Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengendalian Proyek Perumahan Permata Hijau Menggunakan Metode Earned Value: Permata Hijau Housing Project Control Using the Earned Value Method junna, isra; Setyobudi, Risang; Apriansyah, muh; Fikar, M. Ziaul; Zulfikar, M. Deta
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1339

Abstract

Abstrak   Pembangunan perumahan merupakan sektor penting dalam industri konstruksi yang menuntut pengelolaan waktu, biaya, dan kualitas secara efektif. Proyek Permata Hijau menghadapi risiko keterlambatan, pembengkakan biaya, dan ketidaksesuaian hasil pekerjaan, sehingga diperlukan sistem pengendalian yang mampu mengidentifikasi masalah sejak awal. Penelitian ini menerapkan metode Earned Value Management (EVM) untuk mengevaluasi kinerja proyek berdasarkan data pelaksanaan selama 25 minggu. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek berjalan sesuai jadwal dengan nilai Schedule Performance Index (SPI) sebesar 1,00. Namun, proyek mengalami pembengkakan biaya yang ditunjukkan oleh nilai Cost Performance Index (CPI) sebesar 0,99 dan Cost Variance (CV) sebesar Rp795.356,49. Kurva S memperlihatkan pola pelaksanaan proyek konstruksi yang lambat di awal, meningkat di tengah, dan melambat di akhir. Temuan ini menegaskan pentingnya kemampuan manajerial dalam mengendalikan biaya dan menjaga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan proyek.   Kata kunci: Earned Value Management, Pengendalian Proyek, Kinerja Biaya, Kinerja Waktu     Abstract Housing development is a crucial sector within the construction industry, requiring effective management of time, cost, and quality. The Permata Hijau Project faces risks of delays, cost overruns, and discrepancies between planned and actual work outcomes, necessitating a control system capable of identifying issues early. This study applies the Earned Value Management (EVM) method to evaluate project performance based on 25 weeks of implementation data. The analysis shows that the project is progressing on schedule, indicated by a Schedule Performance Index (SPI) of 1.00. However, cost overruns are evident, with a Cost Performance Index (CPI) of 0.99 and a Cost Variance (CV) of Rp795,356.49. The S-curve illustrates a typical construction pattern, starting slowly, rising sharply in the middle phase, and slowing toward completion. These findings highlight the importance of managerial capability in controlling costs and ensuring alignment between project planning and execution.   Keywords: Earned Value Management, Project Control, Cost Performance, Time Performance
Analisa Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban: Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban Utomo, Wiryo; Octavia, Syarifah Nur; Setyobudi, Risang; Yulistiyanti, Liana Dwi; Setiyanta, Nunuk Candra
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.7377

Abstract

Setiap proyek memiliki rencana pelaksanaannya sendiri, kapan mulai pelaksanaan proyek, kapan selesai dan bagaimana proyek akan dilaksanakan serta bagaimana sumber daya akan dialokasikan. Tujuan yang ingin di capai dari penelitian yaitu untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keterlambatan pekerjaan pembangunan proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban; untuk menganalisis faktor yang paling dominan menyebabkan keterlambatan pekerjaan pembangunan proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya. Rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian adalah orang-orang dari Kontraktor dan Owner yang terlibat dalam pekerjaan proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban, yaitu sebanyak 111 orang, dan jumlah sampel adalah sebanyak 87 orang. Obyek penelitian yang menjadi fokusan penelitian adalah pada Proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban. Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil analisis dapat dikatakan bahwa faktor yang mempengaruhi keterlambatan pekerjaan pembangunan proyek Gedung Bina Insan Mulya Tuban adalah faktor Tenaga Kerja, Peralatan Kerja, Material, Pengelolaan Proyek, Perubahan Design dan Alokasi Dana; Faktor yang paling dominan sebagai penyebab keterlambatan pekerjaan pembangunan proyek Gedung Bina Insan Mulya Tuban adalah faktor Tenaga Kerja. Strategi pengendalian risiko yang dilakukan untuk mengatasi risiko dominan penyebab keterlambatan proyek adalah melakukan penambahan biaya tenaga kerja Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban sebesar Rp. 535.938.600.