Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Descriptive Study of Maternal Mortality Based On Maternal Characteristic in Semarang City Hasibuan, Indah Doanita
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Maternal mortality in Semarang District was in the 2th ranking (highest) of 35 districts/cities in Central Java Province by 2015. The purpose of this study was to analyze maternal mortality based on maternal characteristics in Semarang City. This research used descriptive analysis, derived from secondary data that taken from Maternal Verbal Autopsy data on maternal death at Semarang City Health Office. The sampling of this study were all death maternal cases whose died during pregnancy, delivery and postpartum in District Semarang as many as 35 people in 2015. From the analysis showed that maternal mortality in Semarang City based on mothers were aged 20-35 years (68.6%), level education in senior high school (54.3%), in working mothers (51.4%), at risk spacing births (52.4%), risk parity (51.4%), place of delivery were 89.2% in hospital, delivery by cesarian section (67.9%). Beside that, most of mortality cases occurred in postpartum period (80%), with the highest caused preeclampsia/ eclampsia (37%) and 71.4% of mothers also do Antenatal Care more than 4 times during pregnancy. There are Most of mothers have a history of heart disease (22.8%), 39.3% preeclampsia/ eclampsia as a delivery complication and 74% mothers with postpartum complication. This study recommends the need for early recognition of mothers about antenatal care and danger during pregnancy, childbirth and postpartum period and increased alertness of health workers to complications of pregnancy, complication of delivery and complication of postpartum especially in mothers with a history of illness.
Analysis of Budget Utilization for Public Health Efforts at Puskesmas X in Medan City Hasibuan, Indah Doanita; Br Barus, Maharani; Lubis, Putri Ananda; Silalahi, Suhayla Azhari; Annisa, Frety Salma
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 6 No. 3: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v6i3.5569

Abstract

Population growth results in a larger health budget. A health budget is a funding plan created to promote public health. The central government is the source of the health budget through the Deconcentration Fund which comes from the State Budget. This study aims to determine the utilization of the Public Health Efforts budget at Puskesmas X in Medan City. The type of research used is qualitative research with a case study approach. Data analysis techniques using descriptive analysis. Data collection was carried out using observation techniques, documentation and in-depth interviews with informants who manage the health budget. The research informants were the head of the puskesmas, the treasurer, the head of the program implementer, the head of the administrative subdivision and the person in charge of the Community Health Efforts program. Selection of informants using purposive sampling, namely the sample is determined by certain considerations. The results of the study revealed that the utilization of the Community Health Efforts budget of Puskesmas X Medan City has been running in accordance with the provisions. Target accuracy is families, groups and communities help achieve better health development goals.
ANALISIS PEMANFAATAN DANA BOK DALAM PENINGKATAN PELAYANAN UKM ESENSIAL DI PUSKESMAS MEDAN JOHOR Herawati, Putri; Khumaira, Luthfiah; Hasibuan, Indah Doanita; Syahputri, Frisillia Ananda; Nazhifah, Nasywa
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2024): J-KESMAS Volume 10 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v10i1.5037

Abstract

Pengelolaan Dana BOK untuk mendukung kegiatan puskesmas harus dilakukan dengan efisiensi, efektivitas, dan secara independen, karena hal ini menjadi dasar evaluasi kinerja program puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pemanfaatan Dana BOK dalam Peningkatan Pelayanan UKM Esensial di Puskesmas Medan Johor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh dari data primer yaitu melalui wawancara mendalam dan data sekunder yaitu mengumpulkan data dari studi dokumen di Puskesmas Medan Johor. Informan dalam penelitian ini adalah kepala puskesmas, pengelola BOK, dan penanggungjawab UKM. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan  terhadap program UKM yang didanai oleh BOK setiap tahunnya serta kucuran dana yang sudah terealisasi tapi masih belum optimal. Pada level input SDMK secara umum terlihat sudah baik. Pada tingkat proses, dari RUK sampai RUKK sudah terlaksana dengan baik, namun di PKP masih ada capaian yang belum tercapai. Pada tingkat Output capaian kinerja meningkat dalam pelaksanaan program UKM. Dalam menjalankan pelayanan UKM Puskesmas Medan Johor mengalami beberapa hambatan yaitu dari sisi gizi masyarakat, Imunisasi anak, pemberian makan gratis untuk balita, serta cek kesehatan. Dimana hambatan-hambatan tersebut dipengaruhi oleh pola pikir, kurangnya pengetahuan, dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan.
Analysis of the Management of Village Fund Allocation in the Health Program in Tuntungan II Village, Deli Serdang Regency Sari, Anggi Novita; Dahlan, Ulfiyah Az-Zahra; Ainy K., Nabilla Tawaqal; Ritonga, Putri Alvia; Hasibuan, Indah Doanita
PROMOTOR Vol. 7 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i3.722

