Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Pelatihan Pembuatan Produk Makanan Berbasis Potensi Lokal Desa Salumaka Muhammaad Yusuf; Haryanto Asri; Kamaruddin Kamaruddin; Nurul Annisa Samir
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2137

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Salumaka dalam pencegahan stunting serta memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber pangan bergizi. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi pencegahan stunting kepada ibu hamil dan menyusui, disertai pembagian susu dan bubur sebagai dukungan pemenuhan gizi tambahan. Selain itu, dilaksanakan pelatihan pembuatan produk olahan berbasis ikan air tawar yaitu nugget ikan yang kaya protein dan bermanfaat untuk pertumbuhan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya gizi seimbang dan peluang pemanfaatan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomis. Program ini diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
Pelatihan Pembuatan Mesin Tetas Di Desa Lombang Timur Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Haryanto Asri; Muh. Yusuf; A.Ni'mahtul Churriyah; Mariam Mariam; Andi Nur Insani; Kaharuddin Kaharuddin; Kamaruddin Kamaruddin; Sadly Ashari Said; Khusnul Khatimah Hasrun; Muhammad Fadhil
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1519

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Lombang Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene dalam pembuatan dan penggunaan mesin tetas telur sebagai solusi peningkatan produktivitas unggas lokal. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Prodi Agrokompleks Universitas Muhammadiyah Mamuju bekerja sama dengan pemerintah Desa melalui pelatihan dan pendampingan teknis kepada kelompok peternak. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan tentang potensi unggas lokal, praktik perakitan mesin tetas semi otomatis, serta pelatihan operasional dan perawatannya. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dengan partisipasi aktif sekitar 23 orang. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai teknologi penetasan buatan dan memberikan keterampilan langsung dalam pembuatan mesin tetas sederhana. Dengan adanya mesin tetas, proses penetasan dapat lebih efisien dan meningkatkan produksi unggas secara berkelanjutan. Selain itu, program ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan berbasis teknologi sederhana yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Aralleanak melalui Pemanfaatan Eco-Enzyme sebagai Solusi Ramah Lingkungan Haryanto Asri; Binayanti Binayanti; Muh. Yusuf; Kamaruddin Kamaruddin; Femiliani Novita Sari; Sadly Ashari Said; Widya Widya; Nurhalisa Nurhalisa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2136

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan masyarakat Desa Ralleanak, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, melalui pembuatan Eco-Enzyme sebagai solusi sederhana pengelolaan sampah rumah tangga. Metode kegiatan yang diterapkan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi, praktik langsung pembuatan Eco-Enzyme, dan diskusi/tanya jawab, dengan partisipasi aktif dari 30 ibu rumah tangga sebagai sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep Eco-Enzyme, mengikuti prosedur fermentasi dengan benar, dan menunjukkan motivasi untuk menerapkannya secara rutin di rumah. Tingkat partisipasi mencapai 100% dalam penyuluhan dan praktik, serta 93% dalam diskusi, menandakan antusiasme yang tinggi. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan peserta, mengurangi potensi pembuangan sampah ke sungai, dan membuka peluang ekonomi kreatif melalui produksi Eco-Enzyme. Kesimpulannya, pendekatan edukatif-praktik ini efektif dalam memberdayakan masyarakat untuk mengelola limbah organik secara berkelanjutan. Saran diberikan agar kegiatan dilanjutkan secara rutin, didukung pemerintah desa, dan dikembangkan lebih luas melalui monitoring dan inovasi produk.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ECO-ENZYME SEBAGAI SOLUSI PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DI DUSUN MALOLO, KABUPATEN MAMUJU Ardi Ardi; Riska Aulia; Putri Laela; Putri Indah Sari; Mirna Sari; Haryanto Asri
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah organik rumah tangga di pedesaan Sulawesi Barat umumnya belum dikelola secara sistematis, termasuk di Dusun Malolo, Kabupaten Mamuju. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan ibu rumah tangga melalui pelatihan pembuatan eco-enzyme sebagai solusi pengolahan limbah organik. Pendekatan partisipatif diterapkan selama empat bulan, mencakup sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil evaluasi terhadap 18 peserta menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 47,2 menjadi 82,6 (gain 74,9%) dengan seluruh peserta mengalami peningkatan; 85% peserta mampu memproduksi eco-enzyme secara mandiri dan 80% berkomitmen melanjutkan produksi di rumah. Pemantauan empat minggu pasca pelatihan menunjukkan 77,8% peserta tetap aktif berproduksi dan 83,3% memilah sampah organik dari sumber. Kegiatan ini melahirkan kelompok pelopor lingkungan “Malolo Eco Green” beranggotakan 18 ibu rumah tangga. Pendekatan edukatif-partisipatif berbasis praktik terbukti efektif memberdayakan ibu rumah tangga dalam pengelolaan limbah organik dan berpotensi direplikasi di desa lain di Kabupaten Mamuju.
Pemetaan Zona Potensial Penangkapan Ikan Pelagis Besar Menggunakan Citra Satelit Aqua Modis di Perairan Kabupaten Mamuju Wiwi Satriani; Haryanto Asri; Israwahyudi; Binayanti; Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/r2469f93

