Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI AKIBAT ABRASI DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI PESISIR PANTAI LOMBANG – LOMBANG KECAMATAN KALUKKU Asri, Haryanto
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 3 No. No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/gaeyxh59

Abstract

Abrasi pantai merupakan permasalahan lingkungan yang berdampak pada perubahan garis pantai dan aktivitas masyarakat pesisir. Pantai Lombang–Lombang di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, merupakan salah satu wilayah pesisir yang mengalami abrasi cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perubahan garis pantai akibat abrasi menggunakan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG), serta (2) merumuskan strategi adaptasi abrasi untuk mendukung pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan citra satelit Google Earth Pro tahun 2015, 2020, dan 2025 yang dianalisis menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) pada perangkat lunak ArcGIS dengan parameter Net Shoreline Movement (NSM), Shoreline Change Envelope (SCE), dan End Point Rate (EPR). Data pendukung diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan masyarakat pesisir, kemudian dianalisis menggunakan metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar segmen Pantai Lombang–Lombang mengalami kemunduran garis pantai dengan nilai NSM hingga −31,14 m dan laju abrasi mencapai −3,11 m/tahun, meskipun pada beberapa lokasi terjadi akresi. Analisis SWOT menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove dan pengelolaan pesisir berbasis ekosistem merupakan strategi adaptasi utama dalam mengurangi dampak abrasi dan meningkatkan keberlanjutan wilayah pesisir.
Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Pelatihan Pembuatan Produk Makanan Berbasis Potensi Lokal Desa Salumaka Muhammaad Yusuf; Haryanto Asri; Kamaruddin Kamaruddin; Nurul Annisa Samir
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2137

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Salumaka dalam pencegahan stunting serta memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber pangan bergizi. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi pencegahan stunting kepada ibu hamil dan menyusui, disertai pembagian susu dan bubur sebagai dukungan pemenuhan gizi tambahan. Selain itu, dilaksanakan pelatihan pembuatan produk olahan berbasis ikan air tawar yaitu nugget ikan yang kaya protein dan bermanfaat untuk pertumbuhan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya gizi seimbang dan peluang pemanfaatan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomis. Program ini diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
Pelatihan Pembuatan Mesin Tetas Di Desa Lombang Timur Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Haryanto Asri; Muh. Yusuf; A.Ni'mahtul Churriyah; Mariam Mariam; Andi Nur Insani; Kaharuddin Kaharuddin; Kamaruddin Kamaruddin; Sadly Ashari Said; Khusnul Khatimah Hasrun; Muhammad Fadhil
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1519

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Lombang Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene dalam pembuatan dan penggunaan mesin tetas telur sebagai solusi peningkatan produktivitas unggas lokal. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Prodi Agrokompleks Universitas Muhammadiyah Mamuju bekerja sama dengan pemerintah Desa melalui pelatihan dan pendampingan teknis kepada kelompok peternak. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan tentang potensi unggas lokal, praktik perakitan mesin tetas semi otomatis, serta pelatihan operasional dan perawatannya. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dengan partisipasi aktif sekitar 23 orang. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai teknologi penetasan buatan dan memberikan keterampilan langsung dalam pembuatan mesin tetas sederhana. Dengan adanya mesin tetas, proses penetasan dapat lebih efisien dan meningkatkan produksi unggas secara berkelanjutan. Selain itu, program ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan berbasis teknologi sederhana yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Aralleanak melalui Pemanfaatan Eco-Enzyme sebagai Solusi Ramah Lingkungan Haryanto Asri; Binayanti Binayanti; Muh. Yusuf; Kamaruddin Kamaruddin; Femiliani Novita Sari; Sadly Ashari Said; Widya Widya; Nurhalisa Nurhalisa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2136

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan masyarakat Desa Ralleanak, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, melalui pembuatan Eco-Enzyme sebagai solusi sederhana pengelolaan sampah rumah tangga. Metode kegiatan yang diterapkan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi, praktik langsung pembuatan Eco-Enzyme, dan diskusi/tanya jawab, dengan partisipasi aktif dari 30 ibu rumah tangga sebagai sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep Eco-Enzyme, mengikuti prosedur fermentasi dengan benar, dan menunjukkan motivasi untuk menerapkannya secara rutin di rumah. Tingkat partisipasi mencapai 100% dalam penyuluhan dan praktik, serta 93% dalam diskusi, menandakan antusiasme yang tinggi. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan peserta, mengurangi potensi pembuangan sampah ke sungai, dan membuka peluang ekonomi kreatif melalui produksi Eco-Enzyme. Kesimpulannya, pendekatan edukatif-praktik ini efektif dalam memberdayakan masyarakat untuk mengelola limbah organik secara berkelanjutan. Saran diberikan agar kegiatan dilanjutkan secara rutin, didukung pemerintah desa, dan dikembangkan lebih luas melalui monitoring dan inovasi produk.