Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

AN An Analysis of Students’ Ability in using Suffixes by using Online Media Quizlet at Grade X of SMAN 2 Sungai Penuh Dwirati, Elsi; Ihsan, Rodiyal; Ningsih, Darda Sutfi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 4 No. 3 (2023): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v4i3.395

Abstract

This research is aimed to describe the students’ ability in using derivational suffixes. The research focuses on analyzing the students’ ability in using four types of derivational suffixes by online media Quizlet. The design of the research is quantitative descriptive approach. The population of the research is 342 students and assigned 32 students grade X of SMAN Sungai Penuh academic year of 2023/2024 as the sample. The data collected by using Quizlet and analyzed by calculating the total score, the percentage, and the average of students’ ability. Then, calculating the mean score to determine the students’ ability in using suffixes. The researcher found out the percentage students’ ability in using suffixes. 19.35% students included in excellent level. 35.48% students included in good level. 38.71% students included in fair level, 6.45% students included in poor level and 0% included in very poor level. The researcher also found the students’ average ability in using each type of suffixes. In nominal suffixes 58.06 or good level. In verbal suffixes, 66.45 or good level. In adjectival suffixes 69.68 or good level. In adverbial suffixes 67.74 or good level. According to the total mean score 65.16, the researcher categorized the Students’ Ability in Using Suffixes by using online media quizlet at grade X of SMAN 2 Sungai Penuh was good ability or high ability
FIGURATIVE LANGUAGE IN “THE NIGHTINGALE AND THE ROSE” SHORT STORY BY OSCAR WILDE Sutfi Ningsih, Darda
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 12 No 2 (2025): JOURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/basisupb.v12i2.10759

Abstract

This study investigates students’ ability to identify and interpret figurative language in the old literature short story “The Nightingale and the Rose” by Oscar Wilde. Figurative language such as metaphor, simile, symbolism, personification, and hyperbole plays an essential role in conveying deeper meanings within literary works. However, students often face challenges in understanding these elements due to complex language structures and cultural contexts. This study employed a mixed-methods descriptive approach, combining qualitative interpretation of students’ analyses with quantitative coding to calculate the frequency of figurative language types. The participants were 17 sixth-semester English Department students at STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh. Data were collected through guided literary analysis tasks. The findings revealed that students showed varied comprehension levels: metaphor (58.83%) and simile (52.94%) were the most accurately identified, while symbolism (23.52%) remained the most difficult. The study suggests that guided reading and literary discussion significantly enhance students’ interpretative skills. Effective teaching strategies are needed to help learners appreciate figurative language in old literature.
Sosialisasi Cara Penulisan Karya Ilmiah PTK dan Publikasi Karya Ilmiah Untuk Guru Nofyta Arlianti; Nining Huriati; Gusnidar; Rodiyal Ihsan; Darda Sutfi Ningsih
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3591

Abstract

Kegiatan penelitian merupakan kompetensi esensial bagi guru profesional guna meningkatkan kualitas pembelajaran secara reflektif. Namun, pada realitasnya, guru seringkali menghadapi hambatan dalam meneliti, seperti keterbatasan waktu, biaya, serta kurangnya pengalaman teknis. Sebagai solusi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) hadir sebagai formulasi penelitian yang relevan bagi guru untuk memecahkan masalah praktis di kelas tanpa meninggalkan tugas mengajar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru Sekolah Dasar (SD) dalam memahami hakikat PTK yang mencakup pengkajian terhadap siswa, materi, sarana, hingga pengelolaan kelas serta teknik penulisannya. Fokus utama kegiatan ini adalah membantu guru, khususnya mereka yang membutuhkan publikasi karya ilmiah sebagai syarat pengembangan karier dan kenaikan jabatan fungsional. Melalui sosialisasi ini, diharapkan guru mampu mengubah kendala menjadi peluang untuk inovasi pendidikan yang berkelanjutan.
Pendampingan Pembentukan English Club untuk Meningkatkan Exposure Bahasa Inggris di Lingkungan Sekolah Pretty Elisa Ayu Ningsih; Tri Saswandi; Rodiyal Ihsan; Mike Nurmalia Sari; Deni Melyati; Darda Sutfi Ningsih; Nining Huriati; Agung Ari Prasetya; Fauzia Zahra; Tasya Aulia
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3600

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi pembentukan English Club di SMA Negeri 3 Kerinci guna meningkatkan paparan bahasa Inggris, kompetensi komunikatif, serta keterampilan abad ke-21 peserta didik. Program ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penggunaan bahasa Inggris di luar kelas, rendahnya kepercayaan diri peserta didik dalam berkomunikasi, dan belum tersedianya kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembelajaran bahasa Inggris secara komunikatif. Metode yang digunakan meliputi sharing session, diskusi kelompok, tanya jawab interaktif, dan permainan edukatif berbasis bahasa Inggris dengan pendekatan student-centered learning. Kegiatan melibatkan tujuh dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sebagai fasilitator, 3 mahasiswa sebagai asisten dilapangan yang membantu kelancaran kegiatan, guru dan siswa SMAN 3 Kerinci sebagai peserta PkM. Hasil program menunjukkan keberhasilan pembentukan kepengurusan baru English Club serta penetapan jadwal pertemuan rutin setiap hari Jumat pukul 16.00 WIB. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya English Club dalam mendukung pembelajaran bahasa Inggris dan pengembangan karakter. Peserta didik juga menunjukkan peningkatan motivasi, rasa percaya diri, serta keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Selain itu, suasana belajar yang menyenangkan dan rendah kecemasan mampu mendukung pengembangan kolaborasi, kreativitas, dan wawasan global siswa. Program ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kemampuan bahasa peserta didik, tetapi juga memperkuat ekosistem pembelajaran bahasa Inggris di sekolah melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah. Dengan demikian, English Club dapat menjadi wadah pembelajaran berkelanjutan yang mendukung kesiapan peserta didik menghadapi tantangan akademik dan global di masa depan.