Abstract

One of the problems of health development that occurs in the villages of Deli Serdang Regency is the high level of community diversity, which results in the complexity of the problems that arise. To complete development, especially in Tuntungan II Village, larsger funds are needed. Based on the information above, the researcher is interested in conducting further research on "Analysis of the Management of Village Fund Allocation (ADD) on Health Programs in Tuntungan II Village", which was conducted using qualitative research methods. The aspect analyzed was the allocation of village fund management on welfare programs. The results show that the two main sources of village income are the Village Development Movement program funds from the APBD of Deli Serdang Regency and village funds provided starting in 2021 from the APBN. The village fund policy process in Tuntungan II Village is strongly influenced by the development planning meeting (Musrenbang), the result of which is the RAPBDes document. The increase in village funds each year shows the government's commitment to development, as outlined in the third Nawacita. Village development is influenced by the village head, village officials, political factors, and kinship; without professionalism, the process can be hampered. Using village budgets for health development becomes more difficult as there are limitations in basic management of health workers.
Motivasi dan Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Padang Bulan Kota Medan Hasibuan, Indah Doanita; Harahap, Jesi Wanda; Rahmawati, Nurul; Hasibuan, Ira Sri Mawarni; Laoli, Ananda Nurmairani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 11 No 1 (2024): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v11i1.216

Abstract

Motivasi karyawan dan kepuasan kerja merupakan aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia. Para profesional layanan kesehatan harus melakukan yang terbaik sebagai pemimpin layanan kesehatan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dan memastikan kepuasan terhadap pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis motivasi dan kepuasan kerja tenaga medis di Puskesmas Padang Bulan serta mengidentifikasi faktor utama penyebab motivasi dan ketidakpuasan karyawan. Penelitian ini memakai metode pendekatan kualitatif deskriptif dikarenakan tujuan penelitian ini merupakan untuk mendeskripsikan ataupun mendapatkan data ataupun informasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive, untuk memperoleh data yang diperlukan, maka teknik yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Berdasarkan dari hasil dan pembahasan penelitian motivasi karyawan berada dalam kondisi baik, hal ini disebabkan faktor- faktor yang menjadi motivasi kerja terkait gaji yang sesuai, lingkungan, dan fasilitas yang sudah terpenuhi sehingga meningkatkan motivasi kinerja karyawan di puskesmas Padang Bulan. Sedangkan kepuasan kerja karyawan terdapat pengaruh positif dan signifikan yang disebabkan adanya rasa keharmonisan terhadap sesama karyawan, adanya pengawasan serta adanya peluang kemajuan bagi karyawan yang berkinerja tinggi. Faktor terpenting memotivasi petugas layanan kesehatan adalah kepuasan kebutuhan mereka akan gaji yang memadai, lingkungan kerja yang memadai, dan kondisi kerja yang memadai. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan kerja antara lain hubungan kerja yang harmonis antara karyawan dan timnya, pengawasan yang suportif dan konstruktif dari atasan, serta peluang kemajuan bagi karyawan yang berkinerja tinggi.
Pengelolaan dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Desa Tanjung Anom Hasibuan, Indah Doanita; Sabila, Farah; Ningrum, Tiara Pakar; Fadila, Naswa; Andika, Wulan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 11 No 2 (2024): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v11i2.229

Abstract

Dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dikelola dan dimanfaatkan oleh puskemas sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penggunaan Jasa Pelayanan Kesehatan dan Dukungan Biaya Operasional Pelayanan Kesehatan dalam Pemanfaatan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah. Puskesmas adalah organisasi nirlaba atau nirlaba BPJS Kesehatan memberikan insentif JKN, yang dikenal sebagai kapitasi JKN, kepada Puskesmas sebagai penyedia layanan kesehatan. Dana Insentif JKN dibayar setiap bulan tanpa memperhitungkan berapa banyak Pasien Peserta JKN yang berobat atau jenis pelayanan kesehatan yang diberikan kepada mereka. Artinya, Puskesmas menerima bantuan tunai dari JKN setiap bulan. Puskesmas Tanjung Anom adalah salah satu Puskesmas yang ada di Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data primer digunakan, yang berarti data yang diperoleh langsung dari sumbernya melalui observasi langsung dan teknik penunjang adalah wawancara dengan informan yaitu kepala puskesmas, bendahara jaminan kesehatan nasional dan tata usaha puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan dana kapitasi JKN di PuskesmasTanjung Anom. Setelah dilakukan penelitian, kami menemukan bahwa elemen perencanaan sudah optimal. Artinya, perencanaan sesuai dengan anggaran yang ada dan memenuhi usulan kebutuhan puskesmas
Analisis Perencanaan dan Penganggaran Program Pemberian Makanan Tambahan pada Balita di Dinas Kesehatan Kota Medan Hasibuan, Indah Doanita; Harahap, Jesi Wanda; Laoli, Ananda Nurmairani; Ramadani, Astrid Novitri; Putri, Sufiah Adena
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 11 No 2 (2024): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v11i2.230

