Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH KEBERANIAN MENGAMBIL RESIKO, LITERASI EKONOMI, TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA Waruwu, Susi Ariyanti; Laoli, Bezisokhi; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Lase, Asali
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i1.5247

Abstract

 Ketergantungan terhadap teknologi informasi membuat sebagian mahasiswa malas dalam berwirausaha.Rendahnya minat berwirausaha ditandai dengan tidak aktifnya mahasiswa tersebut pada mata kuliah dan kegiatankewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberanian mengambil resiko, literasi ekonomi,terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dengan pendekatankuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan taraf signifikan α = 5% atau 0,05 hasil dari pengujian validitas. Laludilanjutkan dengan menghitung realibilitas X1, X2 dan Y dan hasilnya variabel X1 bahwa rii= 0,792 > rtabel= 0,344,variabel X2 bahwa rii= 0,771 > rtabel = 0,344 dan variabel Y bahwa rii= 0,736 > rtabel = 0,344. Jadi, dapat disimpulkanbahwa instrument penelitian memenuhi syarat realibilitas. Dilanjutkan dengan menghitung koefisien korelasi X1 dan Ydi dapatkan rx1.y = 0,971 dan X2 dan Y di dapatkan rx1.y = 0,994. Dilanjutkan dengan menghitung koefisien determinandan di dapat hasil KD = 0,968%. Di lanjutkan dengan meng hitung regresi berganda Y = 40,70 + X1 = 0,192 + X2 =0,056 dan selanjutnya menghitung hipotesis dan di dapatkan hasil Fhitung = 235 dimana Ftabel = 3.361 sehinggahipotesis Ha diterima dan hipotesis Ho di tolak. Maka dapat di simpulkan bahwa: ada Pengaruh signifikan KeberanianMengambil Resiko, Literasi Ekonomi Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa.
Analysis of Student Learning Difficulties in Integrated Social Studies Subjects in Class VIII Zendrato, Ratih Ceriani; Harefa, Yearning; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Bezisokhi
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 4 No. 2 (2024): May - October
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v4i2.593

Abstract

The main problem in this study is the low understanding of class VIII UPTD SMP Neger 1 Gunungsitoli students related to Integrated Social Studies subjects. Learning difficulties have an impact on the activities of students in the classroom who tend to be passive and do not play an active role. The purpose of this study was to determine learning difficulties in social studies learning in students at UPTD SMPN 1 Gunungsitoli Utara. In this study researchers used qualitative research methods. The results of the research conducted, it is known that the factors that influence students' learning difficulties include internal and external factors. Internal factors include the minimal interest in learning of students and the low level of learning ability of students so that it affects low learning outcomes, as well as external factors which include lack of attention from parents and the way teachers teach that has not hit students. It can be concluded that students have difficulty learning social studies, caused by external and internal factors.
Analysis of Micro Business Marketing Strategy in Facing Competition Hia, Asroni; Lahagu, Arianto; Laoli, Eka Septianti; Telaumbanua, Wahyutra Adilman
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 4 No. 2 (2024): May - October
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v4i2.642

Abstract

This study is motivated by the challenges faced in the development of micro-enterprises at Bukit Sion Market, largely due to the high level of competition. Many businesses struggle to determine appropriate financing models and product offerings, as the market is saturated with similar products offered by competitors. The objective of this research is to analyze the marketing strategies employed by micro-enterprises and identify the obstacles they face in dealing with competition at Bukit Sion Market, Lahomi District. The research employs a descriptive qualitative method. The findings reveal that all food stalls adopt marketing strategies that include market selection, product planning, pricing, distribution systems, and marketing communication. Effective marketing strategies, such as offering discounts, special promotions, or hosting promotional events, have been shown to significantly boost sales. However, the food stalls encounter several challenges, including intensified competition due to the emergence of similar businesses offering comparable products, a lack of product innovation and promotion, fluctuations in raw material prices, as well as issues with product quality consistency, customer service, and overall customer experience.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 LAHEWA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Waruwu, Syukur Jaya; Telaumbanua, Wahyutra Adilman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26681

