Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Efektivitas Sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terhadap Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tuntungan Dina, Putri; Andina, Adelia; Azzahra Siregar, Fatimah; Pramita Gurning, Fitriani
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v9i1.504

Abstract

Abstrak BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan. Jaminan Kesehatan adalah jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah. Program ini melayani dari berbagai lapisan dari kalangan masyarakat. BPJS Kesehatan ditujukan untuk memberikan proteksi agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses kesehatan secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektifitas sistem badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) kesehatan dalam menyediakan layanan kesehatan kepada peserta di puskesmas tuntungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan petugas administrasi dan pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menganggap layanan kesehatan di Puskesmas Tuntungan cukup memuaskan. Serta prosedur pendaftaran dan verifikasi BPJS sudah di lakukan secara baik dan efektif. Namun, terdapat temuan bahwa waktu tunggu untuk mendapatkan pelayanan medis masih cukup lama, terutama pada hari-hari sibuk. Hal ini dapat mengindikasikan adanya potensi perbaikan dalam efisiensi penyelenggaraan layanan. kesimpulan dari penelitian ini bahwa sistem BPJS Kesehatan memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tuntungan. Pelayanan yang disediakan melalui BPJS memungkinkan akses yang lebih merata dan mudah bagi masyarakat, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti waktu tunggu yang lama dan sikap kurang ramah dari beberapa petugas. Namun, secara keseluruhan BPJS Kesehatan di Puskesmas Tuntungan berhasil meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan meski ada ruang untuk perbaikan dalam beberapa aspek operasional dan pelayanan. Kata kunci: BPJS Kesehatan, Efektivitas, Kepuasan pasien, Pelayanan kesehatan, Puskesmas Analysis of the Effecitiveness of the Social Security Organizing Agency (BPJS) Health Insurance System on Health Services at Tuntungan Comunity Health Center Abstract BPJS Health is a legal entity established to administer the health insurance program. Health insurance provides health protection to ensure that participants receive health maintenance benefits and protection in meeting basic health needs. These benefits are provided to everyone who has paid contributions or whose contributions are paid by the government. This program serves various layers of society. BPJS Health aims to provide protection so that all layers of society have equal access to healthcare. This study aims to analyze the effectiveness of the BPJS Health system in providing healthcare services to participants at Puskesmas Tuntungan. The study uses a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with administrative staff and patients. The results of this study indicate that most respondents consider the healthcare services at Puskesmas Tuntungan to be quite satisfactory. The registration and verification procedures for BPJS have been carried out well and effectively. However, there are findings that the waiting time to receive medical services is still quite long, especially on busy days. This indicates a potential for improvement in the efficiency of service delivery. The conclusion of this study is that the BPJS Health system has a significant impact on improving healthcare services at Puskesmas Tuntungan. The services provided through BPJS allow for more equitable and easier access to healthcare for the community, although there are still some challenges such as long waiting times and the less friendly attitude of some staff. Overall, BPJS Health at Puskesmas Tuntungan has succeeded in enhancing the quality of healthcare services, despite some room for improvement in several operational and service aspects. Keywords: BPJS Health, Effectiveness, Patient Satisfaction, Healthcare Services, Community Health Center
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM JKN PADA LAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMALINGKAR Aisyahfira Wijaya, Arini; Devi, Sri; syahrani purba, fadila; Pramita Gurning, Fitriani
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v9i1.518

Abstract

Abstrak Permasalah yang dihadapkan pada penggunaan kartu JKN yaitu masih rendahnya penggunaan kartu jaminan kesehatan. Hal ini dikarenakan belum optimalnya pelayanan yang diberikan pada fasilitas kesehatan dan beranggapan dengan menggunakan kartu jaminan kesehatan sangat merepotkan khususnya dalam sistem rujukan, padahal dengan adanya JKN ini dapat memperingan biaya layanan Antenatalcare. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program JKN pada layanan antenatalcare (ANC) di wilayah kerja Puskesmas Simalingkar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif sebagai pendekatan metodologi dengan metode pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi yang terkait penelitian di Puskesmas Simalingkar dan bersumber dari informan yang terdiri dari Kepala Tata Usaha, Bendahara JKN dan Bidan dalam layanan ANC. Ketersediaan fasilitas dan aksebilitas ANC di Puskesmas ini sudah berjalan dengan baik dan efektif. Peningkatan atau perubahan yang dilakukan dalam pelayanan ANC sejak Implementasi JKN sangat meningkat dari fasilitas dan aksebilita sebelumnya dapat dilihat dari antusiasnya pasien dalam memeriksakan kandungannya ke Puskesmas. Aadapun tantangan khusus yang dihadapi dalam mengitegrasikan JKN dengan layanan ANC di Puskesmas yaitu BPJS pasien tidak aktif dikarenakan premi yang menunggak dan tenaga kesehatan tidak berada ditempat namun dengan adanya kendala tersebut tetap dilayani.
Analisis pelayanan pelaksanaan BPJS masyarakat di Kota Medan Febrina, Aulia; Arini Lubis, Nur Rizky; Arsita, Ranti; Pramita Gurning, Fitriani
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i7.376

