Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR PRODUKSI BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI TAMBAK HDPE (High Density Polyethilene) PULOKERTO PASURUAN Suseno, Dewi Alima Nostalia; Waluyo, Buyung Purnomo; Rahardjo, Sugeng; Surahmat, Djoko; Supriyadi, Bambang; Priono, Bowo
Chanos Chanos Vol 19, No 1 (2021): Chanos chanos
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.349 KB) | DOI: 10.15578/chanos.v19i1.9600

Abstract

ABSTRAKUdang vanamei memiliki keunggulan untuk kegiatan budidaya udang antara lain, responsif terhadap pakan/nafsu makan yang tinggi, lebih tahan terhadap serangan penyakit di kualitas lingkungan yang buruk pertumbuhan lebih cepat, serta tingkat kelangsungan hidup tinggi. Pada masa ini pelaku bisnis berlomba-lomba menemukan cara baru untuk mengoptimalkan proses bisnis yang dimilikinya dalam memenangkan persaingan global. Guna pengembangan usaha budidaya tambak udang vannamei di masa yang akan datang maka dipandang perlu untuk melakukan suatu analisis guna keberlanjutan kegiatan usaha tersebut. Penelitian ini akan dilakukan di satu lokasi tambak, yaitu di tambak Pulokerto Pasuruan, milik Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, dengan menggunakan metode deskriptif. Penetlitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor produksi dan efisiensi harga produksi budidaya udang vannamei, dengan menggunakan 8 variabel bebas, yakni luas lahan (X1), benur (X2), pakan 1(X3), pakan 2 (X4), pakan 3 (X5), supplement (X6), probiotik (X7), tenaga kerja (X8). Hasil analisa yang diperoleh dengan menggunakan SPSS  yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan produksi budidaya vannamei yakni X1, X2, X3, dan X5. Hasil yang diperoleh dari analisis efisiensi harga produksi yakni X1 tidak efisien, sedangkan X2, X3, dan X5 belum efisien.
Sosialisasi Rancangan SNI ISO 15397 Komunikasi Sifat Kertas, kepada sivitas akademika Politeknik Negeri Media Kreatif RAHARDJO, sugeng; Gema Sukmawati Suryadi; wiyanto; siti rahayu; edora
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Standarisasi Nasional Atau BSN adalah lembaga di bawah BRIN, Badan Riset Nasional. Salah satu tugas BSN adalah menyusun Standarisasi Nasional Indonesia, mengacu kepada Standarisasi Internasional (ISO, International Standarization Organization) yang bermarkas di Swiss. Di Indonesia ISO tersebut di alih bahaskan oleh ISO Komtek 37-01, yaitu suatu komisi teknik tentang standarisasi percetakan dan pengemasan, saat ini memiliki 11 anggota tetap, dan 3 observer. Salah satu Observer dari Universitas Pelita Bangsa (sdr. Sugeng Budi Rahardjo, ST.MM) dan dua observer lainnya yaitu dari Polimedia, Depok (Ibu Gema, S.Pd, M.Si) Beberapa SNI yang sudah di keluarkan yaitu : SNI ISO 12643-5:2010, RSNI ISO 15397:2014 RSNI ISO 2836:2021 RSNI ISO 3664:2009;RSNI ISO 12643-3:2010 RSNI ISO 20654:2017. Dan menjadi kewajiban bagi Anggota Komtek dan Narasumber untuk melakukan Sosialisasi kepada Stake Holder terkait Teknik Grafika seperti : Pengusaha Percetakan dan Kemasan, Suplier bahan baku percetakan dan Kemasan, Perusahaan Permesinan dan Bengkel Percetakan dan Kemasan, Dosen dan Mahasiswa Teknologi Grafika dan Packaging, Perusahaan Supporting Percetakan dan Kemasan, seperti perusahaan Software, Perusahaan Supply Chain, Vendor dan Supplier Percetakan dan Kemasan. Pada Kesempatan ini Pengabdian dilaksanakan kepada Dosen dan Mahasiswa Teknologi Grafika Politeknik Negeri Media yang sudah di laksanakan pada tanggal 14 Juni 2024 di Gedung C, Teknik Grafika, Politeknik Negeri Media Kreatif Depok, yang di hadiri oleh sejumlah mahasiswa dan Dosen Teknik Grafika. Kegiatan ini sejalan dengan peran dari Badan Standarisasi Nasional Indonesia yaitu mensosialisasikan hasil rancangan SNI Grafika kepada Insan Grafika sehingga diharapkan kegiatan ini memberikan dampak bagi pertumbuhan kualitas pengetahuan grafika, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kompetitifnes dan kompetensi Percetakan dan Kemasan di Indonesia.
Meningkatkan Daya Saing Budidaya Lele Melalui Analisis Usaha Dan Strategi Digital Marketing Di Desa Gelang Kabupaten Sidoarjo: Pengabdian Suseno, Dewi Alima Nostalia; Nugraha, Jefri Putri; Sasongko, Dimas Bayu; Surahmat, Djoko; Rahardjo, Sugeng; Prayoto; Wartini, Sri; Supriyadi, Bambang; Mahargyo, Dhady Pelita; Widyastuti, Rida
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2603

