Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Nusyuz Istri terhadap Suami (Studi Kasus Pasangan Suami-Istri di RT. 14 Winong Kajen) Amelia, Fitroh Aida; Akmalia, Nahdliatul; Hami, Widodo
Posita: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : STIS Ummul Ayman, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/pjhki.v2i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena nusyuz istri terhadap suami, dengan fokus pada studi kasus di Rt. 14 Winong Kajen. Nusyuz, dalam konteks ini, merujuk pada sikap atau perilaku istri yang mungkin dianggap sebagai ketidaktaatan istri kepada suami. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi terhadap pasangan suami-istri di lingkungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dalam manifestasi nusyuz, seperti istri yang tidak manut kepada suami, konflik dalam pemenuhan kebutuhan, istri yang tidak bertanggung jawab atas kewajiban sebagai istri atau ketidakharmonisan dalam berkomunikasi. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi nusyuz, termasuk konsep dan hukum dasar nusyuz, macam-macam nusyuz, analisis nusyuz istri tehadap suami. Pemahaman terhadap aspek-aspek ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika hubungan suami-istri dan membantu dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan keharmonisan dalam pernikahan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur terkait studi perkawinan dan dapat menjadi landasan untuk pengembangan pendekatan intervensi atau konseling dalam mendukung keberlanjutan hubungan suami-istri.
Pembagian Harta Waris Berbentuk Cryptocurrency Amalia, Diyah; Alfiyah, Ismatul; Hami, Widodo
Posita: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : STIS Ummul Ayman, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/pjhki.v2i1.156

Abstract

Dampak teknologi yang semakin pesat salah satunya adalah peralihan industri investasi dari bentuk fisik ke digital. Dalam perkembangannya pemilik aset kripto kebingungan dalam menetukan pilihannya. Pengalihan asetnya kepada ahli warisnya, karena di Indonesia sendiri belum memiliki aturan penggunaan aset kripto sebagai warisan. Aset kripto yang memanfaatkan keamanan terdesentralisasi pada jaringan blockchain. Artinya, tidak ada pihak yang bertindak sebagai perantara dalam transaksi tersebut. Hal ini mempunyai kelemahan. Jika pemilik aset tiba-tiba meninggal dan warisan aset kriptonya tidak dipersiapkan dengan baik, keamanan blockchain yang tinggi akan menghalangi ahli warisnya untuk mengakses aset tersebut. Harta tersebut tidak akan hilang, namun tentu saja akan menimbulkan permasalahan baru bagi ahli warisnya. Jika tidak ada yang mengetahui cara mengakses jaringan, masalah baru terkait pewarisan dapat muncul. Dalam penelitian ini akan mengkaji: 1) Pembagian harta waris berbentuk kripto dan 2) Aset Hukum aset kripto dalam islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini memperjelas bahwa pembagian harta waris berbetuk kripto ada penggolongan-penggolongannya dan ada tahapan-tahapannya.
PERNIKAHAN MELALUI MEDIA ONLINE DALAM PERSPEKTIF FIQH MUNAKAHAT DAN UNDANG-UNDANG PERKAWINAN rizqi amalia, nuny; Eka Oktaviani Putri, Ananda; Hami, Widodo
Al-Qawaid : Journal of Islamic Family Law Vol 2 No 2 Juli 2024
Publisher : Al-Qawaid Research Centre of the Department of Islamic Family Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/qowaid.vi.110

Abstract

Kurang pemahaman masyarakat mengenai hukum dan tata cara pernikahan online dapat memicu konflik atau kontroversi oleh karenanya dibutuhkan pembahasan yang mendalam mengenai permasalahan tersebut. Penelitian dilakukan dengan studi pustaka dan penjelasan dengan deskriptif analisis. Tujuan penelitian; (1) pandangan pernikahan online munurut ulama fiqh, (2) pandangan pernikahan online menurut undang-undang, (3) tata cara akad nikah, dan (4) tata cara akad nikah oline. Hasil penelitian; (1) sebagian ulam membolehkan dan sebagian ulama melarang pernikahan online, (2) perkawinan sah apabila mengikuti peraturan pada agama yang dianutnya (pasal 2 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1974) (3) duduk bersama, mmeriksa saksi, doa, izin dari mempelai wanita, proses ijab dan qabul, pengucapan Ta’liq Thalaq, penandatangan berkas, dan penyerahan mahar (4) ungkapan atau tindakan yang pertama kali diucapkan oleh pihak perempuan (ijab) kemudian dijawab oleh pihak laki-laki sebagai tanda persetujuan dan kesediaan mereka untuk melanjutkan ikatan pernikahan (qabul) melalui sambungan suara dan video daring dengan dua tempat yang berbeda dan minimal dua saksi.
How Video Games Can Become a Tool for Social Policy Criticism: A Study Arditya Prayogi; Hami, Widodo; Nasrullah, Riki
Social Sciences Insights Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Social Sciences Insights Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11180200

Abstract

Video games are often viewed as part of tertiary activities in human life. As a tertiary activity, video games are then considered to have no function in carrying out meaningful activities in society, including social criticism activities. This article then aims to explain that video games can conceptually and practically be used as a tool for social policy criticism. This article was written using a qualitative descriptive approach supported by a data collection process through literature study. From the results of the study, it is clear that video games are capable of producing and reproducing culture and ideology in people's minds through participatory elements so that they can be created and used as a tool for social criticism of a policy. Conceptually, video games become cultural agents that have their own power in terms of generating open meaning from them. Practically, the form and function of video games as a tool for social criticism has led to the presence of video games as an alternative way of conveying criticism creatively.
Spirit Moderasi Beragama dalam Pluralitas Multi-Agama (Studi Living Qur’an Desa Buntu Kejajar Wonosobo) Hami, Widodo
Jurnal Ilmiah AL-Jauhari: Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah AL-Jauhari
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/jiaj.v9i1.3968

Abstract

This research reveals the results of research by combining Al-Qur'an studies with socio-religious phenomena. This article will answer the question of how the spirit of religious moderation is in a plurality of multi-religious villages by collaborating with Al-Qur'an studies. The methodology used is a qualitative field-based methodology with the research object of Buntu Village, Kejajar District, Wonosobo Regency, using phenomenology as its approach. With this methodology and approach, this study succeeded in uncovering findings that the spirit of religious moderation implemented by the Buntu community refers to the three pillars of moderation values that have been formulated by the Ministry of Religion as a counter-narrative form of intolerance and exclusivism in religion which includes a commitment to nationalism, tolerance, and anti-religion. violence. The Buntu community bases their spirit of moderation on QS Al-Baqarah: 256 and QS Al-Kafirun: 6 which explicitly states that there is no compulsion in choosing a religion.
Studi Tafsir Pegon Nusantara Hami, Widodo
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 14 No 01 (2025): Ulama dan Umara Nusantara: Koneksi dan Problem Solving
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51925/inc.v14i01.130

