Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Tathwîr al-Rusûm al-Hazliyyah al-Raqmiyyah 'alâ Tathbîq Canva li Ta'lîmi Mahârati al-Qirâah Ladâ Thullâbi al-Madrasati al-Ibtidâiyyah al-Islâmiyyah bi Indonesia Tiara Sabilla; Toto Edidarmo; Fudhaili, Achmad; Shahid Seif al Din; Jawhar Youssef
Alibbaa': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ajpba.v6i1.17624

Abstract

This research aims to develop digital comics using the Canva application to teach reading skills, assess their validity, and analyze students’ interests and responses. The study employed the ADDIE model of research and development, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. Data were gathered through observations, interviews, and validation questionnaires from experts and students and analyzed using percentages and a Likert scale. Results showed that the educational medium was highly effective, receiving scores of 87.6% from subject experts and 84% from media experts, categorized as "very good." Students' responses also indicated a high level of interest, with a score of 85%, classified as "very good." These findings demonstrate that developing digital comics via the Canva application is a valid and effective solution for enhancing students' reading interest and improving their comprehension of reading materials.
Exploring Arabic Teachers’ Motivational Strategies in Teaching Arabic in Indonesia Toto Edidarmo; Alawiyah, N. Lalah; Rahim, Husni
Asalibuna Vol. 9 No. 01 (2025): Volume 09, Nomor 01, Juni 2025
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asalibuna.v9i01.5682

Abstract

Abstract: This study describes and report effective motivational strategies used by Arabic language teachers in Indonesia to enhance students’ proficiency. A descriptive survey was conducted with 100 teachers from 11 provinces: Nanggroe Aceh Darussalam, North Sumatra, South Sumatra, Riau, Lampung, Banten, DKI Jakarta, West Java, Central Java, South Sulawesi, and North Maluku. Respondents were selected based on professional qualifications, with most having completed the Teacher Professional Education (PPG) program. Findings indicate that the most effective strategies include rewards and recognition, contextual approaches, modeling-based learning, the use of technology and interactive media, and providing challenges and opportunities for achievement. Teachers also emphasized the importance of creating a positive and supportive learning environment to strengthen student motivation. Analysis shows that 22% of respondents prioritized rewards such as gifts, points, or praise, while 20% highlighted the creation of a positive and interactive environment. About 18% stressed linking learning to real-life applications such as scholarships, careers, and religious practice. Meanwhile, 15% emphasized varied and innovative methods, including games, technology, Arabic clubs, and project-based learning. Personal and emotional approaches were considered important by 12%, while direct modeling of Arabic language use accounted for 8%, and student involvement in learning and assessment was noted by 5%. Overall, the study highlights that a combination of rewards, engaging environments, contextual relevance, and innovative teaching strategies significantly enhances both intrinsic and extrinsic motivation. These findings contribute to improving the quality of Arabic language teaching in Indonesia by aligning motivational strategies with students’ needs, learning contexts, and broader educational goals.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan menjelaskan dan melaporkan strategi motivasi yang efektif digunakan guru bahasa Arab di Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa. Metode penelitian adalah survei deskriptif dengan melibatkan 100 guru bahasa Arab dari 11 provinsi: Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara. Responden dipilih berdasarkan kualifikasi profesional, mayoritas telah menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Hasil penelitian menunjukkan strategi motivasi yang dianggap paling efektif meliputi penggunaan reward dan pengakuan, pendekatan kontekstual, pembelajaran berbasis pemodelan, pemanfaatan teknologi dan media interaktif, serta pemberian tantangan dan kesempatan berprestasi. Guru juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang positif, menyenangkan, dan mendukung perkembangan motivasi siswa. Analisis data menunjukkan sebagian besar responden menekankan pemberian reward berupa hadiah, poin, atau pujian (22%) serta penciptaan lingkungan belajar positif dan interaktif (20%). Selain itu, 18% responden menilai penting mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata, manfaat, dan tujuan praktis seperti beasiswa, karier, maupun ibadah. Sebanyak 15% menekankan penggunaan metode variatif dan inovatif seperti permainan, teknologi, Arabic club, atau proyek. Pendekatan personal dan emosional mendapat perhatian 12% responden, sementara pemberian teladan praktik bahasa Arab langsung mencapai 8%, dan pelibatan siswa aktif dalam pembelajaran serta penilaian sebesar 5%. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara reward, lingkungan belajar yang menyenangkan, relevansi materi, serta metode inovatif dapat secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa dalam pembelajaran bahasa Arab.  
Efektivitas Penerjemahan dalam Pendidikan Bahasa Arab di Era Digital: Kajian terhadap Faktor Linguistik dan Budaya Drazat, Zahidah; Siti Mutiara Hamidah; Aisyah Runa Latief; Fadila Rizki Auni; Siti Humairah; Muhammad Rizkia Akbar; Toto Edidarmo
Lisan An Nathiq : Jurnal Bahasa dan Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 2 (2025): Juni-November (In Progress)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lan.v7i2.6804

