Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

STRATEGI HEURISTIK DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT SISWA DI KELAS VIII SMP TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Daeli, Theresia; Harefa, Anugerah Tatema; Bawamenewi, Adrianus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan strategi heuristik dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk mengemukakan pendapat. Untuk mengetahui mengapa strategi heuristik digunakan dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk mengemukakan pendapat di kelas VIII SMP Negeri 1 Sirombu Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dengan menggunakan handphone sebagai alat untuk merekam semua pembicaraan, hasil gambar sebagai bukti nyata, kemudian buku catatan yang berfungsi untuk mencatat semua percakapan dengan sumber data atau informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu obseravasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa: Pertama, penggunaan Strategi Heuristik Dalam Mengembangkan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa Di Kelas VIII SMP Negeri 1 Sirombu yaitu dengan memberikan beberapa pertanyaan atau pendapat kepada siswa sesuai dengan materi pelajaran yang disampaikan oleh guru dikelas dan memberikan motivasi kepada peserta didik agar lebih aktif dalam memberikan atau mengemukakan pendapatnya serta memberikan pujian atau penguatan kepada siswa agar lebih berani dalam mengemukakan pendapatnya. Kedua, Strategi Heuristik digunakan dalam mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa yaitu untuk dapat memfasilitasi siswa dalam meningkatkan motivasi dan aktivitasnya baik dalam menyampaikan ide, pemecahan masalah, kemandirian dan kemampuan berpikir berdasarkan pemahamannya sendiri dalam materi pembelajaran yang disampaikan dikelas tanpa dipengaruhi oleh jawaban-jawaban dari teman sekelas lainnya.
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER KEBANGSAAN MELALUI LITERASI BUDAYA DI UPTD SMP NEGERI 2 LAHOMI TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Gulo, Teti Oi Nike; Lase, Berkat Persada; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro; Harefa, Anugerah Tatema
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya, untuk mengetahui kendala-kendala dalam penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya dan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya di SMP Negeri 2 Lahomi tahun Akademik 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah rekaman dengan menggunakan alat rekam HP (merekam semua pembicaraan) hasil gambar sebagai bukti nyata, kemudian buku catatan yang berfungsi untuk mencatat semua percakapan dengan sumber data. Dari hasil Penelitian ditemukan bahwaPelaksanaan program literasi budaya di SMP Negeri 2 Lahomi dengan memfungsikan lingkungan fisik sekolah melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah, pembelajaran ekstrakurikuer, penegakan tata tertib sekolah maupun juga literasi sekolah serta pembelajaran PPKn penanaman nilai- nilai karakter kebangsaan.Penanaman karakter kebangsaan melalui literasi budaya siswa diharapkan dapat tumbuh sebagai generasi yang mencintai dan memahami warisan budaya bangsa serta memiliki karakter kebangsaan yang kuat, salah satunya dengan memberikan pemahaman pentingnya membaca kepada siswa, mengadakan kegiatan literasi yang berfokus pada nilai-nilai kebangsaan, seperti membaca karya sastra atau sejarah nasional, dan melalui buku-buku perpustakaan yang dapat memperkenalkan tokoh-tokoh inspiratif dan teladan yang mewakili karakter kebangsaan yang dihormati. Kendala yang dihadapi dalam penanaman pembentukan nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya adalah: 1) terbatasnya sumber daya seperti buku, materi, dan sarana pendukung; 2) Keterbatasan akses informasi dan komunikasi, terutama dalam hal peminjaman yang masih dilakukan secara manual; 3) kurangnya minat baca siswa; 4) situasi belajar yang kurang memotivasi para siswa untuk mempelajari buku-buku tertentu di luar buku-buku paket; 5) Meningkatnya penggunaan teknologi informasi elektronik. Upaya yang dilakukan adalah Meningkatkan pelayanan di dalam perpustakaan sekolah seperti menyediakan bahan bacaan dengan berbagai jenis buku yang mendukung, memberikan perhatian terhadap kenyamanan perpustakaan seperti kondisi ruangan yang cukup baik dan nyaman, serta rapi dalam penataan buku, dan mengendalikan atau membatasi anak dalam penggunaan alat media elektronik seperti gawai dan televisi.
KECENDERUNGAN TERJADINYA DEPRESI PADA GENERASI Z AKIBAT KEMAJUAN MEDIA INTERNET DI KECAMATAN SIROMBU KABUPATEN NIAS BARAT Daeli, Pilipus; Harefa, Amstrong; Harefa, Anugerah Tatema
