Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pemberian Sayur Bayam dan Pisang Cavendish terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemia di Puskesmas Unyur Serang, Banten Lisdayanti, Lilis; Sutarno, Maryati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 5 (2026): Volume 6 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i5.22493

Abstract

ABSTRACT The WHO reported in 2023 that worldwide, the rate of anemia in pregnant women reached 35.5%. In Asia, the prevalence was around 48.2%, Africa 57.1%, the Americas 24.1%, and Europe 25.1%. The rate of anemia in pregnant women in Indonesia reached 27.7%. In Banten Province, the rate of anemia in pregnant women was 37.1%, while in Serang City in 2022, there were 848 cases of anemia in pregnant women. Non-pharmacological efforts to prevent anemia include consuming iron-rich foods such as spinach and bananas. To determine the effectiveness of spinach and Cavendish bananas in increasing hemoglobin levels in anemic pregnant women. Quasi-experimental study with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of all 30 pregnant women diagnosed with anemia. The sampling technique used was total sampling. The majority of pregnant women's hemoglobin levels before being given spinach were in the mild anemia category (60%) and afterward in the normal category (100%). The majority of pregnant women's hemoglobin levels before being given Cavendish bananas were in the mild anemia category (66.7%) and afterward in the normal category (86.7%). The administration of spinach and Cavendish bananas was effective in increasing hemoglobin levels in anemic pregnant women with a p-value of 0.000. There is effectiveness in giving spinach and Cavendish bananas to increase hemoglobin levels in pregnant women with anemia at the Unyur Serang Community Health Center, Banten. It is hoped that midwives will provide counseling to pregnant women to consume vegetables and fruits, especially those rich in iron, every day to prevent anemia during pregnancy. Keywords: Spinach, Cavendish Banana, Hemoglobin, Pregnant Women.  ABSTRAK WHO tahun 2023 mengungkapkan bahwa di seluruh dunia, angka anemia pada ibu hamil mencapai 35,5%. Di Asia, prevalensinya sekitar 48,2%, Afrika 57,1%, Amerika 24,1%, dan Eropa 25,1%. Tingkat anemia pada ibu hamil di Indonesia mencapai 27,7%. Di Provinsi Banten tingkat anemia pada ibu hamil sebesar 37,1%, sedangkan di Kota Serang tahun 2022 kasus anemia pada ibu hamil sebanyak 848 kasus. Upaya untuk pencegahan anemia dengan non farmakologi yaitu dengan mengonsumsi makanan yang kaya zat besi seperti sayur bayam dan pisang. Mengetahui efektivitas pemberian sayur bayam dan pisang cavendish terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Quasy eksperimental dengan two grup pretest-postest design. Sampel dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang didiagnosa mengalami anemia sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Mayoritas kadar hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan sayur bayam dalam kategori anemia ringan (60%) dan sesudahnya dalam kategori normal (100%). Mayoritas kadar hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan pisang cavendish dalam kategori anemia ringan (66,7%) dan sesudahnya dalam kategori normal (86,7%). Ada efektivitas pemberian sayur bayam dan pisang cavendish terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia dengan nilai p. value 0,000. Ada efektivitas pemberian sayur bayam dan pisang cavendish terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Puskesmas Unyur Serang, Banten. Diharapkan bidan memberikan penyuluhan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan terutama yang banyak mengandung zat besi setiap hari untuk mencegah terjadinya anemia pada kehamilan. Kata Kunci: Sayur Bayam, Pisang Cavendish, Hemoglobin, Ibu Hamil.
Efektivitas Pemberian Sari Kacang Hijau terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Anemia di Puskesmas Sobang Pandeglang Rosmina, Nia; Sutarno, Maryati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 5 (2026): Volume 6 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i5.22512

Abstract

ABSTRACT The WHO (2023) reported that the global prevalence of anemia among pregnant women aged 15-49 years was 35.5%. In Indonesia, the prevalence of anemia in pregnant women was 27.7%, with the highest prevalence among pregnant women aged 35-44 years (39.6%). The prevalence of anemia in pregnant women in Banten Province was approximately 37.1%. In 2022, 848 pregnant women suffered from anemia in Serang City. Treatment and prevention of anemia can be done by administering iron tablet supplementation followed by consuming iron-rich foods such as mung bean juice. To determine the effectiveness of mung bean juice in increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia. A quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of all 30 pregnant women diagnosed with anemia. The sampling technique used was total sampling. The majority of pregnant women before being given mung bean juice had Hb levels of 10-10.9 g/dl (mild anemia) (73.3%), and after being given mung bean juice, they had Hb levels ≥ 11 g/dl (normal) (96.7%). Mung bean juice administration was effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia at the Sobang Pandeglang Community Health Center (Puskesmas Sobang Pandeglang), with a p-value of 0.000. Mung bean juice was effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia at the Sobang Pandeglang Community Health Center. Midwives are expected to provide counseling to pregnant women to consume vegetables and fruits, especially those rich in iron, every day to prevent anemia during pregnancy. Keywords: Green Bean Juice, Hemoglobin, Pregnant Women.  ABSTRAK WHO tahun 2023 menyebutkan secara global prevalensi anemia pada ibu hamil usia 15-49 tahun sebesar 35,5%. Di Indonesia prevalensi ibu hamil dengan anemia sebesar 27,7%, prevalensi anemia tertinggi pada ibu hamil dengan kelompok usia 35-44 tahun (39,6%). Prevalensi anemia pada ibu hamil di Provinsi Banten sekitar 37,1%. Jumlah ibu hamil yang menderita anemia di Kota Serang tahun 2022 sebanyak 848 kasus. Pengobatan dan pencegahan anemia dapat dilakukan dengan pemberian suplementasi tablet besi dan diikuti dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi seperti sari kacang hijau.  Mengetahui efektivitas pemberian sari kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia. Quasy eksperimental dengan one grup pretest-postest design. Sampel dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang didiagnosa mengalami anemia sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Mayoritas ibu hamil sebelum diberikan sari kacang hijau dengan kadar Hb 10-10,9 gr/dl (anemia ringan) 73,3% dan sesudah diberikan sari kacang hijau dengan kadar Hb ≥ 11 gr/dl (normal) 96,7%. Ada efektivitas pemberian sari kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Sobang Pandeglang dengan nilai p value 0,000. Ada efektivitas pemberian sari kacang hijauterhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Sobang Pandeglang. Diharapkan bidan memberikan penyuluhan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan terutama yang banyak mengandung zat besi setiap hari untuk mencegah terjadinya anemia pada kehamilan. Kata Kunci: Sari Kacang Hijau, Hemoglobin, Ibu Hamil.