Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Potensi Buah Rimbang (Solanum torvum Sw.) sebagai Analgetik dengan Metode Induksi Asam Asetat dan plantar test Utami, Dinda Sari; Nasution, Melvi Ariati; Fauzi, Ziza Putri Aisyia; Sari, Syilvi Rinda; Hartini, Putri Tri; Rawitri, Kiki
Journal of Pharmaceutical and Health Research Vol 5 No 2 (2024): June 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jharma.v5i2.5057

Abstract

Abstract is Solanum torvum is a traditional medicine plant ingredient for treating stomach disease, relieving pain (analgesic), initiating blood circulation, removing cough (anti-tussing) and anti-inflammatory. At this examination, a phytochemical screening of powder and fruit extracts has been carried out. Simplicity characteristic tests and analgesic effect tests with acetate acid induction method and plantar tests with suspensions of ethanol extract are given in doses of 500, 1000 and 2000 mg/kgBB, metampiron suspense 2% positive ontrol, CMC suspense 0.5% as negative control as well as gland data are analyzed with ANOVA method. Results of screening of phytomia powder and ethanole extract contains secondary metabolite compounds of the classes of alkaloids, tannins, saponins, flavonoids, steoids and glycosides. Characteristic results of simplisia powder are 8% water content, 5.3% total ash content, 29.6% water-soluble sulphur content, 18.9% ethanol-solubility, 0.48% acid-insoluble ash content. Ethanol extract with 2000 mg/kgBB acetate acid induction method has the highest analgesic strength and effectiveness percentage of 55.9% and 86.04% for plantar test methods with hight analgetic values with 29,3±1,7 second.
SOSIALISASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) SERTA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI SD NEGERI 102096 DESA BINJAI KECAMATAN TEBING SYAHBANDAR Hasibuan, Annisa Zahra; Yad2, Hervi; Linda, Rosa; Andjelie, Tiara; Rawitri, Kiki; Wahyuni, Sri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22856

Abstract

Penyuluhan kesehatan adalah salah satu metode yang dapat diterapkan untuk tindakan preventif guna mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga kesehatan. Melalui metode penyuluhan maka pemeliharaan kesehatan masyarakat dapat dimulai dari kesadaran setiap individu, keluarga, kelompok dan masyarakatluas. Adapun salah satu contoh penyuluhan kesehatan masyarakat adalah CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) dan Sikat Gigi. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan suatu perilaku yang dapat mendukung peningkatan pola hidup bersih dan sehat serta terhindar dari penyakit menular, salah satunya diare. Sedangkan Kesehatan gigi dan mulutanak pada umumnya ditandai dengan kebersihan mulut yang buruk dan seiring penumpukan plak dan deposit-deposit lainnya pada permukaan gigi. Peran orang tua, guru dan tenaga kesehatan dalam mengajari anak merawat kebersihan mulut melalui pemilihan dan penggunaan sikat gigi, cara dan waktu menyikat gigi yang benar dan tepat sejak dini sangat dibutuhkan. Metode yang digunakan pada program KKN yang bertemakan Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta Kesehatan Gigi dan Mulut Di SD Negeri 102096 Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar adalah kualitatif. Dengan adanya penyuluhan kesehatan kepada masyarakat dapat mengimplementasikan bahwa menjaga kebersihan itu sangat penting bagi kehidupan setiap orang, melalui metode penyuluhan ini pemeliharaan kesehatan terhadap masyarakat dapat dimulai dari kesadaran setiap individu, keluarga, kelompok ataupun masyarakat luas.
Pengaruh Asuhan Kefarmasian Terhadap Outcome Klinis Dan Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Khairunnisa; Rawitri, Kiki; Wiryanto; Wahyuni, Sri
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.72 KB) | DOI: 10.35617/jfionline.v13i2.18