Abstract

Salah satu kebijakan kesehatan dari pemerintah adalah Jaminan Kesehatan Nasional dimana ini bertujuan agar masyarakat dapat menerima pelayanan kesehatan yang merata dengan sistem premi seperti pada asuransi kesehatan lainnya. Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) atau BPJS-Kesehatan sudah menjamin pelayanan kesehatan dengan sistem yaitu premi yang sesuai dengan dengan pelaksanaannya di puskesmas dan klinik yang tergolong kedalam fasilitas kesehatan tingkat pertama. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesesuain pelaksanaan pelayanan BPJS pada masyarakat di Kota Medan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Mayoritas fasilitas yang didapat kan pasien pada saat mereka dirawat sudah 67,7% sesuai dengan iuran mereka dan 32,3% hampir sesuai dan pelayanan yang didapat pasien hampir mendekati sempurna yang dimana 77,4% sesuai dengan kelas kepemilikan kartu BPJS mereka.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan peserta Non-PBI dalam pembayaran iuran BPJS di Indonesia : Literature review Ananda, Dhea Namira; Fijjannah Aliyyah, Annisa; Nurma Difhanny, Chairunnisyah; Pramita Gurning, Fitriani
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i6.378

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang BPJS Kesehatan yang dibentuk guna terselenggarannya pemberian jaminan agar terpenuhinya kebutuhan dasar yang layak bagi setiap individu dan anggota keluarganya. Kepesertaan BPJS Kesehatan terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Peserta yang Bukan Penerima Bantuan Iuran (Non-PBI). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan peserta Non-PBI dalam pembayaran iuran BPJS di Indonesia. metode penelitian ini adalah kajian literature dengan me-review jurnal dengan memasukkan kata kunci kepatuhan, iuran JKN, peserta mandiri, BPJS kesehatan yang telah di publish selama periode 2016 hingga 2021. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan peserta mandiri dalam pembayaran iuran BPJS (ρ<0,05). Tidak terdapat hubungan antara pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan motivasi dengan kepatuhan peserta mandiri dalam pembayaran iuran BPJS (ρ>0,05).
ANALYSIS OF FARMER BEHAVIOR IN THE USE OF PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT (PPE) ON PESTICIDE-USING FARMERS IN MELATI II VILLAGE, PERBAUNGAN DISTRICT, SERDANG BEDAGAI REGENCY Putri Rahmadillah, Al Fiza; Rambe, Desi; Ibrahim, Dimas; Fakhri, Muhammad Puji; Pramita Gurning, Fitriani
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i1.2043

Abstract

Background Rice farmers in processing their crops certainly use pesticides, as an eradicator of various kinds of pests that can attack rice. Pesticides have greatly helped farmers in preventing crop failure due to pests. However, improper use of pesticides can endanger the health of farmers. To prevent this, farmers must use complete PPE when spraying rice. The purpose: of this study is to see what factors are related to the use of PPE in farmers who use pesticides, in farmers in Melati II Village in 2023. Method: This type of research is quantitative with a cross-sectional approach, the sample of this study amounted to 100 farmers. Data collection using interviews, questionnaires, and observation techniques. The data obtained is then processed with chi-square statistical tests. Results: Based on the results of bivariate statistical tests knowledge variables and action variables are related to the use of personal protective equipment (PPE). The results of the study showed that the variables related to the use of PPE were knowledge variables (p = 0.004) and action variables (p = 0.043). Suggestion: It is expected for the local government to provide knowledge to farmers in Melati II Village, regarding the importance of using personal protective equipment when spraying pesticides and the dangers of pesticides, to protect nature and also the health of farmers.
Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Desa Gambus Laut Terhadap Pencegahan Demam Berdarah Dengue Zahra Nasution, Maharani; Khairina Ashar, Yulia; Pramita Gurning, Fitriani; Hasanah, Uswatul; Barokah, Wuni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1886

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a viral infectious disease that has become a global health problem with a significant increase in cases, especially in Indonesia. In 2024, there were more than 14.6 million cases of DHF worldwide, with around 12,000 deaths. In Indonesia alone, throughout 2025, there were around 80,000 cases and hundreds of deaths, especially in coastal areas such as Gambus Laut Village, Batu Bara Regency, which has a high risk due to suboptimal environmental and hygiene conditions. Although the level of public knowledge about DBD is relatively good, it is not always followed by effective preventive behavior, so cases still occur. Therefore, appropriate education and intervention are crucial to improve knowledge and encourage preventive behavioral changes. This study used a cross-sectional design with purposive sampling of 30 respondents to describe public knowledge and behavior related to dengue prevention and measure the effectiveness of education through pretest-posttest questionnaires. The results showed a significant increase in knowledge after education, with the average score rising from 14.5 to 16.5 and a p-value of 0.001. These findings indicate that socialization and poster media are effective in increasing knowledge and are expected to encourage better preventive behavior to reduce the number of DHF cases in the community.