Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Konformitas Harefa, Indah Jelita; Zebua, Elizama; Lase, Famahato; Damanik, Hosianna Rodearni
Wibawa : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Wibawa
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/wib.v4i2.313

Abstract

Layanan bimbingan kelompok (BKp) dapat mengentaskan masalah perilaku konformitas teman sebaya dan mengubahnya menjadi perilaku yang baik pada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap efektivitas layanan BKp terhadap perilaku konformitas peserta didik, menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen desain one group pretest-posttest design. Data dikumpulkan dengan tes dan dianalisis secara kuantitatif dan hasilnya dideskripsikan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Permata Kasih Gunungsitoli dan sampel ditarik secara purposive sampling dari satu rombongan belajar kelas XI berjumlah 25 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa layanan BKp yang diberikan oleh konselor sangat ampuh dalam mengentaskan, meningkatkan dan memecahkan masalah perilaku konformitas pada peserta didik. Sebelum diberi layanan BKp perilaku konformitas teman sebaya mereka sangat buruk, sedangkan setelah diberi layanan perilaku konformitas mereka berubah menjadi berperilaku amat baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil post-test yang menunjukan bahwa perilaku konformitas peserta didik dari 7 subjek penelitian ditemukan ada peningkatan positif pada perilaku mereka sebagai hasil dari pemberian perlakuan yakni layanan BKp. Juga didapatkan 6 peserta didik berperilaku sedang dengan tingkat persentase 24% dan 19 peserta didik atau 76% yang berperilaku menjadi tinggi atau amat baik. Artinya pemberian layanan BKp sangatlah efektif untuk memperbaiki perilaku konformitas peserta didik. Hasil perlakuan yakni selisih antara pre-test dengan post-test total rata-rata sebesar 22,24 dengan hasil uji N-Gain 0,89 atau 89,43% maka dapat dinyatakan bahwa layanan BKp dapat memberi dampak yang baik. Disarankan kepada guru BK atau konselor sekolah agar merencanakan dan melaksanakan layanan BKp untuk mengentaskan masalah konformitas dan kepada peserta didik agar mengikutinya dengan baik.
Pengaruh Stigma Teman Sebaya Terhadap Hubungan Interpersonal Telaumbanua, Junevalim; Zebua, Elizama; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Famahato
Wibawa : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Wibawa
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/wib.v4i2.314

Abstract

Kemampuan hubungan interpersonal dapat ditingkatkan dengan upaya pengentasan masalah stigma teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh pengentasan masalah stigma teman sebaya (variabel X) terhadap hubungan interpersonal (variabel Y) menggunakan metode kuantitatif strategi asosiatif. Lokasi penelitian adalah UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII berjumlah 320 dan sampel ditarik secara purposive sampling sebanyak 32 orang. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner angket tertutup yang dibagikan kepada sejumlah responden. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier untuk menjawab pertanyaan penelitian sesuai hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan stigma teman sebaya (X) terhadap hubungan interpersonal (Y) yaitu semakin dientaskan masalah stigma teman sebaya maka semakin meningkat kemampuan hubungan interpersonal peserta didik. Sumbangan atau kontribusi variabel X terhadap Y sebesar 96,1 % sedangkan sisanya sebesar 3,1 % dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diteliti, dan pengaruh ini dikategorikan sangat besar. Nilai koefisien regresi variabel X bernilai positif, yaitu 0,491, artinya bahwa setiap peningkatan pengentasan stigma teman sebaya sebesar 1,00 % maka akan diikuti dengan peningkatan hubungan interpersonal sebesar 0,491 % dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Disarankan kepada guru BK agar merencanakan dan melaksanakan layanan bimbingan kelompok kepada peserta didik dengan materi yang cocok dan tepat untuk mengentaskan masalah stigma teman sebaya dan meningkatkan hubungan interpersonal peserta didik. Juga kepada peserta didik disarankan agar mengikutinya dengan baik.
Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Laia, Kristina; Lase, Justin Foera-era; Damanik, Hosianna Rodearni; Zebua, Elizama
Wibawa : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Wibawa
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/wib.v4i2.315