Abstract

Penerjemahan bukan hanya soal memindahkan kata dari satu bahasa ke bahasa lain, tetapi menyampaikan makna, rasa, dan maksud penulis dengan setia dan tepat. Kajian ini mengupas bagaimana proses penerjemahan melibatkan banyak aspek dari penguasaan bahasa dan pemahaman budaya, hingga kepekaan terhadap konteks dan tujuan komunikasi. Dengan merujuk pada pemikiran para ahli seperti Nida, Newmark, dan Venuti, artikel ini menyoroti pentingnya akurasi, keberterimaan, dan keterbacaan dalam menentukan kualitas terjemahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research). Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi dan menganalisis data secara mendalam melalui penelaahan terhadap sumber-sumber tertulis yang relevan. Hasil penelitian ini, menunjukkan kompetensi penerjemah yang meliputi kemampuan linguistik, wawasan budaya, dan profesionalisme menjadi penentu utama keberhasilan suatu terjemahan. Di era digital, penerjemahan juga tidak lepas dari bantuan teknologi seperti CAT tools dan LLM, namun tetap membutuhkan sentuhan manusia agar makna dan nuansa tidak hilang. Melalui pendekatan studi literatur, tulisan ini menawarkan pandangan bahwa penerjemahan sejatinya adalah kerja lintas budaya yang menggabungkan ilmu, seni, dan empati.
Nilai-Nilai Pendidikan Sosial dalam Ritual Shalat Berjamaah Ma’muroh; Toto Edidarmo
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 2 (2024): GJMI - FEBRUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i2.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai pendidikan sosial dalam ritual shalat berjamaah. Shalat berjamaah adalah amal yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) di dalam ajaran Islam tetapi sering dianggap kurang berdampak pada perubahan sosial. Padahal, masa awal Islam, Nabi Muhammad Saw. memosisikan shalat berjamaah sebagai kunci mobilitas sosial untuk membangun kekuatan ekonomi dan politik. Banyak lembaga pendidikan (dan keagamaan) dewasa ini memprogramkan penguatan pendidikan karakter melalui shalat berjamaah yang disinergikan dengan gerakan kepedulian sosial atau pemberdayaan ekonomi. Ditinjau dari sosiologi pendidikan, shalat berjamaah berfungsi sebagai pembinaan anggota masyarakat dalam menyintas problem kehidupan, seperti krisis ekonomi, penyimpangan norma sosial dan nilai budaya, hingga ancaman keamanan dan instabilitas politik. Shalat berjamaah pun penting untuk dikelola berbasis kebutuhan sosial. Melalui pendekatan kualitatif yang berfokus pada kajian literatur dan analisis isi teks, penulis menemukan bahwa ritual shalat berjamaah mencerminkan nilai-nilai pendidikan sosial. Penulis menyimpulkan, ritual shalat berjamaah yang dikemas dalam program kajian keagamaan atau kecakapan hidup (life skills) dapat meningkatkan 8 (delapan) sikap berkarakter sosial, yaitu: saling mengasihi (tarāhum), menjaga silaturahmi (shilarrahim), kepedulian (ihtimām), kedamaian (salām), toleransi (tasāmuh), persaudaraan (ukhuwwah), tolong-menolong (ta‘āwun), dan menanggung beban (takāful). Inilah inti sari pesan QS al-Ankabut: 45 bahwa shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar, atau berdampak pada perubahan sosial.
أثر استخدام كتاب النحو التطبيقي في إتقان قراءة كتاب التراث لطلاب المرحلة الوسطىفي معهد الحكمة الإسلامي بندار لامبونج Hamdi, Afifah Rahmanida; Toto Edidarmo; Achmad Fudhaili
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 2 No. 2 (2025): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v2i2.169