Abstract

Masalah gizi buruk dan kurang gizi pada balita masih menjadi tantangan besar di Kota Medan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perencanaan dan penganggaran program PMT pada balita di Dinas Kesehatan Kota Medan agar program dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam terhadap 4 informan yaitu pengelola gizi, kepala bidang kesehatan masyarakat, kepala seksi kesehatan keluarga&gizi dan kasubag perencanaan di Dinas Kesehatan Kota Medan. Hasil penelitian ini adalah perencanaan yang komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Namun, keterbatasan anggaran dan kendala lain perlu diatasi. Proses penganggaran masih memiliki kekurangan dalam pemenuhan kebutuhan di lapangan. Kesimpulan penelitian adalah proses perencanaan dan penganggaran program PMT di Dinas Kesehatan Kota Medan telah dilakukan dengan cukup baik, namun masih menghadapi beberapa tantangan terutama terkait keterbatasan anggaran. Perbaikan dalam hal penganggaran, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan partisipasi masyarakat perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas program
Analisis Implementasi Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Puskesmas Simalingkar, Kota Medan: Analysis of the Implementation of Minimum Service Standards in the Health Sector at the Simalingkar Health Center, Medan City Priyatna, Sekar Harum; Pratiwi, Khairani Putri; Mawaddah, Qisti; Ridwan, Muhammad; Hasibuan, Indah Doanita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5655

Abstract

Pelayanan kesehatan Kota Medan telah beroperasi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Bidang Kesehatan Puskesmas Simalingkar, berkaitan dengan Mutu Pelayanan Dasar. Di antara unit layanan kesehatan masyarakat yang menggunakan layanan fundamental ini, unit Puskesmas Simalingkar menggunakan dua belas indikator. Meskipun seluruh indikator pelayanan masyarakat telah dipenuhi 100% oleh Puskesmas Simalingkar, beberapa penawarannya masih jauh dari persyaratan SPM untuk sektor kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan SPM di Puskesmas Simalingkar. Melakukan wawancara mendalam adalah metode yang digunakan untuk memperoleh data penelitian kualitatif deskriptif ini. Tiga informan utama dan satu informan triangulasi merupakan empat informan yang darinya dikumpulkan informasi mengenai pelaksanaan SPM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketujuh indikator pelayanan kesehatan, yaitu pelayanan kesehatan dalam kelompok usia produktif, lansia, penderita hipertensi, penderita diabetes melitus, gangguan kesehatan mental, terduga tuberkulosis, dan berisiko HIV belum semuanya mencapai target SPM. Pelaksanaan SPM di Puskesmas Simalingkar belum optimal dikarenakan hubungan lintas sektor yang di bawah standar, kurangnya kesadaran budaya dan masyarakat sebagai faktor eksternal (masyarakat tertutup), kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, serta banyaknya tugas rangkap di puskesmas adalah beberapa faktor yang menghambat laju sasaran SPM.
Evaluasi Penyimpanan dan Pendistribusian Obat di UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara pada Tahun 2024 Hasibuan, Indah Doanita; Tarigan, Abdul Rahim; Pratama, Adriansyah Arya; Br.Sk, Dea Ananda; Septian, Maulana Randy; Siregar, Nur Asiyah
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 1 (2025): JUPIN Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1017