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh Program Studi Agribisnis Perikanan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo di Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, yang dikenal sebagai sentra budidaya lele. Meskipun memiliki potensi produksi tinggi, pelaku usaha menghadapi tantangan dalam manajemen keuangan dan pemasaran digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing usaha melalui pelatihan analisis kelayakan usaha (HPP, BEP, R/C Ratio) dan strategi pemasaran digital menggunakan platform seperti Shopee, Instagram, dan WhatsApp Business. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, andragogi, demonstratif, dan aplikatif. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam pencatatan keuangan serta keterampilan memasarkan produk secara online. Peserta mulai menerapkan pembukuan sederhana dan aktif menggunakan media digital untuk promosi. Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi usaha tetapi juga memperluas akses pasar. Keberhasilan kegiatan ini menjadi dasar pengembangan pendampingan lanjutan menuju kemandirian usaha berbasis digital yang berkelanjutan.
PENINGKATAN DAYA JUAL PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN UNGGULAN MELALUI PACKAGING, LABELLING, DAN DIGITAL MARKETING DI DESA BULUMEDURO, KECAMATAN BANCAR, KABUPATEN TUBAN Nugraha, Jefri Putri; Suseno, Dewi Alima Nostalia; Surahmat, Djoko; Rahardjo, Sugeng; Prayoto, Prayoto; Wartini, Sri; Supriyadi, Bambang; Waluyo, Buyung Purnomo; Sasongko, Dimas Bayu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31308

Abstract

Potensi perikanan yang ada di Indonesia merupakan salah satu sektor yang dimanfaatkan untuk menopang perekonomian sebagian masyarakat. Desa Bulumeduro merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bancar yang memanfaatkan potensi laut baik dalam penangkapan dan perdagangan. Produk kelautan dan perikanan yang ditawarkan, penting bagi para pelaku usaha di bidang ini untuk memperhatikan aspek packaging, labelling, dan digital marketing guna membedakan produk mereka dari pesaing, meningkatkan daya tarik produk, dan memenangkan persaingan pasar. Sehingga, kegiatan pelatihan ini dilaksanakan untuk mendukung inovasi kreativitas dalam pengembangan produk yang dapat meningkatkan daya jual dari produk kelautan dan perikanan maasyarakat. Adapun kegiatan yang pengabdian yang diberikan kepada peserta berupa pembekalan pengetahuan dan teknik terkini meliputi packaging, labelling, dan marketing yang efektif. Dengan pemahaman yang lebih baik diharapkan kualitas dan keamanan produk kelautan dan perikanan yang dihasilkan, sehingga memenuhi standar yang ditetapkan dan membangun kepercayaan konsumen.
Optimasi Budi Daya Ikan Nila Menggunakan Recirculating Aquaculture Systems (RAS) di Kolam Terpal Bundar: Analisis Kelayakan Tahap Pendederan Mahargyo, Dhady Pelita; Waluyo, Buyung Purnomo; Prayoto, Prayoto; Rahardjo, Sugeng; Wartini, Sri; Supriyadi, Bambang; Widyastuti, Rida
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 15, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jksekp.v15i2.15605