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari pengamatan penelitian pada saat melakukan magang ketiga di SMK Negeri 3 Gunungsitoli, yang selama ini masih tergolong rendahnya hasil belajar dipengaruhi oleh kesehatan mental peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesehatan mental terhadap hasil belajar peserta didik di SMK Negeri 3 Gunungsitoli. Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif strategi asosisatif. Instrumen teknik pengumpulan data menggunakan teknik berupa pertanyaan koesioner terbuka dan tertutup yang dibagikan kepada sejumlah responden. Teknik analisis data menggunakan dengan metode statistik parametrik dengan bantuan program SPSS v.25 for windows, dengan jumlah penarikan sampel menjadi subjek penelitian 32 peserta didik dilakukan secara acak dengan teknik purposive sampling. Mengetahui bahwa pengaruh variabel kesehatan mental (X) terhadap hasil belajar variabel (Y) yaitu sebesar 45,3%. Kita dapat melihat dari analisis data SPSS dinyatakan bahwa kesehatan mental berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik, dan sebaliknya, semakin tinggi hasil belajar peserta didik dapat meningkatkan kesejahteraan mental peserta didik lebih baik. dibandingkan dengan individu yang memiliki kesehatan mental rendah/buruk atau tidak memiliki motivasi sama sekali dalam mewujudkan prestasi akademik yang lebih optimal.
Pengaruh Layanan Informasi Karir Terhadap Pemilihan Karir Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 MandrehE Gulo, Indah Krisda; Damanik, Hosianna Rodearni; Famahato Lase; Justin Foera-era Lase
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v5i2.2358

Abstract

The aim of this research is to determine the influence of career information services on career choice. This study uses an approach positivism-quantitative.  Data collection was carried out by distributing questionnaires. The research location was carried out at SMK Negeri 1 Mandrehe. The population in this study was class XI with the research sample being class XI AKL.  The analysis technique in this research uses the T test which is carried out by comparing the difference in values mean pre test (before treatment) and value post test (after being given treatment). The results of the T test show a significance value of 0.000 ≤ 0.05, which means that career information services for career selection are classified as effective, with a value of mean pre test 62.74 while the value mean post test 99.80 with difference mean amounting to 37,333. So this research shows that career information services influence students' career choices.
Efektivitas Teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Untuk Meningkatkan Konsep Diri pada Siswa di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara: Penelitian Zebua, Ningsih Rahman; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Famahato; Lase, Justin Foera-Era
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5411

Abstract

Self-concept is one of the key elements where individuals are able to understand their own identity from the influence of social interactions. However, in reality, students at UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara are still found to have a low self-concept. So that with this, students experience obstacles both in recognizing themselves, disrupting their learning process, so that students tend to stay away from social interactions in their environment. The purpose of this study was to improve students' self-concept through individual counseling services with Cognitive Behavioral Therapy (CBT) techniques. This type of research is quantitative research with an experimental approach. Based on the results of the study, it was found that the posttest value in the experimental group was 82.93 higher than the posttest value in the control group 56.93. The value of the two groups indicates that in the experimental group the service is more effective in improving students' self-concept. This can be strengthened based on the results of the N-gain test in the experimental class, which is 67.6701 / 68% in the moderately effective category (56-75%). So it can be concluded that the provision of individual counseling services with CBT techniques is declared quite effective.
Pengaruh Layanan Penguasaan Konten Terhadap Peningkatan Konsep Diri Di UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa Telaumbanua, Boroli; Damanik, Hosianna Rodearni; lase, Justin Foera-era; Lase, Famahato
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Layanan Penguasaan Konten Terhadap Peningkatan Konsep Diri Siswa di UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo'oa. Layanan penguasaan konten merupakan bentuk layanan bimbingan dan konseling yang membantu siswa menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif yang berdampak pada terbentuknya konsep diri yang lebih baik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel terdiri dari siswa kelas IX-1 dan IX-2 dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket konsep diri sesudah pelaksanaan layanan. Analisis data menggunakan uji statistik untuk menguji pengaruh layanan terhadap perubahan konsep diri dimana besar pengaruh layanan penguasaan konten (X), terhadap peningkatan konsep diri (Y) sebesar 0,484. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada konsep diri siswa setelah diberikan layanan penguasaan konten yaitu nilai t hitung > t tabel (7,991 > 1,667) atau nilai signifikansi hitung lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,050) maka Ho ditolak Ha diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan penguasaan efektif dalam membantu siswa mengembangkan konsep diri konten positif di SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’a.
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL UNTUK MENGURANGI PERILAKU BULLYING PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 1 GIDO Halawa, Yatisama; Lase, Justin Foera-era; Lase, Famahato; Damanik, Hosianna Rodearni
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9511

