Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN KURIKULUM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SD NEGERI 173423 LUMBAN NAUNGKUP Saragih, Meysi Grace; Simanullang, Marlenni; Simamora, Reli Rita; Hutasoit, Rolambok; Situmorang, Friska Andriani; Simanullang, Pardomuan
JURNAL CURERE Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Curere
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Effectiveness and implementation in curriculum development is very dependent on the competence of teachers and the facilities available in schools. It is considered capable of articulating the topics contained in the curriculum. In addition, the success of curriculum development also depends on the management of each teacher. Each of the existing components must be appropriate and well realized. With the suitability and accuracy of each component in the curriculum, it is hoped that the goals and objectives of education will be achieved optimally. Curriculum management is very important, because without management education will not run well. A curriculum that is developed will be meaningless if it is not implemented, in the sense that it is actually used in schools. The success of curriculum management is primarily determined by the aspects of planning and implementing strategies. Curriculum implementation as an integral part of curriculum development requires concepts, principles and procedures as well as management approaches. This study emphasizes the policy of the school leadership at SD Negeri 173423 Lumban Naungkup in implementing curriculum management. The curriculum used at SD Negeri 173423 Lumban Naungkup for grades I to VI uses the 2013 curriculum. Curriculum planning at SD Negeri 173423 Lumban Naungkup uses lesson plans and syllabus as a reference for teachers to teach in class.Keywords: Implementation, Curriculum, Management;
The Influence of Work Motivation and Work Discipline on the Performance of Elementary School Teachers in Clusters 1 and 2 in Onan Ganjang District, Humbang Hasundutan Regency Hutasoit, Rolambok; Marbun, Rencan Carisma; Panjaitan, Binur; Samosir, Lustani; Saragih, Ratna
Journal of Educational Analytics Vol. 3 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jeda.v3i2.8925

Abstract

This study aims to determine the effect of Work Motivation and Work Discipline on Performance partially or simultaneously, with the hypothesis that there is a positive effect of Work Motivation and Work Discipline on the Performance of Elementary School Teachers in Cluster 1 and 2 in Onan Ganjang District, Humbang Hasundutan Regency, both partially and simultaneously. This study uses a descriptive quantitative method. The population of the study was all teachers of Elementary Schools in Cluster 1 and 2 in Onan Ganjang District, totaling 63 people with a sample of 63 people. The research instrument was a closed questionnaire, which was compiled by the researcher based on the research variable indicators. The questionnaire trial was conducted on 30 teachers outside the research sample, and has been tested with validity and reliability tests. The data analysis technique was with multiple linear regression tests. The results of this study recommend to teachers that in order to improve teacher performance, Work Motivation and Work Discipline must continue to be improved.
Optimalisasi Pengendalian Mutu Komponen Sekolah Melalui Pendekatan Ekonomi Dan Manajemen Strategis Di Kabupaten Tapanuli Utara Gultom, Heriady; Silaban, Benry; Hutasoit, Rolambok
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/bz4bed52

Abstract

Pengendalian mutu pendidikan menjadi isu strategis dalam peningkatan kualitas sekolah menengah di Indonesia, khususnya di daerah dengan tantangan geografis dan keterbatasan sumber daya seperti Kabupaten Tapanuli Utara. Integrasi pendekatan ekonomi pendidikan dan manajemen strategis diperlukan untuk mengoptimalkan pengendalian mutu komponen sekolah secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendekatan ekonomi pendidikan dan manajemen strategis terhadap optimalisasi pengendalian mutu komponen sekolah menengah di Kabupaten Tapanuli Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian kuantitatif dengan desain survei melibatkan 129 kepala sekolah menengah (SMP, SMA, SMK) yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tervalidasi dengan reliabilitas Cronbach's Alpha > 0,91 untuk mengukur tiga variabel utama pendekatan ekonomi pendidikan (15 indikator), pendekatan manajemen strategis (20 indikator), dan pengendalian mutu komponen sekolah (24 indikator). Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS 25, didahului uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan linearitas). Analisis deskriptif menunjukkan ketiga variabel berada pada kategori tinggi (mean 3,68-3,89). Hasil uji regresi menghasilkan persamaan Y = 0,521 + 0,385X₁ + 0,548X₂. Pendekatan ekonomi pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian mutu (β = 0,356; t = 4,326; p < 0,001), demikian pula pendekatan manajemen strategis (β = 0,471; t = 5,708; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 60,4% (R² = 0,604; F = 96,218; p < 0,001) terhadap variasi pengendalian mutu komponen sekolah. Pendekatan manajemen strategis memiliki pengaruh dominan dibandingkan pendekatan ekonomi pendidikan, mengindikasikan pentingnya kapasitas manajerial kepala sekolah dalam konteks keterbatasan sumber daya. Pengendalian mutu komponen sekolah menengah di Kabupaten Tapanuli Utara dapat dioptimalkan melalui integrasi pendekatan ekonomi pendidikan yang menekankan efisiensi alokasi sumber daya dan pendekatan manajemen strategis yang menekankan perencanaan sistematis serta implementasi terstruktur. Pendekatan manajemen strategis memiliki pengaruh lebih dominan, sehingga peningkatan kapasitas manajerial kepala sekolah menjadi prioritas utama kebijakan pendidikan daerah, didukung dengan penguatan literasi ekonomi pendidikan untuk optimalisasi sumber daya yang terbatas
Manajemen Transformasi Konflik Organisasi Melalui Mediasi Partisipatif Sebagai Strategi Efisiensi Ekonomi: Studi Kasus Pada Hubungan Masyarakat Dan Pemerintah Desa Sigalogo, Humbang Hasundutan Hutasoit, Rolambok
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hg76h014

Abstract

Konflik organisasi antara masyarakat dan pemerintah desa seringkali menimbulkan inefisiensi ekonomi yang signifikan dalam pengelolaan sumber daya dan pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi mediasi partisipatif sebagai strategi transformasi konflik organisasi untuk meningkatkan efisiensi ekonomi di Desa Sigalogo, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method) dengan desain studi kasus, melibatkan 156 responden yang terdiri dari aparatur desa, tokoh masyarakat, dan warga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi partisipatif mampu mentransformasi konflik dari tahap eskalasi menjadi resolusi konstruktif melalui tiga fase, identifikasi akar konflik yang melibatkan ketidakpuasan alokasi anggaran dana desa sebesar 37%, proses dialog inklusif yang melibatkan 78% pemangku kepentingan dan penyusunan kesepakatan bersama yang meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran hingga 42%. Implementasi mediasi partisipatif menghasilkan peningkatan indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dari 2,3 menjadi 4,1 (skala 5), serta mengurangi biaya konflik yang sebelumnya mencapai Rp 127 juta per tahun menjadi Rp 23 juta. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen konflik berbasis partisipasi yang aplikabel pada konteks pemerintahan desa di Indonesia, dengan menekankan pentingnya pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up) dalam transformasi konflik organisasi untuk mencapai efisiensi ekonomi dan keberlanjutan pembangunan desa