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjembatani kebutuhan informasi lokasi penangkapan bagi nelayan dengan pemanfaatan teknologi oseanografi satelit, melalui pemetaan zona potensial penangkapan ikan pelagis besar di perairan Kabupaten Mamuju berdasarkan sebaran suhu permukaan laut dan klorofil-a. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyediaan peta Zona Potensial Penangkapan Ikan (ZPPI) berbasis citra satelit Aqua MODIS yang divalidasi secara spasial dengan titik tangkapan nelayan di lapangan, khusus untuk perairan Kabupaten Mamuju yang sejauh ini belum banyak dikaji dibandingkan wilayah pemetaan ZPPI lain di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data primer dan data sekunder berupa sebaran suhu permukaan laut dan klorofil-a yang diperoleh dari citra satelit Aqua MODIS, kemudian diolah untuk memetakan zona potensial penangkapan ikan pelagis. Data koordinat hasil tangkapan ikan pelagis besar tuna, tongkol, dan cakalang (TCT) yang diperoleh dari aktivitas nelayan dimanfaatkan sebagai data pendukung dalam proses validasi zona potensial penangkapan ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona potensi penangkapan ikan pelagis besar di perairan Kabupaten Mamuju tersebar pada beberapa wilayah yang memiliki kombinasi suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a yang sesuai.
Strategi Pengembangan Ekowisata dan Dampaknya terhadap Ekonomi Lokal: Studi Kasus Pantai Tapandullu, Desa Wisata Malawwa, Kabupaten Mamuju Irnamahmud; Khusnul Khatimah Hasrun; Haryanto Asri; Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ckdw2264

Abstract

Pantai Tapandullu di Desa Wisata Malawwa, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menyimpan potensi alam pesisir yang besar namun belum dikelola secara optimal sehingga manfaat ekonominya bagi masyarakat lokal belum maksimal. Berbeda dari kebanyakan studi ekowisata di Sulawesi Barat yang umumnya hanya menganalisis kelayakan atau strategi pengembangan destinasi secara terpisah, penelitian ini menawarkan keterbaruan dengan mengintegrasikan analisis strategi pengembangan (SWOT/IFAS-EFAS) dan analisis dampak ekonomi berbasis persepsi tiga kelompok stakeholder (masyarakat lokal, pelaku UMKM, dan wisatawan) secara bersamaan dalam satu kajian, sehingga strategi yang dihasilkan tidak hanya berorientasi pada aspek pengelolaan destinasi, tetapi juga berpijak pada bukti empiris dampaknya terhadap ekonomi warga desa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Rencana awal melibatkan 50 responden purposive sampling (pengelola, UMKM, masyarakat lokal, Pokdarwis, wisatawan), namun pada pelaksanaannya komposisi berubah: unsur pengelola bergabung dengan kelompok UMKM dan data Pokdarwis tidak diperoleh, sehingga total responden menjadi 45 orang (UMKM, masyarakat lokal, dan wisatawan). Hasil analisis SWOT menempatkan strategi pengembangan pada kuadran W-O, yang berorientasi memperbaiki kelemahan internal—fasilitas, promosi, dan kelembagaan pengelola untuk memanfaatkan peluang eksternal. Hasil analisis dampak ekonomi menunjukkan keberadaan ekowisata berdampak positif, dengan skor tertinggi pada kelompok UMKM, diikuti wisatawan dan masyarakat lokal, meski pemerataan manfaat ekonomi bagi seluruh warga desa masih menjadi catatan penting. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan fasilitas dasar, penguatan promosi digital, dan penguatan kelembagaan Pokdarwis sebagai prioritas strategi pengembangan ekowisata yang berkelanjutan dan inklusif.
Flood Tidal Risk Modeling on the Coast of West Sulawesi Using Geographic Information Systems to Support Climate Change Adaptation Planning Haryanto Asri; Hardianti Nur
Journal of Business, Social and Technology Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Business, Social and Technology
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jbt.v7i3.736

Abstract

Background: Coastal flooding or tidal inundation (banjir rob) is one of the visible impacts of climate change that increasingly affects coastal regions in Indonesia, including West Sulawesi Province. Sea-level rise, land-use changes, and mangrove degradation have intensified the vulnerability of coastal areas to tidal flooding. Objective: This study aims to model the risk of tidal flooding along the coast of West Sulawesi using Geographic Information Systems (GIS) and to formulate climate change adaptation strategies through spatial and SWOT analyses. Methods: The research utilized spatial datasets, including elevation, slope, distance from the coastline and rivers, land use, and mangrove density. The analysis was conducted using a scoring, weighting, and overlay approach to generate a tidal flood vulnerability map, which was validated using observed flood event data from 2021–2025. Results: The results indicate that low-lying coastal zones below 5 meters above sea level with sparse mangrove cover (particularly in Polewali Mandar, Majene, and Mamuju Regencies) are highly vulnerable to tidal flooding. Spatial projections suggest a significant increase in inundation areas by 2075 in line with projected sea-level rise. Based on the SWOT analysis, the recommended adaptation strategy is an offensive (S–O) approach, emphasizing the utilization of coastal ecosystem potential and conservation policies to promote mangrove-based ecotourism, strengthen community adaptive capacity, and enhance collaboration among government, academia, and local communities. Conclusion: The findings are expected to provide a scientific foundation for climate change mitigation and adaptation planning in the coastal regions of West Sulawesi toward sustainable coastal development.