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran Reciprocal Teaching belum pernah diterapkan oleh guru dalam proses pembelajaran dan  hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di Kelas VIII SMP Negeri 1 Lahewa Tahun Pelajaran 2022/2023 tidak tuntas. Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching (2) Mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lahewa yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data melalui lembar observasi (guru dan siswa), dokumentasi dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil pembahasan, diketahui bahwa: (1) Hasil observasi guru pada Siklus I mencapai rata-rata 49%, sedangkan pada Siklus II kemampuan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran mencapai rata-rata 91,3%. (2) Hasil observasi aktivitas siswa pada Siklus I mencapai rata-rata 45,93% dan pada Siklus II mengalami peningkatan yang signifikan dengan rata-rata mencapai 83,99%. (3) Hasil evaluasi pembelajaran pada Siklus I, diperoleh rata-rata yaitu 74,28, pada Siklus II meningkat menjadi 79,9. (4) Persentase ketuntasan yang dicapai pada Siklus I adalah sebesar 65%, dan Siklus II mencapai sebesar 90%.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Perumahan di Puncak Asri Desa Hilihao Kota Gunungsitoli Nazara, Iman Patrio; Laoli, Eka Septianti; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Bezisokhi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11600

Abstract

Meningkatnya demografi dan mobilitas penduduk mengakibatkan tingkat permintaan akan kebutuhan semakin tinggi, salah satunya adalah tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengaruh factor ekonomi, factor demografis, factor lokasi, factor sosial, dan factor kebijakan pemerintah (Variabel X) di perumahan puncak asri desa hilihao, serta hubungannya terhadap keputusan pembelian rumah (variabel Y). (2) Mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi permintaan perumahan di puncak asri desa hilihao. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 20 konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi (harga rumah, kemampuan cicilan, dan penghasilan) merupakan pertimbangan utama dalam keputusan pembelian rumah. Faktor lokasi juga menjadi dominan, terutama aksesibilitas terhadap jalan utama, pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Sementara itu, faktor demografis (usia, status keluarga, pendidikan) memengaruhi kebutuhan rumah berdasarkan tahapan kehidupan. Faktor sosial berkaitan dengan lingkungan pergaulan dan tingkat keamanan, sedangkan faktor kebijakan pemerintah meliputi regulasi perumahan dan ketersediaan subsidi yang mempermudah keputusan pembelian. Kesimpulan Variabel X terbukti berpengaruh secara kualitatif terhadap variabel Y. Dengan demikian, pemahaman mendalam terhadap variabel X dapat membantu pengembang perumahan dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pemasaran dan penyediaan perumahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Lewuoguru Dusun II Idanoi Harefa, Berman Hasrat; Asali Lase; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Eka Septianti Laoli
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11831

Abstract

Keterlambatan pelayanan serta kurangnya komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat desa sering menimbukan kekhawatiran masyarakat akan jalannya program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Kepala Desa terhadap Kesejahteraan Masyarakat, serta seberapa besar peningkatan Kesejahteraan masyarakat dalam kepemimpinan Kepala Desa Lewuoguru dusun II. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini jumlah populasi berjumlah 84 orang, sampel sebanyak 46 responden. Adapun responden dalam penelitian ini adalah Kepala desa beserta masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner pada responden, dan dokumentasi. Hasil pengujian validitas menunjukkan bahwa 10 butir soal dinyatakan VALID. Hasil reliabilitas X dan Y yaitu variabel X bahwa rii = 0,655 > 0,2907rtabel dan untuk variabel Y bahwa rii = 0,567>rtabel. Perhitungan koefisien korelasi X dan Y di dapatkan hasil rxy = 0,316, koefisien determinan KD = 10,95%. Regresi sederhana Y = 32,32 + 0,022x. Hipotesis, hasil t= 2,208 dimana thitung 2,208>1,678 ttabel sehingga hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa : Ada pengaruh signifikan Kepemimpinan kepala desa terhadap kesejahteraan masyarakat di desa Lewuoguru Dusun II Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.
PENERAPAN TEKNOLOGI GAME QUIZIZ PADA PEMBELAJARAN IPS TERPADU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP SWASTA BNKP LUZAMANU T.P 2024/2025 Zalukhu, Notaria; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Eka Septianti; Laoli, Bezisokhi
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i1.5235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu melalui penerapan Teknologi Game Quizizz di kelas VIII-B SMP Swasta BNKP Luzamanu Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik dalam keaktifan siswa maupun hasil belajar. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar siswa adalah 65,66% dengan ketuntasan sebesar 43,33%, sementara pada siklus II meningkat menjadi 82,40% dengan ketuntasan 90,00%. Aktivitas siswa juga meningkat dari 51,10% pada siklus I menjadi 91,90% pada siklus II. Penerapan Quizizz terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan meningkatkan motivasi serta partisipasi siswa.
Analisis Kesulitan Guru Mata Pelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Kelas VIII SMP Negeri 2 Hiliduho T.A 2024/2025: Penelitian Zebua, Jefri Memori; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Eka Septianti; Lahagu, Arianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5467

