I Gede Dharma Utamayasa
Unknown Affiliation

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MODEL LATIHAN TEKNIK DASAR SERANGAN TUNGKAI PENCAK SILAT BERBASIS MEDIA BELAJAR Dani Surya Pratama; Panji Dwi Kusuma; I Gede Dharma Utamayasa
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa Pencak Silat merupakan budaya asli bangsa Indonesia yang harus dilestarikan dan terus dikembangkan, namun saat ini pencak silat sangat menjadi daya tarik siswa-siswi di era modern untuk berprestasi sehingga diperlukan beberapa cara yang dapat menarik perhatian mereka sekaligus meningkatkan keterampilan mereka dalam bidang Pencak Silat. Oleh sebab itu peneliti menciptakan model latihan teknik dasar serangan tungkai Pencak Silat. Yang bertujuan mengetahui apakah model latihan teknik Dasar serangan tungkai berbasis media belajar dapat meningkatkan hasil belajar beladiri Pencak Silat pada siswa/I. Model yang diciptakan berupa lima teknik dasar tendangan yang sering digunakan dalam pertandingan pencak silat dengan menggunakan media belajar yaitu bangku, Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 110 Jakarta, penelitian dilakukan dengan mencari informasi dari beberapa sumber, serta observasi lapangan. Lalu peneliti membuat desaint produk, setelah itu di adakan validasi oleh 3 ahli. Selanjutnya model itu di uji coba pada siswa/I pada bulan Januari dengan jumlah 20 orang dan teknik analisis data menggunakan statistik uji – t Dan validitas ahli. Hasil akhir bahwa model latihan teknik dasar serangan tungkai berbasis media belajar efektif dalam meningkatkan hasil belajar teknik dasar serangan tungkai pencak silat pada siswa/I ektrakulikuler. Kata Kunci: Latihan, Serangan Tungkai, Pencak Silat
PENGARUH LATIHAN SEPAKBOLA EMPAT GAWANG TERHADAP KEMAMPUAN GERAK DASAR PASSING-STOPPINGBERMAIN SEPAKBOLA Dinda kusuma Putri; Yoga Bayu Kusuma; I Gede Dharma Utamayasa
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi latihan dalam bermain sepakbola, sehingga menimbulkan kejenuhan bagi peserta didik. Selain itu, kemampuan peserta didik dalam melakukan passing-stopping yang masih kurang baik. Selain itu, kemampuan peserta didik dalam melakukan passing-stopping yang masih kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan latihan sepakbola empat gawang terhadap kemampuan gerak dasar passing-stopping bermain sepakbola peserta didik SMP N 2 Mlati. Penelitian merupakan penelitian eksperimen. Metode yang digunakan adalah one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik putra SMP N 2 Mlati kelas VII yang berjumlah 16 anak. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan passing-stopping dengan papan pantul.Teknik analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan sepakbola empat gawang terhadap kemampuan gerak dasar passing-stopping bermain sepakbola peserta didik putra kelas VII SMP N 2 Mlati. Apabila dilihat dari angka Mean Difference sebesar 2,625 dan rerata pretest sebesar 15,31, hal ini menunjukkan bahwa latihan yang dilakukan mampu memberikan perubahan yang lebih baik 17,14% untuk kemampuan passing-stopping bola dibandingkan sebelum diberikan latihan. Kata Kunci : latihan, sepakbola empat gawang, passing-stopping
MODEL LATIHAN SMASH PADA CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS UNTUK ATLET GANDA Sony Aulakhani Fianto; Fikri salsabillah; I Gede Dharma Utamayasa
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengembangkan model latihan keterampilan smash pada cabang olahraga bulutangkis untuk atlet ganda. Penelitian inimenggunakan metode Research & Development (R & D) dari Borg and Gall. Subyek dalampenelitian dan pengembangan ini terdiri dari 40 atlet. Hasil dari tes awal yang dilakukandiperoleh akumulasi tingkat kempuan smash atlet sebesar 598, kemudian setelah diberikanperlakuan berupa model latihan keterampilan smash diperoleh sebesar 728 artinya modellatihan keterampilan smash bulutangkis ini efektif dalam meningkatkan kemampuan smashpada atlet ganda olahraga bulutangkis. Koefisien korelasi pembelajaran sebelum dansesudah diberikan model latihan adalah 0.497 dengan p-value 0.00 < 0.05 jadikesimpulannya signifikan. Hasil t-hitung = 11.194, df = 39 dan p-value = 0.00 < 0.05 yangberarti terdapat perbedaan yang signifikan latihan smash atlet sebelum dan sesudah adanyaperlakuan model latihan smash pada cabang olahraga bulutangkis untuk atlet ganda.Berdasarkan keterangan tersebut dapat dikatakan bahwa model latihan smash pada cabangolahraga bulutangkis untuk atlet ganda yang telah dikembangkan, efektif dapatmeningkatkan keterampilan pada cabang olahraga bulutangkis untuk atlet ganda. Kata Kunci: Model, Smash, Latihan, Pengembangan
PENDEKATAN PEMBELAJARAN PJOK MELALUI MATIKA RAGA (MATEMATIKA OLAHRAGA) UNTUK NUMERASI SISWA Luqmanul Hakim; Mulyono; I Gede Dharma Utamayasa; Eka Kurnia Darisman; Brahmana Rangga P
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.667 KB) | DOI: 10.36526/kejaora.v7i2.2189

