Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RELEVANCE OF AHMAD DAHLAN'S CONCEPT OF RENEWING ISLAMIC EDUCATION TO TODAY'S EDUCATION Suwarsih, Amelia Nia Pradipa Asih; Fitria, Gina; Arsika, Intan Dihni; Ressa, Ressa; Amrillah, Rizki
ANDRAGOGI Vol 6 No 1 (2024): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v6i1.21764

Abstract

This study investigates the relationship between the philosophical works of KH Ahmad Dahlan and modern Islamic education. This research focuses on this question and the problems facing the modern Islamic education system, which is characterized by the need to integrate traditional Islamic teachings with contemporary educational demands. This research also examines how Dahlan's thinking can help bridge these problems. This paper interprets Dahlan's educational philosophy through analysis of historical texts and modern educational theory. This is done using a qualitative methodological approach. These results indicate that Dahlan's emphasis on critical thinking, rationality, and community involvement in education is in accordance with current educational needs. This study concludes that Dahlan's approach offers an important perspective on curriculum development and pedagogical strategies that are rooted in Islamic traditions and adapt to the needs of modern society. In a broader context, this research emphasizes the possibility of change in Islamic education that considers the spiritual and practical aspects of modern education.
Integration of Concrete Media and PhET Simulation in Fraction Learning Through Realistic Mathematics Approach in Elementary School Latifah, Nur; Ressa, Ressa
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 4 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.4.p.2740-2752

Abstract

This study investigated the effectiveness of integrating concrete media and PhET simulation in fraction learning using a realistic mathematics approach in elementary schools. This study responded to students' difficulties in understanding abstract mathematical concepts, especially in adding and subtracting fractions with the same denominator. The method used was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design, involving 60 fourth-grade students divided into experimental and control groups. Pretest and posttest were given to both groups. Data were analyzed using paired and independent sample t-tests. The results showed a statistically significant increase in the learning outcomes of the experimental group. After the intervention, the experimental group achieved an average posttest score of 77.47 while the control group scored 40.30. The average difference between the two groups was 37.17 points, with a t value of 15.690 and a p value of 0.000 (p < 0.05). These findings confirm that the integration of concrete and digital media in fraction learning through a realistic mathematics approach significantly improves students' learning outcomes. This multimodal learning strategy effectively addresses common difficulties in fraction learning and offers a promising model for enhancing mathematics instruction at the elementary level.
Meningkatkan Kepercayaan Diri Dalam Berbicara Bahasa Inggris Melalui Kegiatan English Course Bahrani, Bahrani; Toba, Rostanti; Nadia, Nadia; Hayati, Noor; Ressa, Ressa; Azizah, Siti Nur; Imanda, Qadri; Erangga, Suwarid; Clevara, Yayas
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2025
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/simas.v3i1.7130

Abstract

Pendidikan merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa, oleh karena itu setiap warga negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun tinggi. Dalam hal pendidikan, seorang anak memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangannya. Hal tersebut akan sangat membantu dalam menyesuaikan proses belajar bagi anak dengan usia, kebutuhan dan kondisi masing-masing. Pendidikan seharusnya diberikan kepada anak usia dini, sehingga mereka dapat mengenali lingkungannya dengan cepat. Memberikan pendidikan anak pada usia dini diharapkan dapat mempersiapkan anak dalam menghadapi masa-masa yang akan datang. Dalam memberikan pendidikan anak pada usia dini tidak semata-mata turun tangan dari orang tua saja, namun juga dari lingkungan, masyarakat, maupun sekolah formal seperti didirikannya PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan TK (Taman Kanak-kanak). Di era globalisasi ini negara kita harus mampu melahirkan generasi cendekia yang mampu bersaing di dunia. Untuk dapat bersaing di taraf internasional kita harus dapat berkomunikasi secara internasional pula. Dengan adanya pembelajaran bahasa asing diharapkan mampu memupuk benih-benih generasi pendongkrak dunia. Di kota-kota besar di Indonesia telah banyak berdiri sekolah formal dalam hal pengembangan pendidikan anak pada usia dini. Sehingga mutu dan kualitas anak di kota besar sudah bagus. Namun lain hal dengan daerah yang jauh dari perkotaan, banyak sekolah yang belum dapat memberikan kualitas peendidikan dari segi berbahasa asing. Dengan akses menuju daerah perkotaan yang sulit, hal itu menjadi salah satu penghambat kemajuan pendidikan. Seperti di daerah Samarinda Seberang. Daerah ini adalah daerah yang memliki jarak jauh untuk akses ke kota, sehingga rata-rata anak hanya mendapatkan fasilitas Pendidikan dari sekolah saja. Setelah selesai sekolah kegiatan anak-anak hanya bermain, dan tidak ada kegiatan les tambahan lainnya. Melihat kondisi tersebut, anggota tim PKM dari fakultas Tarbiyah Jurusan TBI IAIN Samarinda merumuskan kegiatan PKM dengan tema “English Course For Kids” .