Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS AUDITOR SWITCHING DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT REPORT LAG Ni Putu Budiadnyani; Putu Pande R. Aprilyani Dewi; Putu Putri Prawitasari
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5795

Abstract

Audit report lag, yang merupakan periode antara akhir tahun fiskal perusahaan dan tanggal laporan auditor, merupakan faktor penting yang mencerminkan efisiensi dan efektivitas proses audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pergantian auditor dan ukuran perusahaan terhadap audit report lag, yang berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021 – 2023. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria pemilihan sampel yaitu perusahaan property dan real estate yang menerbitkan laporan keuangan auditnya dan berakhir pada 31 Desember meliputi laporan keuangan dan laporan tahunan tahun 2021-2023 serta memiliki kelengkapan data yang berkaitan dengan auditor switching, ukuran perusahaan, dan audit report lag. Setelah dilakukan penyaringan berdasarkan kriteria, jumlah sampel akhir yang memenuhi syarat dan digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 33 perusahaan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun pergantian auditor menunjukkan hubungan negatif dengan audit report lag, hubungan ini secara statistik tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pergantian auditor tidak dengan sendirinya menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan audit. Hasil penelitian ini juga menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara ukuran perusahaan dan audit report lag. Hal ini mengimplikasikan bahwa perusahaan yang lebih besar cenderung mengalami penundaan audit yang lebih pendek.
PENGARUH LEVERAGE, LIKUIDITAS, PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR FOOD & BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2024 Nabila Nabila; Putu Putri Prawitasari
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6756

Abstract

Riset ini bertujuan guna mempelajari bagaimana likuiditas, leverage, serta pertumbuhan penjualan memengaruhi profitabilitas. Lebih dari itu, riset ini juga menyelidiki ukuran bisnis sebagai variabel moderasi pada perusahaan di industri subsektor Food & Beverage atau F&B (makanan-minuman) yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 2024. Ditetapkan 62 bisnis di subsubsektor F&B sebagai sampel pada riset ini yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Sumber informasi yang dianalisis pada riset ini berasal dari data sekunder, yakni laporan keuangan tahunan perusahaan yang telah dipublikasikan melalui laman resmi BEI. Pengujian hubungan antarvariabel dilaksanakan dengan pendekatan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan perangkat lunak SPSS, guna menelaah sejauh mana variabel bebas memengaruhi tingkat profitabilitas serta bagaimana ukuran perusahaan berperan menjadi variabel moderasi pada hubungan tersebut. Temuan dari riset ini diharapkan mampu memperluas pemahaman akademis terkait determinan profitabilitas lewat penempatan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi, yang hingga kini masih terbatas dibahas dalam kajian empiris sebelumnya.