Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemanfaatan rasch model untuk memetakan kemampuan kader Nasyiatul Aisyiah kabupaten Jember Pratama, Aditya Dimas; Bakti, Budi Satria; Dwi, Ilanka Cahya; Gunasti, Amri; Yanuar, Setiyo Ferdi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22233

Abstract

Abstrak Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisiyah (PDNA) Kabupaten Jember memiliki beberapa permasalahan, diantaranya (1) Belum memiliki metode untuk memetakan pemahaman, pengetahuan serta keahlian kader, (2) Belum memiliki metode merancang pengkaderan sesuai dengan peta pemahaman, pengetahuan serta keahlian kader. Tujuan kegiatan ini adalah agar PDNA memiliki pemahaman menganai rasch model sebagai sebuah metode untuk memetakan kemampuan kader. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan koordinasi, penyiapan bahan dan alat, bimbingan dan penyuluhan, simulasi serta evaluasi keberhasilan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai posttest peserta sebesar 85 poin. Sebaliknya nilai pretest peserta sebesar 26,67 poin. Peningkatan kemampuan peserta bernilai positif yakni sebesar 58,33. Hasil evaluasi tersebut mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian masuk dalam kategori berhasil. Kata kunci: rasch model; ministep; PDNA; pengkaderan AbstractThe Regional Leadership of Nasyiatul Aisiyah (PDNA) of Jember Regency has several problems, including (1) not having a method to map the understanding, knowledge and expertise of cadres, (2) not having a method to design cadre according to the map of understanding, knowledge and expertise of cadres. The purpose of this activity is for the PDNA to have an understanding of the Rasch model as a method for mapping cadre abilities. The method of implementing this activity begins with coordination, preparation of materials and tools, guidance and counseling, simulation and evaluation of the success of the activity. The evaluation results showed that the posttest score of the participants was 85 points. In contrast, the pretest score was 26.67 points. The increase in participants' abilities was positive, namely 58.33. The evaluation results indicate that the service activities are in the successful category. Keywords: rasch model; ministep; PDNA; cadre
Pemanfaatan teknologi takakura untuk membuat pupuk dari sampah organik Yanuar, Setiyo Ferdi; Umarie, Iskandar; Hamduwibawa, Rofi Budi; Rizal, Nanang Saiful; Satoto, Eko Budi; Mufarida, Nely Ana; Rofi, Sofyan; Pratama, Aditya Dimas; Sanosra, Abadi; Muhtar, Muhtar; Gunasti, Amri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21765

Abstract

Abstrak Salah satu program dari Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan adalah memberi kontribusi kepada kalangan eksternal atau masyarakat umum. Upaya tersebut dilakukan dengan mengatasi problem yang terjadi dimasyarakat, salahsatunya adalah terkait tumpukan sampah. Hanya saja anggota Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Jember memiliki permasalahan yakni belum mampu memanfaatkan teknologi takakura secara maksimal untuk mengatasi sampah serta sekaligus menciptakan pupuk organik. Oleh karena itu perlu dilakukan pendampingan penerapan teknologi Takakura bagi anggota Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Jember. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini adalah tercapainya tingkat keberdayaan menerapkan teknologi takakura untuk mengatasi banjir dan sampah serta kekeringan. Solusi yang ditawarkan adalah Bimbingan dan Penyuluhan serta simulasi teknologi Takakura. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan diawali melakukan observasi serta melakukan koordinasi, dilanjutkan dengan memberikan bimbingan dan penyuluhan, simulasi penerapan teknologi Takakura serta evaluasi keberhasilan program. Adapun rata-rata peningkatan kemampuan peserta adalah sebesar 44,79 poin. Hasil evaluasi ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan kemampuan peserta. Kata kunci: takakura; sampah organik; pupuk; hizbul wathan AbstractOne of the programs of the Hizbul Wathan Scout Movement is to contribute to external circles or the general public. This effort is done by overcoming problems that occur in the community, one of which is related to piles of garbage. It's just that members of the Hizbul Wathan (HW) Regional Kwartir of Jember Regency have a problem that is not yet able to utilize takakura technology to the fullest to overcome waste and at the same time create organic fertilizer. Therefore, it is necessary to assist the application of Takakura technology for members of the Hizbul Wathan Regional Quartet (HW) of Jember Regency. The purpose of this Stimulus Community Partnership Service (PKMS) activity is to achieve the level of empowerment to apply Takakura technology to overcome floods and waste and drought. The solution offered is Guidance and Counseling and simulation of Takakura technology. The method of implementing this activity is carried out by starting with observation and coordination, followed by providing guidance and counseling, simulating the application of Takakura technology and evaluating the success of the program. The average increase in participants' abilities was 44.79 points. The evaluation results indicate that this community service activity has succeeded in improving the ability of participants. Keywords: takakura; organic waste; fertilizer; hizbul wathan
Sosialisasi pemanfaatan teknologi biopori kepada aktivis bidang lingkungan IMM kabupaten Jember untuk mengantisipasi banjir dan kekeringan Sanosra, Abadi; Kuryanto, Totok Dwi; Gunasti, Amri; Muhtar, Muhtar; Satoto, Eko Budi; Mufarida, Nely Ana; Abadi, Taufan; Bakti, Budi Satria; Umarie, Iskandar; Pratama, Aditya Dimas; Yanuar, Setiyo Ferdi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21566