Abstract

The successful implementation of a curriculum is determined by teachers’ understanding of curriculum content, their readiness in planning and implementing instruction, as well as the availability of training and school resources. In the context of the Merdeka Curriculum, teachers are required to be more autonomous in designing learning activities, implementing differentiated instruction, and carrying out the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). This study aims to describe teachers’ difficulties in understanding the principles and basic concepts of the Merdeka Curriculum, analyze the obstacles faced by teachers in designing learning activities using the Merdeka Curriculum approach, identify the challenges encountered in implementing differentiated learning and the P5 project, explain teachers’ difficulties in conducting formative and summative assessments based on learning outcomes, and reveal the role of facilities, infrastructure, and the school environment in supporting or hindering the implementation of the Merdeka Curriculum. This study employs a descriptive research method with a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Based on the findings, the difficulties experienced by subject teachers in implementing the Merdeka Curriculum include limited understanding of curriculum concepts, challenges in planning and implementing learning activities, suboptimal assessment practices, and external factors that influence curriculum implementation.
Analisis yang Mempengaruhi Faktor Belajar dalam Materi Pelajaran IPS Kelas VII pada Kurikulum Merdeka SMP Negeri 1 Sitolu Ori T.A 2024/2025: Penelitian Zega, Fani Riski; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Bezisokhi; Lase, Asali
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5503

Abstract

This study aimed to analyze the factors causing learning difficulties in Social Studies (IPS) among seventh-grade students at SMP Negeri 1 Sitolu Ori in the 2024/2025 academic year. Learning difficulties were examined from both internal and external factors affecting students’ learning processes. This research employed a quantitative approach using a descriptive method. Internal factors included physical condition, psychological aspects, and fatigue, while external factors comprised family, school, and community environments. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. The research instruments were tested for validity and reliability. The sample consisted of seventh-grade students who experienced a decline in academic achievement. The results indicated that students’ learning difficulties were influenced by both internal and external factors. Among internal factors, psychological aspects (10.0%) and fatigue (20.0%) were categorized as low, whereas physical factors (20.0%) were categorized as moderate. Regarding external factors, family (10.0%) and community (10.0%) influences were categorized as low, while school factors (30.0%) were categorized as moderate and identified as the most dominant factor affecting students’ learning difficulties. These findings highlight the crucial role of schools in creating a supportive learning environment to reduce students’ learning difficulties.
PENERAPAN MODEL EXPERIENTAL LEARNING TERHADAP KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 SIROMBU Daeli, Charles Sanjaya; Lahagu, Arianto; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Harefa, Yearning
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9540

Abstract

ABSTRACT The low level of student creativity and learning achievement in Integrated Social Studies among eighth-grade students at UPTD SMP Negeri 2 Sirombu is reflected in the percentage of mastery that has not reached the minimum standard and the limited active participation of students in the learning process. This study focuses on examining the effectiveness of implementing the Experiential Learning model in improving the quality of the learning process and outcomes. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages, involving 20 students as research subjects. The learning model was applied through the stages of concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, and active experimentation. Data were collected through observation sheets on learning implementation, student creativity observation sheets, documentation, and learning achievement tests. The data were analyzed descriptively using percentages and mean scores, with a minimum mastery criterion (MMC) of 70 and a success indicator of at least 80%. The findings revealed improvements across all indicators: the implementation of learning increased from 48.33% to 85.83%, student creativity from 43.74% to 85.70%, the average score from 74.28 to 79.90, and learning mastery from 65% to 90%. Therefore, the implementation of Experiential Learning proved effective in strengthening student engagement and academic achievement in Social Studies instruction. ABSTRAK Rendahnya kreativitas dan capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di kelas VIII UPTD SMP Negeri 2 Sirombu ditunjukkan oleh persentase ketuntasan yang belum mencapai standar minimal serta kurangnya partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada efektivitas penerapan model Experiential Learning dalam memperbaiki kualitas proses dan capaian pembelajaran. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek sebanyak 20 siswa. Model pembelajaran diterapkan melalui tahapan pengalaman konkret, refleksi, konseptualisasi abstrak, dan eksperimen aktif. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi kreativitas siswa, dokumentasi, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan persentase dan nilai rata-rata dengan acuan KKM 70 dan indikator keberhasilan minimal 80%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan pada seluruh indikator, yaitu keterlaksanaan pembelajaran meningkat dari 48,33% menjadi 85,83%, kreativitas siswa dari 43,74% menjadi 85,70%, rata-rata nilai dari 74,28 menjadi 79,90, serta ketuntasan belajar dari 65% menjadi 90%. Dengan demikian, penerapan Experiential Learning terbukti efektif dalam memperkuat keterlibatan siswa dan capaian akademik pada pembelajaran IPS.