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kecenderungan Terjadinya Depresi Pada Generasi Z akibat Kemajuan Media Internet Di Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Adapun tujuan penggunaan pendekatan deskriptif adalah menggambarkan proses dari pelaksanaan penelitian yang diawali dari observasi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dengan menggunakan handphone sebagai alat untuk merekam semua pembicaraan, hasil gambar sebagai bukti nyata, dan buku catatan yang berfungsi untuk mencatat percakapan dengan sumber data atau informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa: Pertama, kecenderungan terjadinya deperesi diakibatkan karena penggunaan internet dalam waktu panjang yang membuat kecanduan sehingga dapat mengakibatkan beberapa penyakit diantaranya penderita merasa lelah, tidak bisa tidur dan emosional yang tidak Stabil, sehingga dapat mengakibatkan kecenderungan terjadinya depresi pada generasi Z ini.. Kedua ciri-ciri seseorang yang depresi akibat kemajuan media internet yaitu merasa lelah, gangguan tidur, gangguan mental, dan kerusakan motorik otak yang membuat penderita syndrom atau kecanduan mengakses internet, dapat mengakibatkan depresi yang ditandai dengan gejala, emosional, kelelahan sepanjang hari, dan mengakibatkan penderita adikasi internet tidak mau bergaaul dengan teman sebayanya mereka hanya focus dan lebih banyak menghabiskan waktu dalam mengakses internet. Ketiga, upaya yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya depresi akibat kemajuan media internet yaitu membatasi waktu dalam mengakses internet, mencari hobi baru, melakukan pemeriksaan kepada dokter, tetap aktif secara sosial dengan keluarga dan teman dilingkungan setempat, selanjutnya orag tua juga harus berperan dalam mencegah terjadinya adikasi internet yang semakin membawa dampak buruk bagi seorang remaja dan kalangan masyarakat
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN INTERAKSI PADA ANAK DIDIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMA SWASTA SANTU XAVERIUS GUNUNGSITOLI Zebua, Pandu Elizaro; Lase, Fatiani; Harefa, Anugerah Tatema; Hulu, Syukur Kasieli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru berinteraksi dalam pembelajaran sehingga tercapainya pembelajaran yang efektif, kendala yang dihadapi guru dalam melakukan interaksi terhadap anak didik dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru ppkn dalam mengatasi kendala interkasi yang dihadapi guru di SMA Swasta Santu Xaverius Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penerapan pendekatan deskriptif adalah untuk menggambarkan secara akurat suatu fenomena atau peristiwa tertentu, termasuk karakteristik, pola, atau tren yang terjadi. Peneliti sendiri bertindak sebagai instrumen penelitian, menggunakan ponsel untuk merekam dialog, mencatat hasil visual sebagai bukti, dan mencatat percakapan dengan narasumber menggunakan catatan buku. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa: Pertama, Interaksi dalam pembelajaran merupakan hubungan timbal balik antar guru dan peserta didik dan dalam mengembangkan interaksi dalam pembelajaran guru harus mampu menggunakan metode belajar yang inovatif dan variatif, mengidentifikasi kemampuan siswa, membimbing dan mendampingi peserta didik, kemampuan komunikasi dan pengolahan kelas, serta mampu dalam penggunaan tegnologi pembelajaran. Kedua kendala seorang guru dalam mengembangkan interaksi kepada anak didik yaitu kondisi anak didik yang kurang interaktif dan perbedaan tingkat kemampuan inteligensi setiap anak didik. Ketiga dalam adapun cara dalam mengatasi kendala-kendala tersebut, yaitu dengan memahami peserta didik, memahami kondisi peserta didik, dan mengidentifikasi potensi yang dimiliki setiap siswa.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENUMBUHKAN TOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA DI LINGKUNGAN KAMPUS Harefa, Anugerah Tatema; Hulu, Syukur Kasieli; Lase, Berkat Persada; Harefa, Amstrong; Bawamenewi, Adrianus; Lase, Fatiani; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam menumbuhkan toleransi antarumat beragama di lingkungan kampus melalui metode studi literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa PKn berperan penting dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap nilai-nilai pluralisme, demokrasi, dan hak asasi manusia. Pendekatan pembelajaran yang interaktif dan partisipatif serta kegiatan ekstrakurikuler berbasis keberagaman terbukti efektif dalam menanamkan sikap toleransi. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti konsistensi penerapan kurikulum dan evaluasi program. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap strategi pengembangan pendidikan toleransi di Indonesia, khususnya di tingkat perguruan tinggi.
Modernisasi Infrastruktur Sekolah dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMK Negeri 2 Somolo-Molo Lombu, Kardiaman; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro; Harefa, Anugerah Tatema; Lase, Fatiani
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 2 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i2.5207

