p-Index From 2021 - 2026
1.456
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid JEMIL
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan Non Formal dalam Penjaminan Mutu Pendidikan pada Masa Pandemi Covid-19 di SKB Posimpotove Palu Didi; Surni Kadir
Journal of Educational Management and Islamic Leadership (JEMIL) Vol. 1 No. 01: August 2022
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47400/jemil.v1i01.2709

Abstract

Pendidikan adalah hak seluruh warga negara, di masa pandemi Covid 19 siswa tetap harus mendapatkan pendidikan yang layak. Kondisi pandemi mengharuskan kepala satuan pendidikan memiliki kemampuan dalam pengelolaan proses pembelajaran agar mutu pendidikan tetap terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan kepala satuan pendidikan non formal dalam menjamin mutu pendidikan pada masa pandemi covid-19 di SKB Posimpotove Palu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan penentuan partisipan terpilih (purposive sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi lapangan. Kami melakukan analisis data menggunakan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kepemimpinan SKB Posimpotove Palu dalam menjamin mutu pendidikan dilakukan melalui 3 hal utama yaitu pengembangan LMS, pelatihan penggunaan LMS, dan penilaian kinerja tutor online. Semua praktik kepemimpinan tersebut merupakan bentuk kepemimpinan adaptif yang menyesuaikan dengan kondisi proses pembelajaran jarak jauh yang harus dilaksanakan pada masa pandemi covid-19.
Tinjauan Metodelogi Audit Berdasarkan ISA (International Standars Audit) Adinda, Siti; Ramadani, Fuji Tri; Delpia, Villa; Islamiah, Rieska Secar; Wardah, Dewi; Nugraha, Farid; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau metodologi audit berdasarkan International Standards on Auditing (ISA) yang diterbitkan oleh International Auditing and Assurance Standards Board (IAASB). ISA menekankan pendekatan audit berbasis risiko (risk-based audit approach) dengan mengutamakan penggunaan professional judgement, professional skepticism, serta komunikasi efektif antara auditor dan pihak tata kelola (Those Charged with Governance). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan dokumen resmi IAASB periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan ISA meningkatkan kualitas, transparansi, dan kredibilitas hasil audit. Tahapan metodologi audit menurut ISA meliputi perencanaan audit, penilaian risiko dan pengendalian internal, pelaksanaan prosedur audit, serta evaluasi bukti dan pembentukan opini. Di Indonesia, adopsi ISA melalui Standar Audit (SA) oleh IAPI telah meningkatkan keseragaman praktik audit, meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan kompetensi auditor dan tantangan teknologi. Secara keseluruhan, metodologi audit berbasis ISA berperan penting dalam memperkuat profesionalisme auditor dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap laporan keuangan.
ATLAS sebagai Prosedur Alternatif dalam Mengelola Penugasan Audit Laporan Keuangan Historis Sabilla, Siti Inayatun; Pasha, Davina Aslamy; Salsabila, Lesya Adinda; Radianto, Syifa Auladina; Putri, Shinta Febryana Fambudi; Amalia, Zahra; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.22004

Abstract

Perkembangan teknologi telah memengaruhi bidang auditing, mendorong adanya inovasi seperti ATLAS (Audit Tools and Linked Archive System). Aplikasi berbasis Microsoft Excel ini, yang diterbitkan oleh PPPK Kementerian Keuangan dan dikembangkan melalui kolaborasi dengan IAPI, bertujuan mengatasi kendala dokumentasi, perencanaan berbasis risiko, dan kompleksitas metodologi audit. ATLAS menerapkan siklus audit sesuai International Standards on Auditing (ISA). Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis dan menggambarkan peran ATLAS sebagai prosedur alternatif dalam mengelola penugasan audit laporan keuangan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ATLAS merupakan langkah inovatif yang meningkatkan efisiensi, efektivitas, akurasi, dan transparansi proses audit melalui integrasi digital (audit trail). Sistem ini mempercepat penyusunan kertas kerja dan memastikan kepatuhan terhadap Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dan ISA. Meskipun demikian, efektivitasnya bergantung pada kemampuan auditor, dan terdapat keterbatasan teknis seperti akses pengguna tunggal dan format yang belum seragam. Secara keseluruhan, ATLAS dinilai sebagai prosedur alternatif yang efisien dan relevan untuk audit laporan keuangan historis, mendukung transformasi digital profesi auditor di Indonesia.
Analisa Prosedur Penilaian Materialitas dalam Audit Menurut Isa 320 Novianti, Fitria; Salma, Arrofa Alifia; Nazah, Safinatun; Halizahra, Yusti Sopiana; Putri, Maritza Ardiansyah; Firdaus, Haikal Davis; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.21990

