Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Stunting Free Children Application to Improve Kindergarten Teachers Knowledge and Attitudes About Stunting Dianna, Dianna; Damayanti, Dini Fitri
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 9, No 2 (2023): September
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v9i2.694

Abstract

The implementation of stunting detection can be done by providing health education information through information technology in the form of smartphones using an android-based application, namely the Stunting-Free Children (SFC) Application containing information about stunting and guidelines in detecting growth in children. The aim is to analyze the effect of SFC application on kindergarten teachers' knowledge and attitudes about stunting. This study used pseudo-experiments, with a form of pre-posttest with a control design. The sample of the study was 80 kindergarten teachers in Luewigoong District. Divided into 2 groups (intervention group using SFC application and control group using leaflet media). Sampling based on probability sampling techniques by simple random sampling. Statistical testing using the Chi Square and the average difference tests of two unpaired groups (Wilxocon test). The results showed that the effect of the application of SFC application on increasing knowledge by 22.7 (p < 0.05) with RR 1.5 (CI 95%) means that the SFC application can increase kindergarten teachers' knowledge about stunting. There was no effect of the application of SFC application on improving kindergarten teachers' attitudes about stunting (p>0.05). Recommendations for routine use of the SFC application by teachers in order to detect stunting events early
Peningkatan Pengetahuan WUS Tentang Skrining Kanker Serviks Metode IVA Dengan Menggunakan Media Audiovisual Dianna, Dianna; Fitriani, Henny; RCP, Riska
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): November : JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v1i4.1063

Abstract

The low number of IVA visits needs serious attention by optimizing activities in increasing IVA visits. Audiovisual media has the advantage that it can attract attention, provide a more real picture, and increase memory retention and is easy to remember. The purpose of this community service is: informing about cervical cancer screening using IVA method thoroughly through lectures, simulations / demonstrations, questions and answers, brainstorming and educational videos. The method of activity is carried out with stages of preparation, implementation, monitoring and evaluation. The results of the activity showed that counseling activities on cervical cancer screening IVA method using audiovisual media in RW 01 in Sungai Beliung sub-district had been well organized. Data analysis obtained the results of p value = 0.002 so that it can be concluded that there is a significant difference in knowledge between before and after getting education with video media.
PENGARUH KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT Fajrin, Dessy Hidayati; Dianna, Dianna; Fitriani, Henny; Rachmaida, Arlina
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1166

Abstract

Dismenorea adalah kondisi medis yang terjadi sewaktu haid/menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas dan memerlukan pengobatan yang ditandai dengan nyeri atau rasa sakit didaerah perut atau panggul pada remaja. Berdasarkan penyebabnya dismenorea dibagi menjadi dua yaitu dismenorea primer dan sekunder. Dismenorea primer biasanya terjadi pada remaja yang usianya lebih muda maksimal 15-25 tahun yang disebabkan oleh kontraksi uterus dan tidak ada hubungan dengan kelainan ginekologi. Cara mengatasi dismenorea dengan meminum obat analgetik, terapi hormonal, olahraga, kompres hangat, istirahat dan relaksasi. Salah satu cara non farmakologis yang digunakan adalah dengan menggunakan kompres hangat. Menggunakan desain quasy experiment (eksperimen semu) dengan pendekatan pre and post test without control. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 12 orang. Analisis data menggunakan uji T-test berpasangan. sebelum diberikan kompres air hangat nilai rata-rata 5,17 dan sesudah diberikan nilai rata-rata 2,67 yang artinya ada perbedaan nyeri dismenorea sebelum dan sesudah pemberian kompres air hangat dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Ada perbedaan nyeri dismenorea sebelum dan sesudah pemberian kompres air hangat pada remaja putri Dusun Bunut Jaya Kabupaten Kubu Raya.
Perbedaan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Emesis Gravidarum Di Puskesmas Siantan Tengah Kota Pontianak Hidayat, Taufik; Safitri, Yuliana; Dianna, Dianna
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v9i2.1199

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan menjadi pengalaman baru bagi seorang perempuan, adanya perubahan fisiologis menyebabkan ketidaknyamanan baik fisik maupun psikis. Ketidaknyamanan emesis gravidarum adalah gejala mual muntah yang umumnya terjadi pada trimester pertama, sering terjadi pada 60-80%  primigravida dan 40–60% multigravida, untuk itu perlunya pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang emesis gravidarum. Tujuan: Untuk menganalisis perbedaan pengetahuan dan sikap ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media booklet di Puskesmas Siantan Tengah Kota Pontianak. Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan Pre-Eksperimental Design dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest, lokasi penelitian di ruang tunggu Puskesmas Siantan Tengah, sampel yang digunakan 30 responden, menggunakan teknik sampel total sampling, data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner. Pengolahan dan analisis data menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan edukasi booklet. Hasil: Ada perbedaan pengetahuan dan sikap ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi booklet emesis gravidarum di Puskesmas Siantan Tengah Kota Pontianak (p = 0,000).
PENGARUH SENAM KEGEL TERHADAP FREKUENSI BUANG AIR KECIL PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEBAWI KABUPATEN SAMBAS Pangestu, Jehani Fajar; Oktavianty, Merry; Dianna, Dianna
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v9i2.1286