Abstract

Pembelajaran abad 21 bisa ditandai dengan perubahan paradigma teaching (root learning) menjadi learning (deep learning). Karena pengaruhnya yang signifikan itulah siswa diharap mampu beradaptasi dengan zaman sehingga nantinya mereka bisa berkompetisi dengan baik di masa yang akan datang. Setidaknya Indonesia mempunyai kurikulum 2013 yang nantinya bisa dipadukan dengan pembelajaran abad 21. Terdapat elemen yang mampu merepresentasikan apa itu pembelajaran abad 21, di antaranya adalah Creativity and Innovation, Collaboration, Communication, Critical Thinking and Problem Solving. Dikenal sebagai 4 elemen pembelajaran abad 21. Penelitian ini merupakan penelitian untuk memberikan gambaran tentang pembelajaran PJOK melalui model pembelajaran team base project dengan pendekatan Matematika Olahraga terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa. Penelitian eksperimental dengan pre test post test control grup design dengan jumlah sampel 50 siswa kelompok perlakuan dan 50 siswa kelompok kontrol. Perlakuan yang diberikan adalah pembelajaran PJOK dengan pendekatan matematika olahraga. Hasil penelitian meunjukan rata rata nilai numerasi pre test kelompok perlakuan 66.16 kelompok kontrol 66.76. Post test numerasi kelompok perlakuan 67.5 dan 68.2 untuk kelompok control. Hail uji t didapat dengan taraf signifikansi sebesar 0,002. Dengan demikian pendekatan pembelajaran dengan matematika olaharga berdampak pada numerasi siswa.
MOTOR IMPACT OF ANTHROPOMETRIC CHARACTERISTICS AND INTEGRANT NEUROMUSCULAR EXERCISE TO INCREASE COGNITIVE MOTORIC FUNCTION CHILDREN AGED 5-12 YEARS IN TENNIS PLAYERS Made Ayu Anggreni; I Gede Dharma Utamayasa
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.53360

Abstract

Gerak motorik anak masih kurang khususnya pada teknik permainan tenis lapangan. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni memberikan latihan gerak motorik dan latihan neuromuscular dengan mengkombinasikan exergames agar atlet dapat senang dalam melakukan latihan dan mencapai prestasi yang diharapkan. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian kuantitatif berdasarkan metode eksperimen dengan rancangan penelitian pre test post test desain group. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh anak yang mengikuti klub tenis, dengan jumlah sampel penelitian yaitu 20 atlet tenis. Pengumpulan data menggunakan metode kuisioner. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji statistik anova. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok daya tahan sebesar sig 0.09 sedangkan pada kelompok sprint terdapat sig sebesar 0.11, kelompok koordinasi terdapat sig sebesar 0.17 dan pada kelompok kelincahan sebesar 0.003. Dengan demikian adanya pengaruh latihan neuromuscular integratif untuk meningkatkan fungsi kognitif motorik anak usia 5-12 tahun pada pemain tenis. Disimpulkan bahwa latihan neuromuscular integrative dapat meningkatkan fungsi kognitif motorik anak.
The effect of differences in work and rest ratios in high intensity interval training on physical performance Angga Indra Kusuma; I Gede Dharma Utamayasa
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 13 No Special Issue 2 (2025): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v13si2/141