Abstract

Materialitas adalah konsep kunci dalam pelaksanaan audit yang mempengaruhi ruang lingkup prosedur audit, penetapan risiko, dan evaluasi kesalahan yang ditemukan. ISA 320 "Materiality in Planning and Performing an Audit" memberikan pedoman bagi auditor untuk menetapkan materialitas keseluruhan (overall materiality), performance materiality, dan materialitas untuk unsur tertentu serta menuntut peninjauan kembali jika informasi baru muncul selama audit. Artikel ini menganalisis prosedur penilaian materialitas menurut ISA 320, menelaah langkah-langkah praktis yang direkomendasikan standar, implikasi penetapan benchmark (mis. pendapatan, laba sebelum pajak, total aset), perlakuan faktor kualitatif, serta mekanisme revisi dan dokumentasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif-doktrinal (analisis isi standard dan pedoman praktik), dikombinasikan tinjauan literatur empiris tentang pengaruh penetapan materialitas terhadap upaya audit. Hasil menunjukkan bahwa penerapan ISA 320 menuntut profesional judgment yang sistematis, penggunaan benchmark kuantitatif dan pertimbangan kualitatif, serta dokumentasi yang jelas atas rasionalitas angka materialitas dan perubahan selama audit. Temuan juga menegaskan hubungan terbalik antara materialitas dan risiko audit serta pentingnya performance materiality untuk menahan agregasi salah saji. Rekomendasi praktis diberikan untuk auditor: (1) gunakan kombinasi benchmark, (2) catat faktor kualitatif secara eksplisit, (3) revisi materialitas jika informasi baru muncul, dan (4) komunikasikan ukuran materialitas ke tim audit guna konsistensi implementasi.
Metodelogi Audit Versus Metodelogi Akuntansi Shintya, Dini; Maulana, Ridwan; Musa, Ahmad; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22046

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami perbedaan dan keterkaitan antara metodologi audit dan metodologi akuntansi dalam sistem pelaporan keuangan modern. Akuntansi berfungsi untuk menyusun dan menyajikan informasi keuangan yang relevan serta andal bagi pengambilan keputusan, sedangkan audit berperan dalam memberikan keyakinan atas kewajaran laporan keuangan melalui proses pemeriksaan yang objektif dan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif hubungan dan perbedaan antara kedua metodologi tersebut dengan menggunakan pendekatan telaah literatur yang bersumber dari berbagai jurnal nasional dan internasional, buku teks, serta dokumen akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi akuntansi berfokus pada penerapan prinsip dan standar akuntansi berterima umum (PSAK dan IFRS), sedangkan metodologi audit menekankan pendekatan berbasis risiko dan materialitas untuk memastikan keandalan informasi keuangan. Kedua metodologi ini saling melengkapi dalam menciptakan sistem pelaporan yang transparan dan akuntabel. Sinergi antara metodologi audit dan akuntansi berkontribusi terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan, penguatan tata kelola perusahaan (good corporate governance), serta peningkatan kepercayaan publik terhadap informasi keuangan.
Peran International Standards on Auditing (ISA) dalam Mengurangi Risiko Audit Amru, Muhammad Abiyyu Khairi; Yuliyani, Septi; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran International Standards on Auditing (ISA) dalam mengurangi risiko audit dan meningkatkan kualitas audit secara global maupun nasional. Risiko audit menjadi aspek penting karena dapat memengaruhi opini auditor dan kepercayaan publik terhadap laporan keuangan. Berbagai kasus seperti Garuda Indonesia (2018), Asuransi Jiwasraya (2020), dan Wirecard (2020) menunjukkan lemahnya pengelolaan risiko audit akibat penerapan standar yang tidak konsisten. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, dan standar ISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ISA berperan signifikan dalam menurunkan risiko bawaan, risiko pengendalian, dan risiko deteksi melalui pendekatan berbasis risiko yang sistematis. Beberapa standar seperti ISA 310, ISA 401, ISA 510, dan ISA 315 terbukti memperkuat fungsi auditor dalam memahami bisnis klien, menilai pengendalian sistem informasi, memverifikasi saldo pembuka, serta mengidentifikasi risiko secara komprehensif. Penerapan ISA juga memperkuat fungsi monitoring dalam konteks agency theory, mengurangi asimetri informasi, serta meningkatkan kredibilitas profesi auditor. Di Indonesia, adopsi penuh ISA oleh IAPI sejak 2013 menjadi langkah strategis dalam harmonisasi praktik audit dengan standar internasional dan meningkatkan kepercayaan investor. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa ISA berperan penting dalam mengurangi risiko audit melalui standardisasi, transparansi, dan peningkatan profesionalisme auditor.
Prosedur Penentuan Opini Menurut ISA Seri 700 Fitriani, Amelia; Jahra, Fathia; Awaliah, Kiswah Nurma; Putri S, Nur Adinda Dwi; Zahra, Dini Aulia; Difa Maharani; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22051