Abstract

This study aims to analyse the role of school infrastructure modernisation in improving student learning motivation at SMK Negeri 2 Somolo-molo and to identify the factors that have prevented its optimal implementation. The research used a qualitative method with a descriptive approach, with the research subjects including the principal, teachers, and students. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews, and documentation, then analysed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques, accompanied by source triangulation to ensure data validity. The results of the study show that infrastructure modernisation has been carried out through the construction of an auditorium, renovation of classrooms, construction of a teachers' office, and the provision of learning facilities such as tables, chairs, whiteboards, and smart TVs. This modernisation has had a positive impact on increasing student motivation, interest and attitude towards learning, and has helped teachers deliver learning materials more effectively. However, the implementation of school infrastructure modernisation has not been optimal due to budget constraints and the geographical constraints of schools located in disadvantaged areas, which have hampered the procurement of facilities and infrastructure and slowed down the construction process
Partisipasi Masyarakat Desa dalam Melestarikan Nilai Budaya Adat di Desa Hiligawoni, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara Zalukhu, Leonardus; Hulu, Syukur Kasieli; Harefa, Anugerah Tatema; Harefa, Amstrong
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam melestarikan budaya tradisional di Desa Hiligawoni, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara. Budaya lokal seperti Owasa, Fondrakö, Fatele, dan Maena merupakan identitas penting masyarakat Nias. Namun, pengaruh globalisasi menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan nilai-nilai tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat tinggi, mencakup perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan budaya. Faktor pendorong utama adalah nilai gotong royong (fama’aya) dan peran tokoh adat, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan dana, minimnya dokumentasi, serta kurangnya minat generasi muda akibat pengaruh gaya hidup modern. Rekomendasi penelitian meliputi pelibatan aktif pemuda melalui pendidikan berbasis komunitas, digitalisasi warisan budaya, dan kolaborasi sinergis antara pemerintah desa dengan lembaga adat.  
Implementasi Nilai Karakter Religius Sebagai Pilar Utama dalam Mengatasi Krisis Moral Peserta Didik di SMK Negeri 3 Alasa Zalukhu, Perlinus; Harefa, Anugerah Tatema; Bawamenewi, Adrianus; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.6987

Abstract

This study aims to analyze the implementation of religious character values ​​as part of efforts to address the moral crisis among students, as well as to identify the supporting and inhibiting factors at SMK Negeri 3 Alasa. The study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, involving the principal, the vice-principal for student affairs, teachers, and students as informants. Data analysis proceeded through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The results indicate that religious character values ​​are implemented through positive habituation, routine school activities, attitude development, and the integration of religious values ​​into classroom instruction. This implementation fosters values ​​such as empathy, discipline, responsibility, tolerance, and mutual respect. Supporting factors include school commitment, the involvement of the school community, teachers serving as role models, and a positive school culture. Inhibiting factors include suboptimal supervision outside school hours, as well as the influence of the students' environments and negative habits. These findings demonstrate that religious character plays a crucial role in the school's efforts to shape students' moral behavior.
Strategi Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mengatasi Kenakalan Siswa di SMP Negeri 4 Idanogawo Telaumbanua, Damai Kusman; Harefa, Anugerah Tatema; Harefa, Amstrong; Bawamenewi, Adrianus
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.6990

Abstract

Student misconduct such as rule violations, poor discipline, and behavior deviating from norms poses a challenge to character development. Civics Education teachers play a crucial role in shaping student behavior through instruction and guidance. This study aims to analyze the strategies employed by Civics Education teachers to address student misconduct and to identify the factors that facilitate or hinder the implementation of these strategies at SMP Negeri 4 Idanogawo. A qualitative approach with a descriptive method was adopted. The research subjects included the school principal, the deputy principal for student affairs, Civics Education teachers, and students. Data were collected through observation, interviews, and document analysis, and subsequently processed via data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that teacher strategies include persuasive approaches involving counseling and guidance, the enforcement of discipline through educational sanctions, leading by example, and collaboration with the school administration and parents. Facilitating factors include school support, teachers serving as role models, and parental cooperation, whereas hindering factors include low student awareness, the influence of peer environments, a lack of parental supervision, and limited collaboration between the school and families.