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendemonstrasikan Tafsir Surat Yasin karya K.H. Bisri Mutofa dari beberapa aspek. Walaupun kitab tersebut kecil, namun memiliki isu yang beragam yang terkandung di dalamnya. Dengan gaya penafsiran khas jawanya, Tafsir Yasin ditulis dengan menggunakan tulisan Arab Pegon. Surat Yasin yang biasanya dibaca oleh masyarakat jawa dalam beberapa acara penting, misalnya 7 hari kematian mayit, menempati rumah, supaya hajatnya terkabul, dan sebagainya, dalam artikel ini akan dijelaskan analisis penafsiran dari segi metode penafsiran, aspek vernakularisasi, lokalitas, aspek tasawuf dan nilai moderasi yang terkandung di dalam penafsiran. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah pustaka (library research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis dan analisis isi (content analysis) untuk teknik analisisnya untuk menggali teks secara mendalam. This article aims to demonstrate the Tafsir Surat Yasin by K.H. Bisri Mutofa from several aspects. Although the book is small, it has various issues contained in it. With its typical Javanese interpretation style, the Tafsir Yasin is written using the Arabic Pegon script. Surat Yasin which is usually read by Javanese people in several important events, for example 7 days after the death of the deceased, moving into a house, so that their wishes are granted, and so on, this article will explain the analysis of the interpretation in terms of the interpretation method, vernacular aspects, locality, aspects of Sufism and the value of moderation contained in the interpretation. The methodology used in this study is a literature review (library research) using a descriptive analysis approach and content analysis for the analysis technique to explore the text in depth. Daftar Pustaka ‘Urif, Mohammad Zamzami, ‘LOCAL WISDOM DALAM TAFSIR NUSANTARA Studi Atas Kitab Tafsīr Al-Ibrīz Karya KH. Bisri Mustofa’, Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 07 Nomor 0 (2019), 337–74 Agama, Kemeterian, Moderasi Beragama (Jakarta Pusat: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2019) Al-Farmawi, Abd al-Hay, Al-Bidayah Fi Al-Tafsir Al-Maudhu’ (Mesir: Dar al-Mutabi’ wa al-Nasr al-Islamiyah, 2005) Al-Qaththan, Manna’ Khalil, Mabahis Fi Ulum Al-Qur’an (Riyadh: Maktabah al-Ma’arif, 2000) ASFAR, A. M.IRFAN TAUFAN, ‘ANALISIS NARATIF, ANALISIS KONTEN, DAN ANALISIS SEMIOTIK (Penelitian Kualitatif)’, ResearchGate Article, 1 (2019), 1–13 Badrudin, Akhlak Tasawuf (Serang: IAIB Pres, 2015) BAHASA, PUSAT, and DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL, Kamus Bahasa Indonesia (Jakarta: Pusat Bahasa, 2008) F Budi Hardiman, Seni Memahami; Hermeneutik Dari Schleiermacher Sampai Derrida, 4th edn (Sleman: PT Kanisius, 2015) Fauji, Jamaluddin dan Sidik, ‘Arab Pegon Dalam Khazanah Manuskrip Islam Di Jawa’, Jurnal Penelitian Agama, 23.1 (2022), 61–80 Fawaid, Ach, Asbabun Nuzul (Yogyakarta: Noktah, 2020) Goldziher, Ignaz, Mazhab Tafsir Dari Klasik Hingga Modern (M. Alaika Salamullah, Dkk., Terjemahan) (Yogyakarta: eLSAQ Press, 2006) Gusmian, Islah, ‘Tafsir Al-Qur’an Di Indonesia: Sejarah Dan Dinamika’, Jurnal NUN: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir Di Nusantara, 1.1 (2015), 1–32 Hami, Widodo, ‘PENAFSIRAN AYAT-AYAT TAHARAH (Studi Komparatif Antara Al-Gazali Dan Al-Jailani’ (UIN Walisongo, 2018) Jalal al-Din Abd al-Rahman al-Suyuti, Al-Itqan Fi ‘Ulum Al-Qur’an, Vol. I (Mekah: Dar al-Fikri) Kailani, Muhammad ibn Abdul Qadir, Abwab Al-Tasawuf (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 2010) Kalijaga, Dosen Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan, Metodologi Penelitian Living Qur’an Dan Hadis (Yogyakarta: TH-Pres, 2007) Katsir, Abu al-Fida’ Ibn, Tafsir Ibn Kasir, Vol. I (Damaskus: Maktabah Dar al-Fiha’) Quraish Shihab, Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan, Dan Aturan Yang Patut Anda Ketahui Dalam Memahami Ayat-Ayat Al-Qur’an Dilengkapi Penjelasan Kritis Tentang Hermeneutika Dalam Penafsiran Al-Qur’an (Tangerang: Lentera Hati, 2013) MAHYUDDIN, FAUDZINAIM BADARUDDIN & MUHAMMAD KHAIRI, ‘Sanad Tarekat Dan Peranannya Dalam Ilmu Tasawuf’, International Journal of Islamic Thought Autoriti, 20.1 (2021), 34–44 Maslukhin, ‘KOSMOLOGI BUDAYA JAWA DALAM TAFSÎR AL-IBRÎZ KARYA KH. BISRI MUSTHOFA’, Mutawâtir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadis, 5 (2015), 74–94 Muhammad Misbahuddin, ‘PEMBIASAANBERBAHASA KRAMA INGGIL SEJAK DINI, MENGUATKAN KEMBALI PERAN KEARIFAN LOKALUNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK’, Ournal of Peace Education and Islamic Studies, 1.1 (2018), 21–18 Mustakim, Abdul, Epistemologi Tafsir Kontemporer (Yogyakarta: LkiS Group, 2010) Mustofa, Bisri, Ausath Al-Masalik Li Al-Fiyah Ibn Malik (Kudus: Menara Kudus) ———, B. Al-Unsyuthi Syarh Nazm Sarf Al-Imrithi (Kudus: Menara Kudus, 1960) ———, Rawihat Al-Aqwam Fi Tarjamat Aqidatul Awam (Kudus: Menara Kudus) ———, Tafsir Surat Yasin (Menara Kudus, 1954) Muzairi, ‘EKSEKUSI MATI JAVANESE AL-HALLAJ DALAM SULUK JAWA’, Refleksi: Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Keislaman, 18.2 (2018), 157–81 Parwanto, Wendi, ‘VERNAKULARISASI TAFSIR AL-QUR’AN DI KALIMANTAN BARAT (Studi Atas Tafsir Ᾱyāt Aṣ-Ṣiyām Karya Muhammad Basiuni Imran)’, Suhuf, 15 Nomor 0, 107–22 Sunyoto, Agus, Atlas Walisongo (Depok: Pustaka Ilman, 2012) Werdiningsih, Yuli Kurniati, and Nazla Maharani Umaya, ‘VARIASI NAMA TUHAN DALAM TEKS SERAT SASTRA GENDHING, KAJIAN AKULTURASI TERHADAP SASTRA SULUK’, El Harakah, 19 No. 1 (2017), 79–93 Yusup, Bahtian, ‘QIRA’AT AL QURAN: Study of the Khilafiyah Qira’ah Sab’ah’, AL TADABBUR: JURNAL ILMU ALQURAN DAN TAFSIR, 4.2 (2019), 228–35