Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Akses dan Perlindungan Informasi Koleksi Digital Pada Layanan Repository Universitas Muhammadiyah Pontianak Sahidi
Al-Ma mun Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jkki.v5i1.10205

Abstract

Institutional repository as a media that specifically manages local content information in digital form belonging to institutions that can provide benefits for the Muhammadiyah University of Pontianak library. The purpose of this study is to describe access and information protection strategies for digital collections and to describe providing user access to information on the library repository service at the Muhammadiyah University of Pontianak. The research method used in this research is a case study with a descriptive analysis of a qualitative approach. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that the Pontianak Muhammadiyah University Library has not implemented an open information access policy for users of the institution's repository collection. All collections in the form of final projects in the repository are only limited to the beginning and the final chapter which can be accessed and downloaded in full text. As for the digital collection security strategy; First, not all of the digital collections stored in the repository can be downloaded in full text and can only be read (read only), secondly, to secure the digital collection on the IR itself, it is locked using several applications, thirdly, to work with IT so that the server is available. always stable and able to control and secure digital collections.
SISTEM INFORMASI PARIWISATA DESA SENARU BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE RAD Sahidi; Mutaqin, Zaenul
Journal Computer and Technology Vol. 1 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Ninety Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69916/comtechno.v1i1.73

Abstract

Sistem Informasi Pariwisata Desa Senaru Berbasis Website merupakan solusi inovatif untuk meningkatkan pemanfaatan potensi pariwisata desa. Penelitian ini menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD) untuk mempercepat pengembangan sistem dengan fokus pada kebutuhan pengguna dan fleksibilitas perubahan. Desa Senaru, yang dikenal dengan keindahan alam dan warisan budayanya, memerlukan pendekatan teknologi informasi yang memadai untuk meningkatkan visibilitas dan pengelolaan destinasi wisata. Sistem ini mencakup fitur-fitur seperti informasi tempat wisata, pemandu wisata virtual, pemesanan layanan, dan ulasan pengguna. Metode RAD memungkinkan tim pengembang untuk berkolaborasi dengan pihak terkait desa secara langsung, memastikan bahwa kebutuhan dan harapan komunitas lokal dapat segera diimplementasikan dalam pengembangan sistem. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan pariwisata desa, meningkatkan pengalaman pengguna, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Sistem Informasi Pariwisata Desa Senaru ini diharapkan dapat menjadi contoh implementasi teknologi informasi yang sukses dalam mengembangkan potensi pariwisata di tingkat lokal.
Optimalisasi Pencapaian Visi dan Misi Perpustakaan Melalui Penerapan Prinsip Manajemen di UPT. Perpustakaan Universitas Tanjungpura Al Qadri, Syarif Fauzi; Sahidi
UNILIB : Jurnal Perpustakaan Vol. 15 No. 2 2024
Publisher : Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unilib.Vol15.iss2.art1

Abstract

Dalam melaksanakan manajemen kepala perpustakaan harus paham tentang prinsip-prinsip manajemen supaya saat menjalankan kegiatan perpustakaan dapat lebih teratur serta bisa mencapai tujuan dengan efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan prinsip-prinsip manajemen di UPT. Perpustakaan Universitas Tanjungpura serta kendala yang dihadapi. Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan tiga pengujian kredibilitas, yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPT. Perpustakaan Universitas Tanjungpura sudah menerapkan prinsip-prinsip manajemen perpustakaan, yaitu pembagian kerja, wewenang dan tanggung jawab, disiplin, kesatuan komando, pembagian gaji yang wajar, hierarki atau rantai berkala, keadilan, inisiatif, kesatuan, komitmen, kerja tim, evaluasi kinerja, pemahaman visi, misi, dan tujuan. Penerapan beberapa prinsip manajemen sudah berjalan dengan efektif dan efisien. Namun, penerapan prinsip manajemen disiplin dan keadilan belum maksimal penerapannya di UPT. Perpustakaan Universitas Tanjungpura. Sehingga penerapannya masih kurang efektif dan efisien. Kendala yang dihadapi yaitu kurangnya dukungan dari kepala perpustakaan untuk melakukan suatu kegiatan.
Penerapan Metode Mendongeng untuk Meningkatkan Minat Baca Anak TK di Mempawah Hilir Atiqa Nur Latifa Hanum; Sahidi; Sisilya Saman; Amir, Amriani; Mifta Rahman; Kurniawan
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2025): Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : CV Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/karuna.v2i1.176

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak usia dini melalui metode mendongeng interaktif. Kegiatan ini dilakukan di TK Negeri Pembina Mempawah Hilir dengan melibatkan 20 siswa, guru, serta fasilitator dari Program Diploma Ilmu Perpustakaan Universitas Tanjungpura. Metode yang digunakan mencakup observasi awal, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta sesi mendongeng yang memanfaatkan ekspresi wajah, intonasi suara, dan gerakan tubuh. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan siswa selama sesi mendongeng, serta meningkatnya dukungan guru dan orang tua dalam aktivitas literasi. Kesimpulannya, mendongeng interaktif terbukti sebagai strategi efektif dalam menumbuhkan minat baca anak usia dini dan menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Strategi Penguatan Literasi Digital Melalui Pelatihan Pemanfaatan Mobile Library di SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah Amriani Amir; Atiqa Nur Latifa Hanum; Sahidi; Sisilya Saman; Kurniawan; Mifta Rahman
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : CV Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/karuna.v2i2.282

