Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

STRATEGI HEURISTIK DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT SISWA DI KELAS VIII SMP TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Daeli, Theresia; Harefa, Anugerah Tatema; Bawamenewi, Adrianus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan strategi heuristik dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk mengemukakan pendapat. Untuk mengetahui mengapa strategi heuristik digunakan dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk mengemukakan pendapat di kelas VIII SMP Negeri 1 Sirombu Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dengan menggunakan handphone sebagai alat untuk merekam semua pembicaraan, hasil gambar sebagai bukti nyata, kemudian buku catatan yang berfungsi untuk mencatat semua percakapan dengan sumber data atau informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu obseravasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa: Pertama, penggunaan Strategi Heuristik Dalam Mengembangkan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa Di Kelas VIII SMP Negeri 1 Sirombu yaitu dengan memberikan beberapa pertanyaan atau pendapat kepada siswa sesuai dengan materi pelajaran yang disampaikan oleh guru dikelas dan memberikan motivasi kepada peserta didik agar lebih aktif dalam memberikan atau mengemukakan pendapatnya serta memberikan pujian atau penguatan kepada siswa agar lebih berani dalam mengemukakan pendapatnya. Kedua, Strategi Heuristik digunakan dalam mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa yaitu untuk dapat memfasilitasi siswa dalam meningkatkan motivasi dan aktivitasnya baik dalam menyampaikan ide, pemecahan masalah, kemandirian dan kemampuan berpikir berdasarkan pemahamannya sendiri dalam materi pembelajaran yang disampaikan dikelas tanpa dipengaruhi oleh jawaban-jawaban dari teman sekelas lainnya.
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER KEBANGSAAN MELALUI LITERASI BUDAYA DI UPTD SMP NEGERI 2 LAHOMI TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Gulo, Teti Oi Nike; Lase, Berkat Persada; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro; Harefa, Anugerah Tatema
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya, untuk mengetahui kendala-kendala dalam penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya dan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya di SMP Negeri 2 Lahomi tahun Akademik 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah rekaman dengan menggunakan alat rekam HP (merekam semua pembicaraan) hasil gambar sebagai bukti nyata, kemudian buku catatan yang berfungsi untuk mencatat semua percakapan dengan sumber data. Dari hasil Penelitian ditemukan bahwaPelaksanaan program literasi budaya di SMP Negeri 2 Lahomi dengan memfungsikan lingkungan fisik sekolah melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah, pembelajaran ekstrakurikuer, penegakan tata tertib sekolah maupun juga literasi sekolah serta pembelajaran PPKn penanaman nilai- nilai karakter kebangsaan.Penanaman karakter kebangsaan melalui literasi budaya siswa diharapkan dapat tumbuh sebagai generasi yang mencintai dan memahami warisan budaya bangsa serta memiliki karakter kebangsaan yang kuat, salah satunya dengan memberikan pemahaman pentingnya membaca kepada siswa, mengadakan kegiatan literasi yang berfokus pada nilai-nilai kebangsaan, seperti membaca karya sastra atau sejarah nasional, dan melalui buku-buku perpustakaan yang dapat memperkenalkan tokoh-tokoh inspiratif dan teladan yang mewakili karakter kebangsaan yang dihormati. Kendala yang dihadapi dalam penanaman pembentukan nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya adalah: 1) terbatasnya sumber daya seperti buku, materi, dan sarana pendukung; 2) Keterbatasan akses informasi dan komunikasi, terutama dalam hal peminjaman yang masih dilakukan secara manual; 3) kurangnya minat baca siswa; 4) situasi belajar yang kurang memotivasi para siswa untuk mempelajari buku-buku tertentu di luar buku-buku paket; 5) Meningkatnya penggunaan teknologi informasi elektronik. Upaya yang dilakukan adalah Meningkatkan pelayanan di dalam perpustakaan sekolah seperti menyediakan bahan bacaan dengan berbagai jenis buku yang mendukung, memberikan perhatian terhadap kenyamanan perpustakaan seperti kondisi ruangan yang cukup baik dan nyaman, serta rapi dalam penataan buku, dan mengendalikan atau membatasi anak dalam penggunaan alat media elektronik seperti gawai dan televisi.
