Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sisik Naga terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi Muhammad Amin Nasution; Muhammad Andry; Hindri Syahputri; Nia Novranda Pertiwi; Melia Sari
Jurnal Dunia Farmasi Vol 7, No 2 (2023): Edisi April
Publisher : Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdf.v7i2.5693

Abstract

Latar Belakang: Paku sisik naga (Pyrrosia piloselloides) termasuk dalam family Polypodiaceae merupakan tanaman epifit yang hidup dan menempel di bebatuan atau pepohonan dan mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin. Tujuan: Untuk mengetahui metabolit sekunder yang terdapat pada sampel serta menguji aktivitas antibakteri dan konsentrasi yang paling baik ekstrak etanol sisik naga (Pyrrosia piloselloides) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi. Metode: Penelitian ini eksperimental dengan ekstraksi metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Sampel penelitian ini adalah daun tropofil sisik naga (Pyrrosia piloselloides) diambil secara purposive sampling yang diekstrak kemudian diencerkan dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30%. Uji daya hambat menggunakan metode difusi cakram. Data yang diperoleh dari hasil penelitian di laboratorium diolah dengan statistik yaitu uji Analysis of Varians (ANOVA). Hasil:  Berdasarkan uji anova diketahui nilai sig sebesar 0,000 (0,005) terdapatl perbedaan signifikan antara konsentrasi 10%, 20%, 30%, kontrol (+) dan kontrol (-) dengan kata lain penambahan konsentrasi mempengaruhi zona hambat mikroba. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa uji aktivitas antimikroba dan konsentrasi pada ekstrak etanol sisik naga (Pyrrosia piloselloides) mempunyai aktivitas antimikroba terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi.
Determinination Of Iron, Potassium, Calcium, And Sodium In The Fruit Of Guava (Syzygium Aqueum) And Guava Semarang (SyzygiumSamarangense) In Spectrophotometry Atomic Absorpti Syahputri, Hindri; De Lux Putra, Effendy; Rahman Harun, Fathur
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 4 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v4i1.717

Abstract

Syzygium belongs to the guava tribe or Myrtaceae, originating from Southeast Asia. Syzygium is divided into two: small water guava known as Syzygium aqueum and large water guava known as Syzygium samarangense. This study aims to determine the mineral levels of iron, potassium, calcium, and sodium contained in guava and guava Semarang and to compare mineral levels between a guava and guava Semarang. Each sample was dry digested, and then quantitative analysis of iron, potassium, calcium, and sodium was carried out using atomic absorption spectrophotometry (AAS) with a wavelength of 248.3 nm; potassium 766.5 nm; calcium 422.7; and sodium 589.0 nm. The advantage of this method is that it can determine the content of minerals in small quantities without being influenced by other minerals. The results showed the levels of iron, potassium, calcium, and sodium in guava and guava Semarang, respectively: (0.2553 ± 0.0077) mg/100g and (0.1548 ± 0.0152) mg/100g; (70.2326 ± 1.5738) mg/100g and (45.7714 ± 0.9827) mg/100g; (3.8588 ± 0.1619) mg/100g and (0.4663 ± 0.0507) mg/100g; (8.1187 ± 0.3375) mg/100g and (6.1648 ± 0.1689) mg/100g. A comparison of mineral content between guava and guava Semarang shows that iron, potassium, calcium, and sodium minerals in guava are more significant than in guava Semarang. Statistically, the different tests of the average content of iron, potassium, calcium, and sodium between guava and guava Semarang using the F distribution found that the content of iron, potassium, calcium, and calcium sodium in guava was significantly higher than in guava Semarang.
Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Benar dalam Mencegah Resistensi Antibiotik Rinda Sari, Sylvi; Yunus, Muhammad; Fauzi, Ziza Putri Aisyia; Rani, Zulmai; Nasution, Muhammad Amin; Pertiwi, Nia Novranda; Syahputri, Hindri
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v2i1.55