Abstract

Abstrak Isu lingkungan hidup dan dampaknya serta penanganannya termasuk dalam concern Aktivis Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jember. Hanya saja, Aktivis Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jember memiliki beberapa permasalahan diantaranya, (1) Belum mengenal teknologi bipori yang bermanfaat  untuk mengatasi banjir dan sampah serta kekeringan, (2) Belum mampu memaksimalsimalkan program kewirausahaan untuk kemandirian pendanaan kegiatan organisasi. Adapun tujuan dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini adalah (1) Aktivis lingkungan Hidup Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Terampil Menerapan Teknologi Biopori untuk mengantisipasi Banjir, Kekeringan Serta Menghasilkan Kompos atau Pupuk Organik, (2) Aktivis lingkungan Hidup Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Terampil melakukan Manajemen Usaha Kompos atau Pupuk Organik. Solusi yang ditawarkan adalah Solusi 1-a yakni Bimbingan dan Penyuluhan Mengenai Teknologi Biopori, solusi 1-b yakni  Simulasi Penerapan Teknologi Biopori untuk Meresapkan Air ke Tanah dan Mengisi Sampah Organik, Solusi 2-a yakni Bimbingan dan Penyuluhan Mengenai Manajemen Pemasaran 2-b yakni simulasi manajemen pemasaran kompos atau pupuk organik. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, maka dilakukan pretest sebelum dimulai pelaksanaan program dan postest setelah kegiatan. Setelah dilakukan pengukurun diketahui bahwa kemampuan peserta telah meningkat rata-rata 40 poin dan kemampuan rata-rata menjadi 85 poin dari rata-rata 41 poin sebelum pelaksanaan pengabdian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian Masyarakat ini telah mampu meningkatkan kemampuan peserta. Kata kunci: biopori; sampah organik; pupuk organik; manajemen usaha AbstractEnvironmental issues and their impact and handling are included in the concern of Activists in the Environmental Field of the Branch Leadership (PC) of the Muhammadiyah Student Association (IMM) of Jember Regency. However, Activists in the Environmental Field of the Branch Leadership (PC) of the Muhammadiyah Student Association (IMM) of Jember Regency have several problems including, (1) Not yet familiar with bipori technology which is useful for overcoming floods and waste and drought, (2) Not yet able to maximize entrepreneurship programs for independent funding of organizational activities. The objectives of this Stimulus Community Partnership Service (PKMS) are (1) Environmental activists of the Muhammadiyah Student Association Branch Leadership are skilled in applying biopori technology to anticipate floods, drought and produce compost or organic fertilizer, (2) Environmental activists of the Muhammadiyah Student Association Branch Leadership are skilled in conducting compost or organic fertilizer business management. The solutions offered are Solution 1-a, namely Guidance and Counseling on Biopori Technology, solution 1-b, namely Simulation of the Application of Biopori Technology to Impregnate Water into the Soil and Fill Organic Waste, Solution 2-a, namely Guidance and Counseling on Marketing Management 2-b, namely simulation of compost or organic fertilizer marketing management. To measure the success of the activity, a pretest was conducted before starting the program implementation and a posttest after the activity. After the measurement, it is known that the participants' abilities have increased by an average of 40 points and the average ability to 85 points from an average of 41 points before the implementation of the service. These results show that this community service activity has been able to improve the ability of participants. Keywords: biopore; organic waste; fertilizer; business management
Desain Tanggul Beton pada Bendung Irigasi Air Alas Kabupaten Seluma: Kajian Stabilitas dan Kekuatan Struktur Jannah, Miftakhul; Yanuar, Setiyo Ferdi; Pramana, Yanuar Hendra
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.8354

Abstract

Bendung irigasi memiliki peran penting dalam menjamin kontinuitas suplai air bagi kegiatan pertanian. Namun, pada banyak kasus, bangunan ini rentan mengalami degradasi akibat gaya hidraulik, erosi, dan faktor usia layanan. Bendung Air Alas di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, mengalami permasalahan struktural, khususnya pada tanggul hulu yang masih menggunakan perlindungan sementara berupa bronjong. Kondisi tersebut meningkatkan risiko erosi serta mengurangi umur layan bendung. Sebagai solusi, direncanakan pembangunan tanggul pelindung permanen menggunakan beton bertulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain dan kinerja struktural tanggul beton bertulang yang diusulkan. Analisis dilakukan dengan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI 2847:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 1726:2019) serta pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak Geo5. Hasil perencanaan menghasilkan tebal dinding 25 cm, tebal telapak 80 cm, dan tinggi total sekitar 8,00 m. Rincian tulangan menggunakan baja D19 dan D13 pada dinding serta telapak. Evaluasi stabilitas menunjukkan bahwa pada kondisi muka air normal maupun banjir, tanggul memenuhi persyaratan keamanan terhadap guling, geser, daya dukung tanah, dan stabilitas lereng dengan faktor keamanan selalu di atas 1,50. Analisis struktur beton juga mengonfirmasi bahwa luas tulangan yang digunakan lebih besar daripada kebutuhan minimum, serta kapasitas geser (VRd) dan momen (MRd) lebih tinggi dibandingkan beban yang bekerja (VEd dan MEd). Temuan ini menegaskan bahwa desain tanggul beton bertulang yang diusulkan aman secara struktural dan layak diimplementasikan. Penerapannya diharapkan dapat meningkatkan keandalan Bendung Air Alas dalam mendukung distribusi air irigasi di Kabupaten Seluma.