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan adalah masa dimulainya pertemuan antara sel telur dan sel sperma kemudian berkembang menjadi zigot dan berlanjut menjadi janin. Ibu hamil sering mengalami ketidaknyamanan seperti sering buang air kecil akibat pembesaran rahim dan menekan kandung kemih sehingga cepat penuh, sering buang air kecil dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Senam kegel adalah latihan yang dapat dilakukan oleh ibu hamil untuk mengatasi sering buang air kecil karena dapat memperkuat sfingterani dan otot dasar panggul. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam kegel terhadap  frekuensi buang air kecil pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Sebawi Kabupaten Sambas. Metode Penelitian: Desain penelitian quasy eksperimental dengan rancangan pre and post without control, instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi. Pengambilan sampel dengan total sampling. Hasil Penelitian : Ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan senam kegel terhadap penurunan frekuensi buang air kecil ibu hamil trimester III (p<0.000). Kesimpulan: Senam kegel berpengaruh terhadap frekuensi buang air kecil pada ibu hamil trimester  III diwilayah kerja Puskesmas Sebawi
Peningkatan Kemampuan melalui Pendidikan Teman Sebaya dalam Upaya Skrining Infeksi Menular Seksual pada Remaja Dianna, Dianna; Fitriani, Henny; Putri, Riska Regia Catur
Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jpbidkes.v2i3.136

Abstract

Peers have a big influence on changes in individual behavior. Peers can also provide reinforcement, both positive and negative. Peer counseling has the potential to provide positive reinforcement, namely how a friend can become a motivator for other friends. The implementation referred to in this research is the implementation of peer counseling services.This activity will be carried out in 3 stages, namely the initial stage includes surveying community service locations, making proposals and submitting proposals, the second stage is implementing activities where socialization will be carried out about the concept of peers. Then there will be an evaluation of the process of community service activities carried out in a question and answer session for the audience with the presenter or speaker. The final stage is evaluation and reporting of activities. Teenagers are targets in community service activities which are always directed at coordinating with local health workers.The results of the activity show that increasing capacity through peer education in efforts to screen for sexually transmitted infections in adolescents in the Sungai Beliung sub-district in the working area of the Perumnas II Health Center in 2024 has been carried out well.It is hoped that partners can continuously implement media and deliver educational material about STIs by involving teenagers, families and the general public.
PENGARUH METODE GYMBALL TERHADAP INTENSITAS NYERI KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI TPMB WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGKAWANG TENGAH KOTA SINGKAWANG TAHUN 2024 Akbarini, Oon Fatonah; Nur’izzati, Hetty; Dianna, Dianna
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i1.582

Abstract

Nyeri dapat disebabkan karena tindakan yang tidak sesuai dengan keputusan dan pemberian treatment pada pasien. Banyak metode yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit tersebut, salah satunya dengan berolahraga. Jenis terapi ini diklasifikasikan sebagai non-farmakologis. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode gymball berdampak pada intensitas nyeri kala I fase aktif ibu bersalin di TPMB di wilayah kerja Puskesmas Singkawang Tengah, Kota Singkawang. Studi ini menggunakan desain quasy dengan rancangan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Tiga puluh ibu bersalin dipilih secara tidak sengaja untuk sampel, dan pengukuran intensitas nyeri dilakukan dengan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan setelah intervensi. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk digunakan untuk menganalisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal (p <0,05). Selain itu, menunjukkan penurunan intensitas nyeri yang signifikan setelah intervensi metode gymball, dengan p-value 0,000 (p < 0,05). Penurunan nyeri ini diindikasikan oleh perubahan pada level nyeri dari skala sedang menjadi ringan. Sehingga hasil dari penelitian yang dilakukan metode gymball dapat dikatakan efektif dalam membantu relaksasi, meningkatkan sirkulasi darah, serta mempercepat proses pembukaan serviks. Dengan demikian, metode gymball dapat untuk menjadi rekomendasi sebagai metode dalam menurunkan rasa tingkat nyeri tanpa menggunakan farmakologis, hal lain yang dapat menjadi rekomendasi pada penelitian ini adalah mudah dan praktis untuk dilakukan khususnya pada kala I fase aktif persalinan. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pelayanan kebidanan, terutama dalam mendukung asuhan sayang ibu selama persalinan. Hasilnya juga dapat menjadi referensi bagi penelitian lanjutan mengenai terapi kebidanan komplementer lainnya.
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Program Penyuluhan Kesehatan bagi Remaja untuk Mengatasi Anemia dengan Pemberian Buku Saku Damayanti, Dini Fitri; Dianna, Dianna; Rakhmawati, Rakhmawati
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v3i1.519