Abstract

Budi daya ikan nila (Oreochromis niloticus) memegang peran strategis dalam penyediaan protein perikanan, namun peningkatan produksi masih dihadapkan pada tantangan efisiensi dan keberlanjutan, khususnya pada tahap pendederan yang bersifat kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan finansial pendederan ikan nila menggunakan Recirculating Aquaculture Systems (RAS) pada kolam terpal bundar di SLP Magetan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo. Penelitian dilakukan melalui pendekatan eksperimental berbasis demplot lapangan dengan pengumpulan data kualitas air, parameter teknis pemeliharaan, biaya investasi dan operasional, serta hasil produksi. Analisis kelayakan finansial dilakukan menggunakan indikator keuntungan usaha, Revenue - Cost Ratio, Break Even Point, Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem RAS menghasilkan keuntungan bersih Rp213.625 per siklus dengan nilai Revenue - Cost Ratio sebesar 1,10 dan Break Even Point penjualan sebesar Rp1.658.317,95 per siklus. Analisis jangka panjang menunjukkan nilai Net Present Value sebesar Rp17.178.294 pada tingkat suku bunga 13% serta Internal Rate of Return sebesar 27,58%, yang mengindikasikan bahwa usaha mampu menciptakan nilai tambah dan tingkat pengembalian yang kompetitif. Namun demikian, Payback Period selama 12 tahun 7 bulan melampaui umur proyek delapan tahun, menunjukkan keterbatasan dari sisi likuiditas dan kecepatan pengembalian modal. Temuan ini menegaskan bahwa pendederan nila berbasis RAS layak secara teknis dan finansial dalam perspektif nilai dan pengembalian, tetapi memerlukan optimasi biaya awal dan dukungan pembiayaan agar berkelanjutan. Implikasi penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengambilan keputusan teknis dan kebijakan dalam pengembangan budidaya nila berbasis RAS.Title: Optimizing Tilapia Farming Using Recirculating Aquaculture Systems (RAS) in Round Tarpaulin Ponds: Feasibility Analysis of the Fingerling Stage Nile tilapia (Oreochromis niloticus) aquaculture plays a strategic role in global fish protein supply; however, production expansion continues to face efficiency and sustainability challenges, particularly during the critical fingerling stage. This study aims to evaluate the technical and financial feasibility of tilapia fingerling production using a Recirculating Aquaculture System (RAS) in round tarpaulin ponds at SLP Magetan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo. The research employed a field-based experimental demonstration plot, collecting data on water quality, husbandry performance, investment and operational costs, and production output. Financial feasibility was assessed using profit analysis, Revenue–Cost Ratio, Break Even Point, Net Present Value, Internal Rate of Return, and Payback Period. The results indicate that RAS-based fingerling production generates a net profit of IDR 213,625 per cycle with a Revenue–Cost Ratio of 1.10 and a Break Even Point of IDR 1,658,317.95 per cycle. Long-term analysis shows a positive Net Present Value of IDR 17,178,294 at a 13% discount rate and an Internal Rate of Return of 27.58%, confirming the project’s ability to create economic value and offer a competitive return. Nevertheless, the Payback Period of 12 years and 7 months exceeds the project lifespan of eight years, indicating constraints related to liquidity and capital recovery speed. These findings suggest that RAS-based tilapia fingerling production is technically viable and financially attractive in terms of value creation, yet requires cost optimization and appropriate financing schemes to enhance long-term sustainability. The study provides empirical evidence to support technical decision-making and policy formulation for sustainable RAS-based tilapia aquaculture.