KECENDERUNGAN TERJADINYA DEPRESI PADA GENERASI Z AKIBAT KEMAJUAN MEDIA INTERNET DI KECAMATAN SIROMBU KABUPATEN NIAS BARAT Daeli, Pilipus; Harefa, Amstrong; Harefa, Anugerah Tatema
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kecenderungan Terjadinya Depresi Pada Generasi Z akibat Kemajuan Media Internet Di Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Adapun tujuan penggunaan pendekatan deskriptif adalah menggambarkan proses dari pelaksanaan penelitian yang diawali dari observasi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dengan menggunakan handphone sebagai alat untuk merekam semua pembicaraan, hasil gambar sebagai bukti nyata, dan buku catatan yang berfungsi untuk mencatat percakapan dengan sumber data atau informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa: Pertama, kecenderungan terjadinya deperesi diakibatkan karena penggunaan internet dalam waktu panjang yang membuat kecanduan sehingga dapat mengakibatkan beberapa penyakit diantaranya penderita merasa lelah, tidak bisa tidur dan emosional yang tidak Stabil, sehingga dapat mengakibatkan kecenderungan terjadinya depresi pada generasi Z ini.. Kedua ciri-ciri seseorang yang depresi akibat kemajuan media internet yaitu merasa lelah, gangguan tidur, gangguan mental, dan kerusakan motorik otak yang membuat penderita syndrom atau kecanduan mengakses internet, dapat mengakibatkan depresi yang ditandai dengan gejala, emosional, kelelahan sepanjang hari, dan mengakibatkan penderita adikasi internet tidak mau bergaaul dengan teman sebayanya mereka hanya focus dan lebih banyak menghabiskan waktu dalam mengakses internet. Ketiga, upaya yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya depresi akibat kemajuan media internet yaitu membatasi waktu dalam mengakses internet, mencari hobi baru, melakukan pemeriksaan kepada dokter, tetap aktif secara sosial dengan keluarga dan teman dilingkungan setempat, selanjutnya orag tua juga harus berperan dalam mencegah terjadinya adikasi internet yang semakin membawa dampak buruk bagi seorang remaja dan kalangan masyarakat
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN INTERAKSI PADA ANAK DIDIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMA SWASTA SANTU XAVERIUS GUNUNGSITOLI Zebua, Pandu Elizaro; Lase, Fatiani; Harefa, Anugerah Tatema; Hulu, Syukur Kasieli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru berinteraksi dalam pembelajaran sehingga tercapainya pembelajaran yang efektif, kendala yang dihadapi guru dalam melakukan interaksi terhadap anak didik dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru ppkn dalam mengatasi kendala interkasi yang dihadapi guru di SMA Swasta Santu Xaverius Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penerapan pendekatan deskriptif adalah untuk menggambarkan secara akurat suatu fenomena atau peristiwa tertentu, termasuk karakteristik, pola, atau tren yang terjadi. Peneliti sendiri bertindak sebagai instrumen penelitian, menggunakan ponsel untuk merekam dialog, mencatat hasil visual sebagai bukti, dan mencatat percakapan dengan narasumber menggunakan catatan buku. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa: Pertama, Interaksi dalam pembelajaran merupakan hubungan timbal balik antar guru dan peserta didik dan dalam mengembangkan interaksi dalam pembelajaran guru harus mampu menggunakan metode belajar yang inovatif dan variatif, mengidentifikasi kemampuan siswa, membimbing dan mendampingi peserta didik, kemampuan komunikasi dan pengolahan kelas, serta mampu dalam penggunaan tegnologi pembelajaran. Kedua kendala seorang guru dalam mengembangkan interaksi kepada anak didik yaitu kondisi anak didik yang kurang interaktif dan perbedaan tingkat kemampuan inteligensi setiap anak didik. Ketiga dalam adapun cara dalam mengatasi kendala-kendala tersebut, yaitu dengan memahami peserta didik, memahami kondisi peserta didik, dan mengidentifikasi potensi yang dimiliki setiap siswa.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENUMBUHKAN TOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA DI LINGKUNGAN KAMPUS Harefa, Anugerah Tatema; Hulu, Syukur Kasieli; Lase, Berkat Persada; Harefa, Amstrong; Bawamenewi, Adrianus; Lase, Fatiani; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam menumbuhkan toleransi antarumat beragama di lingkungan kampus melalui metode studi literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa PKn berperan penting dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap nilai-nilai pluralisme, demokrasi, dan hak asasi manusia. Pendekatan pembelajaran yang interaktif dan partisipatif serta kegiatan ekstrakurikuler berbasis keberagaman terbukti efektif dalam menanamkan sikap toleransi. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti konsistensi penerapan kurikulum dan evaluasi program. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap strategi pengembangan pendidikan toleransi di Indonesia, khususnya di tingkat perguruan tinggi.