Abstract

Stunting does not occur in a short time, but is a long and repeated process of malnutrition starting from the womb. Efforts to prevent stunting can be done starting from adolescence. The health status of adolescents determines the quality of life as adults, especially adolescent girls. The most common health problem in adolescent girls is nutritional problems, namely anemia. Adolescent girls who suffer from anemia are at risk of becoming women of childbearing age with anemia, then becoming pregnant women with anemia, and even experiencing protein energy deficiency. The activity method is carried out by providing counseling using the Pocket Book on Anemia in the work area of ​​the Perumnas II Health Center to participants who attended as many as 30 Adolescent Girls. Community service activities have been carried out and have received a good response from adolescent girls. The pocket book distributed to participants functions as an effective tool to remind and reinforce the material that has been delivered during the counseling.
SUPLEMENTASI ZAT BESI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN DEPRESI POSTPARTUM Sulistiawati, Rini; Dianna, Dianna; Fitriani, Henny
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v11i2.1892

Abstract

Latar Belakang: Depresi postpartum (PPD) merupakan gangguan suasana hati yang dapat muncul setelah melahirkan dan berdampak negatif terhadap kesehatan ibu serta tumbuh kembang anak. Defisiensi zat besi, yang sering terjadi akibat anemia postpartum, berperan dalam mekanisme biologis PPD melalui gangguan regulasi neurotransmiter dan kadar hemoglobin. Tujuan: Menganalisis efektivitas suplementasi zat besi dalam menurunkan gejala depresi postpartum di Kabupaten Kubu Raya. Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimen semu dengan rancangan pre-posttest nonequivalent control group, dilaksanakan pada Juni hingga Agustus 2024 di Puskesmas Rasau Jaya dan Pal Sembilan. Sebanyak 52 ibu postpartum dipilih dengan teknik consecutive sampling dan dibagi secara merata menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi mendapat suplementasi zat besi (Fe elemental 60 mg/hari selama 30 hari) serta edukasi gizi, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima edukasi. Kadar hemoglobin dan gejala PPD (diukur dengan kuesioner PHQ-9) dievaluasi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Suplementasi zat besi secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin (p=0,000) dan menurunkan skor PHQ-9 (p=0,000) pada kelompok intervensi. Terdapat korelasi signifikan antara peningkatan kadar hemoglobin dan penurunan skor depresi (p<0,001; R²=0,513). Kesimpulan: Suplementasi zat besi efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan menurunkan gejala depresi postpartum, sehingga penting untuk diterapkan dalam pelayanan kesehatan ibu masa nifas.
Differences In Knowledge And Attitudes Of Pregnant Women In The Thirty Trimester Regarding Labor Pain Management With Complementary Therapy Through The Development Of Interactive E-Module Media Dianna, Dianna; Fitriani, Henny; Damayanti, Dini Fitri; Putri, Devita Cahyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i9.21107

Abstract

Latar Belakang: Seiring berlangsungnya proses pembukaan dan penipisan serviks, nyeri yang dirasakan oleh setiap ibu yang melahirkan akan semakin meningkat. Dari hal tersebut maka ibu hamil harus diberikan edukasi tentang bagaimana manajemen nyeri persalinan kala I. Salah satu media pembaruan yang dapat dikembangkan pada era digitalisasi 4.0 yaitu e-modul interaktif.Tujuan: Menganalisis perbedaan pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III tentang manajemen nyeri persalinan dengan terapi komplementer melalui media e-modul interaktif.Metode: Menggunakan metode quasy eksperimen, pendekatan pre & posttest without control group design pada 40 ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Segedong, menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil penelitian diperoleh nilai p-value =<0,001 menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III tentang manajemen nyeri persalinan dengan terapi komplementerKesimpulan: Terdapat perdedaan pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III tentang manajemen nyeri persalinan dengan terapi komplementer melalui pengembangan media e-modul interaktifSaran: Pemanfaatan media dan referensi dalam penyuluhan saat kelas ibu hamil atau posyandu serta sebagai sumber pengetahuan. Kata Kunci : E-Modul, Komplementer, Nyeri, Pengetahuan, Sikap ABSTRACT Background: As the process of cervical opening and thinning progresses, the pain felt by every mother who gives birth will increase. From this, pregnant women must be given education on how to manage labor pain in the first stage. One of the media updates that can be developed in the era of digitalization 4.0 is interactive e-modules.Purpose: Analyzing the differences in knowledge and attitudes of pregnant women in the third trimester regarding labor pain management with complementary therapy through interactive e-module media.Methods: Using the quasi-experimental method, pre & posttest approach without control group design on 40 pregnant women in the third trimester in the Segedong Health Center work area, using simple random sampling techniques. Data collection using questionnaires. Bivariate analysis using the Wilcoxon test.Results: The results of the study obtained a p-value = <0.001 indicating that there are differences in knowledge and attitudes of pregnant women in the third trimester regarding labor pain management with complementary therapyConclusion: There are differences in knowledge and attitudes of pregnant women in the third trimester regarding labor pain management with complementary therapy through the development of interactive e-module mediaSuggestions: Utilization of media and references in counseling during pregnancy classes or integrated health posts and as a source of knowledge. Keywords: E-Module, Complementary, Pain, Knowledge, Attitude.