Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS WACANA KRITIS IKLAN LAYANAN MASYARAKAT COVID-19 PADA KORAN MEDIA INDONESIA (KAJIAN TEUN A. VAN DIJK) Hera Septriana; Winda Dwi Hudhana; Sumarlam Sumarlam
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6633

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan analisis wacana kritis iklan layanan masyarakat covid-19 pada koran Media Indonesia menggunakan kajian Teun A. Van Dijk. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data dalam penelitian yaitu kutipan teks wacana struktur teks wacana superstruktur, mikro struktur dan makro struktur pada iklan layanan masyarakat pada Koran Media Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian digunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian, iklan layanan masyarakat berjudul Indonesia dan Tiongkok Kerja Sama dalam Produksi Vaksin Covid-19, struktur makro yaitu topik produksi vaksin oleh pemerintah Indonesia dan Tiongkok. Subtopic nama perusahaan pengembang vaksin, tujuan kerja sama pembuatan vaksin, teknologi yang digunakan untuk pengembangan vaksin, progres pengembangan vaksin, proses pembuatan vaksin, hasil dan pengembangan vaksin, dukungan pemerintah Indonesia, produk lain dikembangkan, data perkembangan vaksin di Indonesia, data penyuntikan vaksin, dan jumlah vaksin yang didistribusikan. Superstruktur yaitu identitas perusahaan, inti yaitu mengenai kerja sama pembuatan vaksin dan penutup pada pendistribusian vaksin. Strukutr mikro yaitu control informasi, sintaksis pada maksud eksplisit pemerintah dalam memproduksi vaksin. Pada iklan layanan masyarakat Perkuat Imunitas Saat Pancaroba yaitu struktur makro yaitu memperkuat imunitas dalam musim pancaroba,Subtopic yaitu penyakit di musim pancaroba, himbauan peningkatan imunitas dan menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Pada superstruktur yaitu bagian pembuka yaitu musim pancaroba yang datang dalam pandemi, bagian inti yaitu himbauan mengatasi penyakit pancaroba, bagian akhir berkaitan dengan himbauan untuk menyaksikan tayangan Metro icare. Bagian struktur mickro yaitu semantic latar yaitu Indonesia dan maksud yaitu himbauan memperkuat imun data pancaroba di masa pandemi.Kata kunci: Wacana, Iklan Layanan Masyarakat, Covid-19
MUATAN LEVEL KOGNITIF DALAM SOAL PENUGASAN MATA KULIAH UMUM BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG Winda Dwi Hudhana; Hera Septriana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7295

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui soal penugasan dalam Mata Kuliah Umum (MKU) Bahasa Indonesia berdasarkan ranah kognitif taksonomi Bloom. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian yaitu naskah soal penugasan dalam mata kuliah MKU Bahasa Indonesia di prodi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Tangerang. Data dalam penelitian ini yaitu butir soal soal penugasan dalam mata kuliah MKU Bahasa Indonesia di prodi Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian yaitu menentukan ranah kognitif taksonomi Bloom yang terdapat dalam Capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) antara lain mengingat (C1), memahami (C2), menerapkan (C3), menganalisis (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Pada CPMK pertama, yaitu menghasilkan karya tulis ilmiah yaitu memahami (C2), menerapkan (C3), dan menciptakan (C6). Kedua, menghasilkan karya tulis ilmiah populer, memahami (C2), menerapkan (C3), dan menciptakan (C6). Ketiga, menerapkan dan memahami PUEBI pengetahuan (C1), memahami (C2), menerapkan (C3), dan menganalisi (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Keempat, memahami kaidah kebahasaan, memahami (C2), menerapkan (C3), dan menganalisi (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Kelima, memahami teknik menulis skripsi memahami (C2), menerapkan (C3), dan memahami (C4).Kata Kunci: Kogntif, Soal Penugasan, Bahasa Indonesia
Analisis Penggunaan Frasa pada Teks Prosedur dalam Buku Bahasa Indonesia Bergerak Bersama Kelas V SD Kurikulum Merdeka Finda Rosita Dewi; Alifya Aenatul Nabila; Firli Safinah Az-zahroh; Anna Murdiyanti; Asep Purwo Yudi Utomo; Hera Septriana
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v1i1.507

Abstract

This research was conducted to analyze the phrases in the procedural text in the Indonesian book Moving Together Class V SD Kurikulum Merdeka. This study focuses on analyzing phrases based on categories or word classes used in procedure texts. The purpose of this research analysis is to examine the use of adverb phrases, numerals, adjectives, nouns, and verbs in the Indonesian book Moving Together Class V SD Merdeka Curriculum. This study uses a methodological approach in the form of a qualitative descriptive approach and a theoretical approach in the form of a syntactic approach. The data in this study were taken from fragments of phrases in procedural texts in the Indonesian book Moving Together Class V SD Kurikulum Merdeka. The results of this study are that there are 9 noun phrases or nouns, 8 adverb phrases or adverbs, 2 verb or verb phrases, 2 adjective phrases or adjectives, and 1 numeral phrase or number word. The benefit of this research is to find out the types of phrases in the procedural text in the book Indonesian Moving Together for class V at the Merdeka Curriculum Elementary School as well as provide initial knowledge about phrases to fifth-grade elementary school students as an introductory knowledge to continue to the next level of education.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM “KU KIRA KAU RUMAH” Aryani Dwi Inggria Putri; Yuni Kusumawati; Zulma Amalia Firdaus; Hera Septriana; Asep Purwo Yudi Utomo
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): April : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.515 KB) | DOI: 10.56910/pustaka.v2i2.136

Abstract

Language is a communication tool used by humans to convey intentions, thoughts, ideas, feelings to others. The purpose of this study is to identify and describe the types of ilocutionary speech acts in the film “Ku Kira Kau Rumah”. This research is inclueded in qualitative descriptive research. The origin of the data in this study is in the form of speech fragments that are suspected to contain ilocutionary speech acts in the film “Ku Kira Kau Rumah. The data of this research is in form of speech fragments that are suspected to contain illocutionary speech acts in the film “Ku Kira Kau Rumah”. The data collection technique in this study was a free listening technique, involving conversation and taking notes. The data sourch used is the film “Ku Kira Kau Rumah” using a study of the division of Searle’s speech acts including representative, directive, expressive, commissive, and deklarative. According to the result of the analysis of the film “Ku Kira Kau Rumah” found 5 types of illocutionnary speech acts, namely representative consisting of 3 data, namely the act of stating, showing, and informing. The directive consist of 2 data, namely the act of ordering and asking. Expressive consist of data, namely acts of gratitude and apologizing. Commissive which consist of 1 data, namely acts of promise, and Declarative consisting of 1 data, namely acts of decision.
Analisis Penggunaan Frasa pada Teks Prosedur dalam Buku Bahasa Indonesia Bergerak Bersama Kelas V SD Kurikulum Merdeka Finda Rosita Dewi; Alifya Aenatul Nabila; Firli Safinah Az-zahroh; Anna Murdiyanti; Asep Purwo Yudi Utomo; Hera Septriana
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v1i1.507

Abstract

This research was conducted to analyze the phrases in the procedural text in the Indonesian book Moving Together Class V SD Kurikulum Merdeka. This study focuses on analyzing phrases based on categories or word classes used in procedure texts. The purpose of this research analysis is to examine the use of adverb phrases, numerals, adjectives, nouns, and verbs in the Indonesian book Moving Together Class V SD Merdeka Curriculum. This study uses a methodological approach in the form of a qualitative descriptive approach and a theoretical approach in the form of a syntactic approach. The data in this study were taken from fragments of phrases in procedural texts in the Indonesian book Moving Together Class V SD Kurikulum Merdeka. The results of this study are that there are 9 noun phrases or nouns, 8 adverb phrases or adverbs, 2 verb or verb phrases, 2 adjective phrases or adjectives, and 1 numeral phrase or number word. The benefit of this research is to find out the types of phrases in the procedural text in the book Indonesian Moving Together for class V at the Merdeka Curriculum Elementary School as well as provide initial knowledge about phrases to fifth-grade elementary school students as an introductory knowledge to continue to the next level of education.
Peran Guru dalam Mencegah dan Mengatasi Perilaku Bullying pada Peserta Didik di MTs Susanti, Rini Puji; Septriana, Hera; Lestari, Ega; Nandini, Putri Hasna Nida
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1568

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran guru dalam mencegah perilaku bullying pada peserta didik di MTS Muhammadiyah Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru di MTS Muhammadiyah Purwokerto. Adapun Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan analisis data bersifat induktif. Hasil penelitian ini bahwa peran guru dalam mencegah perilaku bullying di MTS Muhammadiyah Purwokerto yaitu membangun komunikasi efektif dengan siswa dengan adanya pembinaan wali kelas setiap pekan, mendeteksi tindakan bullying sejak dini, memberikan nasehat, menciptakan suasana dan lingkungan yang nyaman dan pendekatan akhlak melalui pembiasaan Salat Duha berjamaah, BTQ, salat Zuhur berjamaah dan tasi’. Sedangkan Peran guru dalam mengatasi perilaku bullying di MTS Muhammadiyah Purwokerto yaitu Angkat topik bullying dalam obrolan di kelas, dibiasakan anak kerja sama, ramah dalam pemanfaatan media sosial, melapor jika ada teman yang melakukan perbuatan yang mengarah pada bullying, memberi hukuman bagi pelaku bullying dengan hukuman yang mendidik seperti membaca Al Qur’an, menyalin ayat-ayat tertentu dan mengumpulkan berita-berita bahaya bullying di media massa (koran/internet) dan memanggil pelaku bullying
DEVELOPING ECOLOGICAL THINKING THROUGH GREEN LITERATURE TO ENHANCE ELEMENTARY STUDENTS' SHORT STORY WRITING SKILLS Septriana, Hera; Susanti, Rini Puji; Israhayu, Eko Sri; Wahyudi, Ahmad
JURNAL SKRIPTA Vol 10 No 2 (2024): SKRIPTA NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v10i2.7186

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengkaji pengaruh penerapan Green Literature dalam mengembangkan pola pikir ekologis siswa serta keterampilan mereka dalam menulis cerpen. Dalam penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana pembelajaran berbasis Green Literature dapat meningkatkan kesadaran ekologis dan kreativitas siswa dalam menghasilkan karya tulis berbentuk cerpen. Dilakukan uji hipotesis guna mengetahui pengaruh Green Literature terhadap kemampuan menulis cerpen pada siswa SD. Dengan menggunakan metode penelitian eksperimen untuk mengukur perbedaan keterampilan kepenulisan cerita pendek sebelum dan seusai diberi perlakuan menggunakan materi Green Literature. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa sekolah dasar, yang terbagi dalam yakni kelompok pertama bernama eksperimen dimana mendapat perlakuan menggunakan Green Literature dan kelompok kedua bernama kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan seperti kelompok pertama. Hasil uji hipotesis 1 menunjukkan bahwasanya dari penerapan Green Literature terhadap keterampilan menulis cerpen siswa ada pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil uji t, signifikansi yang diperoleh adalah 0,019 yang lebih kecil dari 0,05, dan nilai thitung dengan 2,386 lebih besar dari ttabel yang bernilai 1,66105. Oleh karena itu, hipotesis alternatif (Ha) diterima sedangkan hipotesis (Ho) ditolak, yang artinya Green Literature memiliki pengaruh signifikan dan berdampak positif terhadap kemampuan siswa dalam menulis cerpen. Dengan demikian, penelitian yang dilakukam menjelaskan bahwa penerapan Green Literature tidak hanya dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen, tetapi juga dapat membangun pola pikir ekologis pada siswa, yang pada gilirannya memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pendidikan berbasis lingkungan di sekolah dasar.
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MEREKA BILANG AKU KEMLINTHI KARYA HANIFA VIDYA: PERSPEKTIF SIGMUND FREUD Rachmanti, Rizma Amalia; Septriana, Hera
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.12646

Abstract

Penelitian ini dibuat bertujuan untuk mengetahui struktur kepribadian tokoh utama dalam novel Mereka Bilang Aku Kemlinthi karya Hanifa Vidya. Fokus penelitian ini terletak pada bagian kepribadian tokoh utamanya dengan menggunakan teori kepribadian Sigmund Freud. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Penelitian ini mengupas tiga komponen kepribadian tokoh utama diantaranya komponen id, ego, dan superego. Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah kepribadian “Srikandi” selaku tokoh utama yang diambil dari sumber novel Mereka Bilang Aku Kemlinthi karya Hanifa Vidya. Bentuk data yang disajikan dalam penelitian ini berupa kutipan percakapan atau kalimat pendeskripsian sang tokoh oleh sang penulis. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada dua yaitu teknik baca, dan teknik catat. Untuk menguji keabsahan data penulis menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Selama penelitian, peneliti telah menemukan 11 data kepribadian tokoh utama yang terbagi menjadi 4 id, 4 ego, dan 3 superego yang sebagaimana dapat disimpulkan kepribadian yang dimiliki tokoh utama berupa penggambaran tokoh yang teguh pendirian, kuat, dan mengusahakan segala cara untuk memenuhi keinginannya.Kata Kunci: Kepribadian, Novel, Sigmund Freud, Tokoh Utama
Analisis Tindak Tutur Representatif "Cara Belajar Efektif" pada Saluran Youtube Hujan Tanda Tanya Ariska Novirinda Stefany; Aulia Lathifatul Chalda; Dwi Aulia Putri; Lilis Septiani; Wahyu Wulan Setiyanti; Asep Purwo Yudi Utomo; Rossi Galih Kesuma; Hera Septriana
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v3i1.2291

Abstract

The branch of linguistics that studies the external structure of language is pragmatics. Speech acts are analyzed in the field of pragmatics, which is a branch of linguistics that studies language in terms of how language is used (speech). Speech acts are divided into 3 types, namely locution, illocution, and perlocution. This research will examine one of the components of speech acts, namely the illocutionary speech acts of assertive (representative) forms. Representative speech acts are included in the types of speech acts used to explain something, such as facts, statements, affirmations, descriptions, and conclusions. The purpose of this study is to analyze the representative speech acts used in the video "How to Learn Effectively" on the YouTube channel "Hujan Tanda Tanya." There are two types of approaches in this research, namely the descriptive qualitative methodological approach and the pragmatic approach. The methods used in this research are listening, note-taking, and pairing methods. Formal and informal presentation methods are used in this research. There are 7 videos, each of which lasts approximately 6 to 11 minutes, and 140 utterances are found that are included in the representative speech acts. The utterances are divided into 10 types, namely stating, showing, mentioning, informing, suggesting, explaining, giving examples, speculating, reporting, and asking theoretical questions. This research is expected to enrich the literature on pragmatic analysis in the context of digital media, especially related to representative speech acts in educational videos on platforms such as YouTube. In addition, this research is expected to describe and understand various types of speech, especially representative speech.
Pelatihan Da’i Cilik Sebagai Motivasi Dakwah Santri TPQ Taman Pesona Teluk di Purwokerto Selatan Septriana, Hera; Setiyawan, Dwi; Nurlina, Laily; Israhayu, Eko Sri
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16234

Abstract

Pelatihan da’i cilik ini merupakan kegitan yang memberikan pemahaman sejak dini kaitannya dengan dakwah. Dakwah untuk setiap muslim merupakan hal yang penting untuk diketahui, dipelajari dan dibina sejak dini. Hal ini sebagai pemilihan keterampilan anak yang memiliki kemapuan lebih dalam bidang dakwah. Hal tersebut dapat menjadikan kelanjutan perjuangan dalam bidang dakwah yang dimulai dari santri TPQ Taman Pesona Teluk. Pelatihan ini juga akan membantu santri dalam keterampilan berbicara di depan umum. Adapun keterampilan berbicara di depan umum dapat menjadi manfaat da’i cilik dalam lingkungan masyarakat. Pelatihan ini menggunaan metode observasi, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Palatihan ini dilakukan dan membuat santri antusias dalam berbicara di depan umum dan lebih percaya diri dalam melakukan dakwah.