Abstract

: Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola akses informasi dan menegaskan kebutuhan mendesak akan literasi digital di kalangan pelajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam memanfaatkan aplikasi mobile library sebagai sumber belajar digital. Program dilaksanakan bekerja sama dengan SMA Negeri 1 Siantan, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, dengan melibatkan 25 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan menggabungkan sesi penyampaian materi, praktik langsung, serta evaluasi kuantitatif melalui kuesioner. Pelatihan difokuskan pada penggunaan tiga platform digital—iPusnas, iKalbar, dan iJakarta—meliputi instalasi, registrasi, pencarian buku, peminjaman, dan membaca koleksi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis siswa, khususnya dalam mengakses dan mengelola bahan bacaan digital. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran yang lebih kuat akan pentingnya literasi digital sebagai kompetensi inti dalam proses pembelajaran. Evaluasi akhir menunjukkan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,6 (92%) dengan kategori “Sangat Baik,” yang mengindikasikan keberhasilan program dalam mencapai tujuan pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus memperkuat budaya literasi berbasis teknologi di kalangan siswa.
The Relationship Between Family Social Capital and Students’ Tolerance in the Context of Social Diversity: A Quantitative Study in Pontianak M Zainul Hafizi; Aminuyati; Sahidi
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 10 No 2 (2025): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v10i1.28064

Abstract

The high level of social diversity in Pontianak City demands the strengthening of tolerance character among the younger generation, while the family is believed to serve as the primary foundation for shaping children’s social attitudes. This study aims to analyze the relationship between family social capital and the tolerance character of high school students in Pontianak City. A quantitative approach was employed using a survey design. The study involved 405 high school students selected through random sampling. Data were collected via a closed-ended questionnaire based on a five-point Likert scale, covering constructs of family social capital and students’ tolerance character, and were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, and simple linear regression. The findings revealed a very strong and significant relationship between family social capital and students’ tolerance character, with family social capital contributing 59.7% to the variance in students’ tolerance character. However, the average level of students’ tolerance character remains moderate, indicating the need for broader interventions. These results emphasize the crucial role of the family in cultivating tolerance values but also highlight the necessity for collaborative efforts among families, schools, and communities. This study contributes to the understanding of character education development based on family social capital within multicultural contexts and offers insights for more comprehensive educational policy formulation
Students' Critical Thinking Dispositions: Truth Seeking and Systematic Syamsulrizal; Supratman; Sahidi
Riemann: Research of Mathematics and Mathematics Education Vol. 8 No. 1 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/riemann.v8i1.151

Abstract

This study aims to describe students’ critical thinking dispositions in the aspects of truth-seeking and systematic thinking in mathematical problem-solving. This research employed a qualitative descriptive design involving two ninth-grade students selected through purposive sampling based on high mathematical ability. Data were collected through problem-solving tasks and semi-structured interviews and analyzed using indicators of truth-seeking (identifying relevant information, evaluating assumptions, and using accurate data) and systematic thinking (organizing solution steps logically, using appropriate mathematical notation, and verifying results). Data validity was ensured through triangulation of written responses and interview data. The findings reveal that students are generally able to organize relevant data, follow logical procedures, and obtain correct answers, indicating the presence of procedural-level critical thinking dispositions. However, students demonstrate weaknesses in verifying assumptions and evaluating final results, showing that reflective aspects of critical thinking are not yet fully developed. These findings highlight a gap between procedural competence and the depth of critical thinking dispositions, where correct answers do not necessarily reflect strong critical thinking. This study contributes theoretically by emphasizing that critical thinking involves not only cognitive skills but also reflective habits that require explicit development. Practically, the results suggest the need for instructional strategies that encourage students to recheck their work, question assumptions, and reflect on their reasoning processes.
Manajemen Tata Ruang Ruang Baca FKIP Universitas Tanjungpura dalam Meningkatkan Kenyamanan Pengguna Cinthya Steffani; Sahidi; Kurniawan
Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 2 No. 1 (2026): Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/codex.v2i1.400

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen tata ruang ruang baca dalam meningkatkan kenyamanan pengguna di perpustakaan perguruan tinggi. Ruang baca yang tertata dengan baik tidak hanya mendukung aktivitas belajar, tetapi juga memengaruhi tingkat kenyamanan dan intensitas pemanfaatan ruang oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen tata ruang ruang baca di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura dalam meningkatkan kenyamanan pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi pengelola ruang baca dan mahasiswa sebagai pengguna. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan tata ruang telah mendukung kenyamanan pengguna, terutama dari aspek pencahayaan dan ventilasi, namun belum optimal akibat keterbatasan ruang, fasilitas yang belum memadai, serta penataan koleksi yang belum sistematis. Kondisi ini memengaruhi kenyamanan dan efektivitas penggunaan ruang baca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen tata ruang perlu dikembangkan secara lebih terencana, sistematis, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan ruang baca. This study is motivated by the importance of spatial layout management in improving user comfort in academic library reading rooms. A well-organized reading space not only supports learning activities but also influences user comfort and space utilization. This study aims to analyze the management of reading room layout in the Faculty of Teacher Training and Education at Universitas Tanjungpura in enhancing user comfort. A qualitative approach with a descriptive design was employed. The research subjects included reading room staff and student users. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that layout management has supported user comfort, particularly in terms of lighting and ventilation, but remains suboptimal due to limited space, insufficient facilities, and unsystematic collection arrangement. These conditions affect user comfort and the effectiveness of space utilization. The study concludes that spatial layout management needs to be more structured, systematic, and user-oriented to improve comfort and service quality.