Abstract

The role of pharmacists in pharmaceutical care has been shown to improve therapeutic outcomes in patients with diabetes mellitus (DM) in various countries. This study aims to implementation of pharmaceutical care and determine its impact on clinical outcomes and quality of life of type 2 DM patients at the community pharmacies. This study used a comparative experimental method with a prospective cohort study design before and after intervention on 38 types 2 DM patients who met the inclusion criteria at one of the community pharmacies in Medan city in August-December 2020. Clinical outcome data included random blood glucose (RBG) levels and HbA1c values ​​were obtained from direct examination of the patient, and quality of life data was obtained using the EQ-5D-3L questionnaire. The data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank test and the Friedman test in the SPSS V22.0. program The results showed that the mean RBG value before the intervention was 278.58 ± 75.278 mg/dl and after the intervention, there was a decrease of 179.68 ± 14.008 mg/dl (α<0.05), the HbA1c value was 9.021 ± 1.029% to 8.368 ± 1.049% (α<0.05). There was a significant increase in the average quality of life index before the intervention from 0.849 ± 0.1266 and after the intervention to 0.967 ± 0.0657 (α <0.05). Based on the results of the study, it was concluded that the implementation of pharmaceutical care had an impact on improving clinical outcomes and quality of life in type 2 DM patients at community pharmacy
Analisis Interaksi Obat pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Situmorang, Lusi Grasia; Rawitri, Kiki; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 2 No. 1 (2024): Bulan Juli 2024 Faskes : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v2i1.3172

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronis menjadi salah satu penyebab kematian di dunia dalam berbagai kelompok umur. Kompleksitas pengobatan dengan dengan penyakit gagal ginjal kronis dapat meningkatkan kejadian Drug Related Problems (DRPs). DRPs merupakan suatu kejadian yang berkaitan dengan terapi obat secara aktul atau potensial yang berdampak pada hasil kesehatan seseorang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian Drug Related Problems (DRPs) kategori interaksi obat pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional, populasi pada penelitian adalah pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data secara retrospektif dan analisis data menggunakan program SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat kejadian DRPs kategori terjadi interaksi obat 25 pasien (34,7%) dan tidak terjadi interaksi obat 47 pasien (65,3%). Interaksi obat yang terjadi dengan tingkat keparahan sebanyak 52 kasus, keparahan mayor 4 kasus (7,68%), tingkat keparahan moderat 46 kasus (88,50%) dan tingkat keparahan minor sebanyak 2 kasus (3,84%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat kejadian DRPs kategori interaksi obat sebanyak 34,7% pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan.
Penyuluhan Hipertensi Dan Pemeriksaan Tekanan Darah Di Posyandu Kamboja Dusun I Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan Wahyuni, Sri; Rawitri, Kiki; Sari, Sylvi Rinda; Rani, Zulmai; Ningtias, Anggita; Puteri, Cut Intan Annisa
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v1i1.16

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Penyakit ini disebut silent killer karena tidak adanya gejala dan tanpa disadari menyebabkan penderitanya mengalami komplikasi pada organ-organ vital. Bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit hipertensi, masih belum diketahui sepenuhnya oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pengetahuan hipertensi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan untuk peningkatan pengetahuan masyarakat terkait hipertensi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan berupa ceramah interaktif. Selain itu, pada acara ini juga dilakukan pemeriksaan tekanan darah gratis bagi masyarakat. Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan 8 orang memiliki tekanan darah normal, 3 orang memiliki tekanan darah normal tinggi dan 13 orang mengidap hipertensi. Berdasarkan hasil pemeriksaan tekanan darah ini diketahui paling banyak warga Desa Kolam menderita penyakit Hipertensi.
Sosialisasi Penggunaan Obat Tradisional pada Pasien Hipertensi Wahyuni, Sri; Puteri, Cut Intan Annisa; Rawitri, Kiki
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v1i3.47

