Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELAKSANAAN PROGRAM KEMITRAAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS KUTALIMBARU Harahap, Sakinah T.A; Fitri, Widya; Lubis, Adelia; Purba, Elsa Safitri; Wulandari, ayu; Dini, Rahma; Marwiyah, Ikhwanil; Riska, Zamharira
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2024): J-KESMAS Volume 10 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v10i1.4943

Abstract

Salah satu strategi guna terlaksanakannya suatu keberhasilan masalah kesehatan Remaja, Kesehatan Ibu dan Anak yang berada disetiap kecamatan adalah dengan melakukan kemitraan. Proses kerjasama antara puskesmas dengan program KIA dan Remaja dalam membantu setiap Ibu yang sedang hamil. dimulai dari dilakukannya pembinaan sejak pertamakali seorang dinyatakan mengandung dan dimonitor setiap satu bulan sekali untuk memastikan keadaan kesehatan janin dan ibu sehat hingga pada saat ibu dinyatakan siap untuk melahirkan. Pada saat anak memasuki usia remaja pun puskesmas tetap memonitoring dengan memberikan tablet tambah darah untuk remaja putri yang sudah memasuki fase menstruasi guna untuk menekan angka terjadinya stunting dan pencegahan anemia pada anak dan remaja . Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui Model Program Kemitraan dan pemberdayaan masyarakat dipuskesmas wilayah kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai serta staff pemegang dari setiap program yang ada dalam puskesmas kutalimbaru tersebut. Pengambilan data tersebut dilaksanakan dengan menggunakan metode tanya jawab langsung secara face to face terhadap staff dan pengawai puskesmas pemegang setiap program. 
Pengenalan Budaya Cuci Tangan Pakai Sabun untuk Kepedulian Kesehatan Siswa SD 050680 Padang Tualang Muhajirina, Dinda; Sintia, Tri Rahma; Salsabila, Annisa Latifah; Harahap, Faisal Halim Soritaon; Nabilah, Putri; Purba, Elsa Safitri; Susilawati, Susilawati
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.3749

Abstract

Kesehatan tangan merupakan aspek penting dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Budaya cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan terutama dalam lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi dan sosialisasi dalam membentuk kebiasaan baru di kalangan siswa terkait pentingnya mencuci tangan dengan sabun. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode partisipatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4, 5, dan 6 di SDN 050680 Padang Tualang, Desa Padang Tualang, Langkat. Selain itu, guru, staf sekolah, dan orang tua juga dilibatkan sebagai responden pendukung dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan budaya cuci tangan di sekolah dasar memerlukan kolaborasi antara guru, staf sekolah, siswa, dan orang tua. Peran masing-masing pihak sangat krusial dalam memastikan keberhasilan program ini. Edukasi yang berkelanjutan, fasilitas yang memadai, dan dukungan dari semua pihak adalah kunci utama untuk membangun kebiasaan cuci tangan yang efektif di kalangan siswa.
EVALUASI EFEKTIVITAS SISTEM MANAJEMEN PERBEKALAN KESEHATAN RSJ SWASTA DALAM MENDUKUNG PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT Nathasya, Diva Aulia; Purba, Elsa Safitri; Effend, Khairunnisa; Siregar, Mega Rahmadani; Siregar, Zahwatul Hasanah; Hasibuan, Indah Doanita
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3024

Abstract

Rumah sakit jiwa memiliki peran kritis dalam pelayanan kesehatan mental, namun sering menghadapi tantangan dalam manajemen perbekalan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem manajemen perbekalan kesehatan di Rumah Sakit Jiwa Bina Karsa Tuntungan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan strategi peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap tiga informan kunci: dokter spesialis, perawat, dan staf farmasi. Data dianalisis secara tematik dengan menggunakan metode triangulasi dan member check untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen perbekalan kesehatan rumah sakit memiliki mekanisme proaktif, seperti pemesanan obat H-7 sebelum stok habis dan evaluasi medis berkala. Faktor pendukung utama mencakup koordinasi internal yang baik, sistem pemesanan terencana, dan evaluasi konsisten. Namun, terdapat sejumlah faktor penghambat signifikan, termasuk keterbatasan variasi obat akibat regulasi BPJS, ketidakpastian pasokan obat, dan proses pembayaran yang lambat. Mental hospitals have a critical role in mental health services, but often face challenges in the management of health supplies. This study aims to evaluate the effectiveness of the health supply management system at Bina Karsa Tuntungan Mental Hospital to identify strengths, weaknesses, and strategies to improve service quality. The research uses a qualitative approach with purposive sampling techniques. Data collection was carried out through in-depth interviews and direct observation of three key informants: specialist doctors, nurses, and pharmacy staff. The data was analyzed thematically using the triangulation and member check methods to ensure validity. The results of the study show that the hospital health supply management system has a proactive mechanism, such as ordering H-7 drugs before they run out of stock and periodic medical evaluations. Key supporting factors include good internal coordination, a planned booking system, and consistent evaluation. However, there are a number of significant inhibiting factors, including limited drug variety due to BPJS regulations, uncertainty in drug supply, and slow payment processes. study, conclusion. Written in 1 paragraphKeywords : Effectiveness, supply management, mental hospital, logistics system
Hubungan Durasi Tidur dan Aktivitas Fisik Terhadap Status Gizi dan Kebugaran Jasmani Mahasiswa/I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Tahun 2024 Said, Nurhazizah Br; Safitri, Novia; Lubis, Adelina Fitry R; Sintia, Tri Rahma; Purba, Elsa Safitri
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v2i1.4641

Abstract

Kesehatan merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia, terutama bagi mahasiswa yang berada pada fase produktif. Pada usia tersebut, mahasiswa dituntut untuk memiliki kebugaran jasmani yang optimal agar dapat menjalani aktivitas akademik dan non-akademik dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan antara durasi tidur, aktivitas fisik, dan status gizi terhadap kebugaran jasmani mahasiswa/i FKM UINSU tahun 2024. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengukur data secara numerik, menganalisis hubungan antar variabel, dan menghasilkan kesimpulan yang objektif berdasarkan hasil pengolahan data. Secara umum, durasi tidur memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental seseorang. Tidur yang cukup, yakni antara 7-9 jam per malam bagi orang dewasa, merupakan faktor penting dalam mendukung proses pemulihan tubuh, menjaga keseimbangan hormon, memperbaiki fungsi kognitif, dan mengoptimalkan sistem imun. Selain itu, tidur yang cukup juga dapat berkontribusi pada pengelolaan berat badan, karena kurang tidur dapat mengganggu regulasi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan leptin, yang pada akhirnya dapat meningkatkan keinginan untuk makan berlebih dan berisiko meningkatkan berat badan.