Abstract

Audit laporan keuangan berperan penting dalam menjamin transparansi dan akuntabilitas entitas, baik publik maupun privat. Meskipun opini audit telah lama menjadi fokus utama hasil audit, masih terdapat kesenjangan pemahaman mengenai prosedur sistematis pembentukan opini sesuai dengan International Standards on Auditing (ISA) Seri 700. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara komprehensif tahapan prosedural dalam penentuan opini audit berdasarkan ISA 700 serta keterkaitannya dengan standar lain seperti ISA 200, 705, 706, dan SA 701. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan tinjauan pustaka terhadap berbagai sumber akademik, standar profesional audit, dan hasil penelitian terdahulu. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen dan dianalisis dengan menekankan sintesis konseptual atas prinsip, prosedur, dan implikasi pembentukan opini audit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penentuan opini meliputi evaluasi kerangka pelaporan keuangan, penilaian bukti audit, pertimbangan profesional, dan formulasi opini akhir. Selain itu, independensi auditor dan kualitas bukti audit terbukti berpengaruh signifikan terhadap ketepatan opini. Keterbatasan penelitian terletak pada belum adanya pengujian empiris. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan ISA 700 tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencerminkan integritas dan tanggung jawab etis auditor.
Perumusan Laporan Auditor Independen Berdasarkan ISAs Versus GAAAS Effendi, Muhammad Ridwan; Suardi, Rafie Maghfira; Syahrul, Mohammad; Ibrahim, Rafie Tubagus Maulana; Hamdun; Alamsyah, Retno; Didi
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22022

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan antara International Standards on Auditing (ISAs) dan Generally Accepted Auditing Standards (GAAS) dalam perumusan laporan auditor independen. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif, penelitian ini menelaah perbedaan struktur, terminologi, dan filosofi pelaporan kedua standar. Hasil analisis menunjukkan bahwa ISAs lebih menekankan transparansi, fleksibilitas, dan relevansi global, sedangkan GAAS lebih ketat dan sesuai dengan konteks hukum Amerika Serikat. Meskipun upaya konvergensi telah dilakukan, perbedaan mendasar masih tampak, khususnya dalam penerapan Key Audit Matters (KAMs) dan Critical Audit Matters (CAMs). Temuan ini menegaskan perlunya harmonisasi berkelanjutan untuk menjaga kualitas dan kepercayaan publik terhadap profesi audit internasional.
Implementasi ATLAS sebagai Alternatif Prosedur Audit dengan Pendekatan Risk Based Audit (RBA) Apriyani, Desi; Didi; Sindi; Putri, Siti Nuralfina
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Audit Tool and Linked Archive System (ATLAS) sebagai alternatif prosedur audit yang mendukung pelaksanaan Risk Based Audit (RBA). Pendekatan RBA berorientasi pada penilaian risiko untuk menentukan area audit prioritas, sehingga auditor dapat memfokuskan pemeriksaan pada bagian yang memiliki potensi kesalahan material tertinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik mengenai audit berbasis risiko serta digitalisasi sistem audit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ATLAS mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas audit. Sistem ini mempermudah auditor dalam identifikasi risiko, mempercepat proses dokumentasi, serta mendukung analisis berbasis bukti (evidence-based audit). Integrasi ATLAS dengan pendekatan RBA juga memperkuat independensi dan objektivitas auditor, karena seluruh aktivitas terekam secara digital dan dapat diaudit ulang. Dengan demikian, penerapan ATLAS dinilai relevan sebagai inovasi audit modern yang berorientasi pada transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik (good governance).