Abstract

Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan tekanan darah diastolik melebihi 90 mmHg. Penyakit hipertensi merupakan penyakit silent killer karena tanpa adanya gejala pasien mengalami komplikasi pada organ vital seperti otak, ginjal dan jantung. Hipertensi harus dikontrol yang dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Penggunaan tanaman pada pasien hipertensi dapat menurunkan tekanan darah pasien, namun hal ini belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Oleh karena itu pada kegiatan ini dilakukan sosialisasi penggunaan obat tradisional pada pasien hipertensi. Pada kegiatan ini dilakukan penyuluhan interaktif dan juga dilakukan pelaksanaan pemeriksaan tekanan darah gratis bagi masyarakat di Apotek Farmasi Universitas Muslim Nusantara al Washliyah di jalan Garu II B Harjosari I, Kec. Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara.
Evaluation Of Medicine Prescription At A Pharmacy In Medan City Sari, Syilvi Rinda; Rawitri, Kiki; Wahyuni, Sri
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 3 No. 6 (2022): November 2022
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v3i6.674

Abstract

Pharmacy is a pharmaceutical service facility carried out by pharmacists by providing services directly and responsibly to patients related to pharmaceutical preparations in order to achieve definite results to improve the quality of life of patients. However, currently irrational treatment still often occurs, one of which is with inappropriate prescribing. This will have a negative impact on society. The purpose of this study was to evaluate drug prescribing in one of the pharmacies in the city of Medan. This is a descriptive evaluative research. The data was collected retrospectively and concurrently. Then the raw data was categorized into quantitative data and it was represented in tables to compare the data visually. Meanwhile, qualitative data was collected by observation and interview with the interviewees. The results showed that some indicators of prescribing drugs to patients in one of the pharmacies in Medan city still did not meet the standards, namely the average number of drug items per prescription sheet in 2021 was 3.63 and the percentage of prescribing drugs with generic names in 2021 was 80.9 %. While the prescribing indicators that are in accordance with the standards are the percentage of prescribing antibiotics for 2021 at 6.47%, the percentage of drugs that can be delivered is 90%, and the percentage of drugs that are completely labeled 100%. Based on the results of the study, it was concluded that there were still indicators of prescribing drugs carried out in one of the pharmacies in the city of Medan that did not meet the standards.
Evaluation Of Drug Storage System In A Pharmacy Of Medan City Based On Pharmaceutical Services Standards Rinda Sari, Syilvi; Yunus, Muhammad; Rawitri, Kiki; Wahyuni, Sri; Rani, Zulmai; Syahputri, Hindri
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 4 No. 4 (2023): July 2023
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v4i4.872

Abstract

Pharmacy is a place where pharmaceutical services are held by pharmacists who are responsible for patients. Pharmaceutical services in pharmacies are related to drugs with the aim of achieving definite results to improve the quality of life of patients. So the management of drugs in pharmacies needs to be done properly and precisely to ensure the availability of sufficient and quality drugs in order to achieve optimal service goals by implementing a storage system that is in accordance with pharmaceutical service standards no.73 of 2016. Therefore the purpose of this research is to evaluate the drug storage system in one of the Medan city pharmacies based on pharmaceutical service standards. This research is descriptive with retrospective data collection. The data obtained were grouped into quantitative data presented in tabular form to see visual comparisons, and qualitative data obtained through observation and interviews with informants. The results showed that in several indicators of drug storage in one of the Medan city pharmacies based on Permenkes No. 73 of 2016 there are still those that have not complied with, namely in the preparation of LASA drugs and writing document numbers on drug stock cards. Meanwhile, the standard drug storage indicators are the columns on the stock card consisting of receipt or dispensing date, receipt or disbursement document number, source of origin of the drug, no. batch/no. Lot, expiry date, receipt and disbursement amount, remaining stock, and officer's initials, as well as suitability for drug storage based on dosage form, alphabetical order, and FEFO and FIFO storage methods. Based on the results of the study it was concluded that the drug storage system carried out in one of the pharmacies in the city of Medan did not meet pharmaceutical service standards based on Permenkes No. 73 of 2016.