Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering

Analisis Pengendalian Internal Proses Penerimaan Pengeluaran Persediaan dan Perbaikan Tata Letak Gudang Puspandari, Adinda; Indriastiningsih, Erna; Primasanti, Yunita
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 5 (2023): LEAN AND GREEN FOR SUSTAINABILITY DEVELOPMENT GOALS IN THE I4.0 ERA
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2023.024

Abstract

The process of receiving and dispensing inventory is a critical aspect of warehouse operations. Effective internal control of this process is essential to ensure inventory accuracy, reduce losses, and improve operational efficiency. This study aims to determine the internal control system in the process of receiving and dispensing PT XYZ goods, to determine the effectiveness and efficiency of the internal control system in the process of receiving and dispensing goods through improvements to PT XYZ's warehouse layout, to propose improvements to PT XYZ's logistics warehouse layout that are effective and efficient. The data collection method is carried out directly in the field by observing the implementation of internal controls in the process of receiving and issuing goods at PT. XYZ then asked questions and answers regarding the difference in the number of goods in the records and those in the warehouse and the causes of delays in the delivery of goods to employees to find out and analyze internal controls in the process of receiving and issuing goods at PT. XYZ. The research data collection technique was carried out by interviews, observation and documentation. The results showed that the results of the calculations used to design a new warehouse layout with the proposed layout combining the concepts of class A, B, and C in finished goods storage, the proposed layout can accommodate a total of 315 pallets of finished goods.
Analisis Variabel Yang Menentukan Turn Over Karyawan: Bibliometrik Analisis Ismail, Hikmatun Tri Saefi; Primasanti, Yunita; Devi, Anita Oktaviana Trisna
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.004

Abstract

Turn over merupakan faktor penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan dalam manajemen sumber daya manusia. Stres kerja dapat mempengaruhi pencapaian kinerja karyawan setiap harinya yang akan berpengaruh juga terhadap meningkatnya absensi karyawan. Faktor – faktor yang mempengaruhi turn over karyawan selain stres kerja adalah pengaruh beban kerja. Untuk mengetahui banyaknya turn over dan penyebabnya kami menggunakan metode bibliometrik analisis, ini adalah metode dimana penulis dan para peneliti lain lebih memahami struktur, perkembangan, dan dampak publikasi ilmiah, termasuk artikel, jurnal, buku, dan paten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat turn over karyawan dan menganalisis penyebabnya. Hasilnya bahwa turn over karyawan banyaknya disebabkan oleh pengaruh kompensasi, pengaruh stres kerja, pengembangan karir, beban kerja, pengaruh kepuasan kerja, dan stres kerja.
Pengaruh Tipe Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja Karyawan di Departemen Shipping Perusahaan Garmen di Boyolali Sulaeman, Arief; Trisna, Anita Oktaviana; Primasanti, Yunita
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.028

Abstract

Sumber daya manusia merupakan hal yang sangat penting dan diperlukan untuk dikelola serta dimanfaatkan untuk mencapai tujuan organisasi dalam menghadapi rintangan serta persaingan kerja yang semakin ketat. Tujuan dari penerapan manajemen sumber daya manusia adalah agar setiap orang yang berada dalam sebuah perusahaan dalam bisnis dapat menjalankan visi, misi, tanggung jawab dan fungsi utama bisnis serta nilai-nilai yang telah diterimanya untuk tumbuh serta berkembang. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk melihat dampak gaya kepemimpinan (otokratis, demokratis, dan laissez-faire) terhadap suatu motivasi kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah karyawan di Departemen Shipping di Perusahaan Garmen di Boyolali. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria karakteristik karyawan tetap serta bukan merupakan kepala bidang/ kepala divisi serta bekerja pada departemen shipping. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial, bahwa Ha diterima dan Ho di tolak. Artinya terdapat pengaruh secara signifikan antara gaya kepemimpinan demokratis (X2) terhadap motivasi kerja (Y) karyawan Departemen Shipping di Perusahaan Garmen di Boyolali.  Dan berdasarkan uji F secara simultan, bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Gaya Kepemimpinan (X) berpengaruh secara simultan dari signifikan terhadap Motivasi Kerja (Y) pegawai Departemen Shipping di Perusahaan Garmen di Boyolali. Sedangkan nilai yang didapat dari R square = 0,533 atau sebesar 53,3% yang berarti bahwa gaya kepemimpinan (X) memberikan kontribusi terhadap motivasi kerja pegawai pada Departemen Shipping sebesar 53,3%, sedangkan 46,7% lainnya merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti. Berdasarkan temuan penelitian diketahui bahwa gaya kepemimpinan oktokratis dan demokratis mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi kerja. Sementara pada gaya kepemimpinan laissez-faire mempunyai pengaruh negatif, akan tetapi tidak signifikan pada motivasi kerja. Sehingga dapat dikatakan bahwa penentu kebijaksanaan, penentu langkah kegiatan, pemberian penugasan, serta pemberian penghargaan dan kritik memilki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Serta mengikutserakan dalam musyawarah, mendiskusikan kegiatan-kegiatan kerja, kebebasan dalam bekerja sama dalam kelompok, dan bersikap objektif memilki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Sementara itu, mengenai partisipasi minimal, memberikan penjelasan jika diminta, tidak berpartisipsi penuh, serta dalam diskusi jarang muncul tanggapan yang spontan tidak memilki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai.