Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Kualitas Isi dan Kalimat Efektif pada Teks Opini dalam Laman Website cnbcindonesia.com Edisi Januari 2025 sebagai Bahan Bacaan Fitri Nur Hikmah; Ages Puspitasari; Izzatun Nihayah; Jihan Iffah Kamaliya; Aliyya Hidayati; Asep Purwo Yudi Utomo; Hera Septriana; Suntoro Suntoro
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v5i3.3271

Abstract

Writing is a productive activity that represents the writer's expression. However, in writing or composing sentences we cannot do it at will, one of which is in terms of effective sentences. The application of effective sentences can be found in opinion writing. Opinion texts are often the main source of information for readers in assessing an issue. In opinion text, the use of effective sentences is very important, so the message can be understood properly. Ineffective sentences can make the meaning ambiguous and unclear. Such ambiguity makes the quality of the opinion text decrease. As a result, the message to be conveyed does not reach the target. This study aims to identify, describe, and analyze the forms of language errors in the field of syntax, especially the use of effective sentences and content quality in opinion texts. The research methodology used is a methodological approach and a theoretical approach. The methodological approach that the author uses is descriptive qualitative, while the theoretical approach is syntactic. Data collection in this study was carried out through reading and recording techniques and purposive sampling techniques. The results of the analysis conducted with the object of opinion text on the January edition of the cnbn.indonesia.com website page, there are still many errors in the writing that cause sentences to be ineffective and make the quality of the opinion text content decrease. The benefit of this research is as a reference in writing, reading, improving, and analyzing the content of a text. 
DEVELOPING ECOLOGICAL THINKING THROUGH GREEN LITERATURE TO ENHANCE ELEMENTARY STUDENTS' SHORT STORY WRITING SKILLS Septriana, Hera; Susanti, Rini Puji; Israhayu, Eko Sri; Wahyudi, Ahmad
JURNAL SKRIPTA Vol 10 No 2 (2024): SKRIPTA NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v10i2.7186

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengkaji pengaruh penerapan Green Literature dalam mengembangkan pola pikir ekologis siswa serta keterampilan mereka dalam menulis cerpen. Dalam penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana pembelajaran berbasis Green Literature dapat meningkatkan kesadaran ekologis dan kreativitas siswa dalam menghasilkan karya tulis berbentuk cerpen. Dilakukan uji hipotesis guna mengetahui pengaruh Green Literature terhadap kemampuan menulis cerpen pada siswa SD. Dengan menggunakan metode penelitian eksperimen untuk mengukur perbedaan keterampilan kepenulisan cerita pendek sebelum dan seusai diberi perlakuan menggunakan materi Green Literature. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa sekolah dasar, yang terbagi dalam yakni kelompok pertama bernama eksperimen dimana mendapat perlakuan menggunakan Green Literature dan kelompok kedua bernama kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan seperti kelompok pertama. Hasil uji hipotesis 1 menunjukkan bahwasanya dari penerapan Green Literature terhadap keterampilan menulis cerpen siswa ada pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil uji t, signifikansi yang diperoleh adalah 0,019 yang lebih kecil dari 0,05, dan nilai thitung dengan 2,386 lebih besar dari ttabel yang bernilai 1,66105. Oleh karena itu, hipotesis alternatif (Ha) diterima sedangkan hipotesis (Ho) ditolak, yang artinya Green Literature memiliki pengaruh signifikan dan berdampak positif terhadap kemampuan siswa dalam menulis cerpen. Dengan demikian, penelitian yang dilakukam menjelaskan bahwa penerapan Green Literature tidak hanya dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen, tetapi juga dapat membangun pola pikir ekologis pada siswa, yang pada gilirannya memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pendidikan berbasis lingkungan di sekolah dasar.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SI ANAK PELANGI KARYA TERE LIYE MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA Septriana, Hera
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i2.12017

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini dibentuk adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan tokoh utama dalam novel karya Tere Liye yang judul Si Anak Pelangi melalui pendekatan psikologi sastra. Kementrian Pendidikan Nasional telah merumuskan terdapat 18 nilai dalam Pendidikan karakter yaitu nilai tanggung jawab, nilai religius, nilai demokrasi, nilai jujur, nilai toleransi, nilai disiplin, nilai gemar membaca, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai peduli sosial, nilai mandiri, nilai rasa ingin tahu, nilai semangat kebangsaan, nilai cinta tanah air, nilai bersahabat atau komunikatif, nilai cinta damai, nilai peduli lingkungan, nilai menghargai prestasi dan nilai religius. Novel dengan judul Si Anak Pelangi ini merupakan sambungan dari serial Novel Anak Nusantara yang dibuat oleh Tere Liye 2021 lalu. Novel ini mengisahkan tentang seorang anak yang bermukim di suatu desa yang sangat beraneka ragam dengan berbagai persoalan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan cara belajar pustaka dan menggabungkan data yang ada. Lalu untuk data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kata yang menggambarkan nilai Pendidikan dalam tokoh utama Rasuna. Akar dalam penelitian ini adalah novel karangan Tere Liye dengan judul Si Anak Pelangi. Hasil analisis penelitian ini dapat mendapatkan simpulan berupa dalam Novel Si Anak Pelangi memiliki nilai Pendidikan karakter tentang kehidupan seorang tokoh utama Rasuna yang penuh pelangi di dalam kehidupannya.Kata kunci: psikologi sastra, nilai, dan pendidikan karakter.
Peran Guru dalam Mencegah dan Mengatasi Perilaku Bullying pada Peserta Didik di MTs Susanti, Rini Puji; Septriana, Hera; Lestari, Ega; Nandini, Putri Hasna Nida
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1568

