application of character in this novel was carried out through several methods, including exemplary methods, habituation, advice, and storytelling. Abstrak. Fenomena ketidaksesuaian antara harapan orang tua dan perkembangan karakter anak menjadi permasalahan yang sering dijumpai dalam pengasuhan. Meskipun telah menerapkan berbagai metode pendidikan, banyak orang tua masih kesulitan membentuk karakter anak sesuai dengan keyakinan dan norma yang berlaku di lingkungan masyarakat. Urgensi pemahaman metode penanaman karakter yang tepat menjadi kunci keberhasilan pembentukan karakter anak di era modern ini. Novel Seribu Wajah Ayah karya Azhar Nurun Ala hadir sebagai salah satu media pembelajaran yang menawarkan berbagai metode penanaman karakter yang dapat diadaptasi oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan mengkaji metode-metode penanaman karakter yang terkandung dalam novel tersebut sebagai referensi praktis bagi orang tua dalam upaya membentuk karakter anak secara efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, dan analisis data menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan penerapan karakter dalam novel ini dilakukan melalui beberapa metode, meliputi metode keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan bercerita.