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak benar memunculkan problematika kesehatan dalam masyarakat.  Alih-alih menjadi obat dalam mengatasi infeksi oleh bakteri, penggunaan antibiotik yang salah dapat menyebabkan resistensi dimana antibiotik tidak dapat membunuh bakteri di dalam tubuh dan akan kebal terhadap infeksi bakteri yang sama. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi penggunaan antibiotik yang benar kepada masyarakat sekitar Apotek Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan, untuk menghindari resistensi antibiotik. Kegiatan edukasi dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Penilaian terhadap keberhasilan kegiatan dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil kuisioner menunjukkan ketertarikan peserta akan kegiatan sebesar 95,25%, memahami informasi obat sebesar 87,52%, dan pengetahuan peserta terhadap penggunaan antibiotik yang benar sebesar 90,74%. Edukasi ini terbukti dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mitra tentang penggunaan antibiotik yang benar dalam mencegah resistensi antibiotik.
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO PEMBUATAN JAMU JAHE INSTAN DI DESA KLAMBIR V KAMPUNG Afriati, Nelsi; Mutiara, Widya; Azhari, Putri Mita; Wijaya, Azhari; Pratiwi, Nur Aisyah; Manik, Umi Chairani; Syahputri, Hindri
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada hakikatnya adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Ditanam dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan tradisional yang dapat dibuat sendiri. Tanaman obat ini kemudian dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang dapat dibuat dengan mudah. Dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini kami berinisiatif untuk membuat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) agar dapat mempermudah warga Desa Tanjung Raja dalam memanfaatkan nya. Penanaman di lakukan untuk meningkatkan kesadaran terkait pemanfaatan lahan. Penanaman dilakukan di lahan depan Kantor Kepala Desa agar warga dapat dengan mudah menjaga, dan memanfaatkan tanaman tersebut. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh masyarakat di Desa Tanjung Raja, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang. Dengan adanya ini, diharapkan warga bisa lebih kreatif dan inovatif. Dengan adanya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) ini kami berharap warga bisa memanfaatkan dan merawatnya dengan baik.
Penyuluhan Pentingnya Mengetahui Kadar Antibiotik Dalam Penggunaan Secara Bijak dan Efektif Pertiwi, Nia Novranda; Hindri Syahputri; Syilvi Rinda Sari; Muhammad Amin Nasution
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11109

Abstract

Antibiotik merupakan salah satu obat yang sangat penting dalam dunia medis untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Namun, penggunaan antibiotik yang tidak bijak dan tanpa memperhatikan kadar atau dosis yang tepat dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk resistensi antibiotik. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Yayasan Pendidikan Ar-Ridha, sebagai kelompok yang masih dalam tahap pembelajaran dan memiliki potensi untuk menerima edukasi sejak dini mengenai pentingnya mengetahui kadar antibiotik agar penggunaannya lebih tepat sasaran, aman, dan efektif. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Penilaian terhadap keberhasilan kegiatan dilakuakan dengan menggunakan kuesioner. Hasil kuesioner menunjukkan ketertarikan peserta akan kegiatan sebesar 93, 35%, pemahaman terkait informasi kadar obat sebesar 85, 52%, dan pengetahuan peserta terhadap penggunaan antibiotik secara bijak dan efektif sebesar 90, 50%. Penyuluhan ini terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang penyuluhan pentingnya mengetahui kadar antibiotic dalam penggunaan secara bijak dan efektif.
Edukasi Tujuh Langkah Mencuci Tangan Yang Benar Pada Anak TK Jundi Al Imami Namorambe Deli Serdang Dalimunnthe, Gabena Indrayani; Daulay, Anny Sartika; Syahputri, Hindri
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v1i1.22

Abstract

Mencuci tangan adalah salah satu kebiasaan kebersihan yang penting untuk diajarkan sejak dini kepada anak-anak. Anak-anak usia TK (Taman Kanak-Kanak) adalah kelompok yang rentan terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan. Oleh karena itu, mengajarkan mereka langkah-langkah yang benar dalam mencuci tangan akan membantu mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan mereka. tulisan ini akan membahas mengenai edukasi 7 langkah mencuci tangan yang tepat dan efektif pada anak-anak TK. Pentingnya memberikan pembelajaran kepada anak usia dini tentang cara mencuci tangan dengan metode yang benar yaitu melalui tujuh langkah yang tepat. Edukasi ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan sehat, mencegah penyakit, dan memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai praktik kebersihan yang esensial sejak usia dini.
Edukasi dan Konseling Farmakoterapi untuk Masyarakat dalam Pengelolaan Penyakit Kronis Sari, Syilvi Rinda; Hindri Syahputri; Nia Novranda Pertiwi; Muhammad Amin Nasution; Muhammad Yunus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12874

Abstract

Penyakit kronis merupakan kondisi kesehatan jangka panjang yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan agar kualitas hidup pasien dapat terjaga. Edukasi dan konseling farmakoterapi menjadi komponen penting dalam mendukung pasien memahami penggunaan obat secara tepat, meningkatkan kepatuhan pengobatan, serta mencegah komplikasi yang mungkin timbul. Edukasi dan konseling ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengidentifikasi peran edukasi dan konseling farmakoterapi dalam membantu masyarakat dalam pengelolaan penyakit kronis di Apotek UMN Al Washliyah bertempat Jl. Gaharu II Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah langsung, konseling, diskusi, pemberian brosur dan tanya jawab. Penilaian terhadap keberhasilan kegiatan dilakuakan dengan menggunakan kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa intervensi edukasi dan konseling secara signifikan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kronis dan pengobatan, meningkatkan kepatuhan konsumsi obat. edukasi dan konseling farmakoterapi merupakan strategi efektif dalam mendukung pengelolaan penyakit kronis pada masyarakat, sehingga perlu diintegrasikan secara rutin dalam pelayanan kesehatan.
Antibacterial Activity and Thin-Layer Chromatography (KLT) Ethanol Extract of Dragon Scale Leaves (Drymoglossum piloselloides (L.) C. Presl) Against Bacteria Staphylococcus epidermidis Syahputri, Hindri; Pertiwi, Nia Novranda; Sari, Syilvi Rinda; Simanjuntak, Monica Nelly; Sari, Melia; Andry, Muhammad; Nasution, Muhammad Amin; Rezaldi, Firman
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 3 (2024): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i3.7442

Abstract

The dragon scale plant is a plant containing flavonoid compounds, tannins, alkaloids, saponins. Flavanoid compounds, alkaloids, and tannins are found in dragon scales that are thought to provide antibacterial effects. Thin Layer Chromatography Test (KLT). On quarstin there is a stain distance spot of 1 cm and an 8 cm motion phase with an Rf value of 0.129 and in the extract there is a stain spot of 7.3 cm with an 8 cm motion phase with an Rf value of 0.9. In Staphylococcus epidermidis bacteria from the average of the largest inhibitory zones are applied to the extract with a concentration of 20%. The diameter of the average inhibitory zone formed around the disc paper at each concentration is: 5% 10.5 mm ± 0.20 at a concentration of 10% 11.26 mm ± 0.20 and a concentration of 20% 12.2 mm ± 0.30 each concentration has a strongly categorized response. Ethanol extract of dragon scale leaves (Drymoglossum piloselloides (L.) C. Presl) has antibacterial activity against Staphylococcus epidermidis. The diameter of the inhibitory zone that is best formed in the treatment of dragon scale leaf ethanol extract against Staphylococcus epidermidis bacteria with a concentration of 20%12.2 mm±0.30 is 12.2 mm with a strong category.
Peran Mahasiswa KKN dalam Meningkatkan Kesadaran Hidup Sehat melalui Pemanfaatan Botol Bekas sebagai Wadah Menabung di Desa Mesjid Lama Hidayah, Chintia Gustira; Syahputri, Hindri; Amanda, Gita; Tryadi, Dicka; Analus, Papi; Malango, Tinur Baya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12891

Abstract

Real Work Lecture (KKN) activities are a form of student service to the community through educational and useful programs. This study aims to describe the role of KKN students in increasing awareness of healthy living and fostering the habit of saving from an early age by using used bottles as piggy banks in the Old Mosque Village. The method used is qualitative descriptive through observation, interviews, and documentation. The results of the activity showed that the creative approach of KKN students was able to attract students' interest in saving as well as introducing wise plastic waste management. Plastic that is not managed properly has the potential to pollute the environment and trigger health problems, ranging from respiratory disorders, hormones, to cancer risk due to harmful substances and microplastics. Thus, this activity not only instills the value of discipline and responsibility, but also increases awareness of the dangers of plastic waste. The program received a positive response from the school and had a lasting impact.
Penyuluhan Penyakit Diabetes Melitus Dan Pemeriksaan Kesehatan Di Dusun I Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan Nasution, Muhammad Amin; Nia Novranda Pertiwi; Hindri Syahputri
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 6 No. 2 (2022): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v6i2.4017

Abstract

Kesehatan merupakan faktor penting dalam kehidupan seseorang agar dapat beraktivitas setiap harinya. Kesibukan serta sarana transportasi yang memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari menyebabkan sebagian orang kurang melakukan gerakan fisik dan berolahraga, sehingga mengakibatkan proses metabolisme tubuh menjadi terganggu, hal tersebut merupakan sebagian dari faktor yang mendukung terjadinya penyakit diabetes melitus. Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik menahun dan juga menjadi masalah kesehatan di masyarakat paling utama karena komplikasinya bersifat jangka pendek dan jangka panjang. Oleh karena itu perlu diadakannya penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat terkhusus di dusun I desa kolam terkait dengan penyakit diabetes melitus dengan tujuan memberikan tambahan pengetahuan mengenai diabetes melitus baik cara pencegahannya dan penanganannya bagi yang telah terkena diabetes melitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan berupa ceramah interaktif dalam bentuk presentase kepada masyarakat. Selain itu, pada acara ini juga dilakukan pemeriksaan Kadar Gula Darah (KGD) gratis bagi masyarakat. Dari hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan sebanyak 24 orang peserta diperoleh 7 orang memiliki kadar gula darah diatas normal > 200 mg/dl dan sebanyak 17 orang kadar gula darahnya normal < 200 mg/dl. Kata Kunci: Kesehatan, Diebetes Melitus, Penyuluhan, KGD