Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kapitalisme Max Weber sebagai Jalan Pendidikan Agama Kristen Menghadapi Kemiskinan Silitonga, Boy Anto Ando; Messakh, Jefrit Johanis; Naibaho, Lamhot; Rantung, Djoys Anneke
Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Vol 3 No 2 (2023): HaratiJPK: Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/harati.v3i2.152

Abstract

This study explores the application of Max Weber's seminal work, Protestant Ethics and the Spirit of Capitalism, as a basis for Christian religious education to effectively address the issue of poverty in modern society. By examining the historical context and underlying principles, the author suggests how Christian religious education can use Weber's ideas to promote critical understanding of economic issues and empower people to participate in overcoming poverty. The method used is a literature study approach, where the author collects data from books and relevant topics or issues in this research. The results of this study seek to bridge Weber's sociological insights with the teachings of Christian religious education, by looking at how the principles of hard work, discipline, and individual responsibility can be instilled through the lens of Christian religious education to empower communities in the fight against poverty. By instilling values that promote economic empowerment, community development, and social responsibility, Christian religious education emerges as a powerful tool to address the challenges of poverty in contemporary society.
Pendidikan Bahasa sebagai Upaya Membangun Generasi Unggul di Era Digital Rumodar, Gresye Karunia; Messakh, Jefrit Johanis; Naibaho, Lamhot
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 6 No 01 (2024): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v6i01.1077

Abstract

Language education in the context of the digital era is a strategic effort to build a superior generation. In this era, language skills are no longer only related to verbal communication, but also include digital literacy and understanding bold content. language education in developing effective, critical and creative communication skills amidst the abundant flow of digital information. One of the main challenges in the digital era is how to integrate the use of technology in language learning without eliminating traditional values. Through an inclusive and innovative approach, language education is an alternative to help the younger generation to become independent thinkers, able to explore and interpret various sources of information wisely, and participate actively in a digitally connected global society. The aim of this research was to described language education as an effort to build a superior generation in the digital era. The method used in this research is literature study. The results of this research show that language education has an important role in forming a superior generation in the digital era. Through language education, individuals can develop communication skills, content understanding, and literacy skills that are much needed in an ever-evolving digital environment. With a strong understanding of language, future generations can utilize technology wisely, generate and analyze information critically, and participate actively in a variety of global contexts.
Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Sistem Penilaian Kinerja Guru yang Efektif Sagala, Kartika Putri; Messakh, Jefrit Johanis; Harefa, Kasieli
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 9, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v9i1.210

Abstract

Guru menjadi variabel penting dalam pendidikan. Kompetensi guru dalam mendidik, membina dan mengajar menjadi faktor penting yang harus diketahui. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pemantauan kinerja guru. Kinerja guru sering dihadapkan pada berbagai tantangan. Penilaian yang tidak akurat dan tidak efektif dapat mengakibatkan kurangnya motivasi bagi guru, serta kurangnya pengakuan terhadap prestasi yang dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kualitas pendidikan melalui sistem penilaian kinerja guru yang efektif dalam lembaga pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan mengimplementasikan sistem penilaian kinerja guru yang holistik dan adil, sekolah dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan guru-guru, memfasilitasi pelatihan dan pengembangan yang sesuai, serta memberikan umpan balik yang konstruktif untuk meningkatkan kinerja guru.
Penerapan Kurikulum Learner Centered Design Untuk Meningkatkan Partisipasi Remaja Usia 15-17 Tahun dalam Pelayanan Koinonia Tobing, Sarah Gracia; Messakh, Jefrit Johanis; Toulasik, Ferderika
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 9, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v9i1.188

Abstract

Kurikulum merupakan alat yang didalamnya terdapat seperangkat pembelajaran yang digunakan dalam pelaksanaan pendidikan di suatu lembaga pendidikan sehingga kurikulum sangat penting dalam pelaksanaan pendidikan demi ketercapaian suatu tujuan. Pendidikan tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi, juga dapat dilakukan di gereja. Namun, permasalahan yang sering muncul adalah terdapat gereja belum memiliki kurikulum dalam melaksanakan Pendidikan Agama Kristen dan kesulitan dalam menerapkan kurikulum yang dirancang sehingga aktivitas pembelajaran di gereja tidak berjalan dengan teratur untuk mencapai suatu tujuan.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kurikulum Learner Centered Design dapat meningkatkan partisipasi remaja dalam pelayanan koinonia. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian adalah dengan menggunakan desain kurikulum Learner Centered Design dapat meningkatkan partisipasi remaja usia 15-17 dalam pelayanan koinonia.
Peran Pendidikan Agama Kristen Bagi Remaja dalam Menghadapi Tantangan Zaman di Era Digital Walean, Rudi Roberto; Messakh, Jefrit Johanis; Siagian, Laurenz Enjelina; Harefa, Fenieli; Harefa, Kasieli
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 9, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v9i1.201

Abstract

Pendidikan Agama Kristen bertanggung jawab perkembangan iman remaja. Tanggung jawab PAK direalisasikan melalui pelaksanaan PAK bagi remaja di gereja. Dalam perkembangan teknologi di era digital ini banyak remaja mengalami gangguan mental, psikis, ancaman moral, terlibat dalam tindak kejahatan, seks bebas dan pelanggaran hak cipta yang mudah dilakukan. Masalah lain yang dihadapi oleh remaja adalah banyak diantara mereka kurang memahami penggunaan teknologi dan tidak mengetahui serta menyadari akan bahayanya penggunaan teknologi informasi yang salah sehingga mudah terjerumus ke dalam perilaku yang negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana remaja menghadapi tantangan zaman diera digital melalui Pendidikan Agama Kristen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kalitatif, dengan teknik pengumpulan data studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah Pendidikan Agama Kristen mampu melengkapi Remaja untuk tidak takut dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah diera digital dan siap untuk mengambil keputusan secara cermat dan tepat dengan tidak menyampingkan nilai-nilai kebenaran.