Abstract

Training is something that athletes need to improve their physical performance. This study aims to examine the differences in the effects of HIIT training with different work and rest ratios on the physical condition of male badminton athletes at university level. The method applied in this study is an experimental method with a matching only design. The sample of this study was 30 male badminton players at university level. The number of samples used was the total number of athletes at the university. The results obtained were that training with a work and rest ratio of 1:1 can have a significant effect on physical condition. In addition, the ratio of 1:2 and 1:3 also has a significant effect on the physical condition of athletes. The conclusion in this study is that there is a difference in the effect between training with a ratio of 1:1, 1:2 and a ratio of 1:3 in improving physical condition, where the ratio of 1:1 has a better effect as one of the options as a training model in preparation before the match
Analisis Keterampilan Passing Dan Setting Dalam Menentukan Kinerja Tim Bola Voli Mohammad Zaim Zen; Rendra Wahyu Pradana; I Gede Dharma Utamayasa
Jurnal Ilmiah Adiraga Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Adiraga : Jurnal Penelitian Olahraga
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Pedagogik dan Psikologi (FPeP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/vbb10688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan passing dan setting dalam menentukan kinerja tim bola voli di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bola Voli Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Passing dan setting merupakan dua elemen teknik dasar yang memegang peranan krusial dalam membangun serangan dan mempertahankan kualitas permainan tim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 atlet yang tergabung dalam tim inti UKM bola voli, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes teknik passing bawah dan passing atas, serta pengamatan terstruktur terhadap keterampilan setting dalam kondisi permainan. Penilaian kinerja tim dilakukan melalui observasi permainan internal selama sesi latihan dan pertandingan uji coba, menggunakan indikator efektivitas serangan, koordinasi tim, dan tingkat keberhasilan pengembalian bola. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keterampilan passing dan setting terhadap kinerja tim (r = 0,72, p < 0,01). Passing bawah memiliki kontribusi besar terhadap fase penerimaan servis lawan dan penguasaan bola awal, sementara setting yang akurat terbukti menjadi faktor penentu dalam efektivitas serangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan dua keterampilan dasar ini secara langsung berdampak pada kohesi permainan tim dan hasil akhir pertandingan. Penelitian ini merekomendasikan pelatih untuk memfokuskan latihan secara berimbang pada penguasaan teknik passing dan setting dengan pendekatan drill dan game-based training. Implikasi praktis dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan program latihan yang lebih terstruktur di lingkungan UKM bola voli universitas. Kata kunci: passing, bola voli, kinerja tim
HANDBALL DEVELOPMENT PROGRAM FOR CHILDREN: CREATING A HEALTHY AND ACCOMPLISHED GENERATION Puriana, Ramadhany Hananto; Muhammad Wahyono; Angga Indra Kusuma; I Gede Dharma Utamayasa; Bayu Akbar Harmono; Ismawandi Bripandika Putra; Shandy Pieter Pelamonia
Journal of Social Comunity Services Vol. 2 No. 3 (2025): Journal of Social Community Service (JSCS)
Publisher : Antis-publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/jscs.v2i3.345

Abstract

Objective: This study aims to evaluate the effectiveness of a handball development program for children in creating a healthy and accomplished generation. In addition, the program also teaches the value of sportsmanship and cooperation. Method: Although there are challenges in the implementation of the program, such as lack of facilities and parental support, collaboration between schools and communities can increase the success of the handball development program among children. Results: The participation of the government and schools in this program is necessary, in addition to improving cardiovascular ability, strength and coordination, the students will have good sportsmanship values, discipline and confidence. Novelty: This finding confirms the importance of sports development, especially handball, as a strategic step to form a healthier and more accomplished generation.