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran guru dalam mencegah perilaku bullying pada peserta didik di MTS Muhammadiyah Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru di MTS Muhammadiyah Purwokerto. Adapun Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan analisis data bersifat induktif. Hasil penelitian ini bahwa peran guru dalam mencegah perilaku bullying di MTS Muhammadiyah Purwokerto yaitu membangun komunikasi efektif dengan siswa dengan adanya pembinaan wali kelas setiap pekan, mendeteksi tindakan bullying sejak dini, memberikan nasehat, menciptakan suasana dan lingkungan yang nyaman dan pendekatan akhlak melalui pembiasaan Salat Duha berjamaah, BTQ, salat Zuhur berjamaah dan tasi’. Sedangkan Peran guru dalam mengatasi perilaku bullying di MTS Muhammadiyah Purwokerto yaitu Angkat topik bullying dalam obrolan di kelas, dibiasakan anak kerja sama, ramah dalam pemanfaatan media sosial, melapor jika ada teman yang melakukan perbuatan yang mengarah pada bullying, memberi hukuman bagi pelaku bullying dengan hukuman yang mendidik seperti membaca Al Qur’an, menyalin ayat-ayat tertentu dan mengumpulkan berita-berita bahaya bullying di media massa (koran/internet) dan memanggil pelaku bullying
MODEL PEMBELAJARAN GROP INVESTIGATION DALAM MATERI MENULIS LAPORAN: Array Hera Septriana
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2018): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v2i1.266

Abstract

Abstrak: Sebagai upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia, dalam pendidikan perlu terus dilakukan berbagai inovasi. Inovasi-inovasi tersebut salah satunya adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat dan strategi yang dapat mendorong perubahan-perubahan menuju keberhasilan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah menelaah sebuah penerapan model pembelajaran yang akan membantu siswa dalam menulis laporan. Model pembelajaran yang dimaksudkan yaitu model pembelajaran Group Investigation. Abstract: As an effort in increasing Human Resources, in education, innovations need to be continued. The one of these innovations is by applying the right learning model and strategy that can drive changes to educational success. The purpose of this research is to examine an application of learning models that will prop students in writing reports. The intended learning model is the Group Investigation learning model.
Navigating ChatGPT in EFL Academic Writing: Pre-Service Teachers’ Experiences, Concerns, and Pedagogical Reflections Anjarani, Shelia; Miftahul Furqon; Dodi Siraj Muamar Zain; Hera Septriana; Dwi Isnaeni
VELES Voices of English Language Education Society Vol 10 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/veles.v10i1.34008

Abstract

The growing presence of generative artificial intelligence in higher education has reshaped how academic writing is learned, practised, and taught. This study explores pre-service teachers’ experiences of using ChatGPT in academic writing and examines their pedagogical reflections on its possible integration into EFL writing instruction. While previous studies have widely discussed students’ use of ChatGPT as a writing assistant, limited attention has been given to pre-service teachers, who occupy a dual position as language learners and future educators. Using a narrative inquiry design, this study involved eight EFL pre-service teachers from a private university in Indonesia. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed thematically. The findings show that ChatGPT supported participants in generating ideas, organizing texts, improving language accuracy, and increasing writing efficiency. However, participants also expressed concerns about factual inaccuracies, fabricated references, academic integrity, and over-reliance, which may weaken creativity, learner agency, and independent thinking. Importantly, the participants did not view these challenges merely as limitations, but reframed them as pedagogical opportunities. They proposed strategies such as combining AI-assisted and AI-free writing tasks, integrating fact-checking activities, comparing AI feedback with human feedback, and encouraging students to justify their use of AI-generated suggestions. These findings suggest that pre-service teachers are developing critical pedagogical reasoning in response to generative AI. The study highlights the need to integrate AI literacy into teacher education programs to promote ethical, reflective, and pedagogically informed uses of ChatGPT in EFL academic writing classrooms.