Abstract

Penyimpanan dan pendistribusian obat merupakan aspek penting dalam manajemen farmasi rumah sakit yang berpengaruh langsung terhadap kualitas layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk men-gevaluasi kesesuaian sistem penyimpanan dan pendistribusian obat di UPTD RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara dengan standar yang ditetapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan retrospektif dan prospektif, melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 indikator penyimpanan obat, 38% telah memenuhi standar, sedangkan 62% terkendala oleh keterbatasan ruang dan pencatatan manual. Pada aspek pendistribusian obat, 67% dari 6 indikator yang dievaluasi telah memenuhi standar, namun terdapat kendala berupa keterbatasan tenaga farmasi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas ruang penyimpanan serta digitalisasi sistem pencatatan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan obat sehingga dapat mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Analysis of the Medical Device Maintenance System at Malahayati Islamic Hospital Medan Rahma, Putri Aulia; Barokah, Wuni; Wardani, Icha Febi; Hasibuan, Nur Cahaya; Hasibuan, Indah Doanita
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v5i1.530

Abstract

Ensuring efficient maintenance of medical equipment is crucial to maintaining the quality of hospital services and patient safety. However, many hospitals have difficulty carrying out this maintenance consistently. This study aims to examine the medical device maintenance system at the Malahayati Islamic Hospital in Medan and to assess the extent to which the system complies with the Standard Operating Procedure (SOP). In addition, this study also aims to identify various obstacles that arise during the process of implementing the system maintenance. This study uses a qualitative descriptive approach by conducting in-depth interviews with three main informants, namely the head of the medical support section, electromedical technicians, and members of the Hospital Maintenance Unit (UPRS The results of the study revealed that several maintenance activities had been carried out in accordance with Standard Operating Procedures (SOPs), such as preventive maintenance scheduling, annual calibration, and recording of technical documentation. However, several obstacles were found, including the limited number of qualified personnel (only one technician was available), limited maintenance budget, unavailability of special work space, and SOP coverage that did not yet cover all medical devices. In order for the maintenance system to run more effectively and sustainably, improvements are needed in aspects of human resources, supporting facilities, and more mature budget planning.
Co-Authors Ainy K., Nabilla Tawaqal Alayda, Nurul Fifi Ananda, Zahra Andika, Wulan Andreansyah, Risky Angga Dwi Prasetyo Anisa Ayu Lestari, Anisa Ayu Annisa, Frety Salma Araafi, Alif Arsania, Rara Fristi Aulia, Amanda Auzi, Shopiah Barokah, Wuni Br Barus, Maharani Br.SK, Dea Ananda Dahlan, Ulfiyah Az-Zahra Dalimunthe, Ni’matul Ulya Dasopang, Lailatul Mahpuja Daulay, Sandiyatun Desputri, Syavira Effend, Khairunnisa Errisya, Muthia Khanza Fadila, Naswa Fanisa, Siti Ginting, Nurul Octaviyanti Hafidzah, Fidiana Harahap, Jesi Wanda Harahap, Preti Sinta Harahap, Rezki Safitri Hasibuan, Astrid Novitri Ramadhani Hasibuan, Fidella Naily Ulya Hasibuan, Ira Sri Mawarni Hasibuan, Nur Cahaya Hasibuan, Seri Ramadhani Hasibuan, Yayang Nisrina Khofipah, Siti Khumaira, Luthfiah Laili, Hasanatun Laoli, Ananda Nurmairani Lubis, Putri Ananda Mawaddah, Qisti Muhammad Ridwan Nabila, Yugni Aulia Nadiah Wulandari Nasution, Yulia Adinda Nathasya, Diva Aulia Nazhifah, Nasywa Ningrum, Tiara Pakar NURUL RAHMAWATI Ode, Anggun Nabila Panjaitan, Nuraisyah Wulandari Pasaribu, Riska Fadilla Pratama, Adriansyah Arya Pratiwi, Khairani Putri Priyatna, Sekar Harum Purba, Anita Zahra Putri Purba, Elsa Safitri Purba, Fadila Syahrani Purba, Mutiara Rezqiqa Purba, Nurul Fitriani Purba, Rahmadani Putri Herawati, Putri Putri, Dea Hamiche Putri, Sufiah Adena Putriwardani, Liza Rahma, Putri Aulia Ramadani, Astrid Novitri Ritonga, Egril Rehulina Ritonga, Putri Alvia Sabila, Farah Sagala, Shinny Syafitri Sari, Anggi Novita Septian, Maulana Randy Sihombing, Sukma Khairani Silalahi, Suhayla Azhari Silfani, Dellya Simangunsong, Rizky Aulia Siregar, Annisa Rizki Ramadani Siregar, Fatimah Azzahra Siregar, Mega Rahmadani Siregar, Nur Asiyah Siregar, Zahwatul Hasanah Syafitri, Adella Syahputri, Frisillia Ananda Syarifah, Ummi Tanjung, Nurdiana Tanjung, Sophie Zafira Tarigan, Abdul Rahim Wardani, Icha Febi