Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN DAYA TARIK DI DESTINASI TANJUNG BIAS DESA SENTELUK KECAMATAN BATU LAYAR KABUPATEN LOMBOK BARAT salsabila, elvira hilwa; Astuti, Puja; Ashari, Widya Karisma; Ouktafia, Famira; Wahyudi, Diki; Jailani, Muhammad Aprian; Zitri, Ilham
Jurnal Paradigma Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i2.13449

Abstract

Tanjung Bias Beach is one of the beaches in Kenteluk Village, Kec. Batu Layar, West Lombok Regency, the existence of Tanjung Bias Beach has had a big influence on the economy around the Tanjung Bias Beach tourism object. During the Covid-19 Pandemic, tourist visits and local community income decreased drastically. Seeing the development of tourism, there is a need for a good strategy to develop potential energy. tourist attractions on Tanjung Bias Beach. This research uses a qualitative descriptive method, namely describing and analyzing phenomena, events, social conditions, attitudes, perceptions or thoughts of a person individually or in groups and using SWOT analysis, because this research is directed at solving various problems such as opportunities, strengths, weaknesses and threats that exist at the Tanjung Bias Beach tourist attraction. SWOT analysis is the systematic identification of factors for developing strategies. The SWOT analysis compares the external factors Opportunities (opportunities) and Threats (threats) with internal strength factors (strengths) and weaknesses (weaknesses). The Village Government together with the BUMDes Management in Senteluk Village, Batu Layar District, West Lombok Regency are reorganizing and looking for a solution. So that the tourism sector at Tanjung Bias Beach continues to run and develop as it should, one of the ways is by promoting on social media. Media is one of the information links between the government and the community, including information regarding various developments in the tourism sector. Promotional activities by introducing various tourism potentials to introduce tourism products and their uniqueness to tourists and providing understanding and education for local communities and through potential events to introduce Tanjung Bias Beach. Based on the results of interviews, internal factors consist of strengths and weaknesses. These strengths are beautiful natural panoramas, horse attractions, close to the city center and have adequate security, have culinary delights. Weaknesses are parking fees and fraud, road conditions are not good, it is not yet a major tourist destination and not many people know about access and external factors consist of opportunities and threats. These opportunities are creative industries from the community and the existence of various culinary businesses. Meanwhile, the threat is competition between tourist attractions.
E-Samsat Delivery Sebagai Media Layanan Digital Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Di Bappenda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Widyastuti, Tri Utami; Adawiah, Radiatul; Astuti, Puja; Jailani, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 1 No 2 (2024): JUPITER Agustus 2024
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.1.2.17

Abstract

Aplikasi e-Samsat Delivery merupakan inovasi dalam pelayanan publik yang diperkenalkan oleh Bappenda Provinsi NTB sebagai media layanan digital untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) secara online tanpa perlu antri dan dapat dilakukan dimana saja. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak secara online dengan berbagai metode pembayaran yang tersedia. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk lebih mengenalkan aplikasi e-Samsat Delivery kepada masyarakat yang belum mengetahui cara penggunaan maupun belum mengenal aplikasi e-samsat delivery, berdasarkan posisi masyarakat dan masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui tentang e-samsat delivery, pengenalan tentang e-Samsat Delivery perlu dilakukan. Tujuan dari e-Samsat Delivery adalah untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam proses pembayaran pajak kendaraan bermotor, serta meminimalisir angka pemutihan atau tunggakan pembayaran pajak di masyarakat NTB. Dalam jurnal ini, disajikan hasil kegiatan pengenalan e-Samsat Delivery di kawasan kampus Muhammadyah Mataram, yang melibatkan pembagian brosur dan penjelasan tentang fitur-fitur serta manfaat penggunaan aplikasi ini. Berbagai fitur disediakan aplikasi e-samsat delivery, seperti pelayanan pajak terdiri dari order, status, dan riwayat order dan pelayanan informasi yang terdiri dari lokasi samsat, panduan dan informasi. Diharapkan dengan adanya e-Samsat Delivery, kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat meningkat, sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pelayanan publik di Bappenda Provinsi NTB.
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENCEGAH KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PEMBABATAN HUTAN SECARA LIAR DI KABUPATEN DOMPU (STUDI PADA BALAI KESATUAN PENGELOLAN HUTAN TOFFO PAJO SOROMANDI) Astuti, Puja; Mustamin, Mustamin; Dermawan S, M. Ariy
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6151

Abstract

This study aims to analyze the role of local governments in preventing environmental damage due to illegal logging in Dompu Regency, with a focus on policy implementation through the Toffo Pajo Soromandi Forest Management Unit (BKPH). Using a descriptive qualitative approach and the Van Meter and Van Horn policy implementation model, this study evaluates six main variables: policy standards and objectives, resources, inter-organizational communication, implementer characteristics, implementer attitudes, and social, economic, and political environmental conditions. The results show that local governments have implemented various preventive and repressive strategies, such as forest patrols, counseling, area rehabilitation, and the formation of Forest Police Partners. However, limited human resources and logistics, low public awareness, and geographical challenges are the main obstacles in policy implementation. Even so, cross-sector synergy and participatory approaches show great potential in strengthening forest protection. Therefore, strengthening the aspects of resources, institutional collaboration, and community economic empowerment is needed to realize sustainable forest management at the regional level. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah daerah dalam mencegah kerusakan lingkungan akibat pembabatan hutan secara liar di Kabupaten Dompu, dengan fokus pada implementasi kebijakan melalui Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Toffo Pajo Soromandi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, penelitian ini mengevaluasi enam variabel utama: standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi, karakteristik pelaksana, sikap pelaksana, serta kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah menjalankan berbagai strategi preventif dan represif, seperti patroli hutan, penyuluhan, rehabilitasi kawasan, dan pembentukan Mitra Polisi Kehutanan. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dan logistik, rendahnya kesadaran masyarakat, serta tantangan geografis menjadi kendala utama dalam pelaksanaan kebijakan. Meski begitu, sinergi lintas sektor dan pendekatan partisipatif menunjukkan potensi besar dalam memperkuat perlindungan hutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pada aspek sumber daya, kolaborasi kelembagaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan di tingkat daerah.
Ditengah Krisis: Manajemen Komunikasi Public Relation Menangani Situasi Darurat Widyastuti, Tri Utami; Astuti, Puja; Oktaoufy, Famira; Haikal, M. Fikri; Burhan, Muhammad Rahmatul; Adawiyah, Radiatul
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v3i04.1719

Abstract

Krisis merupakan bagian yang tidak terhindarkan dalam perjalanan suatu organisasi, dan dapat muncul akibat berbagai faktor internal maupun eksternal. Jurnal ini membahas peran strategis Public Relations (PR) dalam komunikasi krisis, yang bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap reputasi dan kepercayaan publik. Melalui tinjauan literatur, penelitian ini mengidentifikasi berbagai jenis krisis, termasuk krisis produk, reputasi, lingkungan, dan operasional, serta strategi komunikasi yang diperlukan untuk masing-masing jenis krisis. Penekanan pada transparansi, kejujuran, dan pengelolaan persepsi publik menjadi kunci dalam menjaga hubungan baik dengan pemangku kepentingan. Selain itu, tantangan yang dihadapi PR di Indonesia, seperti keragaman budaya dan perkembangan media sosial, turut dibahas. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi krisis yang efektif tidak hanya melibatkan penyampaian informasi yang akurat, tetapi juga membangun narasi yang dapat menenangkan publik dan memperkuat kepercayaan. Dengan demikian, PR berperan penting dalam memastikan keberlanjutan organisasi di tengah situasi darurat.