Abstract

ABSTRACT Bullying behavior in the school environment remains a serious issue affecting students’ social and emotional development. This study aims to analyze the effectiveness of behavioral counseling in reducing bullying among eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Gido. The study employed a quantitative approach using a one-group pretest–posttest experimental design. The sample consisted of 90 students from class XI-1 selected through cluster random sampling. The intervention was conducted in six group counseling sessions, each lasting 60 minutes over three weeks. Data were collected using a bullying behavior questionnaire that had met validity and reliability standards. The data were analyzed using a paired sample t-test and N-Gain analysis to measure the effectiveness of the intervention. The results showed a significant decrease after the intervention, with an N-Gain value of 88.36% (effective category) and a significance value of 0.000 < 0.05. These findings indicate that behavioral counseling is effective as an intervention strategy in guidance and counseling services to reduce aggressive behavior in schools. Practically, the results provide empirical evidence for school counselors in designing structured and sustainable counseling programs to foster more adaptive and positive student behavior. ABSTRAK Perilaku bullying di lingkungan sekolah masih menjadi persoalan serius yang berdampak pada perkembangan sosial dan emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas konseling behavioral dalam menurunkan tingkat bullying pada peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Gido. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 90 peserta didik kelas XI-1 yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Intervensi dilaksanakan dalam enam sesi konseling kelompok, masing-masing berdurasi 60 menit selama tiga minggu. Pengumpulan data menggunakan angket perilaku bullying yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test dan uji N-Gain untuk mengukur efektivitas perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan yang signifikan setelah pemberian layanan, dengan nilai N-Gain sebesar 88,36% (kategori efektif) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling behavioral efektif sebagai strategi intervensi dalam layanan bimbingan dan konseling untuk menekan kecenderungan perilaku agresif di sekolah. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan dasar empiris bagi guru BK dalam merancang program konseling yang terstruktur dan berkelanjutan guna membentuk perilaku peserta didik yang lebih adaptif dan positif.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI COPING UNTUK MENGURANGI STRES BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 3 BAWOLATO Lase, Murniati; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-era; Lase, Famahato
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9512

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the increasing academic pressure that affects students’ emotional conditions, concentration, and learning motivation, thereby requiring effective guidance and counseling interventions to help students manage academic stress. The purpose of this study was to examine the effectiveness of group counseling services using coping strategies in reducing students’ learning stress. The research employed a quantitative method with an experimental approach using a Pretest-Posttest Control Group Design. The population consisted of all students of SMP Negeri 3 Bawolato in the 2024/2025 academic year, with samples selected through purposive sampling, namely class VIII-A as the experimental group and class VIII-B as the control group, based on preliminary observations indicating relatively high levels of learning stress. The research instrument was a closed-ended questionnaire using a five-point Likert scale that met validity and reliability requirements, with a Cronbach’s Alpha value of 0.909, indicating high reliability. Data were collected through pretest and posttest procedures and analyzed using normality tests, homogeneity tests, and an independent t-test with the assistance of SPSS version 25 at a significance level of 0.05. The results revealed a significant difference between the experimental and control groups after the intervention, indicating that group counseling services with coping strategies are effective in reducing students’ learning stress. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan akademik yang berdampak pada kondisi emosional, konsentrasi, dan motivasi belajar siswa, sehingga diperlukan intervensi bimbingan dan konseling yang efektif untuk membantu siswa mengelola stres belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan konseling kelompok dengan strategi coping dalam menurunkan stres belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 3 Bawolato Tahun Pelajaran 2024/2025, dengan sampel yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu kelas VIII-A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII-B sebagai kelompok kontrol berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan tingkat stres belajar relatif tinggi. Instrumen penelitian berupa angket tertutup skala Likert lima tingkat yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,909, sehingga dinyatakan reliabel. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-test dengan bantuan SPSS versi 25 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan diberikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan strategi coping efektif dalam menurunkan stres belajar siswa.
EFEKTIVITAS KONSELING REBT (RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY) DALAM PENYELESAIAN KONFLIK INTERPERSONAL SISWA DI UPTD SMP NEGERI 2 GUNUNGSITOLI Gulo, Piterman; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-era; Lase, Famahato
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9582