Abstract

This study addresses students' difficulties in learning Arabic grammar (nahwu), particularly in reading classical texts (kitab turats). Interview results showed that traditional teaching methods failed to effectively support students' reading skills. The research aims to examine the impact of using Kitab an-Nahwu at-Tathbiqi on students' ability to read kitab turats. It employs a mixed-method approach with a sequential exploratory design. The study involved 79 middle-level students, with 31 in the experimental group and 26 in the control group. Qualitative data were collected through observation and interviews, while quantitative data were obtained via pretest and posttest. Qualitative analysis followed the Miles, Huberman, and Saldana model, while quantitative data were analyzed using a t-test. Results revealed that the experimental group’s average posttest score (76.90) was higher than the control group’s (61.31), with a significance value of 0.000 < 0.05. This confirms a significant impact of using the applied grammar book. The study’s novelty lies in its practical approach to grammar materials, which effectively enhances reading ability of classical texts, despite the limitation of sample size.
فعالية استخدام هيلوكال في ترقية مهارة الكلام لدى طلاب قسم تعليم اللغة العربية جامعة شريف هداية الله الإسلامية الحكومية جاكرتا Nazifa, Zahro; Toto Edidarmo; Achmad Fudhaili
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 2 No. 3 (2025): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v2i3.258

Abstract

مستخلص البحث تعد مهارة الكلام مؤشراً رئيساً لنجاح تعلم اللغة، ولكن غالباً ما يواجه الطلاب تحديات مثل نقص البيئة الداعمة وأساليب التدريس الرتيبة. يهدف هذا البحث إلى قياس فعالية استخدام تطبيق هيلوكال في ترقية مهارة الكلام لدى طلاب قسم تعليم اللغة العربية بجامعة شريف هداية الله الإسلامية الحكومية جاكرتا، وتحديد العوامل المؤثرة في فعاليته. استخدم البحث منهجاً مختلطاً بتصميم تفسيري تتابعي. أما المنهج الكمي فاستخدم تصميماً شبه تجريبي مع اختبار قبلي وبعدي لمجموعة تجريبية (ن=١٥) ومجموعة ضابطة (ن=١٥). تم جمع البيانات عبر اختبارات شفهية ومقابلات، وحُللت باستخدام اختبار التوزيع الطبيعي، والتجانس، واختبار "ت"، واختبار "N-Gain". أظهرت النتائج تحسناً ملحوظاً في مهارة الكلام لدى المجموعة التجريبية، حيث ارتفع متوسط الدرجات من ٧٢,٠٠ إلى ٨١,٦٦. وأظهرت نتيجة اختبار "ت" قيمة دلالة إحصائية (٠,٠٠٠ < ٠,٠٥)، وبلغت نتيجة اختبار "N-Gain" نسبة ١٢٦٪، مما يدل على فعالية عالية. وكشفت النتائج النوعية من المقابلات أن عوامل مثل الانتظام في الممارسة، وجودة التفاعل، والدافع الذاتي، واستقرار الاتصال بالإنترنت تؤثر بشكل كبير في فعالية التطبيق. ويخلص البحث إلى أن تطبيق هيلوكال فعال للغاية في خلق بيئة تعليمية تفاعلية وسياقية لتعزيز مهارة الكلام باللغة العربية. ABSTRAK Keterampilan berbicara merupakan indikator kunci keberhasilan dalam pembelajaran bahasa, namun mahasiswa sering menghadapi tantangan seperti kurangnya lingkungan yang mendukung dan metode pengajaran yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas aplikasi Hilokal dalam meningkatkan keterampilan berbicara mahasiswa pendidikan bahasa Arab di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-methods) dengan desain penjelasan berurutan (sequential explanatory). Metode kuantitatif menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pre-test dan post-test untuk kelompok eksperimen (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Data dikumpulkan melalui tes lisan dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan berbicara kelompok eksperimen, dengan skor rata-rata meningkat dari 72,00 menjadi 81,66. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dan skor N-Gain sebesar 126%, yang menunjukkan efektivitas tinggi. Temuan kualitatif dari wawancara mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti latihan rutin, kualitas interaksi, motivasi diri, dan konektivitas internet secara signifikan mempengaruhi efektivitas aplikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa aplikasi Hilokal sangat efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kontekstual untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab.