Permasalahan dalam pelayanan di Kantor Camat Marlasi seringkali terkait dengan sejumlah aspek kritis yang memengaruhi kualitas layanan publik, Berupa (1). keterampilan dan kompetensi, (2) Manajemen Waktu, (3) Beban Kerja, (4). Etika dalam PelayanaN Publik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis kinerja pegawai dalam pelayanan publik di Kecamatan Marlasi, Kabupaten Kepulauan Aru. Lokasi penelitian berfokus di Kecamatan Marlasi, Kabupaten Kepulauan Aru. Informan penelitian terdiri dari pegawai di Kantor Camat Marlasi yang terlibat dalam proses pelayanan publik, seperti administratif, perizinan, dan kegiatan lainnya. Selain itu, masyarakat yang menjadi pengguna layanan di kecamatan tersebut juga menjadi informan penting untuk mendapatkan perspektif mereka terhadap kinerja pegawai. Penelitian menyoroti pentingnya evaluasi kompetensi pegawai di Kantor Camat Marlasi, Kepulauan Aru. Keahlian teknis, keterampilan interpersonal, dan pengetahuan menjadi pondasi utama untuk tugas administratif dan pelayanan kepada masyarakat. Camat Marlasi menegaskan bahwa kompetensi, terutama pengetahuan aturan administrasi dan keterampilan teknis, kunci dalam pelayanan yang memuaskan, sesuai teori manajemen sumber daya manusia. Keterampilan interpersonal juga penting dalam pelayanan publik, didukung oleh teori komunikasi organisasi. Analisis kompetensi, termasuk pemahaman pengetahuan teknis, kepatuhan aturan, dan e-government, mencerminkan pendekatan modern. Identifikasi pengembangan melalui analisis kompetensi mendukung pendekatan pembinaan sumber daya manusia. Kesimpulannya, penekanan pada kompetensi dan etika pegawai di Kantor Camat Marlasi dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan membangun kepercayaan masyarakat.