Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Sosialisasi Pemanfaatan Masker Teh Hijau Dalam Mencegah Jerawat Serta Memilih Produk Masker Teh Hijau yang Aman Daniela, Connie; Restuana Sihombing, Dewi; Zagoto, Carolina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2968

Abstract

Usia rata-rata dari siswa SMA adalah berkisar dari 15-18 tahun dalam usia seperti ini digolongkan pada fase pubertas,  yang kerap sekali memiliki masalah kulit, yaitu timbulnya jerawat. Penyebab timbulnya jerawat dikarenakan kelenjar minyak yang berlebih dan adanya bakteri Propionibacterium acnes. Salah satu solusi mengatasi jerawat adalah membunuh atau menghambat bakteri penyebab jerawat dengan cara memanfaatkan tanaman herbal sebagai zat aktif utamanya seperti teh hijau yang diaplikasikan dalam bentuk masker wajah organik. Oleh  karena  itu  dilaksanakan  kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat  dengan memberikan penyuluhan kepada Siswa SMA Pencawan  Medan tentang manfaat dari teh hijau untuk menghilangkan jerawat, memberikan informasi tentang cara mengaplikasikan teh hijau sebagai masker organik, dan  mengenai cara pemilihan produk masker teh hijau yang instan yang aman bagi wajah dengan mencek langsung no registrasi sudah tervalidasi oleh Kementerian Kesehatan atau BPOM. barang terkait tanggal kedaluwarsa dan informasi gizi pada kemasan. Setelah dilakukan diskusi dan tanya jawab maka hasil penyuluhan ini siswa/i memperoleh informasi tentang manfaat teh hijau dalam mencegah timbulnya jerawat serta dapat mengobati jerawat yang sudah meradang, dikarenakan senyawa aktif pada teh hijau. Kandungan senyawa polifenol yang tinggi dalam daun teh hijau berperan sebagai pelindung terhadap serangan radikal bebas atau sebagai senyawa antioksidan serta mendapatkan informasi tentang pemilihan produk masker teh hijau yang layak dan aman  untuk di aplikasikan ke wajah yang diperjualbelikan dipasaran atau media sosial, media online.
Pengaruh Konsentrasi Larutan Garam Dan Lama Fermentasi Terhadap Mutu Kimchi Daun Bawang Lokio: The Effect of Concentration of Salt Solution and Fermentation Time on the Quality of Lokio Cheves Kimchi Daniela, Connie; Sihombing, Dewi Restuana
Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan Vol. 2 No. 1 (2023): JTMP: Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/jtmp.v2i1.3123

Abstract

Kimchi is a fermented product made from various types of vegetables with a mixed with seasonings including onions, garlic, and red chili, is believed to offer numerous health benefits. Lokio Cheves are from Batak onion plants which commonly used as medicinal and food ingredient which is abundant in North Sumatera. However, due to its short shelf life, processing the lokio cheves are necessary to extend its shelf life through fermentation process. Given the beneficial properties of kimchi and the abundance of daun bawang lokio, the utilization of this local food source to diversifying kimchi is essential to enhance its benefits and market value. Lactobacillus bacteria which play a role in the fermentation process can produce high levels of lactic acid, enhancing the digestive system's functionality and shelf life. This study aims to investigate the effect of salt solution concentration and fermentation time on the quality of chive chives kimchi. The method of this study used a completely randomized design (CRD) with a two-factor factorial pattern with two repetitions. Factor I was salt concentration 2%;4%;6%; and 8%. Factor II is the fermentation time, 2, 4, 6, 8 (days). The rusults showed, the best treatment was obtained from a salt concentration of 8% with a fermentation time of 2 days resulting in kimchi with total lactic acid bacteria of 2.32 (mg/100g), total dissolved solids of 3.67oBrix, a moisture content of 9.5%, and a pH of 5.17. The best treatment was carried out by antioxidant test, and the antioxidant obtained was 73.4%.