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the increasing incidence of interpersonal conflicts among students at UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli, which has disrupted social interactions and the learning process. Unresolved conflicts may hinder students’ emotional regulation and social adjustment, thus requiring appropriate counseling interventions. This study aimed to examine the effectiveness of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) counseling in resolving students’ interpersonal conflicts. This study emphasizes the importance of a cognitive-behavioral approach in school counseling services as a systematic strategy to develop rational thinking patterns and adaptive social responses. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of 22 eighth-grade students divided into an experimental group and a control group, each comprising 11 students. The instrument was a Likert-scale questionnaire that met validity and reliability criteria, and data were analyzed using inferential statistics and N-Gain analysis. The results showed a significance value (2-tailed) of 0.000 (<0.05) in the experimental group, with an average N-Gain of 62.59% (moderately effective category), while the control group obtained only 1.73% (ineffective category). These findings indicate that REBT counseling effectively enhances rational thinking, emotional regulation, and the quality of students’ social relationships in a more constructive manner. Therefore, REBT is considered an effective intervention for addressing interpersonal conflicts in the school setting. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konflik interpersonal antar siswa di UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli yang berdampak pada terganggunya interaksi sosial dan proses pembelajaran. Konflik yang tidak terselesaikan berpotensi menghambat regulasi emosi dan penyesuaian diri siswa, sehingga diperlukan intervensi konseling yang tepat. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam membantu penyelesaian konflik interpersonal siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan kognitif-perilaku dalam layanan bimbingan dan konseling sekolah sebagai strategi sistematis untuk membentuk pola pikir rasional dan respons sosial yang adaptif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel berjumlah 22 siswa kelas VIII-B yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 11 siswa. Instrumen berupa angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan uji statistik inferensial dan N-Gain. Hasil menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05) pada kelompok eksperimen, dengan rata-rata N-Gain 62,59% (kategori cukup efektif), sedangkan kelompok kontrol hanya 1,73% (tidak efektif). Temuan ini menunjukkan bahwa konseling REBT efektif meningkatkan rasionalitas berpikir, pengendalian emosi, dan kualitas relasi sosial siswa secara lebih konstruktif. Dengan demikian, REBT layak diterapkan sebagai intervensi dalam menangani konflik interpersonal di lingkungan sekolah.
Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Konseling Realitas terhadap Perilaku Asertif Peserta Didik Bawamenewi, Sri Kasih Elviana; Lase, Famahato; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-era
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 2 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i2.5165

Abstract

This study aims to examine the effect of group guidance integrated with reality counseling on the assertive behavior of students at SMP Negeri 4 Gunungsitoli Selatan. The research applies an associative quantitative approach using multiple linear regression analysis to test the proposed hypotheses. The population consists of 158 students enrolled at the school, while the sample was selected through purposive sampling, specifically Class VIII-A with a total of 28 students. Data were collected using a closed-ended questionnaire and analyzed through multiple linear regression to determine both simultaneous and partial effects of the independent variables on assertive behavior. The findings indicate that group guidance combined with reality counseling is highly effective in enhancing students’ assertive behavior. Prior to the implementation of the intervention, students’ assertive behavior was categorized as low. After receiving the group guidance service based on reality counseling principles, their assertive behavior significantly improved and reached a very good category. The analysis demonstrates a statistically significant influence, both jointly and partially, confirming that the intervention contributes meaningfully to the development of students’ assertiveness.